Anda di halaman 1dari 34

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

BAB V GANGGUAN SISTEM KARDIOVASKULAR

TUJUAN BELAJAR TUJUAN KOGNITIF Setelah mem a!a a ini dengan seksama, maka anda sudah akan da"at# $. %emahami gangguan sistem kardiovaskular "ada lansia %engetahui "ermasalahan umum kardiovaskular "ada lansia %engetahui "enye a gangguan kardiovaskular "ada lansia &. %engetahui "enatalaksanaan gangguan kardiovaskular "ada lansia TUJUAN AFEKTIF Setelah mem a!a a ini dengan seksama, maka "enulis menghara"kan anda sudah akan da"at# $. %enun'ukkan "erhatian terhada" gangguan kardiovaskular "ada lansia %em a!a le ih lan'ut tentang gangguan kardiovaskular "ada lansia (a"at mem erikan "engetahuan tentang gangguan kardiovaskular "ada lansia ke"ada rekan se'a)at. &. %em a!a le ih lan'ut mengenai !ara*!ara "en!egahan dan "enatalaksanaan gangguan kardiovaskular "ada lansia.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

75

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

I.

PENDAHULUAN

%enua (Aging) adalah suatu "roses menghilangnya kemam"uan 'aringan untuk mem"er aiki atau mengganti diri serta mem"ertahankan struktur dan 7ungsi normalnya. 3roses ini erlangsung terus*menerus se"an'ang hidu" seseorang. Tidak se"erti kondisi "atologis, setia" manusia "asti akan mengalami "roses menua. 2ging sudah ter"rogram dalam genetik masing*masing individual, ta"i 7aktor eksternal sangat er"eran dalam memodi7ikasi "roses ini, sehingga "roses menua*"un erlangsung dengan tingkat ke!e"atan yang er eda "ada tia" orang. 8al inilah yang men'elaskan menga"a e era"a orang da"at tam"ak le ih tua9muda dari usia kronologisnya. Status kondisi 7isik dan aktivitas seseorang da"at se!ara radikal mem"engaruhi 7ungsi kardiovaskular saat dia tua. %enua se!ara 7isiologis ditandai dengan semakin menghilangnya 7ungsi dari anyak organ tu uh. /ersamaan dengan itu meningkat "ula insiden "enyakit se"erti coronary arterial disease (42(), "enyakit*"enyakit sere rovaskular, "enyakit gin'al dan "aru. 8al ini akan menye a kan semakin !e"atnya tu uh kehilangan 7ungsi* 7ungsi organnya. Seiring dengan meningkatnya angka hara"an hidu" da"at kita "erkirakan 'uga akan adanya "eningkatan "ada "revalensi*"revalensi "enyakit yang ter'adi "ada orang tua. 3enyakit 'antung "ada orang tua meru"akan masalah glo al yang sam"ai saat ini masih men'adi salah satu "rioritas utama. 8al ini dikarenakan "enyakit 'antung adalah meru"akan "enye a ter esar mortalitas, mor iditas dan disa ilitas "ada orang tua (Ta el $). TABEL 1. 3enye a utama kematian "ada lansia erdasarkan 'enis kelamin, ras dan kelom"ok umur : 65 tahun di 2merika Serikat tahun $;;6<. Lansia Jenis kelamin J"ml a& Ras Kel m! k "m"# $%a&"n' ,,./0 5$ 5 40 6 .,1/ 77 6 =6 & $5 6 $6 &

Pen(e)a) kema%ian*

P#ia

+ani%a

P"%i&

Hi%am

1,-2/

342,

3enyakit 'antung (6$&,$;;)

15262

$,;=5

$,6=6

$,=&0

$,;57

&,0$0

6,5$4

Kanker ganas (5=&,;==)

15171

$,44&

;$5

$,$&5

$,55=

$,55&

$,7;=

4>( ($40,4==)

/1,

574

445

4$&

47;

45

477

$,6$&

336K? @ kondisi yg menyertai (;$,470) 3neumonia dan in7luenAa (74,7;7) (ia etes melitus (46,576) Ke!elakaan dan e7eknya (50,=50) 3enyakit 2lAheimer (&$,077) 3enyakit gin'al << (&0,=6;)

816

55=

&&5

&=5

$75

47

55=

54$

881

&56

&$$

&&5

&07

$7

57

&5$

$,0$$

171

$5;

$56

$&7

&55

5;

=;

$66

&==

91

$0;

7=

;&

;0

5&

47

$0&

&76

.8 .8

4; 70

7$ 56

66 5=

5= $0;

$ =

$$ &5

75 75

&=5 &$0

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

74

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

Se"tikemia ($7,557) 2terosklerosis ($5,=;$) 8i"ertensi ($$,06$)

,1 /1 77

50 4$ &;

5& 5$ 55

4= 4; &;

;6 57 75

= 5 5

&& $0 $5

5; 45 57

$75 &4& $$7

2ngka "er $00,000 "endudukB 'umlah lansia yang meninggal didalam "arentesis. C /erdasarkan # -orld 8ealth 6rganiAation. Manual of the international statistical classification of diseases, injuries, and causes of death. ;th rev. Geneva, S)itAerland# -orld 8ealth 6rganiAation, $;77. D (i erikan se agai "er andingan. ? 336K # 3enyakit "aru o strukti7 kronis. << 3enyakit gin'al, termasuk# ne7ritis, sindroma ne7rotik, dan ne7rosis. S"m)e# : 4(49Eational 4enter 7or 8ealth Statisti!s, $;;6 %ortality +ile (un"u lished data) and 3eters K(, Ko!hanek K(, %ur"hy SF. (eaths# 7inal data 7or $;;6. 8yattsville, %(# ,S (e"artment o7 8ealth and 8uman Servi!es, 4(4, $;;=B (88S "u li!ation no. (38S) ;;*$$&0 (Eational >ital Statisti!s 0e"ortsB vol. 47, no. ;). /erikut ini akan di'elaskan le ih lan'ut mengenai "eru ahan*"eru ahan a"a sa'a yang ter'adi "ada 'antung manusia seiring dengan ertam ahnya usia eserta e"idemiologinya. Selan'utnya akan diikuti dengan "em ahasan mengenai "enyakit*"enyakit a"a sa'a yang sering dida"atkan "ada lansia eserta e"idemiologinya. II. PERUBAHAN-PERUBAHAN FISIOLOGIS JANTUNG AKIBAT PENUAAN 3roses menua akan menye a kan "eru ahan "ada sistem kardiovaskular. 8al ini "ada akhirnya 'uga akan menye a kan "eru ahan "ada 7isiologi 'antung. 3eru ahan 7isiologi 'antung ini harus kita edakan dari e7ek "atologis yang ter'adi karena "enyakit lain, se"erti "ada "enyakit coronary arterial disease yang 'uga sering ter'adi dengan meningkatnya umur. 2da se uah masalah esar dalam mengukur dam"ak menua terhada" 7isiologi 'antung, yaitu mengenai masalah "enyakit laten yang terda"at "ada lansia. 8al ini da"at dilihat dari "revalensi "enyakit 42( "ada hasil auto"si, dimana ditemukan le ih dari 60G "asien meninggal yang erumur 60 tahun atau le ih, mengalami 75G oklusi atau le ih esar, "ada setidaknya satu arteri koronaria. Sedangkan "ada hasil "endataan lain ter!atat hanya sekitar &0G "asien erumur H=0 tahun yang se!ara klinis mem"unyai mani7estasi 42(. Ielas hal ini menggam arkan ah)a "ada se agian lansia, "enyakit 42( adalah asimptomatik (Mel;in D. <&ei%lin5 MD5 8667). 8al ini sangat menyulitkan agi kita dalam mengadakan "enelitian mengenai e7ek 7isiologis menua "ada 'antung. Kita harus terle ih dahulu menyingkirkan kemungkinan "enyakit lain se"erti 42( "ada sekelom"ok lansia yang se"ertinya sehat. 2kan teta"i, tidak semua "enelitian dilakukan dengan terle ih dahulu menyingkirkan "enyakit laten yang mungkin terda"at. 8al inilah yang sering menye a kan terda"atnya "er edaan dalam hasil "endataan "ada se'umlah "enelitian. Pe#")a&an-!e#")a&an (an= %e#>a?i !a?a Jan%"n= : 3ada miokardium ter'adi brown atrophy disertai akumulasi li"o7usin (aging pigment) "ada serat*serat miokardium. Terda"at 7i rosis dan kalsi7ikasi dari 'aringan 7i rosa yang men'adi rangka dari 'antung. Selain itu "ada katu" 'uga ter'adi kalsi7ikasi dan "eru ahan sirkum7erens men'adi le ih esar sehingga katu" mene al. /ising 'antung (murmur) yang dise a kan dari kekakuan katu" sering ditemukan "ada lansia. Terda"at "enurunan daya ker'a dari nodus sino*atrial yang meru"akan "engatur irama 'antung. Sel*sel dari nodus S2 'uga akan erkurang se anyak 50G*75G se'ak manusia erusia 50 tahun. Iumlah sel dari nodus 2> tidak erkurang, ta"i akan ter'adi 7i rosis. Sedangkan "ada erkas 8is 'uga akan ditemukan kehilangan "ada tingkat selular. 3eru ahan ini akan mengaki atkan "enurunan denyut 'antung. Ter'adi "ene alan dari dinding 'antung, terutama "ada ventrikel kiri. 1ni menye a kan 'umlah darah yang da"at ditam"ung men'adi le ih sedikit )alau"un terda"at "em esaran 'antung se!ara keseluruhan. 3engisian darah ke 'antung 'uga melam at.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

75

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

Ter'adi iskemia su endokardial dan 7i rosis 'aringan interstisial. 8al ini dise a kan karena menurunnya "er7usi 'aringan aki at tekanan diastolik menurun.

Gam ar $. 3eru ahan anatomi 'antung Pe#")a&an-!e#")a&an (an= %e#>a?i !a?a Pem)"l"& ?a#a& : 8ilangnya elastisitas dari aorta dan arteri*arteri esar lainnya. 1ni menye a kan meningkatnya resistensi ketika ventrikel kiri memom"a sehingga tekanan sistolik dan afterload meningkat. Keadaan ini akan erakhir dengan yang dise ut JIsolated aortic incompetenceK. Selain itu akan ter'adi 'uga "enurunan dalam tekanan diastolik. %enurunnya res"ons 'antung terhada" stimulasi rese"tor L*adrenergik. Selain itu reaksi terhada" "eru ahan*"eru ahan arorese"tor dan kemorese"tor 'uga menurun. 3eru ahan res"ons terhada" arorese"tor da"at men'elaskan ter'adinya Hipotensi Ortostatik "ada lansia. (inding ka"iler mene al sehingga "ertukaran nutrisi dan "em uangan melam at.

Pe#")a&an-!e#")a&an (an= %e#>a?i !a?a Da#a& : $. &. Terda"at "enurunan dari Total Body ater sehingga volume darah "un menurun. Iumlah Sel (arah %erah (8emoglo in dan 8ematokrit) menurun. Iuga ter'adi "enurunan 'umlah Feukosit yang sangat "enting untuk men'aga imunitas tu uh. 8al ini menye a kan resistensi tu uh terhada" in7eksi menurun

III. FAKTOR RESIKO Se"erti yang telah dikatakan se elumnya, menua adalah se uah "roses yang "asti dialami semua orang. 8al ini erarti "eru ahan "ada 7isiologi dan anatomi 'antung se"erti yang tertera diatas 'uga akan ter'adi "ada semuanya. Teta"i hal ini tidak erarti semua lansia "asti akan mengalami masalah "ada 'antung. Karena selain di"engaruhi 7aktor endogen, 'uga di"engaruhi 7aktor*7aktor eksogen, se"erti lingkungan, sosial udaya dan ekonomi, yang kesemuanya da"at dise ut se agai gaya hidu" ( life style). +aktor eksogen ini le ih dikenal dengan se utan 7aktor resiko.(B e?&i-Da#m > R5 1998) A. Alk & l 2da e era"a teori yang menye utkan ah)a konsumsi alkohol da"at mengurangi insiden 3IK. Ta"i setelah "engka'ian le ih lan'ut, American Heart Assosiation menyim"ulkan ah)a tidak ada "em enaran dalam merekomendasikan "enggunaan alkohol (atau anggur9 wine) untuk strategi kardio"rotekti7. /ahkan konsumsi yang erle ih da"at menim ulkan kerusakan hati, meningkatkan tekanan darah, meningkatkan insiden kanker mulut dan kanker eso7agus, dan lain se againya. B. Dia)e%es Melli%"s

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

76

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

(ia etes %ellitus sudah se'ak lama dikenal se agai 7aktor resiko inde"enden yang da"at menye a kan er agai ma!am kelainan kardiovaskular. Se uah teori mengatakan ah)a salah satu dari ti"e dia etes dihu ungkan dengan kelainan intrinsik "rimer dimana sel*sel akan erumur "endek sehingga ter'adi "eningkatan "ergantian sel. Selain itu dis7ungsi trom osit "ada dia etes 'uga menyum ang "eran yang !uku" erarti. Ko*eksistensi (% dan hi"ertensi da"at meningkatkan resiko "enyakit kardiovaskular dan mortalitas se anyak & kali li"at. Keuletan dalam mengontrol hi"ertensi "ada "asien dia etes sangat "enting. (ia etes ti"e & (E1((%) anyak dida"ati "ada orang erumur 50 tahun keatas yang o!erweight9o esitas. 8al ini da"at di!egah dengan melakukan "er aikan gaya hidu", men'aga erat adan normal dan "er anyak latihan 7isik. <. O)a%- )a%an /e era"a o at da"at menye a kan hi"ertensi, se"erti golongan %ineralokortikoid, ES21(s, 2m7etamin, 2ntide"resan trisiklik, dan lain lain. Gunakan o at*o at alternati7 lain yang tidak menye a kan atau menyulitkan hi"ertensi. D. E@e#Aise B La%i&an Cisik 6lahraga teratur da"at menurunkan tekanan darah se anyak 5*$0 mm8g. 6lahraga 'uga da"at meningkatkan cardiac output, dengan !ara # %eningkatkan kontraktilitas dan otot*otot miokardium sehingga da"at di!a"ai stroke !olume yang maksimal. %eningkatkan 'umlah ka"iler*ka"iler di miokard. %enurunkan denyut 'antung saat istirahat. %enurunkan resistensi "eri7er saat istirahat.

E.

Hi!e#li! !# %einemia Semakin anyak li"o"rotein yang eredar dalam darah, akan semakin esar kemungkinan agi mereka untuk memasuki dinding arteri. /ila dalam 'umlah esar maka akan melam"aui kemam"uan sel otot "olos untuk memeta olismenya sehingga lemak akan terakumulasi "ada dinding arteri. 8i"erli"idemia harus ditindak se!ara agresi7, aik dengan o at*o atan mau"un dengan "er aikan gaya hidu". (engan menurunkan kadar kolesterol total se anyak &0*&5G (atau menurunkan F(F*kolesterol se anyak 50G) ter ukti da"at menurunkan resiko 3IK.

F.

Hi!e#%ensi 8i"ertensi meru"akan 7aktor resiko yang "aling "enting dalam "enyakit kardiovaskular. 8i"ertensi mem"er!e"at ter'adinya aterosklerosis, yaitu menye a kan "erlukaan se!ara mekanis "ada sel endotel di tem"at yang mengalami tekanan tinggi. 8i"ertensi di"erkirakan meru"akan "enye a 55G dari semua insiden "enyakit 'antung. /eri o at*o atan (24M 1nhi itor, eta* lo!kers, kalsium antagonis atau diuretik) untuk mengurangi mor iditas dan mortalitas.

G.

O)esi%as 6 esitas da"at menye a kan aterosklerosis, hi"ertensi, hi"erli"idemia dan (ia etes ti"e &, dan er agai kondisi lainnya. Iaga erat adan ideal dengan mem"er aiki gaya hidu" dan olahraga teratur.

H.

As"!an =a#am (an= )e#le)i&an 3em atasan asu"an garam da"at menurunkan tekanan darah $*$0 mm8g. 2su"an yang erle ih da"at menye a kan ter'adinya retensi natrium dan air, sehingga menam ah e an 'antung. 3asien "erlu di eri "engarahan mengenai "erlunya hal ini.

I.

Me# k k

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

77

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

3enelitian yang dilakukan oleh F#amin=&am menun'ukkan ah)a merokok meningkatkan resiko ter'adinya "enyakit kardiovaskular se anyak 64G. M7ek rokok "ada sistem kardiovaskular # Eikotin mem"unyai e7ek langsung terhada" arteri koronaria dan "latelet darah. 1nhalasi kar onmonoksida mengurangi ka"asitas eritrosit mem a)a oksigen. Selain itu 'uga meningkatkan ke utuhan oksigen miokardium, meningkatkan platelet adhesi!eness dan katekolamin "lasma. (isinilah letak "eran "enting kita se agai seorang "raktisi medik, yaitu dengan melakukan tindakan !# m si kesehatan dan "en!egahan "enyakit (intervensi "ada gaya hidu") yang se aiknya dimulai sedini mungkin. Selain itu 'uga kita lakukan tindakan !#e;ensi, yaitu untuk men!egah agar "roses menua ini tidak disertai dengan "roses "atolologik. Konse" ini sekarang sangat dikem angkan dan dikenal se agai konse" Healthy Aging (men'adi tua dalam keadaan sehat). Selain tindakan "romosi dan "reventi7 'uga terda"at tindakan #e&a)ili%asi, yaitu ditu'ukan ke"ada mereka yang sedang9"ernah mengalami serangan. Tu'uan dari tindakan reha ilitasi adalah # ,ntuk mem antu mereka "ulih, aik se!ara 'asmani dan rohani. ,ntuk melatih mereka dalam melakukan aktivitas sehari*hari dan kem ali akti7 di masyarakat. ,ntuk mengem alikan ke"er!ayaan diri mereka.

IV.

PENDAKIT-PENDAKIT JANTUNG DANG SERING TERDAPAT PADA LANSIA

3enyakit 'antung "ada lansia mem"unyai "enye a multi7aktorial yang saling tum"ang tindih. ,ntuk itu kita harus terle ih dahulu memahami mengenai konse" "aktor #esiko dan $enyakit %egeneratif. +aktor resiko adalah suatu ke iasaan, kelainan dan 7aktor lain yang ila ditemukan9dimiliki seseorang akan menye a kan orang terse ut se!ara ermakna le ih er"eluang menderita "enyakit degenerati7 tertentu. 3enyakit degenerati7 adalah suatu "enyakit yang mem"unyai "enye a dan selalu erhu ungan dengan satu 7aktor resiko atau le ih, dimana 7aktor*7aktor resiko terse ut eker'a sama menim ulkan "enyakit degenerati7 itu. 3enyakit degenerati7 itu sendiri da"at men'adi 7aktor resiko untuk "enyakit degenerati7 lain. %isalnya# "enyakit 'antung dan hi"ertensi meru"akan 7aktor resiko stroke. 1nilah yang menye a kan "em ahasan mengenai "enyakit 'antung "ada lansia da"at erkem ang sangat luas, yaitu karena adanya keterkaitan yang sangat erat antara "enyakit yang satu dengan "enyakit yang lain (Gam ar &).

Gam ar &. Skema er agai 7aktor resiko

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

7=

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

3ada makalah ini akan di ahas mengenai "enyakit*"enyakit 'antung yang sering ditemukan "ada lansia. /erdasarkan data yang dida"at dari "enelitian di ,S2 "ada tahun &00$, "enyakit 'antung yang sering ditemukan adalah 3enyakit Iantung Koroner $5G, 1n7ark %iokard 2kut =G, Kelainan Katu" 4G, Gagal 'antung &G, 3enyakit Iantung 8i"ertensi7 dan 8i"ertensi $G (Gam ar 5). Pen(aki% ka#?i ;ask"la# E !en(e)a) kema%ian "%ama ?i AS !a?a %a&"n 8661
infark miokard akut 8%

penyakit jantung iskemik lain 13% gagal jantung 2% aritmia, penyakit katup jantung 4% a neurisma

penyakit-penyakit lain 38%

1%
hipertensi 1% aterosklerosis 1% stroke/ C V !% kanker 23% penyakit jantung/ sirkulasi lain 2%

Gam ar 5. %iambil dari & 'ational (ital )tatistics #eports, (ol *+ 'o ,, )ept -., +//,0 A. Pen(aki% Jan%"n= K # ne# ?an InCa#k Mi ka#? 3IK meru"akan "enyakit yang "aling sering ditemukan "ada lansia. (engan mengkom inasikan la"oran insiden %1 dan 2ngina 3ektoris, adan 'ational Health and 'utrition 12amination )ur!ey (E82EMS) 111 di ,S2, dida"at data ah)a sekitar &7G "ria dan $7G )anita erusia =0 tahun keatas menderita 3IK. Sedangkan "ada kelom"ok umur 65*74 tahun, dida"at 64G masalah 'antung "ada "ria dan 60G "ada )anita adalah 3IK ( +illiam B. Kannel5MD5 8668). (ari hasil "enelitian F#amin=&am, dikatakan ah)a resiko seseorang untuk menderita 3IK adalah satu dari tiga untuk "ria, dan satu dari em"at untuk )anita. ( Le;( D5 +ils n5 8667). (iatas umur 65 tahun, tingkat mortalitas aki at %1 adalah tinggi. Sekitar =G meninggal setia" tahunnya aki at %1 dan sisanya di"erkirakan akan mengalami serangan in7ark yang 7atal dalam )aktu $0 tahun kede"an. 2kan teta"i, le ih dari se"ertiga kasus %1 tidak diketahui, entah karena "er'alanan "enyakitnya yang laten atau karena ge'alanya yang tidak khas. 3IK adalah mani7estasi umum dari keadaaan "em uluh darah yang mengalami "engerasan dan "ene alan dinding, dise ut 'uga Aterosklerosis. Ta"i selain itu stenosis aorta, kardiomio"ati hi"ertro7i dan kelainan arteri koronaria kongenital 'uga da"at menye a kan 3IK. A?a 7 maAam Cak% # #esik PJK $Se%ia)"?&i5 Ha#?(Fin % 5 1999' : $) .ang tidak da"at dihindari # umur, 'enis kelamin, 7aktor keturunan. &) .ang sukar dihindari # ke"ri adian 5) .ang da"at dihindari9di atasi # merokok, hi"ertensi, (%, o esitas, hi"erkolesterolemia. 1. E%i l =i ?an Pa% Cisi l =i Pe#")a&an aFal

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

7;

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

Ter'adi "enim unan "lak*"lak aterosklerotik. +aktor resiko se"erti kolesterol total, F(F level, hi"ertensi, (%, merokok sangat er"eran (Gam ar 4). Gam ar 4. "lak mulai tim ul 8. Pe#")a&an in%e#me?ia%e 3lak semakin esar dan ter'adi o struksi dari lumen arteri koroner e"ikardium. 8al ini menye a kan "eningkatan sirkulasi darah se anyak &*5 kali li"at aki at olahraga tidak da"at di"enuhi. Keadaan ini dise ut iskemia dan mani7estasinya da"at eru"a angina atau nyeri "ada dada aki at ker'a 'antung yang meningkat (Gam ar 5 dan 6)

Gam ar 5 dan 6. 6 struksi "arsial aki at "lak

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

=0

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

7.

Pe#")a&an ak&i# Ter'adi ru"tur "ada NcapO atau agian su"er7isial dari "lak sehingga akan ter'adi suatu situasi yang tidak sta il dan er agai ma!am mani7estasi klinik se"erti Angina at rest atau 1n7ark %iokard. (engan ter"a"arnya isi "lak dengan darah, akan memi!u serangkaian "roses "latelet agregasi yang "ada akhirnya akan menam ah o struksi dari lumen "em uluh darah terse ut (Gam ar 7 dan =). Gam ar 7. Terda"at ru"tur "ada agian su"er7isial "lak

/.

Iskemia mi ka#?

3eristi)a ini akan menim ulkan serangkaian "eru ahan "ada 7ungsi diastolik, lalu kemudian "ada 7ungsi sistolik. %enyusul dengan "eru ahan im"uls listrik (gelom ang ST*T) dan akhirnya tim ullah keadaan 1n7ark %iokard. 2ngina sta il # ila o struksi "ada arteri koroner : 75G ,nsta le angina # ila ter'adi ru"tur dari "lak ateromatosa 2ngina 3rinAmetal # ila ter'adi vasos"asme dari arteri koroner utama Gam ar =. 6 struksi total "ada arteri

Dia=n sis 1. Ge>ala klinis a. Ins"Cisiensi a#%e#i k # na#ia %an!a inCa#k =0G lansia dengan !oronary artery disease mela"orkan adanya serangan angina. Ta"i dari keseluruhan "eristi)a iskemia hanya $5G sa'a angina "ektoris ermani7estasi se agai segment ST yang terde"resi "ada "emeriksaan MKG. /anyak "asien tidak mengalami ge'ala khas angina "ektoris, melainkan hanya mengeluh mengenai kesulitan erna"as sa'a ( shortness of breath). 1ni dise ut se agai )ilent Ischemia0 Ge'ala klinis lain yang sering ditemukan adalah# *. sudden death (meninggal se!ara ti a*ti a) *. nyeri dada se"erti ditekan enda erat, da"at erlangsung selama e era"a menit *. nyeri yang men'alar hingga ke lengan, ahu, leher dan rahang se elah kiri *. "al"itasi, "erasaan "using dan mual, shortness of breath *. umumnya ter'adi saat sedang eraktivitas ). InCa#k Mi ka#? Ak"% !a?a lansia R ?s%ein ?kk mela"orkan ah)a hanya se"ertiga lansia dengan in7ark miokard menun'ukkan ge'ala klinis yang 'elas (dada se"erti tertekan enda erat, iasa erakhir dalam )aktu kurang le ih 50 menit). Se"ertiga lainnya menun'ukkan tanda ge'ala klinis yang tidak khas (gagal 'antung kongesti7, edema "aru, dys"noe, !on7usi, syn!o"e, stroke,dll). Sedangkan se"ertiga sisanya mengalami silent is!haemia yang hanya akan ditemukan se!ara tidak senga'a "ada "emeriksaan MKG atau "ada auto"si. 8. Peme#iksaan klinis Iarang ditemukan kelainan s"esi7ik. Kadang da"at ditemukan adanya S 111 Gallo", adanya $ericardial "riction #ub dalam )aktu &4 'am setelah serangan, ge'ala*ge'ala kelainan neurologik dan tanda*tanda dari edema "aru.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

=$

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

7. Peme#iksaan La) #a% #i"m a. Ins"Cisiensi a#%e#i k # na#ia %an!a inCa#k Peme#iksaan EKG Terda"at kelainan "ada Gelom ang ST, da"at eru"a de"resi mau"un elevasi (Gam ar ;) Gam ar ;. (e"resi ST da"at eru"a down3sloping, up3 sloping dan horiAontal.

T&alli"m-861 m( Aa#?ial ima=in= 4aranya adalah dengan menyuntikkan Thallium saat latihan 7isik maksimal. 3engam ilan Thallium er anding langsung dengan Myocardial blood flow. /ila terda"at o struksi "ada arteri, la'u darah"un menurun dan hal ini akan terlihat se agai de7ek "er7usi "ada miokardium. 3ada "asien yang tidak da"at melakukan latihan 7isik, da"at di eri Persantine untuk meningkatkan la'u darah. Holter Monitoring 2lat "en!atatan MKG yang portable. /erguna untuk mendeteksi s"asme arteri koronaria. < # na#( An=i =#a!&( Tes ini mem erikan kita in7ormasi yang "asti mengenai lokasi dan se era"a "arah stenosis dari arteri koronaria yang terkena. F % R n%=en %& #ak A. InCa#k Mi ka#? Ak"% !a?a lansia Peme#iksaan EKG Saat ter'adi in7ark akut, akan dida"ati de"resi atau elevasi dari segment ST, gelom ang P yang nyata dan gelom ang T ter alik (Gam ar $0) Terda"atnya gelom ang P "atologis ermakna, menandakan adanya suatu in7ark transmural. /ila terda"at de"resi segmen ST ermakna, erarti terda"at in7ark su endokardial Gam ar $0. MKG "ada e"isode 1n7ark %iokard 2kut

Peme#iksaan Kinase $<K' Se#"m

<#ea%inin

(alam )aktu 4*6 'am "ost*in7ark, kadar 4K serum akan meningkat. %en!a"ai "un!ak dalam )aktu $&*$6 'am. %enghilang dalam )aktu 4=*;6 'am.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

=&

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

Peme#iksaan EnGim-enGim lain (a"at digunakan Glutamin-oxaloacetic transaminase (meningkat dalam $&*4= 'am "ost*in7ark). Selain itu Lactic dehidrogenase (meningkat dalam &4*4= 'am "ost*in7ark) 'uga da"at digunakan. Pena%alaksanaan Pena%alaksanaan "n%"k InCa#k Mi ka#? Ak"% 1. O)se#;asi kea?aan "m"m 3enanganan sakit "ada saat dan setelah e"isode in7ark "ada lansia tentu sedikit er eda dari "asien yang le ih muda. Kadang utuh "emantauan yang le ih intensi7 dan konservati7. Ta"i "ada lansia yang akti7 dan dalam kondisi yang aik ke!uali untuk sakit 'antungnya itu, mana'emen ditangani kurang le ih sama se"erti "ada "asien 'antung lain. 2ktivitas a)alnya harus di atasi dengan tirah aring. Ialan*'alan se aiknya sudah dimulai setelah &4*7& 'am ila memungkinkan. 8. Pem)e#ian T# m) li%ik 3em erian trom olitik "ada lansia masih anyak menim ulkan "erde atan 8al ini dikarenakan adanya asosiasi antara "enam ahan usia dengan "eningkatan resiko "erdarahan intrakranial. Ta"i ila semua kontraindikasi (kelainan koagulasi, ulkus "e"tikum, ri)ayat stroke, hi"ertensi,dll) tidak ada atau ila rasio untung9rugi "em erian trom olitik le ih kearah menguntungkan, maka se aiknya o at trom olitik di erikan. %an7aat maksimum tera"i adalah ila "engo atan dimulai $*5 'am "ertama, mem erikan "enurunan mortalitas se esar le ih dari 50G. Mm"at ma!am trom olitik yang telah dievaluasi se!ara luas adalah s%#e!% kinase, al%e!lase # tissue plasminogen acti!ator 4t3$A5, #e%e!lase dan anis%#e!lase # ansiolated plasminogen streptokinase acti!ator comple2 4A)$A650 Li? kain (i"akai untuk mengatasi keadaan aritmia. (osis yang di"akai dimulai dari dosis terke!il. 3enggunaan lidokain se agai o at "ro7ilaksis tidak dian'urkan. O)a%- )a%an H-)l ke# (engan menggunakan teknik discriminant analysis, %ar!us dkk menemukan ah)a o at*o at L* loker menguntungkan untuk "asien lansia dengan %1, terutama untuk mereka dengan kom"likasi mekanik dan elektrik. 6 at*o at eta loker mengurangi durasi nyeri iskemik dan insiden 7i rilasi ventrikel. Eitrat 'itrogliserin adalah (64 untuk nyeri iskemik erulang. Iuga erman7aat untuk menyem uhkan kongesti "ulmoner. 24M 1nhi itor %an7aat ter esarnya adalah "ada "asien dengan 7raksi e'eksi rendah, in7ark luas atau adanya gagal 'antung klinis. 3engham at kalsium 8anya !erapamil dan diltia7epam yang e7ekti7 untuk men!egah in7ark dan iskemia erulang. /aik untuk in7ark non*P )ave. Selain kedua o at tadi, tidak ada lagi o at golongan ini yang oleh di"akai untuk mengo ati in7ark karena da"at menye a kan takikardi atau de"resi miokardium. Anal=e%ik 3ada "ermulaan da"at di"akai nitrogliserin su lingual untuk mengatasi nyeri. /ila tidak ada, da"at di erikan o"ioid intravena se"erti mor7in sul7at 4*= mg atau me"eridin 50*75 mg.

a.

7.

/.

,.

).

Pena%alaksanaan "n%"k PJK k# nis 1. O)se#;asi kea?aan "m"m 3er aiki gaya hidu" untuk mengontrol 7aktor*7aktor resiko. 3erhatikan dosis o at dan interaksinya karena "ada lansia terda"at "enurunan 7ungsi gin'al dan "enurunan "er7usi he"atik. ,ntuk dosis, gunakan "rinsi" START LOW, GO SLOW.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

=5

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

&. 7.

O)a%- )a%an an%i-k les%e# l untuk mengontrol hi"erli"idemia. As!i#in 3em erian anti*"latelet telah ter ukti da"at mengurangi mor iditas dan mortalitas aki at "enyakit vaskular.

4. ,.

O)a%- )a%an an%i-a#i%mia $(64 untuk o at aritmia adalah Amiodarone . Mana=emen "n%"k =a=al >an%"n= k n=es%iC /atasi asu"an garam (kurang dari 5gr9hr), eri diuretik, o at*o atan yang da"at mengurangi a7terload (24M 1nhi itor, nitrat, hydralaAine). (an ila diindikasikan, da"at di eri digoksin.

A.

Mana=emen !e#asi 1. O!e#asi a#%e#i k # na#ia (ikenal 'uga dengan istilah Q6ABBA81Q.

Gam ar $$. 6oronary Artery Bypass )urgery 3em edahan 'antung ter uka dengan menggunakan vena*vena dikaki untuk mem* bypass o struksi dan mengem alikan su"lai darah ke 'antung.. 8. Pe#A"%ane"s T#ansl"minal An=i !las%( $PT<A' Tu'uan # a. . !. d. e. menghilangkan oklusi dengan memakai intravas!ular kateter melalui arteri koronaria, dan untuk mem"er aiki su"lai oksigen dan nutrisi. Tingkat kesuksesan # ;0*;5G !alloon angio"lasty # menggem ungkan alon untuk mele arkan lumen "em uluh darah. Stent im"lantation # memakai "er (!oil) untuk mensu""ort dinding "em uluh darah Atherectomy # mengangkat sum atan dengan menggunakan "emotong er entuk N!u"O. Rotational Atherectomy # menggunakan alat "emotong er"utar dengan ke!e"atan tinggi untuk mem ersihkan "enyum atan. Laser Angio"lasty # menggunakan kateter laser untuk mengua"kan sum atan.

Gam ar $&. %a!am*ma!am 3T42

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

=4

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

P# =n sis 3rognosis untuk angina yang sta il umumnya aik. 3enggunaan 3T42 ter ukti meru"akan yang ter aik untuk men!egah ter'adinya serangan kem ali. Tingkat mortalitas adalah sekitar &G * &0G setia" tahunnya. 2danya 7aktor resiko mem"er uruk "rognosis. ,ntuk angina non sta il, sekitar $5G da"at mengalami in7ark miokard dalam )aktu 6 minggu. Sekitar 50G lansia mengalami %1 "ertama kali meninggal dalam "er'alanan ke rumah sakit. $0G meninggal di rumah sakit dan $0G meninggal dalam )aktu $ tahun setelah serangan. Ta"i untuk "asien dengan serangan in7ark "ertama kali dan %an!a k m!likasi ke anyakan da"at "ulih sem"urna.

B.

Ga=al >an%"n= E!i?emi l =i Gagal 'antung adalah meru"akan suatu sindrom, ukan diagnosa "enyakit. Sindrom gagal 'antung kongesti7 (6hronic Heart "ailure 9 48+) 'uga mem"unyai "revalensi yang !uku" tinggi "ada lansia dengan "rognosis yang uruk. 3revalensi 48+ adalah tergantung umur 9 age3dependent (Gam ar $5). %enurut "enelitian, gagal 'antung 'arang "ada usia di a)ah 45 tahun, ta"i menan'ak ta'am "ada usia 75 R =4 tahun.

Gam)a# 17. 3revalensi gagal 'antung kongesti7 ("er $00 "asien) menurut usia dan 'enis kelamin. Sum er#Am 9 6ardiol0&00$B=7#4$5*4$;

(engan semakin meningkatnya angka hara"an hidu", akan dida"ati "revalensi dari 48+ yang meningkat 'uga. 8al ini dikarenakan semakin anyaknya lansia yang mem"unyai hi"ertensi akan mungkin erakhir dengan 48+. Selain itu semakin mem aiknya angka keselamatan 4sur!i!al) "ost*in7ark "ada usia "ertengahan, menye a kan meningkatnya 'umlah lansia dengan resiko mengalami 48+. E%i l =i ?an Pa% Cisi l =i 48+ ter'adi ketika 'antung tidak lagi kuat untuk memom"a darah yang !uku" untuk memenuhi ke utuhan 'aringan. +ungsi sistolik 'antung ditentukan oleh em"at determinan utama, yaitu# k ontraktilitas miokardium, preload ventrikel (volume akhir diastolik dan resultan "an'ang sera ut ventrikel se elum erkontraksi), afterload kearah ventrikel, dan frekuensi denyut 'antung. Terda"at 4 "eru ahan yang er"engaruh langsung "ada ka"asitas !urah 'antung dalam menghada"i e an # $. menurunnya res"ons terhada" stimulasi eta adrenergik aki at ertam ahnya usia. Mtiologi elum diketahui "asti. 2ki atnya adalah denyut 'antung menurun dan kontraktilitas ter atas saat menghada"i e an. &. dinding "em uluh darah men'adi le ih kaku "ada usia lan'ut karena ertam ahnya 'aringan ikat kolagen "ada tunika media dan adventisia arteri sedang dan esar. 2ki atnya tahanan "em uluh darah (im"edan!e) meningkat, yaitu afterload meningkat karena itu sering ter'adi hipertensi sistolik terisolasi. 5. 4. selain itu ter'adi kekakuan "ada 'antung sehingga compliance 'antung erkurang. /e era"a 7aktor "enye a nya # 'aringan ikat interstitial meningkat, hi"ertro7i miosit kom"ensatoris karena anyak sel yang a"o"tosis (mati) dan relaksasi miosit terlam at karena gangguan "em e asan ion non kalsium. meta olisme energi di mitokondria eru ah "ada usia lan'ut.

Keem"at 7aktor ini "ada usia lan'ut akan mengu ah struktur, 7ungsi, 7isiologi ersama*sama menurunkan !adangan kardiovaskular dan meningkatkan ter'adinya gagal 'antung "ada usia lan'ut.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

=5

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

3enye a yang sering adalah menurunnya kontraktilitas miokard aki at "enyakit 'antung koroner, kardiomio"ati, e an ker'a 'antung yang meningkat se"erti "ada "enyakit stenosis aorta atau hi"ertensi, dan kelainan katu" se"erti regursitasi mitral (Ta el &). Ta)el 8. Pen(e)a) "m"m =a=al >an%"n= Pen(e)a) F#ek"ensi #ela%iC Kardiomio"ati dilated9tidak diketahui 45G 3enyakit Iantung 1skemik 40G Kelainan katu" ;G 8i"ertensi 6G Sum er # 4ardiology and 0es"iratory %edi!ine &00$ Selain itu ada "ula 7aktor "resi"itasi lain yang da"at memi!u ter'adinya gagal 'antung, yaitu # kele ihan Ea dalam makanan kele ihan intake !airan tidak "atuh minum o at iatrogenic !olume o!erload aritmia # flutter, aritmia ventrikel o at*o atan# alkohol, antagonis kalsium, eta loker se"sis, hi"er9hi"otiroid, anemia, gagal gin'al, de7isiensi vitamin /, em oli "aru. Dia=n sis ,ntuk menentukan diagnosa dari 48+ "ada lansia !uku" sulit. Ge'ala yang ada tidaklah khas. Ge'ala* ge'ala se"erti sesak na7as saat eraktivitas atau !e"at lelah seringkali diangga" se agai salah satu aki at "roses menua atau diangga" se agai aki at dari "enyakit "enyerta lainnya se"erti "enyakit "aru, kelainan 7ungsi tiroid, anemia, de"resi, dll.

3ada usia lan'ut, seringkali dis7ungsi diastolik di"er erat oleh 3IK. 1skemia miokard da"at menye a kan kenaikan tekanan "engisian ke dalam ventrikel kiri dan 'uga tekanan vena "ulmonalis yang meningkat, sehingga mudah ter'adi udem "aru dan keluhan sesak na7as. Ge>ala yang sering ditemukan adalah sesak na7as, ortho"nea, "aroksismal nokturnal dis"nea, edema "eri7er, fati:ue, "enurunan kemam"uan eraktivitas serta atuk dengan s"utum 'ernih. Sering 'uga dida"atkan kelemahan 7isik, anore2ia, 'atuh dan kon7usi. 3ada !eme#iksaan Cisik dida"atkan nilai I>3 (9ugularis (enous $ressure) meninggi. Sering 'uga terda"at unyi 'antung 111, "itting udem, 7i rilasi atrial, ising sistolik aki at regurgitasi mitral serta ron!hi "aru. 48+ menurut Ee) .ork 8eart 2ssosiation di agi men'adi # $) Grade $ # "enurunan 7ungsi ventrikel kiri tan"a ge'ala. &) Grade & # sesak na7as saat aktivitas erat 5) Grade 5 # sesak na7as saat aktivitas sehari*hari. 4) Grade 4 # sesak na7as saat sedang istirahat. Peme#iksaan %am)a&an yang da"at dilakukan # 1. Peme#iksaan R n%=en %& #a@ Eilai esar 'antung, ada9tidaknya edema "aru dan e7usi "leura. Ta"i anyak 'uga "asien 48+ tan"a disertai kardiomegali. Peme#iksaan EKG Eilai ritmenya, a"akah ada tanda dari strain ventrikel kiri, ekas in7ark miokard dan bundle branch block (dis7ungsi ventrikel kiri 'arang ditemukan ila "ada MKG sada"an a*$& normal). EA& Aa#?i =#a!&( %ungkin menun'ukkan adanya "enurunan 7raksi e'eksi ventrikel kiri, "em esaran ventrikel dan a normalitas katu" mitral.

8.

7.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

=6

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

Pena%alaksanaan Gagal #antung dengan dis$ungsi sistoli% 3ada umumnya o at*o atan yang e7ekti7 mengatasi gagal 'antung menun'ukkan man7aat untuk mengatasi dis7ungsi sistolik. Gangguan 7ungsi sistolik ventrikel kiri ham"ir selalu disertai adanya aktivitas sistem neuroendokrin, karena itu salah satu o at "ilihan utama adalah 24M 1nhi itor. A<E In&i)i% #, disam"ing da"at mengatasi gangguan neurohumoral "ada gagal 'antung, da"at 'uga mem"er aiki toleransi ker'a 7isik yang tam"ak 'elas sesudah 5*6 ulan "engo atan. (ari golongan 24M*1, captopril meru"akan o at "ilihan karena tidak menye a kan hi"otensi erke"an'angan dan tidak terlalu anyak mengganggu 7aal gin'al "ada kasus gagal 'antung. Kontraindikasinya adalah dis7ungsi gin'al erat dan ila ada stenosis ilateral arteri renalis. Di"#e%ika, ertu'uan mengatasi retensi !airan sehingga mengurangi e an volume sirkulasi yang mengham at ker'a 'antung. .ang "aling anyak di"akai untuk tera"i gagal 'antung kongesti7 dari golongan ini adalah furosemid. 3ada usia lan'ut seringkali sudah ada "enurunan 7aal gin'al dimana 7urosemid kurang e7ekti7 dan "ada keadaan ini da"at ditam ahkan metola7one. 3ada "em erian diuretika harus dia)asi kadar kalium darah karena diuresis aki at 7urosemid selalu disertai keluarnya kalium. 3ada keadaan hi"okalsemia mudah ter'adi gangguan irama 'antung. O)a%- )a%an in %# !ik, se"erti digoksin di erikan "ada kasus gagal 'antung untuk mem"er aiki kontraksi ventrikel. (osis digoksin 'uga harus disesuaikan dengn esarnya clearance kreatinin "asien. 6 at*o at inotro"ik "ositi7 lainnya adalah dopamine (5*$0 ,gr9kg9min) yang di"akai ila tekanan darah kurang dari ;0 mm8g. /ila tekanan darah sudah diatas ;0 mm8g da"at ditam ahkan dobutamin (5*&0 ,gr9kg9min). /ila tekanan darah sudah diatas $$0 mm8g, dosis do"amin dan do utamin diturunkan ertaha" sam"ai dihentikan. S!i# n lak% n, di"akai se agai tera"i gagal 'antung kongesti7 dengan 7raksi e'eksi yang rendah, ila )alau sudah ditera"i dengan diuretik, 24M*1 dan digoksin tidak menun'ukkan "er aikan. (osis &5 mg9hari dan ini ter ukti menurunkan angka mortalitas gagal 'antung se anyak &5G. Gagal #antung dengan dis$ungsi diastoli% 3ada usia lan'ut le ih sering terda"at gagal 'antung dengan dis7ungsi diastolik. ,ntuk mengatasi gagal 'antung diastolik da"at dengan !ara # mem"er aiki sirkulasi koroner dalam mengatasi iskemia miokard ("ada kasus 3IK) "engendalian tekanan darah "ada hi"ertensi untuk men!egah hi"ertro7i miokard ventrikel kiri dalam 'angka "an'ang. "engo atan agresi7 terhada" "enyakit komor id terutama yang mem"er erat e an sirkulasi darah, se"erti anemia, gangguan 7aal gin'al dan e era"a "enyakit meta olik se"erti dia etes melitus. u"aya mem"er aiki gangguan irama 'antung agar ter"elihara 7ungsi sistolik atrium dalam rangka "engisian diastolik ventrikel. 6 at*o at yang digunakan antara lain # $. &. 5. antagonis kalsium, untuk mem"er aiki relaksasi miokard dan menim ulkan vasodilatasi koroner. eta loker, untuk mengatasi takikardia dan mem"er aiki "engisian ventrikel. diuretika, untuk gagal 'antung disertai udem "aru aki at dis7ungsi diastolik. /ila tanda udem "aru sudah hilang, maka "em erian diuretika harus hati*hati agar 'angan sam"ai ter'adi hi"ovolemia dimana "engisian ventrikel erkurang sehingga !urah 'antung dan tekanan darah menurun.

3em erian antagonis kalsium dan eta loker harus di"erhatikan karena keduanya da"at menurunkan kontraktilitas miokard sehingga mem"er erat kegagalan 'antung. &ardiac Resynchronisation Thera"y ,ntuk 48+ dengan kelainan konduksi ( left bundle branch block) da"at dilakukan o"erasi im"lantasi alat bi!entricular3pacing untuk mengatasi disinkronisasi ventrikelnya. Ta"i hal ini 'uga malah da"at menye a kan arrhytmia3induced sudden death. 6leh karena itu di"akai kom inasi dari alat bi!entricular3 pacing dan cardio!erter defibrillation.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

=7

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

Trans"lantasi #antung Trans"lantasi 'antung dilakukan "ada "asien 48+ yang ila tan"a o"erasi akan meninggal dalam )aktu e era"a minggu. ,mumnya dilakukan "ada "asien lansia yang kurang dari 65 tahun, yang tidak memiliki masalah kesehatan yang serius lainnya. Fe ih dari 75G "asien trans"lantasi 'antung da"at hidu" le ih lama dari & tahun sesudah o"erasinya. Se agian ahkan da"at hidu" sam"ai le ih dari $& tahun. -alau"un egitu, o"erasi trans"lantasi 'antung meru"akan suatu o"erasi esar yang sangat sulit dan anyak "ersyaratannya, mengingat # * * * * * "erlunya organ donor yang sesuai "rosedur o"erasinya sendiri yang sangat rumit dan traumatik "erlu adanya "usat s"esialis "erlunya o at*o atan imunosu"ressan setelah o"erasi untuk mengurangi risiko "enolakan organ oleh tu uh e era"a kasus tim ul anti odi yang menyerang agian dalam dari arteri koronaria dalam )aktu kira* kira setahun setelah o"erasi. %asalah ini tidak ada "engo atannya dan da"at erakhir dengan serangan 'antung yang 7atal

P# =n sis 3rognosis 48+ tergantung dari dera'at dis7ungsi miokardium. %enurut Ee) .ork 8eart 2ssosiation, 48+ kelas 1*111 dida"atkan mortalitas $ dan 5 tahun masing*masing &5G dan 5&G. Sedangkan kelas 1> mortalitas $ tahun adalah sekitar 40G*50G (Ti=&e ?an B#es%5 ?ik"%i! le& Ani%( M ?kk5199/).

<.

Kelainan Ka%"! E!i?emi l =i /ising sistolik da"at ditemukan "ada sekitar 60G lansia dan ini 'arang sekali diaki atkan oleh kelainan katu" yang "arah. 3ada katu" aorta, stenosis aki at kalsi7ikasi le ih sering ditemukan dari"ada regurgitasi aorta. Ta"i "ada katu" mitral, regurgitasi sangat sering di'um"ai dan le ih anyak terda"at "ada )anita dari"ada "ria. E%i l =i ?an Pa% C si l =i 3ada lansia sering terda"at ising sistolik yang tidak mem"unyai arti klinis yang erarti. Ta"i kita harus hati*hati mem edakan yang 7isiologis dengan yang "atologis. /ising "atologis menandakan adanya kelainan katu" yang erat, yang ila tidak ditangani dengan enar akan mengaki atkan hi"ertro7i ventrikel dan "ada akhirnya erakhir dengan gagal 'antung. Stenosis katu" aorta etiologinya adalah aki at kalsi7ikasi9degenerati7. Stenosis aorta akan eraki at "ada "em esaran ventrikel kiri. (a"at ter'adi tan"a disertai ge'ala selama e era"a tahun. Ta"i "ada akhirnya kondisi ini akan erakhir dengan kerusakan ventrikel "ermanen yang akhirnya mengaki atkan kom"likasi* kom"likasi se"erti pulmonary !ascular congestion (dengan sesak na7as), aritmia !entrikel dan heart block. ,ntuk etiologi dari regurgitasi aorta da"at dilihat "ada ta el 5. Sedangkan kelainan "ada katu" mitral 'uga da"at mengaki atkan ter'adinya atrial fibrillation dan gagal jantung. Mtiologi dari mitral stenosis sering dise a kan karena rheumatic fe!er. Kadang 'uga dise a kan karena kalsi7ikasi9degenerati7, ta"i 'arang. ,ntuk etiologi dari regurgitasi mitral da"at dilihat dari ta el 4. Ta)el 7: E%i l =i #e="#=i%asi a #%a %ilatasi arkus aorta degenerati7 (senilis) nekrosis medial kistik # tersendiri atau erkaitan dengan sindroma %ar7an diseksi aorta hi"ertensi sistemik

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

==

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

aortitis

$enyakit primer dari daun katup jantung "enyakit 'antung rematik endokarditis in7ekti7 katu" ikus"id degenerasi miksomatosa

trauma

;ehilangan dukungan katup aorta >S( tinggi

Tetralogi +allot

;egagalan katup prostetik Sum er # %edi!al %aster!lass# 4ardiology and 0es"iratory %edi!ine &00$ Ta)el /. Pen(e)a) "m"m ?a#i #e="#=i%asi mi%#al !a?a ?eFasa

"rola"s katu" mitral 1dio"atik (%>3) R "aling sering dis7ungsi otot "a"iler ru"tur !orda tendinea dilatasi annular "enyakit 'antung rematik endokarditis in7ekti7 2S( 7ailure o7 valve "rosthesis9"ara"rostheti! leak kegagalan katu" "rostetik 9ke o!oran "ara"rostetik

Sum er# %edi!al %aster!lass# 4ardiology and 0es"iratory %edi!ine &00$ Dia=n sis Stenosis 'atu" Mitral dis"neu, orto"neu, dis"neu "aroksismal nokturnal tim ulnya ge'ala sering di"i!u oleh adanya atrial 7i rilasi atau kehamilan suara "ertama katu" mitral keras, iasanya ada opening snap dan gemuruh kresendo diastolik "ada daerah a"eks 'antung MKG menun'ukkan kelainan atrium kiri disertai 7i rilasi atrial. Mko* (o""ler mem"erkuat diagnosis dan menilai eratnya "enyakit

(nsu$$isiensi 'atu" Mitral "enye a yang er eda menun'ukkan gam aran klinis yang er eda "ula da"at asim"tomatik selama e era"a tahun atau menye a kan gagal 'antung kanan murmur "ansistolik di a"eks, menye ar sam"ai aksila, ersamaan dengan S5 MKG menun'ukkan kelainan atrium kiri atau 7i rilasi atrial dan hi"ertro7i ventrikel kiri. 0adiologis menun'ukkan "em esaran atrium kiri dan ventrikel kiri. Mko*(o""ler mem"erkuat diagnosis dan mem"erkirakan eratnya "enyakit

Stenosis 'atu" Aorta

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

=;

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

"ada de)asa asim"tomatik sam"ai usia "ertengahan dan usia lan'ut denyut karotis terlam at atau erkurang s"lit S& lemah, menghilang atau "aradoksal murmur sistolik kasar, kadang dengan thrill se"an'ang te"i sternum kiri. Sering menye ar sam"ai leher, mungkin terdengar le ih keras di daerah a"eks "ada usia lan'ut MKG iasanya menun'ukkan hi"ertro7i ventrikel kiri. 3ada 7oto rontgen sering tam"ak kalsi7ikasi katu"

(nsu$$isiensi 'atu" Aorta iasanya asim"tomatik sam"ai usia "ertengahan, mun!ul dengan gagal 'antung kiri atau nyeri dada tekanan nadi le ar dengan tanda*tanda "eri7er yang mendukung ventrikel kiri hi"erakti7 dan mem esar murmur diastolik se"an'ang te"i sternum kiri. 3ada radiologis menun'ukkan dilatasi ventrikel. Mko* (o""ler mem"erkuat diagnosis dan mem"erkirakan eratnya "enyakit

Pena%alaksanaan ?an P# =n sis 1ndikasi o"erasi "enggantian katu" # 2"a ila ter'adi stenosis dan insu7isiensi sekaligus. /ila katu" mitral entuknya sangat eru ah dan mengalami kalsi7ikasi hingga tidak lagi da"at dilakukan valvutomi. $. ila 7raksi e'eksi rendah ( S50*55G) &. ila dida"at suatu dilatasi ventrikel yang 'elas, dis7ungsi ventrikel kiri atau luas katu" yang sangat erkurang.

Gam ar $4 dan $5. Ienis tindakan o"erati7 "ada kelainan katu" Semua kelainan katu" ila dilakukan intervensi se elum menye a kan kerusakan yang ireversi el "ada 'antung mem"unyai "rognosis yang aik. D. Hi!e#%ensi ?an Pen(aki% Jan%"n= Hi!e#%ensiC E!i?emi l =i Semakin tua, tekanan darah akan ertam ah tinggi ( B e?&i-Da#m > 5 192,). (alam studi "ustaka yang dilakukan oleh Mas%e# ?kk (?ik"%i! le& <ai#?5192,) menemukan ah)a "revalensi hi"ertensi "ada orang*orang lan'ut usia adalah se esar 50*65G.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

;0

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

8i"ertensi "ada lansia sangat "enting untuk diketahui karena "atogenesis, "er'alanan "enyakit dan "enatalaksanaannya tidak seluruhnya sama dengan hi"ertensi "ada usia de)asa muda. 3ada "asien lansia, as"ek diagnostik yang dilakukan harus le ih mengarah ke"ada hi"ertensi dan kom"likasinya serta terhada" "engenalan er agai "enyakit komor id "ada orang itu karena "enyakit komor id sangat erat kaitannya dengan "enatalaksanaan keseluruhan. E%i l =i /erdasarkan etiologinya, hi"ertensi di agi men'adi # $. &. 8i"ertensi "rimer atau esensial 8i"ertensi yang tidak diketahui "enye a nya. Ienis ini adalah yang ter anyak, yaitu sekitar ;0G dari seluruh "asien hi"ertensi 8i"ertensi sekunder 8i"ertensi yang "enye a nya diketahui se"erti "enyakit gin'al, 7eokromositoma, kelainan endokrin, o at*o atan dll erdasarkan -8691S8 ( orld Health Organi7ation 9 International )ociety of

Klasi7ikasi hi"ertensi Hypertension)#

Ta)el ,. +HO-ISHI 1999 : DeCinisi ?an KlasiCikasi %in=ka% Tekanan Da#a& KategoriC Tekanan darah sistolik Tekanan darah diastolik S=0 S=5 =5*=; ;0*;; ;0*;4 $00*$0; : $$0 S ;0 S ;0

Tekanan darah o"timal S $&0 Tekanan darah normal S $50 Tekanan darah normal*tinggi $50*$5; Tingkat $# 8i"ertensi ringan $40*$5; su gru" # orderline $40*$4; Tingkat &# 8i"ertensi sedang $60*$7; Tingkat 5# 8i"ertensi erat : $=0 8i"ertensi sistolik terisolasi : $40 su gru" # orderline $40*$4; < -orld 8ealth 6rganiAation*1nternational So!iety o7 8y"ertension C Iika Tekanan darah sistolik dan diastolik erada "ada kategori yang er eda, maka yang diam il adalah yang tertinggi Sum er # -86*1S8, I 8i"ertens, $;;;.

Pa% Cisi l =i 3ato7isiologi hi"ertensi dan "enyakit 'antung hi"ertensi7 sedikit er eda dengan yang ter'adi "ada usia yang le ih muda # aki at "eru ahan dinding aorta dan "em uluh darah akan ter'adi "eningkatan tekanan darah sistolik tan"a "eru ahan tekanan darah diastolik. 3eningkatan T( sistolik akan meningkatkan e an ker'a 'antung dan "ada akhirnya akan mengaki atkan "ene alan dinding ventrikel kiri se agai usaha kom"ensasi9ada"tasi. 8i"ertro7i ventrikel ini yang a)alnya adalah untuk ada"tasi lama*kelamaan malah akan menam ah e an ker'a 'antung dan men'adi suatu "roses "atologis ter'adi "enurunan 7ungsi gin'al aki at "enurunan 'umlah ne7ron sehingga kadar renin darah akan turun. Sehingga sistem renin*angiotensin diduga /,K2E se agai "enye a hi"ertensi "ada lansia ter'adi "eru ahan "engendalian sim"atis terhada" vaskular. 0ese"tor T*adrenergik masih eres"ons ta"i rese"tor L*adrenergik menurun res"onsnya ter'adi dis7ungsi endotel sehingga mengaki atkan "eningkatan resistensi "em uluh darah "eri7er ter'adi ke!enderungan la ilitas tekanan darah dan mudah ter'adi hipotensi postural ("enurunan tekanan darah sistolik sekitar &0mm8g atau le ih yang ter'adi aki at "eru ahan "osisi dari tidur9duduk ke "osisi erdiri). 1ni ter'adi aki at erkurangnya sensitivitas arorese"tor dan menurunnya volume "lasma "roses aterosklerosis yang ter'adi 'uga da"at menye a kan hi"ertensi Ge>ala5 Tan?a ?an Dia=n sis

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

;$

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

Se"erti "enyakit degenerati7 "ada lan'ut usia lainnya, hi"ertensi sering tidak mem erikan ge'ala a"a"un atau ge'ala yang tim ul tersamar ( insidious) atau tersem unyi (occult). Seringkali yang terlihat adalah ge'ala aki at "enyakit, kom"likasi atau "enyakit yang menyertai. 3eningkatan tekanan darah sering meru"akan satu*satunya tanda klinis hi"ertensi yang esensial, sehingga di"erlukan "engukuran tekanan darah se!ara akurat. 3engukuran se aiknya dilakukan "ada "enderita dengan !uku" istirahat, sedikitnya setelah 5 menit er aring dan dilakukan "engukuran "ada "osisi er aring, duduk dan erdiri se anyak & kali atau le ih, dengan interval & menit. 4ara "engukuran yang saat ini diangga" aku dikemukakan oleh The British Hypertension )ociety. %anset sedikitnya harus da"at melingkari &95 lengan, agian a)ahnya harus & !m diatas 7ossa !u iti. 3emeriksaan la oratorium a"a sa'a yang di"erlukan untuk hi"ertensi masih meru"akan "erde atan. 8i"ertensi yang sering terda"at ;0Gnya adalah 'enis yang idio"atik9 tidak diketahui se a nya. Iadi tidak "erlu untuk melakukan "emeriksaan ke!uali ila ada indikasi. 3emeriksaan la oratorium yang dilakukan adalah "emeriksaan ureum, kreatinin, kalium, kalsium, urinalisis, asam urat, glukosa darah, dan "ro7il lemak. 3emeriksaan "enun'ang lain !ontohnya elektrokardiogra7i, "ielogra7i intravena dan 7oto rontgen thoraU. Pena%alaksanaan /ila hi"ertensi yang ter'adi tan"a disertai dengan kom"likasi atau "enyakit "enyerta lain, maka "engo atan adalah mudah. 3enatalaksanaan untuk hi"ertensi di agi men'adi # $. non 7armakologis atau modi7ikasi gaya hidu" &. 7armakologis atau dengan o at N n Ca#mak l =is atau modi7ikasi gaya hidu" meli"uti # 'aga erat adan ideal. Turunkan erat adan ila 1%T : &7 Ta)el .. BMI5 866, Eilai 1ndeks %asa Tu uh (/%1) Kurang S$=,5 Eormal $=,5*&4,; /erat adan le ih &5,0*&;,; 6 esitas 50,0*54,; 6 esitas erat : 55,0 mem atasi alkohol olahraga teratur sesuai dengan kondisi tu uh mengurangi asu"an natrium (S$00mmol Ea atau &.4 g Ea atau 6 g Ea4l9hr) mem"ertahankan asu"an kalium, kalsium dan magnesium yang adekuat erhenti merokok kurangi asu"an lemak 'enuh dan kolesterol dalam makanan

Fa#mak l =is $. "rinsi" "em erian o at anti hi"ertensi "ada lansia (Gam ar $6) # dimulai dengan $ ma!am o at dengan dosis ke!il 4)TA#T <O 8O )<O 5 "enurunan tekanan darah se aiknya se!ara "erlahan, untuk "enyesuaian autoregulasi guna mem"ertahankan "er7usi ke organ vital regimen o at harus sederhana dan dosis se aiknya sekali sehari antisi"asi e7ek sam"ing "emantauan tekanan darah untuk evaluasi e7ektivitas "engo atan setelah ter!a"ai target maka "em erian o at harus disesuaikan kem ali untuk maintana!e (Gam ar $7)

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

;&

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

Gam ar $6. %emulai "engo atan hi"ertensi "ada lansia Gam ar $7. Sta ilisasi, maintenan!e dan 7ollo) u" setelah tera"i dengan o at*o atan antihi"ertensi Sum er# -86*1S8 guideline

&.

"em erian antihi"ertensi "ada lansia harus hati*hati karena "ada lansia terda"at #

"enurunan re7leks arorese"tor sehingga meningkatkan resiko hi"otensi ortostatik gangguan autoregulasi otak sehingga iskemia sere ral mudah ter'adi dengan hanya sedikit "enurunan tekanan darah sistemik "enurunan 7ungsi gin'al dan hati sehingga ter'adi akumulasi o at "engurangan volume intravaskular sehingga sensiti7 terhada" de"lesi !airan sensitivitas terhada" hi"okalemi sehingga mudah ter'adi aritmia dan kelemahan otot "em erian o at 'uga harus di"ikirkan mengenai "enyakit komor id yang ada "ada lansia itu. Iangan sam"ai o at antihi"ertensi7 yang kita eri mem"unyai e7ek sam"ing yang da"at mem"er erat ge'ala "enyakit komor id

5.

"ertim angan er agai o at antihi"ertensi a. diuretik menurunkan volume "lasma dan !urah 'antung. ,ntuk tera"i 'angka "an'ang "engaruh utama adalah mengurangi resistensi "eri7er diuretik tiaAid "aling digunakan luas e7ek sam"ing # hi"otensi dan hi"okalemia . "engham at rese"tor L adrenergik e7ekti7 untuk menurunkan denyut 'antung dan !urah 'antung, 'uga menurunkan sekresi renin kontraindikasi agi "asien gagal 'antung kongesti7

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

;5

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

"re"arat yang iasa digunakan adalah "ro"anolol, ase utolol, atenolol, iso"rolol, la etolol dll !. vasodilator .ang termasuk golongan ini adalah doksaAosin, "raAosin, hidralaAin, minoksidil, diaksoAid dan sodium nitro"rusid. Golongan ini eker'a langsung "ada "em uluh darah dengan !ara relaksasi otot "olos yang akan mengaki atkan "enurunan resistensi "em uluh darah d. "engham at enAim konversi angiotensin eker'a mengham at S022, menstimulasi sintesis "rostaglandin dan 'uga mengurangi aktivitas sara7 sim"atis "re"arat yang "aling anyak digunakan adalah !a"to"ril, di erikan $ 'am se elum makan. 3ada gagal gin'al dosis dikurangi (44TH$.5 mgG) e7ek sam"ing # eritema, gangguan "enge!a", agranulositosis, "roteinuria, gagal gin'al dan atuk kering e. antagonis kalsium mem"unyai e7ek mengurangi tekanan darah dengan !ara menye a kan vasodilatasi "eri7er yang erkaitan dengan re7leks takikardi yang kurang nyata dan retensi !airan dari"ada vasodilator lainnya "re"arat yang iasa digunakan se"erti ni7edi"in, nikardi"in, 7elodi"in, amilodi"in, vera"amil dan diltiaAem 7. angiotensin 11 rese"tor antagonis (21102) %eru"akan golongan o at antihi"ertensi ter aru, tidak mem"engaruhi "roduksi 2ngiotensin 11 teta"i mem lok di tem"at ker'a "ada organ target. Kele ihannya adalah tidak menim ulkan atuk karena tidak mem"engaruhi meta olisme radikinin. 3roses a"o"tosis dan regenerasi 'aringan 'uga teta" erlangsung karena rese"tor tidak di"engaruhi.

4.

er agai e7ek sam"ing o at antihi"ertensi "ada lansia

"em erian diuretika sering menim ulkan e7ek hi"okalemia dan hi"onatremia karena kedua mineral tadi ikut ter uang ersama urin o at yang mem"unyai "engaruh "ada susunan sara7 "usat mau"un T 9 L loker da"at mengaki atkan de"resi serta "enurunan kesadaran97ungsi kogniti7 karena arorese"tor men'adi kurang sensiti7, maka "enurunan tekanan darah didaerah itu akan mengaki atkan ter'adinya "ostural hi"otensi. 8al ini menye a kan lansia yang menda"at tera"i o at antihi"ertensi7 da"at 'atuh ahkan sam"ai mengalami kom"likasi 7raktur.

5.

tera"i kom inasi /iasanya ila tera"i dengan satu ma!am o at gagal untuk men!a"ai sasaran, maka "erlu ditam ahkan o at ke*& dengan dosis rendah dahulu dan tidak meningkatkan dosis o at "ertama. 8al ini adalah u"aya untuk memaksimalkan e7ek "enurunan tekanan darah dengan e7ek sam"ing seminimal mungkin. 3ada "enelitian 86T, tera"i kom inasi di"erlukan "ada sekitar 70G "enderita. (alam IE4*>11, "ara ahli ahkan mengan'urkan tera"i antihi"ertensi kom inasi langsung "ada "enderita yang ada "ada stadium $. -alau"un dosis !am"uran teta" anyak disediakan oleh "a rik 7armasi, u"aya titrasi dosis se!ara individual diangga" le ih aik. Gam ar $=. Sis%em Bi#min=&am "n%"k memili& %e#a!i %am)a&an

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

;4

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

%ulai tera"i "ada kotak mana"un dan gunakan tera"i tam ahan dengan o at yang ditun'uk oleh "anah. 6 at*o atan "ada kotak yang erdekatan memiliki e7ek antihi"ertensi tam ahan, aksi yang saling melengka"i dan iasanya ditoleransi dengan aik. Kom inasi multi"el da"at sa'a di"erlukan. P# =n sis Ta el 7. S%a%is%ik #esik "n%"k !# =n sis &i!e#%ensi +aktor resiko dan ri)ayat "enyakit 1. Tan"a 7aktor resiko 11. (engan resiko $ *& 111. (engan resiko : 5 atau (% 1>. Kelainan klinik terkait (era'at 1 T(S $40*$5; T(( ;0*;; 0esiko ringan 0esiko sedang 0esiko erat 0esiko sangat erat (era'at & T(S : $60 T(( : $00 0esiko sedang 0esiko sedang 0esiko erat 0esiko sangat erat

E.

Ka#?i mi !a%i

Kardiomio"ati adalah suatu kelom"ok kelainan otot 'antung yang tidak diketahui "enye a nya. (itin'au dari kelainan "ato7isiologik, kardiomio"ati di agi men'adi kardiomio"ati kongesti7 9 dilated, kardiomio"ati hi"ertro7ik dan kardiomio"ati restrikti7. Gam ar $;. MaAam-maAam ka#?i mi !a%i

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

;5

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

Kardiomio"ati yang disangka meru"akan kelainan "ada usia muda ternyata anyak terda"at "ada lan'ut usia dan meru"akan salah satu "enye a gagal 'antung yang "enting. 0i)ayat alamiah %ardiomio"ati dilated menun'ukkan kelainan ini mem"unyai "rognosis uruk. Kelainan ini ditandai dengan menurunnya 7ungsi sistolik ventrikel kiri dan iasanya disertai dengan dilatasi ventrikel kiri. 8u ungan miokarditis dengan ter'adinya miokardio"ati dilated dengan !ara io"si endomiokardial "enting untuk menentukan "enye a nya. Ka#?i mi !a%i &i!e#%# Cik meru"akan kelainan otot 'antung yang ditandai dengan ruang 'antung yang normal9ke!il, dinding ventrikel te al disertai hi"er7ungsi sistolik dan gangguan diastolik. /anyak ditemukan "ada lansia erumur H65tahun. Ka#?i mi !a%i #es%#ik%iC meru"akan kelainan otot 'antung yang ditandai dengan kekakuan ventrikel kiri dan gangguan diastolik dengan er agai dera'at dis7ungsi sistolik terutama "ada stadium lan'ut. 2 normalitas hemodinamik yang khas adalah "engisisan ventrikel "ada 7ase a)al diastol yang sangat !e"at sehingga "engisian lengka" ter'adi "ada "ermulaaan diastol. Kelainan ini sering dihu ungkan dengan amiloidosis. F. Pen(aki% >an%"n= !"lm nik

.ang ter"enting disini adalah cor pulmonale chronicum yang dise a kan oleh "enyakit "aru "rimer, se"erti ronkitis kronik, em7isema "ulmonum, ronkiektasis, ds . 3ada umumnya "enderita memang 'arang men!a"ai usia sangat lan'ut. Se agian esar "enderitanya ialah "ria yang iasanya "erokok se'ak mudanya. Sesak na7as iasanya sangat erat, sedangkan nyeri dada 'arang ditemukan. Gagal 'antung ham"ir selalu di"resi"itasikan oleh in7eksi 'alan na7as. 3ada ter'adinya cor pulmonale chronicum ini, 7aktor yang memegang "eranan "enting adalah rokok, in7eksi 'alan na7as dan "olusi udara. Gam ar &0. Pen(aki% >an%"n= !"lm nik

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

;6

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

V.

PENDAKIT ARTERI PERIFER PADA LANSIA

323 adalah "enyakit "enyum atan arteri kronis "ada ekstremitas a)ah yang dise a kan oleh aterosklerosis. 323 da"at menye a kan klaudikasio intermiten, dimana ter'adi nyeri atau kelemahan "ada saat er'alan aki at o struksi arteri tungkai a)ah yang akan hilang dengan eristirahat. .ang "aling sering terkena adalah arteri "o"litea dan arteri 7emoralis su"er7isialis sehingga nyeri iasanya dirasakan di etis. Iika o struksi ter'adi di distal aorta atau "er!a angan i7ur!atio men'adi & arteri iliaka, maka nyeri dirasakan di okong atau "inggul dan "aha atau kaki. 3ada se agian "asien 323 da"at asim"tomatik karena mereka tidak da"at er'alan 'auh atau !e"at, karena adanya "enyakit*"enyakit lain yang menyertai, se"erti artritis atau "enyakit "aru dengan ge'ala yang tidak khas, sehingga tidak dikenali se agai klaudikasio intermiten. 2tau mereka kadang tidak da"at menerangkan ge'ala yang dialaminya dengan !uku" 'elas ke"ada dokter atau mungkin ge'ala tidak mun!ul karena ada saluran "em uluh darah kolateral sehingga o struksi arteri masih da"at ditoleransi. Iika aliran arteri tidak adekuat untuk memenuhi ke utuhan meta olisme saat eristirahat, maka ter'adilah iskemik kritis dari tungkai a)ah, yang da"at menye a kan nyeri saat istirahat di kaki atau 'ari*'ari. Kemudian da"at mun!ul ulkus atau gangren "ada u'ung*u'ung 'ari karena insu7isiensi arteri kronis, yang 'uga da"at ter'adi "ada tumit, mata kaki, atau keseluruhan kaki. 1n7ark iskemik mem erikan gam aran gangren 'ari*'ari kaki yang kering, termumi7ikasi, hitam atau 'aringan lunak yang mati tertutu" krusta. Se'alan dengan )aktu ter'adilah su"urasi dan gangren kering eru ah men'adi gangren asah.

A. DIAGNOSIS NONINVASIF 3ada "asien dengan 323 iasanya denyut nadi ekstremitas a)ah tidak tera a. Tes*tes noninvasi7 yang da"at dilakukan untuk mendukung diagnosa antara lain adalah dengan mengukur tekanan nadi sistolik di "ergelangan kaki dan ra!hial lalu di andingkan dan dengan melihat karakteristik dari entuk gelom ang ke!e"atan ,SG du"leks. 3engukuran tekanan nadi "ergelangan kaki dan ra!hial menghasilkan 2/1 ( Ankle= Brachial Inde2) yang normalnya 0,; * $,&. Iika 2/1 S 0,;, maka ;5G sensiti7 dan ;;G s"esi7ik untuk diagnosa 323. %akin rendah 2/1, makin "arah gangguan aliran darah arterial dan iskemik. Eyeri saat istirahat dan kehilangan 'aringan sering ditemukan dengan 2/1 antara 0,&5R0,4. Eamun 'ika terda"at kalsi7ikasi arteri se"erti "ada (% atau gagal gin'al, maka tes da"at men'adi negati7 "alsu karena arteri yang terkalsi7ikasi terse ut tidak tertekan sehingga hasil tes men'adi tidak akurat. 3ada arteri yang tidak tera a da"at digunakan ,SG (o""ler yang mem"erlihatkan karakteristik dari aliran versus ke!e"atan )aktu dari entuk gelom ang. 2danya aliran i7asik "ada "angkal "aha atau aliran mono7asik "ada agian yang le ih distal, meru"akan ukti adanya o struksi arteri 'ika "engukuran 2/1 tidak akurat karena adanya kalsi7ikasi. ,SG du"leks mengkom inasikan "engukuran 7rekuensi (o""ler dengan gam aran & dimensi dari "em uluh darah. Ke"arahan retriksi aliran yang dise a kan oleh stenosis arteri da"at dinilai se!ara akurat dengan !ara ini. Gam ar &$ # D"!le@ s n =#am ?a#i s%en% a#%e#i iliaka ki#i

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

;7

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

Sum er # 8tt"9))).meds!a"e.!om. Gam ar && # Pen(aki% a#%e#i a%e# skle# %ik eks%#emi%as )aFa&. Gray*s!ale sonogram mem"erlihatkan arteri "o"litea yang erlokasi diantara kali"er. (iameter yang erukur adalah 0,6& !m. 3enemuan dalam gam ar ini normal.

Gam ar &5 # Pen(aki% a#%e#i a%e# skle# %ik eks%#emi%as )aFa&. 4olor (o""ler sonogram dari arteri "o"litea (dari "asien yang sama dengan gam ar &&) )arna merah me)akili aliran darah arteri, arahnya dan ke!e"atannya didalam arteri. (ata ini dida"at dengan mengukur "ergeseran (o""ler yang erasal dari volume sam"el di dalam arteri. 3enemuan dalam gam ar ini normal. B. PREVALENSI 3revalensi 323 meningkat se'alan dengan usia, yaitu sekitar 5,6G "ada orang erusia 5=*5; tahun, $5,;G "ada orang erusia 60*6; tahun dan 55,=G "ada orang erusia 70*=& tahun. 3ada "enelitian kesehatan kardiovaskular, 323 terda"at "ada $5,;G dari &&$4 "ria erusia 65 tahun dan "ada $$,4G dari &=70 )anita erusia 65 tahun tan"a "enyakit kardiovaskular. 323 yang sim"tomatik ada "ada &0G dari 467 "ria erusia rata*rata =0 tahun dan $5G dari $444 )anita erusia rata*rata =$ tahun yang tinggal di komunitas dan datang ke klinik geriatri. 3ada "enelitian 0otterdam, 323 ada "ada $6,;G dari &5=; "ria erusia 55 tahun dan "ada &0,5G dari 5=6$ )anita erusia 55 tahun. 3revalensi 323 sim"tomatik "ada 5&G dari $$60 "ria erusia rata*rata =0 tahun dan &0G dari &464 )anita erusia rata*rata =$ tahun yang tinggal di rumah "era)atan.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

;=

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

<. FAKTOR RISIKO +aktor risiko yang da"at dimodi7ikasi yang meru"akan "redis"osisi 323 adalah # * merokok * dia etes melitus * hi"ertensi * disli"idemia * "eningkatan kadar homosistein "lasma, dan * hi"otiroidisme D. KOEKSISTENSI PENDAKIT ATEROSKLEROTIK LAIN Eo $. 3enelitian $==6 orang, rata*rata usia =$ tahun $=0& orang, rata*rata usia =0 tahun 8asil Iika ada 323 5=G memiliki 42(, 54G "ernah stroke iskemik. Iika ada 323# 6=G memiliki 42(, 4&G "ernah stroke iskemik 323 $,5U le ih tinggi "ada "ria dengan mitral annular !al!ium dari"ada yang tan"a mitral annular !al!ium. 323 $,6U le ih tinggi "ada )anita dengan mitral annular !al!ium dari"ada yang tan"a mitral annular !al!ium. 323 $,6U le ih tinggi "ada "ria dengan stenosis aorta dari"ada yang tan"a stenosis aorta

&.

5.

;&4 "ria, rata*rata usia =0 tahun $==$ )anita, rata*rata usia =$ tahun

4.

5.

;=; "ria, rata*rata usia =0 tahun

6.

$;;= )anita, rata*rata usia =0 tahun

323 $,7U le ih tinggi "ada )anita dengan stenosis aorta dari"ada yang tan"a stenosis aorta 42( o strukti7 terda"at "ada ;=G orang dan 42( ada "ada 5*4 "em uluh darah "ada 65G orang.

7.

&7; orang dengan 323, rata*rata usia 7$ th yang men'alani angiogra7i koroner karena diduga 42( &$= orang tan"a 323, rata*rata usia 70 th yang mengalami angiogra7i koroner karena diduga 42(

=.

42( o strukti7 terda"at "ada =&G orang dan 42( ada "ada 5*4 "em uluh darah "ada $$G orang.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

;;

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

E. MORTALITAS DAN MORBIDITAS KARDIOVASKULAR 3enderita 323 memiliki resiko yang le ih tinggi untuk mortalitas karena semua "enye a , aik kardiovaskular mau"un tidak dan ke'adian*ke'adian kardiovaskular le ih sering ter'adi "ada mereka. 3ada follow3up selama $0 tahun dari 565 "ria dan )anita dengan usia rata*rata 66 tahun, 323 se!ara 'elas meningkatkan resiko mortalitas karena semua "enye a atau mortalitas karena "enyakit kardiovaskular dan mortalitas karena 42(. 3ada follow3u" selama 4 tahun dari $4;& )anita dengan usia rata*rata 7$ tahun, 2/1 0,; menun'ukkan 7aktor resiko relati7 5,$ untuk mortalitas karena semua "enye a , setelah dilakukan "enyesuaian untuk umur, merokok dan 7aktor resiko lain. 3ada "enelitian "ros"ekti7 dari &;$ "ria dan )anita dengan usia rata*rata =& tahun dengan 323, 42( ada "ada $60 orang (55G). 1skemik miokard silent (tan"a ge'ala) yang dideteksi dengan MKG &4 'am, ada "ada 60 dari $60 orang (5=G) dengan 323 dan 42( dan "ada &6 dari $5$ orang (&0G) dengan 323 tan"a ukti adanya 42(. Setelah follow3up selama 45 ulan, ke'adian*ke'adian koroner aru ter'adi "ada 54 dari 60 orang (;0G) dengan 323, 42( dan iskemik miokard silentB "ada 5; dari $00 orang (5;G) dengan 323, 42( tan"a iskemik miokard silentB "ada $= dari &6 orang (6;G) dengan 323 tan"a 42( dengan iskemik miokard silentB dan "ada 54 dari $05 orang (5;G) dengan 323 tan"a 42( dan iskemik miokard silent.

F. MODIFIKASI FAKTOR RESIKO %erokok meningkatkan resiko am"utasi "ada "enderita klaudikasio intermiten dan mem"er uruk "otensi bypass grafts "ada ekstremitas a)ah. /erhenti merokok mem"erlam at "er'alanan 42( men'adi iskemia kaki yang kritis, menurunkan risiko in7ark miokard dan kematian aki at "enyakit vaskular. Tidak ada data yang aik yang menun'ukkan ah)a tera"i o at*o atan hi"ertensi dan (% akan er"angaruh aik "ada "er'alanan "enyakit 323, namun hi"ertensi harus dikontrol dengan aik untuk men!egah mortalitas dan mor iditas kardiovaskular "ada "enderita 323. (ia etes melitus 'uga harus dikontrol menurunkan kadar 8 2$! di a)ah 7G untuk menurunkan insidens in7ark miokard. 3engo atan disli"idemia dengan statin telah ter ukti menurunkan mortalitas, ke'adian*ke'adian kardiovaskular dan stroke "ada "enderita 323 dengan atau tan"a "enyakit arteri koroner. Setelah follow3up selama 5 tahun, "ada 4444 "ria dan )anita dengan "enyakit arteri koroner dan hi"erkolesterolemia "ada orang*orang Skandinavia, simvastatin se!ara signi7ikan menurunkan insidens klaudikasio intermiten se anyak 5=G di andingkan dengan "la!e o. 3ada "enelitian "ada &64 "ria dan 5;6 )anita erusia rata*rata =0 tahun dengan 323 yang sim"tomatik dan F(F serum $&5 mg9dF, 5$= dari 660 orang (4=G) yang dio ati dengan statin dan 54& dari 660 orang (5&G) tan"a o at*o atan antihi"erli"idemia. Setelah dilakukan follow3up selama 5; ulan, "engo atan dengan statin menye a kan "enurunan yang inde"enden "ada insidens ke'adian*ke'adian kardiovaskular aru se anyak 5=G, 5&G "ada orang*orang dengan ri)ayat in7ark miokard dan 5;G "ada orang*orang tan"a ri)ayat in7ark miokard. 3ada "enelitian "ros"ekti7 dari 6; "asien dengan rata*rata umur 75 tahun dengan klaudikasio intermiten, rata*rata 2/1 0,65 dan F(F serum $&5 mg9dF, 54 orang dirandomisasi dengan simvastatin 40 mg9hari dan 55 orang dengan "la!e o. 5 dari 54 orang (;G) yang dio ati dengan simvastatin dan 6 dari 55 orang ($7G) yang di eri "la!e o meninggal se elum "enelitian selama $ tahun selesai. (i anding dengan "la!e o, simvastatin se!ara signi7ikan meningkatkan )aktu lamanya tes latihan dengan treadmill sam"ai ter'adinya onset klaudikasio intermiten se anyak &4G selama 6 ulan dan 4&G selama $ tahun setelah "engo atan.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

$00

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

G. OBAT - OBATAN ANTIPLATELET Iika kita mengga ungkan 4& "enelitian random dari ;706 "asien dengan klaudikasio intermiten, "en!angkokan arteri "eri7er atau angio"lasti "eri7er, insiden kematian vaskular, in7ark miokard yan non7atal dan stroke non7atal "ada 7ollo)*u" menurun se!ara signi7ikan se anyak &5G dengan o at*o atan anti"latelet. (ata*data ini mendukung "enggunaan as"irin $60*5&5 mg9hari "ada "asien*"asien 323. 4lo"idogrel adalah turunan thie"yridine yang mengham at agregasi "latelet dengan mengham at "engikatan adenosine*5O*di"hos"hate di rese"tor "lateletnya. 3ada "er!o aan 4lo"idogrel vs 2s"irin "ada "asien*"asien dengan resiko untuk ter'adinya iskemik, 57;5 "asien dengan 323 dirandom untuk 4lo"idogrel 75 mg9hari dan 57;7 "asien dengan 323 dirandom untuk as"irin 5&5 mg9hari. Setelah di7ollo)*u" selama $,; tahun, angka kematian vaskular tahunan, in7ark miokard non7atal dan stroke non7atal ter'adi "ada 5,7G dari "asien yang di eri 4lo"idogrel dan 4,;G dari "asien yang di eri as"irin. Ter'adi "enurunan resiko se anyak &4G dengan "em erian !lo"idogrel. /erdasarkan data*data ini, da"at disim"ulkan ah)a 4lo"idogrel le ih aik dari"ada as"irin untuk "engo atan "asien*"asien dengan 323, namun 4lo"idigrel le ih mahal dari"ada as"irin. H. A<E INHIBITOR The American 6ollege of 6ardiology=Americabn Heart Association guidelines merekomendasikan untuk mengo ati semua "asien dengan "enyakit "am uluh darah aterosklerotik dengan 24M inhi itor ke!uali 'ika ada kontra indikasi terhada" "enggunaan o at*o atan ini. 24M inhi itor da"at menurunkan mortalitas dan mor iditas yang erhu ungan dengan kardiovaskuler. I. BETA BLOKER 3asien*"asien 323 mem"unyai resiko yang le ih tinggi untuk mengalami ke'adian*ke'adian koroner aru. /anyak dokter sungkan untuk menggunakan * loker "ada "asien 323 karena kha)atir * loker akan mem"er uruk klaudikasio intermiten. Eamun, meta analisis dari $$ "enelitian kontrol random menun'ukkan ah)a * loker tidak mem"er uruk kemam"uan "asien untuk er'alan dan ge'ala*ge'ala klaudikasio intermiten "ada "asien 323 ringan sam"ai sedang. 3enelitian o servasional dilakukan "ada 575 "ria dan )anita dengan rata*rata usia =0 tahun dengan 323 simtomatik dan ri)ayat in7ark miokard. (ari 575 "asien, =5 ($5G) mem"unyai kontraindikasi unutk "enggunaan * loker. (ari 4;0 "asien tan"a indikasi terhada" * loker, &57 (5&G) dio ati dengan * loker. M7ek sam"ing o at menye a kan "enghentian "enggunaan * loker "ada 5$ dari &57 "asien ($&G). Setelah follow3up selama 5& ulan, "enggunaan * loker menye a kan "enurunan inde"enden yang signi7ikan se anyak 55G "ada insidens ke'adian*ke'adian koroner yang aru "ada lansia dengan 323 dan ri)ayat in7ark miokard.

J. OBAT-OBATAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERJALAN Tera"i dengan chelating agent ter ukti tidak e7ekti7 untuk "engo atan 323. /er agai o at*o atan 'uga ter ukti tidak e7ekti7 untuk meningkatkan kemam"uan er'alan "ada "asien*"asien dengan klaudikasio intermiten. /aru* aru ini setelah dilakukan "enelitian terhada" era"rost sodium, analog dari 3rostaglandin 1 & akti7 "eroral, 'uga tidak ter ukti le ih e7ekti7 dari "la!e o "ada "asien*"asien dengan klaudikasio intermiten. (ua o at # 3entoUy7illine dan 4ilostaAol telah dii'inkan untuk "engo atan klaudikasio intermiten oleh +(2 ,S2. Eamun anyak "enelitian telah mem uktikan ah)a tidak terda"at "er aikan yang konsisten "ada tera"i dengan 3entoUy7illine "ada "asien dengan klaudikasio intermiten di anding dengan "la!e o. 4ilostaAol mengham at 7os7odiesterase ti"e 5, meningkatkan konsentrasi !2%3 intraseluler dan menekan agregasi "latelet, 'uga ertindak se agai vasodilator arteri lansung. 3ada anyak "enelitian, 4ilostaAol ter ukti mem"er aiki ka"asitas latihan "ada "asien klaudikasio intermiten dan dengan dosis $00 mg dua kali sehari ter ukti le ih aik dari"ada "la!e o dan "entoUy7illine. Eamun tidak oleh digunakan 'ika ada gagal 'antung. K. REHABILITASI LATIHAN 3rogram reha ilitasi latihan telah ter ukti meningkatkan 'arak kemam"uan er'alan sam"ai ter'adinya klausikasio intermiten "ada "asien*"asien 323 dengan menigkatkan sirkulasi "eri7er, "enghematan er'alan dan 7ungsi kardio"ulmoner. 3rogram latihan yang o"timal untuk mem"er aiki 'arak er'alan sam"ai tim ul nyeri adalah dengan

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

$0$

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

er'alan se!ara intermiten sam"ai ter'adi nyeri yang ham"ir maksimal dan dilakukan dalam se uah "rogram selama minimum 6 ulan. Fatihan kekuatan kurang e7ekti7 di andingkan dengan er'alan dengan treadmill0 L. ANGIOPLASTD DAN PEMBEDAHAN !)PASS EKSTREMITAS BA+AH 1ndikasi angioplasty dan "em edahan bypass ekstremitas a)ah adalah # $. klaudikasio yang mengganggu "eker'aan atau gaya hidu" sehari*hari &. untuk menyelamatkan tungkai "ada "asien dengan iskemik yang mengan!am tungkai dengan mani7estasi nyeri saat istirahat, ulkus yang sukar sem uh dan atau in7eksi9gangren 5. ketidakmam"uan "em uluh darah (!asculogenic impotence) 2ngio"lasti transluminal "er!utaneus da"at dilakukan 'ika ada ahli di idang terse ut dan "enyakit arteri terletak "ada segmen S$0 !m. Iika dilakukan 'uga stenting, "otensi 5 tahun meningkat se anyak &6G.

Gam ar &4 # Pen(aki% a#%e#i a%e# skle# %ik eks%#emi%as )aFa&. Magnetic resonance angiogram (%02) dengan menggunakan the olus*!hase menun'ukkan anatomi normal dari arteri, termasuk aorta (a), 2.1liaka !ommunis ( ), 2.1liaka eksterna (!), 2.1liaka interna (d) dan 2. +emoralis (e).

Gam ar &5 # Pen(aki% a#%e#i a%e# skle# %ik eks%#emi%as )aFa&. Magnetic resonance angiogram (%02) dengan menggunakan the olus*!hase menun'ukkan anatomi normal dari arteri, termasuk arteri 7emoralis "ro7unda (a) dan arteri 7emoralis su"er7isial ( ).

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

$0&

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

Gam ar &6 # Pen(aki% a#%e#i a%e# skle# %ik eks%#emi%as )aFa&. Magnetic resonance angiogram (%02) dengan menggunakan the olus*!hase menun'ukkan anatomi normal dari arteri, termasuk arteri "o"litea (a), ateri ti ialis anterior ( ), garis tengah ti io"eroneal (!), arteri "eroneal (d) dan arteri ti ialis "osterior (e). Gam ar &7 # Pen(aki% a#%e#i a%e# skle# %ik eks%#emi%as )aFa&. Magnetic resonance angiogram (%02) dengan menggunakan the olus*!hase. Terda"at stenosis tingkat tinggi dari segmen a)ah di "ertengahan arteri 7emoralis su"er7isialis. 3erhatikan adanya su"lai arteri kolateral.

Gam ar &= # Pen(aki% a#%e#i a%e# skle# %ik eks%#emi%as )aFa&. Magnetic resonance angiogram (%02) dengan menggunakan the olus*!hase. Terda"at "enyakit aterosklerotik "ada arteri 7emoralis su"er7isialis ilateral. 3erhatikan lesi multi"el yang ermula di agian tengah dan su"lai arteri kolateral yang esar.

M. AMPUTASI 3enelitian nonrandom menun'ukkan ah)a angka hara"an hidu" 'angka menengah dan "an'ang le ih tinggi "ada "asien*"asien yang direvaskularisasi dari"ada yang diam"utasi karena iskemia yang mengan!am tungkai. Eamun, am"utasi ekstremitas a)ah harus dilakukan 'ika # * kehilangan 'aringan erkem ang mele)ati titik yang da"at diselamatkan * "em edahan terlalu erisiko * angka hara"an hidu" sangat rendah * keter atasan 7ungsional mele ihi keuntungan dari usaha untuk menyelamatkan tungkai.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

$05

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

VI. KESIMPULAN Gangguan sistem kardiovaskular "ada usia lan'ut meru"akan salah satu "enyakit yang terus meningkat insidens dan "revalensinya setia" tahun. /anyak sekali 7aktor resiko yang menim ulkan gangguan "ada sistem kardiovaskular lan'ut usia. 2da 7aktor resiko endogen se"erti usia, hi"erli"idemia, dia etes melitus, dll. (an ada 7aktor resiko eksogen yaitu gaya hidu", se"erti merokok, alkohol, kurang olahraga, dll. +aktor resiko "un ada yang irre!ersible se"erti usia, 7aktor keturunan dan 'enis kelamin. 2da yang sulit dihindari se"erti 7aktor ke"ri adian. (an ada yang da"at dihindarai se"erti merokok, hi"ertensi, dia etes melitus, hi"erkolesterolemia, dll. (alam menim ulkan gangguan "ada sistem kardiovaskular, 7aktor resiko ini ada yang ersi7at inde"enden (!ontoh # (%, o esitas, mikroal uminemia,dll) dan ada terkait dengan dis7ungsi ventrikel aki at "roses aterosklerosis se"erti disli"idemia, merokok, ds . Seringkali ditemui kesulitan dalam menegakkan diagnosa e era"a "enyakit kardiovaskular "ada usia lan'ut. 8al ini dise a kan karena "enyakit yang tidak menun'ukkan ge'ala khas atau karena "enyakit tum"ang tindih dengan "enyakit lainnya. ,ntuk mendiagnosa "enyakit kardiovaskular "ada lan'ut usia di"erlukan e era"a "emeriksaan tam ahan lain se"erti "emeriksaan la oratorium, MKG, 1chocardiography, +oto 0ontgen thoraU dll. 3enatalaksanaan yang te"at hanya isa dilakukan ila diketahui "enye a dan 7aktor "resi"itasi yang melatar elakangi suatu "enyakit kardiovaskular. Ta"i "enatalaksanaan untuk "ara lansia le ih ditu'ukan ke"ada tera"i non7armakologis dari"ada tera"i 7armakologis. Tera"i 7armakologis di erikan se!ara !ermat dengan mem"ertim angkan 'enis o at, 'umlah o at, e7ek sam"ing o at, interaksinya dengan o at lain dan 7ungsi organ, terutama gin'al dan he"ar "asien lansia yang sudah menurun. 6"erasi da"at dilakukan se agai alternati7 terakhir. 3enyakit arteri "eri7er (323) meru"akan mani7estasi yang "aling umum dari aterosklerosis sistemik dimana lumen arteri ekstremitas a)ah tersum at se!ara "rogresi7 oleh "lak aterosklerotik. Iika hal ini menye a kan o struksi aliran darah, maka da"at mun!ul ge'ala*ge'ala, mulai dari mani7estasi klasik "enyakit arteri "eri7er, yaitu nyeri "ada saat aktivitas 7isik yang hilang dengan eristirahat (klaudikasio intermiten) sam"ai nyeri saat istirahat (iskemik tungkai yang kritis). 3enelitian menun'ukkan ah)a sekitar &*5G"ria dan $*&G )anita yang erusia 60 tahun atau le ih memiliki ge'ala klaudikasio yang ringan sam"ai sedang. 2ngka ke'adian 323 meningkat se'alan dengan usia. 3ada se agian lansia 323 da"at asim"tomatik dan da"at disertai gangguan kardiovaskular lain, se"erti "enyakit arteri koroner. Fansia dengan 323 memiliki risiko yang le ih tinggi untuk mortalitas karena "enyakit arteri koroner, kardiovaskular atau karena se a lain. +aktor*7aktor yang da"at dimodi7ikasi, se"erti merokok, hi"ertensi, disli"idemia dan dia etes melitus harus di"er aiki "ada "asien* "asien ini untuk mem"erlam at "rogresivitas "enyakit.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

$04

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

DAFTAR PUSTAKA

4ongestive heart 7ailure in the elderly# the 4ardiovas!ular 8ealth Study. Am 9 8eriatr 6ardiol0 +//>? -,4+5& @-3@., %athe) ST, Gottdiener IS, KitAman ( et al. V3%1(# $50$065&W 3ato7isiologi Konse" Klinis 3roses*3roses 3enyakit. Mdisi 4, /uku $. 3ri!! S.2., -ilson F.%. Iakarta # MG4. $;;5 /uku 2'ar Geriatri ( 1lmu Kesehatan ,sia Fan'ut) (armo'o 0./, %artono 8.8., Iakarta # /alai 3ener it +K,1. &005 8eart 7ailure )ith "reserved le7t ventri!ular systoli! 7un!tionB e"idemiology, !lini!al !hara!teristi!s, and "rognosis. 9 Am 6oll 6ardiol0 +//>? >,4,5& ,-A3,+A, 8ogg K, S)ed erg K, %!%irray I. V3%1(# $50$5$0;W Guidelines 7or management o7 hy"ertension# re"ort o7 the 7ourth )orking "arty o7 the /ritish 8y"ertension So!iety, &004 * /8S 1>. 9 Human Hypertension0 +//>? -. 4,5& -,B3-.*, -illiams /, 3oulter E0, /ro)n %I et al. V3%1(# $4;755$&W %anagement o7 "eri"heral arterial disease o7 the lo)er eUtremities in elderly "atients. 9 8erontol A Biol )ci Med )ci0 +//>? *B4+5& -A+3-AA, 2rono) -S. V3%1(# $4;;;055W 4ardiovas!ular 3hysiology*4hanges -ith 2ging. The American 9ournal of 8eriatric 6ardiology />=/-=+//,, %elvin (. 4heitlin, %( Serum insulin*like gro)th 7a!tor 1 and risk 7or heart 7ai7ure in elderly individuals )ithout a "revious myo!ardial in7ra!tion# The +ramingham 8eart Study. 2nnals o7 1nternal %edi!ine &005B$5;#64&*4=. Fevy (, -ilson 3-+. 4ongestive 8eart +ailure in the Mlderly# The 4ardiovas!ular 8ealth Study 3osted 059$59&004 Sunil T. %athe), %(B Iohn S. Gottdiener, %(B (alane KitAman, %(B Gerard 2urigemma, %(B Iulius %. Gardin, %( 3eri"heral 2rterial (isease # 1denti7i!ation and 1m"li!ation. 2meri!a %edi!al 2sso!iation. &005 B %ohler M0. ))). 2r!hinternmed.!om

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

$05

Gangguan Sistem Kardiovaskular

Triyana Sari, S. Ked (406077055)

RANGKUMAN GANGGUAN SISTEM KARDIOVASKULAR

Gangguan sistem kardiovaskular "ada usia lan'ut meru"akan salah satu "enyakit yang terus meningkat insidens dan "revalensinya setia" tahun. /anyak sekali 7aktor resiko yang menim ulkan gangguan "ada sistem kardiovaskulat lan'ut usia. 2da 7aktor resiko endogen se"erti usia, hi"erli"idemia, dia etes mellitus, dll. (an ada 7aktor resiko eksogen yaitu gaya hidu", se"erti merokok, alkohol, kurang olahraga, dll. +aktor resiko "un ada yang irreversi le se"erti usia, 7aktor keturunan dan 'enis kelamin. 2da yang sulit dihindari se"erti 7aktor ke"ri adian. (an ada yang da"at dihindarai se"erti merokok, hi"ertensi, dia etes mellitus, hi"erkolesterolemia, dll. (alam menim ulkan gangguan "ada sistem kardiovaskular, 7aktor resiko ini ada yang ersi7at inde"enden (!ontoh# (%, o esitas, mikroal uminemia,dll) dan ada terkait dengan dis7ungsi ventrikel aki at "roses aterosklerosis se"erti disli"idemia, merokok, ds . Seringkali ditemui kesulitan dalam menegakkan diagnosa e era"a "enyakit kardiovaskular "ada usia lan'ut. 8al ini dise a kan karena "enyakit yang tidak menun'ukkan ge'ala khas atau karena "enyakit tum"ang tindih dengan "enyakit lainnya. ,ntuk mendiagnosa "enyakit kardiovaskular "ada lan'ut usia di"erlukan e era"a "emeriksaan tam ahan lain se"erti "emeriksaan la oratorium, MKG, M!ho!ardiogra"hy, +oto 0ontgen thoraU dll. 3enatalaksanaan yang te"at hanya isa dilakukan ila diketahui "enye a dan 7aktor "resi"itasi yang melatar elakangi suatu "enyakit kardiovaskular. Ta"i "enatalaksanaan untuk "ara lansia le ih ditu'ukkan ke"ada tera"i non* 7armakologis dari"ada tera"i 7armakologis. Tera"i 7armakologis di erikan se!ara !ermat dengan mem"ertim angkan 'enis o at, 'umlah o at, e7ek sam"ing o at, interaksinya dengan o at lain dan 7ungsi organ, terutama gin'al dan he"ar "asien lansia yang sudah menurun. 6"erasi da"at dilakukan se agai alternati7 terakhir.

Ke"aniteraan Gerontologi %edik +akultas Kedokteran ,niversitas Tarumanagara Sasana Tresna -erdha .ayasan Karya /hakti 012 3em angunan, 4i u ur 3eriode $0 Se"tem er &007 * $5 6kto er &007

$06