Anda di halaman 1dari 48

UJIAN PRESENTASI KASUS GERIATRI Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Panti Werdha Kristen Hana

PEMBIMBING : dr. N. Saelan Tadjudin, Sp.KJ


DISUSUN OLEH :

Wiwi Gunawan 406091069

IDENTITAS

Nama Jenis kelamin Umur Tempat / tanggal lahir Agama Status Perkawinan Pendidikan Alamat Tanggal Masuk PWK

: Oma Oey Kwat Nio : Perempuan : 86 tahun : Sukabumi, 13 September 1924

: Kristen : Tidak Menikah : Assisten Apoteker : Jalan Jeruk Manis 2 no.5 : 6 Januari 2005

RIWAYAT MEDIS
Diperoleh dari : Autoanamnesa ( 26 -28 November 2010 )

Keluhan Utama : Darah tinggi Keluhan Tambahan Tidak ada

Riwayat Penyakit Sekarang

Sejak kurang lebih selama hampir 6 tahun di panti werdha Hana, oma K merasa senang dan betah , Oma K mengeluh sedikit kaku pada leher mungkin karena penyakit darah tinggi yang di derita selama ini. Oma K mengaku, sejak pertama kali masuk panti werdha Hana, beliau sudah menderita penyakit ini. Oma mengaku dapat tidur dengan nyenyak baik pada siang maupun pada malam hari. Pada siang hari oma biasa tidur selama 1 - 1,5 jam dan pada malam hari selama 5 - 5,5 jam. Oma mengaku tidak merasakan pusing atau sakit kepala, mual, muntah, sakit dada maupun sesak nafas.

Riwayat Makan

Nafsu makan baik , makan 3x sehari ditambah dengan snack pada pagi dan sore ,gizi cukup. Oma mengaku menyukai makanan seperti tahu , tempe, ayam goreng, dan jenis sayuran yang disukai yaitu sayur asem dan sop. Untuk makanan yang bersantan, Oma K tidak menyukainya, begitu pula dengan makanan yang terlalu pedas dan terlalu asin Oma menyadari akan penyakit hipertensi yang dimilikinya sehingga ia mengurangi makan makanan yang asin. Maka sebagai penggantinya Oma lebih suka menggunakan kecap manis sebagai penambah rasa pada masakan, apabila makanan yang di makan terasa hambar. Ketika masuk PWK Hana, oma memiliki berat badan sekitar 42 Kg, dan sampai sekarang, menurut beliau berat badannya tidak mengalami perubahan yang berarti.

Riwayat Buang Air Kecil

Lancar, kuning jernih, tidak ada darah , tidak nyeri pada saat berkemih, 5 - 6 kali / hari

Riwayat Buang Air Besar

Lancar, padat, kuning coklat, tidak ada darah, tidak ada lendir, 1 2 kali / hari.

Riwayat Penyakit Dahulu

Riwayat Penyakit :
Hipertensi Cardiomegali Infeksi Saluran Kencing ( Januari 2005 ) Post Op. Fraktur Throchanter Sinistra ( Maret 2005 ) Mikosis ( Agustus 2005 ) Herpes Zooster ( September 2005 ) Leiomyoma Uteri ( April 2006 ) Asam urat : disangkal Alergi : disangkal Kencing manis : disangkal Jantung : disangkal Ginjal : disangkal Paru : disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga


Riwayat Penyakit : Darah tinggi Oma K Asma Penyakit jantung Kencing manis Ginjal Paru-paru

: diakui, diderita oleh ibu : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal

Riwayat makan dan minum

Pada saat kecil makanan oma mengikuti menu keluarga sehari hari. Semasa hidup, makanan yang dimakan oma dinilai cukup sehat. Menurut Oma, ibu beliau yang menyiapkan makanan untuk disantap oleh keluarga. Sepengamatan Oma K, Ibunya sering memasak makanan dengan berbahan dasar babi. Hal ini mungkin yang menyebabkan stroke yang di alami oleh Ibunda Oma K.

Riwayat prenatal, perinatal, masa kanak -kanak dan remaja

Oma lahir di Sukabumi pada tanggal 13 September 1924. Oma lahir sebagai anak ke-7 dari 9 bersaudara. Menurut oma tidak ada masalah yang bermakna pada saat dan setelah lahir. Masa kanak kanak oma sebagian besar diisi dengan bermain bersama anggota keluarga dan teman teman lingkungan. Sejak kecil, oma merupakan anak yang aktif. Beberapa permainan yang sering dimainkan oma, yaitu permainan bola bekel dan boneka bonekaan. Masa kanak kanak Oma K dirasakan cukup bahagia. Oma memiliki keluarga yang harmonis dan oma mendapat didikan yang disiplin dari kedua orang tuanya .

Riwayat Pendidikan

Oma memiliki jenjang pendidikan sampai Sekolah Assisten Apoteker. Awalnya Oma hanya Oma lulus sampai SMP, Oma K mengaku apabila ingin meneruskan pendidikan, Oma harus pindah ke Jakarta. Namun, Orang tua Oma K tidak sanggup membiayai, namun setelah Tante Oma bersedia membiayai hidup dan bertanggung jawab, akhirnya Oma diperkenankan untuk melanjutkan Keperawatan di Salah satu rumah sakit yang sekarang bernama Rumah Sakit Husada. Oma K menjalani pendidikan keperawatan disana selama 1 tahun, kemudian terjadi perang dengan Jepang. Hal ini membuat beliau tidak bisa sekolah dan harus mengganggur selama 4 tahun. Namun, Oma K yang senang membaca tersebut tidak menghentikan pendidikannya, Dan akhirnya beliau belajar di Pendidikan Assisten Apoteker dengan dibiayai oleh Paman Oma. Oma K hanya belajar selama 2 tahun, kemudian beliau dipanggil untuk bekerja di RADKAM.

Riwayat Pekerjaan
Oma K pernah bekerja di perusahaan RADKAM dan Kalbe Farma. Di RADKAM, oma bekerja sebagai assisten apoteker. Setelah pensiun dari RADKAM, oma meneruskan karir pekerjaannya di Kalbe Farma. Disana, beliau menjabat di bagian Scientific Department sampai oma berhenti dari pekerjaannya. Oma berhenti dari pekerjaannya oleh karena faktor usia ( 80 tahun ). Pada saat muda penghasilan oma tergolong cukup

Riwayat Perkawinan

Oma K mengaku tidak menikah. Baginya, bukan karena tidak ada yang suka beliau. Namun mungkin karena Oma K agak sedikit kaku dan tertutup. Oma merasa jodoh di tangan Tuhan, namun beliau tidak terlalu khawatir dengan kehidupannya yang tidak menikah. Oma merasa selama hidupnya, beliau lebih senang hidup mandiri. Selain itu, Oma senang untuk mengejar karier untuk memberikan uang kepada orang tuanya.

Riwayat Keluarga

Oma adalah anak ke 7 dari 9 bersaudara. Orangtua oma keduanya sudah meninggal, Ayah dan Ibu oma meninggal karena sakit. Ibu Oma, meninggal akibat stroke yang dialami beliau. Sedangkan Ayah Oma meninggal akibat terkena penyakit kulit, menurut dokter yang merawat beliau menderita SSJ. Dari 9 bersaudara sekarang hanya tinggal oma K dan adiknya laki-laki yang paling kecil meninggal belum lama ini. Oma sering di kunjungi oleh keponakannya yang dari Jakarta. Dan beliau merasa senang dengan hal tersbut, karena masih ada yang memberikan perhatian kepada dirinya.

Riwayat Kehidupan Sosial

Semasa hidup, oma dikenal orang sebagai orang yang ramah, sangat mandiri, tidak suka tergantung dengan orang dan punya banyak teman. Oma pandai bergaul dengan orang orang disekitarnya.

Riwayat Agama

Kedua orang tua oma bukanlah seorang Kristen melainkan menganut Kepercayaan Kong Hu Chu, namun Oma K menjadi Kristen sejak dari SMP. Oma merupakan jemaat yang taat dan rajin pergi ke gereja setiap minggunya sampai sekarang. Dan menurutnya, sewaktu sebelum masuk ke panti werdha Hana, beliau sangat sering mengikuti kegiatan yang diadakan oleh gerejannya.

Situasi Kehidupan Sekarang

Saat ini Oma berada di Panti Werdha Hana ruang Perawatan yang dihuni secara bersamaan oleh banyak oma opa lain. Waktu pertama kali masuk ke Panti Werdha Hana, beliau menempati kamar di Asrama Lama. Namun oleh karena kejadian Oma K jatuh di kamar pada tanggal 18 Maret 2005, Oma K berpindah ke Ruang Perawatan. Oma merasa lebih nyaman di ruang perawatan, oleh karena takut jatuh apabila beliau dipindahkan ke kamar lamanya lagi. Hal ini yang menyebabkan sampai sekarang, Oma K berada di ruang perawatan. Oma K juga sering ikut dalam acara-acara panti seperti senam, berbagai acara di gereja, dan lain-lain.

Situasi Kehidupan Sekarang

Oma mengaku masuk ke panti dengan keinginan sendiri serta dibantu gerejanya. Oma mengaku telah menjual rumahnya kepada Gereja, dan mempercayakan Gereja untuk mengurus serta membiayai perawatan dirinya. Selain dari Gereja, Oma K mendapat bantuan uang pensiun dari perusahaan tempat beliau bekerja dulu. senang berada di panti ini karena disini Oma merasa dapat melayani Tuhan dengan talenta yang dimilkinya dan segala kebutuhannya baik jasmani dan rohani dapat terpenuhi. Oleh karena itu oma aktif dalam mengikuti semua kegiatan-kegiatan panti.

Persepsi Oma Tentang Diri dan Kehidupannya

Oma meyerahkan diri seluruhnya kepada Tuhan, dan merasa sudah mendapat berkat dari Tuhan baik berupa umur, kesehatan dan keyakinan. Oma juga mengaku siap dipanggil Tuhan kapan saja. Oma selalu mensyukuri hari-hari yang dijalaninya. Dan selalu semangat dan optimis dalam menjalani hidupnya sehari hari. Oma ingin hidupnya menjadi garam dan terang bagi sesama. Umur tua tidak membuat dirinya berhenti untuk tetap disiplin, aktif, dan terus belajar dari segala sesuatu yang ia dapat.

PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK

STATUS INTERNIS
Keadaan umum : baik Kesadaran : compos mentis Tekanan darah : 130/ 80 Nadi : 78 x / menit, irreguler RR : 20 x/menit Pernapasan : Torako-abdominalis Berat badan : 42 kg Tinggi badan : 150 cm Status Gizi : IMT = BB ( kg ) = 42 = 18.66 kg/m2 TB2(m) (1,50)2 Normoweight

PEMERIKSAAN FISIK
Kepala : Bentuk bulat, tidak teraba benjolan, rambut hitam keputihan, terdistribusi merata , tidak gampang dicabut, tidak tampak kelainan kulit kepala

Mata

: Arkus senilis

PEMERIKSAAN FISIK
MATA Bentuk Konjungtiva Sklera Palpebra KANAN Normal Pucat Ikterik Edema KIRI Normal Pucat Ikterik Edema -

Pupil
IOL Visus TIO

Bulat isokor
diameter 3 mm, RC + Positif Tidak dilakukan pemeriksaan normal

Bulat isokor
diameter 3mm, RC + Positif Tidak dilakukan pemeriksaan normal

PEMERIKSAAN FISIK
Telinga : Bentuk normal, liang telinga lapang, sekret -/-. serumen +/+, gangguan pendengaran -/-, nyeri tarik aurikula -/-, KGB pre-infra-retro aurikula tidak teraba, fungsi pendengaran baik Hidung : Bentuk normal, septum deviasi -, sekret -/-, darah -/-, pernafasan cuping hidung

PEMERIKSAAN FISIK
Mulut : Bentuk normal, faring hiperemis -, bibir kering -, lidah kotor -, Tonsil T1-T1 tenang, kebersihan mulut cukup, gigi geligi sudah tidak ada.

Leher : Trakea ditengah, tiroid tidak teraba, KGB supra dan infra klavikula, submandibularis, suboksipitalis tidak teraba, tidak dijumpai struma
Kulit : Bentuk normal, warna putih, tidak pucat, ikterus -, sianosis

PEMERIKSAAN FISIK
Pulmo Inspeksi nafas Palpasi : : Simetris dalam diam dan pergerakan

: Stem fremitus kiri kanan, depan, belakang sama kuat Perkusi : Sonor, batas paru-hepar ICS VI midklavikularis line dekstra Auskultasi : Vesikuler, Ronchi -/-, Wheezing -/-

PEMERIKSAAN FISIK
Jantung / Cor : Inspeksi: tidak tampak adanya pulsasi dari iktus kordis Palpasi: teraba pulsasi dari iktus kordis di ICS V midklavikularis line sinistra Perkusi: Redup, Batas atas jantung : ICS II parasternal line sinistra Batas kiri jantung : ICS V midklavikularis line 2cm bergeser ke lateral Batas kanan jantun : ICS V sternal line dektsra Batas bawah jantung : Diafragma Auskultasi : BJ I & II normal, irreguler, gallop -, murmur -

PEMERIKSAAN FISIK

Abdomen Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi

: : tampak rata, tidak cembung : supel, hepar/lien tidak teraba, tidak nyeri tekan perut : timpani : bising usus + normal.

PEMERIKSAAN FISIK
Status Neurologis : Kesadaran Rangsangan meningeal Peningkatan TIK Pupil 3mm, RC +/+ Nn. Cranialis Motorik Sensorik Sistem otonom Fungsi cerebellum & koordinasi Fungsi luhur Reflek fisiologis Reflek patologis Tanda regresi & dementia : compos mentis :(-) :(-) : bulat, isokor,

: baik : baik : baik : baik


: baik : baik : +/+ :(-) :(-)

STATUS MENTAL

Deskripsi Umum
Penampilan Seorang wanita berusia 86 tahun, tampak wajar untuk usianya, berperawakan agak pendek, rambut putih kehitaman lurus, berpakaian bersih, rapi, higienis diri baik.

Pembicaraan Oma berbicara dengan suara wajar, perkataan dan kalimat jelas. Ada penekanan intonasi, kesan oma berbicara lantang.
Sikap terhadap pemeriksa Oma bersikap sangat kooperatif terhadap pemeriksa. Bicara jujur apa adanya, berterus terang, ceria dan sangat bersahabat.

Deskripsi Umum
Mood dan afek
Mood : eutimik Afek : luas Mood dan afek serasi

Pengendalian Motorik Oma dapat mengontrol gerakan ekstrimitas superior dan inferiornya dengan baik. Oma berjalan menggunakan alat bantu jalan (walker). Kemampuan baca tulis Baik, tidak ada kesulitan yang berarti dalam hal membaca dan menulis. Tingkat Kepercayaan Perkataan oma dapat dipercaya, tidak ada kecurigaan terhadap perkataan oma.

Deskripsi Umum
Gangguan Persepsi dan Gangguan Kognitif 1. Halusinasi auditorik : tidak ada 2. Halusinasi visual : tidak ada 3. Ilusi : tidak ada 4. Depersonalisasi : tidak ada 5. Apraksia : tidak ada 6. Agnosia : tidak ada

Pikiran
1. Arus Pikir a. Produktivitas b. Kontinuitas pikiran c. Hendaya dalam bahasa 2. Bentuk Pikir a. Asosiasi Longgar b. Ambivalensi c. Flight of Ideas d. Inkoherensi e. Verbigerasi f. Persevarasi 3. Isi Pikir a. Fobia b. Obsesi c. Kompulsi d. Ideas of referance e. Waham : cukup : cukup : tidak ditemukan kelainan : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada

Fungsi Intelektual
1. Taraf pendidikan 2. Orientasi : sesuai dengan latar belakang : Baik (tempat, waktu, orang) pendidikan

3. Memori segera : Baik. Oma dapat mengulang dengan benar 3 macam benda yang disebutkan oleh pemeriksa.
4. Memori jangka pendek: Kurang Baik. Oma tidak ingat menu sarapannya. 5. Memori jangka sedang: Kurang Baik. Oma tidak ingat kapan ia masuk PWK Hana 6. Memori jangka panjang : Baik. Oma ingat masa mudanya. 7. Daya konsentrasi dan kalkulasi : Baik 8. Kemampuan baca dan tulis : Oma dapat membaca dan menulis dengan bantuan kacamata. 9. Kemampuan visospasial : Baik 10. Bahasa : Baik

11. Agnosia

: Tidak ditemukan

Deskripsi Umum
SHORT PORTABLE MENTAL STATUS QUESTIONER ( SPMSQ ) Salah 2 Fungsi intelektual utuh GERIATRIC DEPRESION SCALE score 7 ( tidak depresi ) ACTIVITY DAILY LIVING Score 17 ( Ketergantungan Ringan )

LABORATORIUM
Pemeriksaan urine
Protein Glukosa Sedimen : : :

( 25 Juni 2010 )

Eritrosit Leukosit Silinder Sel Epitel Kristal

: 0 1 ( <1 ) : 1 2 / LPB ( 1 6 / LPB) ::+ : -

PH Berat Jenis Warna Bilirubin Urobilinogen Keton Darah samar Nitrit ( bakteri )

: 6 ( 4.5 8 ) : 1025 ( 1003 1030 ) : kuning agak keruh : : 0,5 ( 0,1 1 ) :::-

Deskripsi Umum
Darah lengkap Kimia Darah Karbohidrat
Hb Leukosit : 11 gr/dl : 2,8 ribu /l ( 12 16 ) ( 5 10 )

Fungsi Ginjal
Ureum Creatinin

Glukosa Sewaktu : 142

mg/dl

Elektrolit dan gas darah


Natrium Kalium Chlorida Asam Urat

: 40 mg/dl : 1.1 mg/dl

Lain lain

: 139 mEq/l : 3.7 mEq/l : 105 mEq/l : 4.1 mg/dl

RADIOLOGI

( 21 Maret 2005 )

Foto Thorak AP Cor : CTR membesar tanpa bendungan pembuluh darah paru Pulmo : Kedua Paru hyperaerasi, tidak ada infiltrate, sinus dan diaphragma baik KESAN : Scoliosis TH ringan Cardiomegali

T-score
T-score = - 4

( 18 November 2010 )

KESAN : Osteoporosis

RESUME :
Keadaan Umum : compos mentis, tidak dypsnoe, tidak anemis, tidak ikterik, tidak sianosis, status gizi baik. Tanda vital :
Tensi Nadi RR : 130 / 80 : 78 x / menit, irreguler : 20 x / menit, torako-abdominalis

Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah cukup tinggi disertai disritmia dan pembesaran batas jantung kiri. Dari pemeriksaan laboratorium didapatkan anemia, leucopenia.

DIAGNOSA
DIAGNOSA UTAMA Hipertensi ( terkontrol ) dengan distirmia DIAGNOSA TAMBAHAN
Cardiomegali (hipertropi ventrikel kiri) e.c hipertensi Osteoporosis

Pemeriksaan Penunjang

EKG ECG Foto Thoraks Cek rutin Darah Lengkap Cek rutin Profil lipid dan asam urat Bone Scan

Rencana penatalaksanaan
Hipertensi ( terkontrol ) dengan disritmia Edukasi :
Kurangi makanan yang asin asin dan berlemak Minum obat secara teratur Olahraga teratur

Rencana penatalaksanaan
Th/ Golongan Ca- antagonis Amlodipine ( Norvask ) 1 x 5 mg Nifedipine (,Calcianta )1 x 5 mg Golongan Bloker Propanolol ( Farmadral ) 3 x 20 mg Golongan Nitrat Isosorbid dinitrat ( Fasorbid ) 2-3 x 5mg Indikasi : Menyebabkan berkurangnya kontraksi otot polos pembuluh darah (vasodilatasi), serta pembentukan dan konduksi impuls dalam jantung. Senyawa nitrat juga merupakan vasodilator koroner yang poten.

Rencana penatalaksanaan
Cardiomegali (hipertropi ventrikel kiri) e.c hipertensi Edukasi :
Kurangi makanan yang asin asin dan berlemak Minum obat secara teratur Olahraga teratur

Th/ mengatasi hipertensi

Rencana penatalaksanaan
Osteoporosis
Edukasi : jangan mengangkat bendabenda berat, olahraga ringan secara teratur sesuaikan dengan kemampuan pasien dan diatur agar tidak menambah beban pada tungkai. Dan berjemur pada pagi hari., serta asupan kedelai setiap hari (susu kacang)

Rencana penatalaksanaan
Th/ Antiresoptive Bisphosphonate ( Fosamax ) 1 x setiap minggu Calcium + vitamin Hi-bone 1 x perhari

Indikasi : Pencegahan dan pengobatan osteoporosis pada wanita pra dan pacsa menopause dan memelihara kesehatan tulang

PROGNOSIS
Hipertensi ( terkontrol ) dengan disritmia Ad vitam : ad bonam Ad fungtionam : dubia ad bonam Ad sanationam : dubia Cardiomegali (hipertrofi ventrikel kiri) e.c hipertensi Ad vitam : dubia Ad fungtionam : dubia Ad sanationam : dubia Osteoporosis Ad vitam : dubia ad bonam Ad fungtionam : dubia ad malam Ad sanationam : dubia ad malam

TERIMA KASIH