Anda di halaman 1dari 12

Tips Untuk Menghadapi Test Akpol

Posted: 3 November 2010 in Persayaratan Pendaftaran Calon Taruna Akademi Kepolisian

15
Jika kalian benar-benar ingin mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi calon taruna akpol. Ada beberapa tahapan test yang harus kalian persiapkan, yaitu : Tes kesehatan tahap 1, Psikologi, Akademik, Tes kesehatan 2, Tes kesamaptaan jasmani. Tahapan tes dan seleksi ini sangat membutuhkan kemampuan fisik dan mental yang baik serta kondisi psikologi yang stabil. berikut adalah tips untuk menghadapi tes-tes tersebut :

1. TES KESEHATAN Sebelum kalian mengikuti tes kesehatan, sebaiknya kalian memeriksakan diri atau melakukan General check up di rumah sakit umum atau puskesmas. Dari hasil General check up tersebut, kalian akan mendapatkan hasil check up kondisi kesehatan kalian yaitu ; hasil kesehatan mata, THT, Postur, gigi, Rontgen, jantung dan kesehatan lainnya. Jika dari hasil tersebut kalian memiliki kekurangan, kalian bisa minta saran kepada dokter untuk mengetahui bagaimana cara pemulihannya. Waktu yang tepat untuk melakukan General chek up di lakukan dari jauh-jauh hari / beberapa bulan sebelum test. kenapa demikan? karena pada saat kalian mengetahui hasil check up tersebut dan kalian mendapatkan kekurangan, kalian dapat memperbaikinya dari jauh-jauh hari.

2. PSIKOLOGI Psikologi / psikotes di mana yang di nilai di sini adalah tingkat kecerdasan (IQ), Sifat serta kepribadian. Tes ini mertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan di bidang keilmuan. Dalam tes psikologi ini di kelompokkan menjadi empat jenis tes, yakni tes verbal atau bahasa, tes numerik atau angka, tes logika dan tes spasial / gambar. Untuk mempelajari tes-tes tesebut, kalian dapat membeli buku-buku latian soal di toko buku.

3. AKADEMIK Tes akademik yaitu Matematika, B.Indonesia, B.Inggris, TPU (Tes Pengetahuan Umum) dan TPA (Tes Pengetahuan Alam) . Jika kalian masih kelas 3 SMA, kalian harus memanfaatkan waktu kalian untuk belajar semaksimal mungkin. karena test Akademik ini, rata-rata soalnya tidak jauh beda dengan soal yang kalian pelajari. Jika kalian bisa menguasai, kalian juga bisa menguasai soal akademik ini. Dan untuk kalian yang sudah lulus SMA, sebaiknya kalian mengikuti les-les private/les tambahan lainnya untuk mengingatkan pelajaran-pelajaran yang kalian pelajari di SMA.

4. TES KESAMAPTAAN JASMANI

LARI 12 MENIT. Dalam tes ini kalian harus mampu berlari hingga 12 menit, tes ini bertujuan untuk melatih kemampuan dalam ketahanan dan keuletan. Kegiatan yang sangat berperan adalah pernafasan yang harus kalian latih. Pada tes ini, jarak yang di tempuh adalah 400 meter. (setara dengan ukuran lapangan) Untuk calon peseta Pria paling tidak / minimal harus menempuh 6 putaran (2400 m) dan untuk calon peserta Wanita paling tidak / minimal harus menempuh 5 putaran (2000 m).

Push-Up. Tes ini bisa dikatakan oleh banyak orang adalah gerakan yang mudah. Tapi yang perlu kalian ketahui, dalam tes ini kalian harus melakukannya dengan benar. Jika tidak, kalian tidak akan mendapatkan nilai. Saran saya untuk para pemula, lebih baik kalian mendapatkan nilai sedikit tapi kalian melakukannya dengan benar, daripada melakukannya banyak tapi tidak benar karena itu dapat merugikan kalian sendiri.Tes ini dilakukan dalam waktu 1 (satu) menit, dalam tes ini untuk Pria minimal sebanyak 35 kali dan untuk Wanita minimal sebanyak 30 kali.

Pull-up (untuk Pria) dan Chinning (untuk Wanita).

Dalam tes kesamaptaan, tes ini lah yang menurut banyak orang paling sulit. Maka dari itu, untuk mempermudahnya kalian harus melatihnya dari jauh-jauh hari/beberapa bulan sebelum tes. Untuk tes ini, dalam waktu 1 (satu) menit kalian untuk Pria minimal harus mendapatkan 10 kali dan untuk wanita kalian minimal harus mendapatkan 40 kali.

Sit-Up.

Sit-up adalah gerakan yang dilakukan secara duduk bangun. Tes ini dilakukan dalam waktu 1 (satu) menit, untuk Pria minimal harus melakukan sebanyak 35 kali dan untuk Wanita sebanyak 30 kali.

Shuttle Run. ini adalah tes lari yang membentuk angka 8 yang berjarak 10 meter. Dalam tes ini kalian harus berlari sekencang-kencangnya menuju tiang, karena semakin sedikit waktu yang di tempuh semakin besar poin yang di dapat.

Renang

Dalam tes renang jarak yang di tempuh 25 meter dengan gaya bebas. Jika kalian belum bisa berenang, sebaiknya latihlah dari jauh-jauh hari / beberapa bulan sebelum test.

I. Urutan Kepangkatan POLRI


Nama Singkatan Pangkat PERWIRA TINGGI Jenderal Jend. Pol Polisi Komisaris Komjen Jendral Polisi Pol Inspektur Jenderal Irjen Pol Polisi Brigadir Jenderal Polisi Simbol Letak

Pundak

Brigjen Pol

PERWIRA MENENGAH Komisaris Kombes Besar Polisi Pol Ajun Komisaris AKBP Besar Polisi Pundak Komisaris Polisi Kompol

PERWIRA PERTAMA Ajun Komisaris AKP Polisi Inspektur Iptu Polisi Satu Pundak Inspektur Polisi Dua Ipda

BINTARA TINGGI Ajun Inspektur Aiptu Polisi Satu

Ajun Inspektur Aipda Polisi Dua BINTARA Brigadir Bripka Polisi Kepala Brigadir Brippol Polisi Brigadir Briptu Polisi Satu

Pundak Brigadir Polisi Dua

Bripda

TAMTAMA Ajun Brigadir Abrippol Polisi Ajun Brigadir Abriptu Polisi Satu Ajun Brigadir Abripda Polisi Dua Bhayangkara Bharaka Kepala Bhayangkara Bharatu Satu

Pundak

Bhayangkara Bharada Dua

II. Urutan Kepangkatan dan Golongan PNS Nama Pangkat Golongan GOLONGAN IV

Ruang

Pembina Utama Pembina Utama Madya Pembina Utama Muda Pembina Tingkat I Pembina GOLONGAN III Penata Tingkat I Penata Penata Muda Tingkat I Penata Muda GOLONGAN II Pengatur Tingkat I Pengatur Pengatur Muda Tingkat I Pengatur Muda GOLONGAN I Juru Tingkat I Juru Juru Muda Tingkat I Juru Muda

IV IV IV IV IV III III III III II II II II I I I I

e d c b a d c b a d c b a d c b a

Perkiraan Pangkat Ketika Pensiun Berikut ini daftar perkiraan Pangkat ketika Pensiun dan umur pertama kali masuk. Adapun perkiraan ini berdasarkan pangkat reguler atau struktural yang kenaikan pangkatnya setiap 4 tahun. Prediksi umur pensiun di batasi hingga umur 56 tahun dalam tabel ini. Perkiraan pangkat antara usia masuk dengan pensiun (Klik gambar untuk memperbesar) I. Perkiraan Pangkat Pensiun TNI dan Polri

II. Perkiraan Pangkat Pensiun PNS

Polri (sekarang) Perwira Perwira Tinggi Jenderal Polisi

Polri (dulu)

Jenderal Polisi

Komisaris Jenderal Polisi Inspektur Jenderal Polisi Brigadir Jenderal Polisi Komisaris Besar Polisi Ajun Komisaris Besar Polisi Komisaris Polisi Ajun Komisaris Polisi Inspektur Polisi Satu Inspektur Polisi Dua Ajun Inspektur Polisi Satu Ajun Inspektur Polisi Dua Brigadir Polisi Kepala Brigadir Polisi Brigadir Polisi Satu Brigadir Polisi Dua Ajun Brigadir Polisi Ajun Brigadir Polisi Satu Ajun Brigadir Polisi Dua Bhayangkara Kepala Bhayangkara Satu Bhayangkara Dua

Letnan Jenderal Polisi Mayor Jenderal Polisi Brigadir Jenderal Polisi Perwira Menengah Kolonel Letnan Kolonel Mayor Perwira Pertama Kapten Letnan Satu Letnan Dua Bintara Tinggi Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Dua Bintara Sersan Mayor Sersan Kepala Sersan Satu Sersan Dua Tamtama Kopral Kepala Kopral Satu Kopral Dua Prajurit Kepala Prajurit Satu Prajurit Dua

C.TES IQ Dari informasi yang gw dapet juga,nanti bakalan ada tes iq gan,soal nya gak susah sih tapi kalo agan semua gak biasa di jamin dah bakal stress ngadapin tes IQ...makanya harus latihan dulu dari sekarang search aja di google banyak kok..ya tes nya sih kaya gini. A.Tes Logika Aritmatika. : Tes ini terdiri atas deret angka. Yang diukur adalah kemampuan analisa anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud deret angka) untuk kemudian memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola tersebut. Tipsnya: 1) jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur perhitungan matematika saja yaitu jangan terpaku pada 3 -4 angka terdepan dalam deret namun adakalanya anda melihat deret secara keseluruhan karena pola bisa berupa urutan, pengelompokan berurutan maupun pengelompokan loncat. 2) Ingat keterbatasan waktu. Jangan terlalu asyik dan terpaku hanya pada sebuah soal yang penasaran ingin anda pecahkan, lompati ke soal berikutnya karena terkadang soal di bawahnya lebih mudah dipecahkan dibandingkan soal sebelumnya. 3) Anda bisa melatih kemampuan anda ini dari buku-buku tes UMPTN/SPMB untuk materi deret hitung/deret ukur. Contoh: - 16 8 4 2 1 1/2 - 45 15 18 6 9 3 B.Tes Logika Penalaran. : Tes ini terdiri atas deret gambar baik 2 maupun 3 dimensi. Yang ingin diukur dalam tes ini adalah kemapuan anda dalam memahami pola-pola/kecenderungan tertentu (dalam wujud gambar) untuk kemudian melakukan prediksi berdasarkan pola anda tersebut: Tipsnya: konsetrasi, hati-hati dan teliti. Karena bentuk-bentuk yang ditawarkan hampir serupa walau tak sama.Contoh:

C.Analog Verbal Test. : tes ini terdiri atas 40 soal yang berisi sinonim/antonim/analog suatu kata. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan logika anda terhadap sebuah kondisi, untuk melihat sejauh mana anda memahami sebab-akibat suatu permasalahan. Tipsnya: Apabila anda bermasalah dengan konsentrasi dan logika, anda bisa mem-bypass-nya dengan menghafal soal dan jawaban. Karena beberapa kali penulis menghadapi tes in, soal yang diberikan relatif sama. Contoh: - wanita : kebaya = pria : - a. sepatu b. baju c. topi d. jas - kubus : pyramid = empat persegi : - a. peti b. mesir c. pentagon d. segitiga D.Kraeplien/Pauli. : Tes ini terdiri atas gugusan angka-angka yang tersusun secara membujur (atas-bawah) dalam bentuk lajur-lajur. Calon pegawai diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dalam waktu tertentu di setiap kolom dan menuliskan disampingnya. Yang diukur dalam tes ini adalah konsistensi, ketahanan, sikap terhadap tekanan, kemampuan daya penyesuaian diri, ketelitian sekaligus kecepatan dalam mengerjakan suatu pekerjaan. Tipsnya : 1) Jangan sekalipun menggunakan pensil mekanis dalam tes ini melainkan pensil biasa atau pulpen saja, karena tes ini sangat terikat dengan waktu. Pensil mekanis membutuhkan di-reload ketika ujung granitnya habis, mekanisme ini membutuhkan waktu sekitar 0.5-1 detik. Apabila anda melakukan reload dalam 10 lajur berarti anda telah kehilangan waktu 5-10 detik. 2) Usahakan jumlah angka yang dijumlahkan di masing-masing kolom stabil. Hasilnya akan lebih baik jika dibandingkan anda memaksakan diri di awal tes namun tergopoh-gopoh di pertengahan dan akhir tes. Kendalikan diri anda untuk menghemat tenaga. 3) Jangan sekalipun melakukan cheating terhadap waktu maupun hasil penjumlahan. Hal ini akan merugikan anda sendiri karena justru untuk cheating anda akan membutuhkan waktu sekian detik untuk memutuskan dan itu berarti justru membuang waktu dan memubuat grafik penjumlahan anda tidak alami. 4) Hal yang paling penting dari keseluruhan tes kraeplein adalah konsentrasi. Terkadang anda akan merasa blank padapertengahan tes, namun anda harus bisa bangkit & fokus lagi pada tes. Untuk itu kondisi fisik sangat berpengaruh. Usahakan tidak begadang dan sarapan dahulu sebelum berangkat tes karena model tes ini sangat menyedot energi anda. E.Wartegg Test: Tes ini terdiri atas 8 kotak yang berisi bentukan-bentukan tertentu seperti titik, garis kurva, 3 garis sejajar, kotak, dua garis saling memotong, dua garis terpisah, tujuh buah titik tersusun melengkung dan garis melengkung. Anda akan diminta menggambar kemudian menuliskan urutan gambar yang telah anda buat, lalu menuliskan nomor gambar mana paling disukai, tidak disukai, sulit dan mudah menurut anda. Yang diukur dalam tes ini adalah emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek. Contoh: Tipsnya adalah: 1) Urutan menggambar sebaiknya anda buat kombinasi antara sesuai nomor dan acak. Misalnya 1,2,3,4 kemudian 8,7,6,5. Karena apabila anda menggambar berdasarkan urutan 1,2,3,4,5,6,7,8 anda dipandang HRD sebagai orang yang kaku/konservatif sedangkan apabila anda menggambar secara acak misalnya 5,7,6,8,3,2,4,1 anda akan dipandang HRD sebagai

orang yang terlalu kreatif, inovatif dan cenderung suka akan breaking the low. 2) Kalau anda bergender lelaki jangan mulai dengan nomor 5, karena beberapa anggapan menyebutkan hal ini berpengaruh terhadap orientasi seks anda. Berikut ini adalah salah satu contoh pengerjaan yang pernah digunakan penulis untuk melewati tahap psikotes ini:

F.Draw A Man Test (DAM): Tes ini mengharuskan anda untuk menggambar sesorang, untuk kemudian anda deskripsikan usia, jenis kelamin dan aktifitas orang tersebut. Tes ini dipergunakan untuk mengatahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja. Tipsnya: 1) Gambarlah orang tersebut secara utuh mulai dari ujung kepala sampai ke ujung kaki, termasuk detil muka seperti mata, hidung, mulut dan telinga. 2) Gambarlah orang tersebut dalam keadaan sedang melakukan aktifitas, misalnya pak tani sedang membawa cangkul, eksekutif muda sedang menenteng koper dsb. G.Army Alpha Intelegence Test. : Tes ini terdiri atas 12 soal yang berisi kombinasi deretan angka dan deretan bentuk. Soal satu soal kadang terkait dengan soal sebelumya. Yang diukur dalam tes ini adalah kemampuan daya tangkap Anda dalam menerima dan melaksanakan instruksi dengan cepat dan tepat. Tipsnya : konsentrasilah kepada apa yang dikatakan narator, karena narator tidak akan mengulang instruksi tersebut dan waktu yang diberikan sangat terbatas. Sabar, jangan terburu menjawab, sebelum narator selesai memberikan instruksi. Contoh: Narator akan mediktekan soal sebagai berikut : Coretlah angka ganjil dalam kotak dan coretlah angka genap yang berhuruf dala m lingkaran, kerjakan! dan pada lembar jawaban akan diberikan gambar sebagai berikut

: H.Menggambar Pohon.:

Tes ini terdiri atas tugas untuk menggambar pohon dengan kriteria : berkambium (dicotyl), bercabang dan berbuah. Sehingga tidak diperbolehkan kepada anda menggambar pohon jenis bambu, pisang, semak belukar ataupun jenis tanaman monocotyl lainnya. Tipsnya : 1) Pada setiap tes menggambar pohon yang pernah dilalui, penulis selalu menggambar pohon nangka. Karena pohon tersebut mewakili jenis tanaman dicotyl / berkambium. 2) Walaupun anda tidak begitu pandai dalam hal menggambar, usahakan menggambar secara detil dan rinci setiap komponen dari pohon tersebut seperti tangkai, bentuk daun, kerapatan daun, buah, akar bahkan alur pohon. 3) Untuk hasil yang lebih maksimal, fotolah pohon tersebut, pelajari karakter jenis pohonnya, kemudian latihlah

kemampuan I.Edwards

menggambar Personal

anda

dengan Preference

mengacu

pada Schedule

foto

tersebut. (EPPS).:

Tes ini terdiri atas pilihan-pilhan jawaban yang paling mencerminkan diri anda. Tes ini dipergunakan untuk mengetahui seberapa besar motivasi, kebutuhan dan motif seseorang. Tipsnya: 1) Jawablah setiap pertanyaan dengan jujur sesuai dengan kondisi anda, setidaknya yang paling mendekati, karena pertanyaan akan berulang di nomor-nomor berikutnya, sehingga apabila jawaban anda tidak sinkron, hal ini akan merugikan Anda. Kejujuran anda terkait dengan cerminan kesesuaian diri anda terhadap lowongan pekerjaan yang anda lamar. 2) Secara keseluruhan, tes EPPS ini memang paling sulit untuk di-adjustment (diakali), namun setidaknya ada beberapa pertanyaan yang bisa di-adjustment untuk disesuaikan dengan lowongan pekerjaan yang anda pilihan. Misalnya ketika anda melamar menjadi pegawai Bank, pilihlah jawaban-jawaban yang mencerminkan kejujuran, keteraturan, kedisiplinan dan mampu bekerja dalam teamwork. 3) Karena sulitnya proses adjusment tehadap tes ini, jalan paling praktis yang dapat ditempuh adalah memperbaiki diri (self improvement) anda dalam segala hal, setup diri anda menjadi seakan-akan seseorang profesional dalam setiap tingkah laku keseharian anda seperti: jujur, tepat janji, tanggung jawab dan disiplin. Karena cerminan pola pikir dan tingkah laku positif diri anda, akan tertuang tanpa anda sadari dalam hasil tes. Contoh Soalnya: A. Saya Saya B. Saya ingin suka bebas memuji untuk orang melakukan apa yang saja saya saya kagumi kehendaki

B. A.

merasa

yang

merasa bahwa Saya suka

dalam banyak hal saya kalah mengelakkan tanggung jawab

dibandingkan orang lain dan kewajiban-kewajiban

J.10.

Learning

By

Doing.:

Pengalaman memang guru yang paling baik. Lakukan perbaikan-perbaikan secara continue baik terhadap diri anda maupun terhadap kemampuan anda, di setiap psikotes yang anda hadapi. Misalnya seperti : melatih diri terhadap kesalahan/kesulitan yang dihadapi pada psikotes sebelumnya, membaca kembali materi psikotes secara keseluruhan semalam sebelum menghadapi psikotes (refreshment) dan mempersiapkan fisik sebaik-baiknya karena pada dasarnya psikotes akan selalu Anda kerjakan dalam keadaan tegang dan tekanan. Karena dengan mekanisme tersebut, psikotes bukan meruapakan momok yang harus anda hindari, namun anda akan lambat laun berteman dan akrab dengan psikotes.