Anda di halaman 1dari 4

BAB II TELAAH JURNAL

2.1

Validitas Seleksi a. Kriteria Seleksi Sampel dalam penelitian ini adalah 107 orang dengan usia 18 - 60 tahun yang berobat di poliklinik RS ! dr. ". #$amil !adang dan memenuhi kriteria inklusi serta tidak memiliki kriteria eksklusi pada saat penelitian berlangsung tanggal % "aret &01' ( 18 "aret &01'. !asien berumur lebih dari 17 tahun dan kurang dari 61 tahun. !emilihan sampel dilakukan dengan )ara proportionate stratified random sampling dengan memperhatikan strata yang ada dalam populasi. b. "etode *lokasi Sub$ek !ada penelitian ini+ besarnya sampel dihitung berdasarkan proportionate stratified random sampling yang dilakukan di poliklinik RS ! dr. ". #$amil !adang. ,umlah sampel 107 orang. e. *nalisis *nalisis data yang digunakan adalah analisis uni-ariat dan bi-ariat. *nalisis uni-ariat dilakukan untuk melihat gambaran responden dalam bentuk tabel distribusi dan .rekuensi. *nalisis bi-ariat yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara -ariable bebas dengan -ariable terikat menggunakan u$i )hi s/uare. Standar kemaknaan hubungan yang digunakan adalah p00+0% 1signi.ikansi %23. Seluruh proses pengolahan dan analisis data menggunakan alat bantu komputer dengan program S!SS. .. Kesimpulan 4aliditas Seleksi !enelitian ini mempunyai -aliditas seleksi yang baik dari aspek alokasi sub$ek dan analisis. 5amun+ untuk -aliditas drop out dan 1

concealment tidak ada dikarena $enis seleksinya berupa insidental+ sehingga tidak ada kriteria untuk drop out maupun concealment. 2.2. Validitas Analisis a. *nalisa 6erhadap Base Line Data *nalisis uni-ariat dilakukan untuk melihat gambaran masingmasing -ariabel baik -ariabel independen 1komunikasi dokter ( pasien3 maupun -ariabel dependen 1tingkat kepuasan pasien3 dalam bentuk tabel distribusi dan .rekuensi. *nalisis bi-ariat yang digunakan untuk mengetahui hubungan antara -ariable bebas dengan -ariable terikat menggunakan u$i )hi s/uare. Standar kemaknaan hubungan yang digunakan adalah p00+0% 1signi.ikansi %23. Seluruh proses pengolahan dan analisis data menggunakan alat bantu komputer dengan program S!SS. b. Importancy #ari hasil u$i statistik dengan menggunakan )hi s/uare didapat pada tabel %+ tidak bisa ditentukan signi.ikan atau tidak signi.ikannya penelitian ini dikarenakan ada nilai cell yang bernilai 0+ sehingga dilakukan penggabungan cell terdekat sehingga pada tabel 6 dapat dilihat proporsi responden yang puas lebih banyak ter$adi pada responden dengan komunikasi antara dokter dan pasien yang baik dan )ukup baik bila dibandingkan dengan responden yang komunikasinya kurang baik. 7asil u$i statistik dengan menggunakan chi square+ diperoleh nilai p 8 0+00 1p00+0%3. !00+0% artinya terdapat hubungan yang bermakna antara komunikasi dokter pasien terhadap kepuasan pasien berobat ). Applicabiliti 1. Transportability !enelitian ini menun$ukkan tingkat kepuasan pasien terhadap pelaksanaan komunikasi antara dokter ( pasien dalam memberikan pelayanan kesehatan di !oliklinik RS ! #R. ". #$amil !adang+ serta

&

.aktor yang men$adi priotitas utama dan harus dilaksanakan sesuai harapan pelanggan+ .aktor yang perlu dipertahankan pelaksanaannya+ .aktor yang dinilai kurang penting dan .aktor yang pelaksanaannya dilakukan sangat baik oleh pelayanan dokter keluarga. !enerapan ini tidak hanya dapat dilakukan di kota !adang+ tetapi $uga dapat dilakukan oleh seluruh dokter di 9ndonesia. !en)apaian tingkat kepuasan yang tergolong tinggi sehingga bentuk penerapan komunikasi antara dokter - pasien ini patut dikembangkan untuk masa yang akan datang. !erlunya peningkatan pelayanan dokter dengan standarisasi pelayanan minimal demi ter)apainya kepuasan pelanggan se)ara menyeluruh. 7asil penelitian utama mampu dilaksanakan oleh seluruh dokter di 9ndonesia+ sehingga syarat aspek trasportability terpenuhi.

'

BAB III KESIMPULAN DAN SARAN

3.1. Kesi !"lan ,urnal dengan $udul :7ubungan Komunikasi #okter !asien terhadap Kepuasan !asien ;erobat di !oliklinik RS ! #R. ". #$amil !adang< telah memenuhi persyaratan -aliditas+ dan rele-an untuk digunakan sebagai sumber ilmiah di klinik. 5amun+ kesahihan masih dipengaruhi oleh bias yang ada dalam penelitian dikarenakan sumber penelitian hanya berdasarkan kuesioner dan opini yang berkembang di masyarakat. 3.2. Sa#an Karena penelitian ini -alid+ important+ dan applicable+ maka penelitian ini dapat men$adi dasar untuk dilakukan penelitian lan$utan+ layaknya menggunakan metode penentuan besar sampel yang lebih e.ekti. dengan bias yang minimal agar penelitian ini lebih sahih dan memenuhi standar sebagai sumber ilmiah klinik. ntuk $urnal ini disarankan agar dapat memilah sumber pustaka yang lebih up to date dengan tahun penelitian+ pemilihan kata yang lebih e.ekti. serta baku+ dan menyertakan perbandingan hasil penelitian dengan teori maupun hasil penelitian-penelitian terdahulu.