Anda di halaman 1dari 9

Rotation Locular Counter Current Chromatograpy

Pendahuluan
Prinsip pemisahan pada RLCC sama dengan DCCC yaitu pemisahan komponen berdasarkan perbedaan koefisien partisi komponen pada dua fasa Metoda ini pertama kali dipubliksikan oleh Signer et al. 1956 Alat RLCC terdiri dari 16 kolom gelas (panjang 50 cm, diameter dalam 1,1 cm) yang disusun membujur dalam bentuk silinder yang dapat berotasi pada sumbunya. Kolom dihubungkan dengan pipa-pipa teflon ( diameter dalam 1 mm) Kecepatan rotasi rangkaian kolom dapat di atur

Tiap kolom dibagi oleh cakram teflon atas 37 ruang berbentuk silinder (loculi) Cakram teflon di tengahnya mempunyai lubang kecil (diameter 1 mm) Fase gerak dialirkan melalui lubang cakram Pada pengerjaan , mula-mula rangkaian kolom diatur dengan posisi vertikal, kemudian fase diam dipompakan dari dasar kolom .Rangkaian kolom dibuat berputar pada sumbunya sampai semua gelembung udara keluar dari loculi dan kolom dipenuhi oleh fase diam Sudut inklisi rangkaian kolom diatur pada 20 40 derajat

Fase gerak dipompakan dengan flow rate 15 50 ml/jam dan rotasi rangkaian kolom 60 80 rpm Fase gerak akan melintasi fase diam pada loculi dan melalui lobang cakram pembatas akan menuju loculi berikutnya. Hal ini berlangsung sampai fase gerak mencapai ujung kolom kemudian melalui pipa teflon akan bergerak menuju dasar lubang kolom berikutnya

Pemilihan Fase Gerak

Berbeda dengan DCCC, pada RLCC tidak diperlukan pembentukan droplet yang bergerak melintasi fase diam. Oleh sebab itu pilihan solvent pada pada RLCC dapat lebih luas dibanding metoda DCCC Misalnya kombinasi etil asetat -air tidak dapat digunakan pada DCCC, pada RLCC dapat digunakan Pada RLCC solvent biner dapat digunakan, tetapi untuk meningkatkan selektivitas digunakan solvent terner atau quarterner

Suatu solvent bifasa untuk RLCC dapat lebih dahulu diperiksa dengan KLT Bila komponen yang akan dipisahkan dengan RLCC memberikn Rf 0,8 dengan fase gerak salah satu fase solvent, dan memberikan Rf 0,2 0,4 dengan fase solvent lain, maka diperkirakan solvent tersebut sesuai untuk pemisahan dengan RLCC. Alternatif pencarian solvent lain yaitu dengan melarutkan 5 mg sampel di dalam 5 10 ml tiap fase, kemudian dikocok, lalu ke dua fase dipisahkan, dan tiap-tiapnya diuapkan. Bila pada salah satu fasa ditemukan 15 25% sampel, maka diperkirakan solvent itu sesuai digunakan untuk RLCC Fasa yang mengandung solut terbanyak digunakan sebagai fasa diam