Anda di halaman 1dari 6

diary '120210102092_modul_7.

doc'
%No 1
%menggunakan polynomial Lagrange dan Newton
%kemudain membandingkannya
x=[79 190 357 524 690]; % x adalah nilai untuk besaran suhu (C)
y=[1 0.932 0.839 0.759 0.693]; %y adalah nilai untuk konduksi termal relatif k
z=100; % z adalah nilai suhu baru yang akan dihitung konduksi termalnya
polag(x,y,z)
ans =
0.9868
%kita dapatkan k=0.9868 pada T=100 C
%setelah itu menggunakan polynomial Newton
newtpol(x,y,z)
ans =
0.9868
%kita dapatkan k=0.9868 pada T=100 C
%sekarang untuk T=500 C
%maksut saya T=550 C
x=[79 190 357 524 690]; % x adalah nilai untuk besaran suhu (C)
y=[1 0.932 0.839 0.759 0.693]; %y adalah nilai untuk konduksi termal relatif k
z=550; % z adalah nilai suhu baru yang akan dihitung konduksi termalnya
polag(x,y,z)
ans =
0.7478
%kita dapatkan k=0.7478 pada T=550 C
%sekarang menggunakan polynomial newton
newtpol(x,y,z)
ans =
0.7478
%kita dapatkan juga k=0.7478 pada T=550 C
%dari kedua metode ini dapat kita simpulkan bahwa kita akan mendapatkan harga k
yang sama untuk T yang sama pada kedua metode ini
%===============================================================================
====
%===============================================================================
====
%no 2
%sekarang kita hitung densitas relative udara yang diketahui ketinggiannya
%menggunakan metode spline linier, spline kubik dan spline kuadratik
%untuk yang pertama kita hitung dulu densitas relative udara pada ketinggian 1.5
0
x=[0.000 1.525 3.050 4.575 6.100 7.625 9.150] % x adalah ketinggian
x =
0 1.5250 3.0500 4.5750 6.1000 7.6250 9.1500
y=[1 0.8617 0.7385 0.6292 0.5328 0.4481 0.3741]; % y adalah densitas relative ud
ara
z=1.50;
spline(x,y,z)
{Error: <a href="matlab: opentoline('C:\MATLAB1\spline.m',3,5)">File: spline.m Li
ne: 3 Column: 5</a>
Unexpected MATLAB expression.
}
spline(x,y,z)
m =
-0.0907
ans =
0.8640
%kiata dapatkan densitas relative udara=0.8640 pada ketinggian 1.50
%untuk yang kedua kita hitung densitas relative udara pada ketinggian 4.0
z=4.0;
spline(x,y,z)
m =
-0.0717
ans =
0.6704
%kita dapatkan densitas relative udara=0.6704 pada ketinggian 4.0
%untuk yang ketiga kita hitung densitas relative udara pada ketinggian 8.5
z=8.5;
spline(x,y,z)
m =
-0.0485
ans =
0.4056
%kita dapatkan densitas relative udara=0.4056 pada ketinggian 8.5
%untuk yang ketinggian 10.5 tidak dihitung karena menggunakan rumus ekstrapolasi
%metode yang kedua adalah metode spline kubik
%untuk yang pertama kita hitung dulu densitas relative udara pada ketinggian 1.5
0
z=1.50;
spline2(x,y,z)
ans =
0.8662
%kita dapatkan densitas relative udara=0.8662 pada ketinggian 1.50
%untuk yang kedua kita hitung densitas relative udara pada ketinggian 4.0
z=4.0;
spline2(x,y,z)
ans =
0.7032
%kita dapatkan densitas relative udara=0.7031 pada ketinggian 4.0
%untuk yang ketiga kita hitung densitas relative udara pada ketinggian 8.5
z=8.5;
spline2(x,y,z)
ans =
0.3686
> %kita dapatkan densitas relative udara=0.3686 pada ketinggian 8.5
> %kita dapatkan densitas relative udara=0.3686 pada ketinggian 8.5
|
{Error: Unexpected MATLAB operator.
}
%kita dapatkan densitas relative udara=0.3686 pada ketinggian 8.5
%untuk yang ketinggian 10.5 tidak dihitung karena menggunakan rumus ekstrapolas
i
%metode yang ketiga adalah metode spline kuadratik
%untuk yang pertama kita hitung dulu densitas relative udara pada ketinggian 1.5
0
z=1.50;
spline3b(x,y,z)
ans =
0.8662
%kita dapatkan densitas relative udara=0.8662 pada ketinggian 1.50
%untuk yang kedua kita hitung densitas relative udara pada ketinggian 4.0
z=4.0;
spline3b(x,y,z)
ans =
0.6920
%kita dapatkan densitas relative udara=0.6920 pada ketinggian 4.0
%untuk yang ketiga kita hitung densitas relative udara pada ketinggian 8.5
z=8.5;
spline3b(x,y,z)
ans =
0.4181
%kita dapatkan densitas relative udara=0.4181 pada ketinggian 8.5
%untuk yang ketinggian 10.5 tidak dihitung karena menggunakan rumus ekstrapolasi
%kesimpulan saya dari ketiga metode ini adalah dengan ketinggian yang sama kita
dapatkan densitas relative udara yang berbeda untuk setipa mentode yang digunaka
n, namun jaraknya tidak begitu jauh
%==============================================================================
=====
%==============================================================================
=====
%no 3
%soal ini menggunakan 4 metode, yaitu metode newton, lagrange, spline linier dan
spline kubik
%menghitung viskositas jika diketahui nilai suhunya
x=[0.0 21.10 37.80 54.40 71.10 87.80 100.0]; %x adalah nilai suhu dalam Celsius
y=[ 1.790 1.130 0.6960 0.5190 0.3380 0.3210 0.2960]; % y adalah viskositas
%kita gunakan dulu metode polynomial Newton
%untuk suhu 10 C
z=10;
newtpol(x,y,z)
ans =
1.6207
%kita dapatkan nilai viskositas=1.6207 pada suhu 10 C
%untuk suhu 60 C
z=60;
newtpol(x,y,z)
ans =
0.4572
%kita dapatkan nilai viskositas=0.4572 pada suhu 60 C
%untuk suhu 90 C
z=90;
newtpol(x,y,z)
ans =
0.3334
%kita dapatkan nilai viskositas=0.3334 pada suhu 90 C
%kemudian kita gunakan metode polynomial Lagrange
%untuk suhu 10 C
z=10;
lagran(x,y,z)
{Error using <a href="matlab:helpUtils.errorDocCallback('lagran')" style="font-we
ight:bold">lagran</a>
Too many input arguments.
}
polag(x,y,z)
ans =
1.6207
%kita dapatkan nilai viskositas=1.6207 pada suhu 10 C
%untuk suhu 60 C
z=60;
z=60;
polag(x,y,z)
ans =
0.4572
%kita dapatkan nilai viskositas=0.4572 pada suhu 60 C
%untuk suhu 90 C
z=90;
polag(x,y,z)
ans =
0.3334
%kita dapatkan nilai viskositas=0.3334 pada suhu 90 C
%kemudian kita gunakan metode spline linier
%untuk suhu 10 C
z=10;
spline(x,y,z)
m =
-0.0313
ans =
1.4772
%kita dapatkan nilai viskositas=1.4772 pada suhu 10 C
%untuk suhu 60 C
z=60;
spline(x,y,z)
m =
-0.0108
ans =
0.4583
%kita dapatkan nilai viskositas=0.4583 pada suhu 60 C
%untuk suhu 90 C
z=90;
spline(x,y,z)
m =
-0.0020
ans =
0.3165
%kita dapatkan nilai viskositas=0.3165 pada suhu 90 C
%kemudian kita gunakan metode spline kubik
%untuk suhu 10 C
z=10;
spline3b(x,y,z)
ans =
3.1831
%kita dapatkan nilai viskositas=3.1831 pada suhu 10 C
%untuk suhu 60 C
z=60;
spline3b(x,y,z)
ans =
0.8671
%kita dapatkan nilai viskositas=0.8671 pada suhu 60 C
%untuk suhu 90 C
z=90;
spline3b(x,y,z)
ans =
0.3630
%kita dapatkan nilai viskositas=0.3630 pada suhu 90 C
%dengan memperhatikan bentuk data yang ada, metode yang terbiak menurut saya ada
lah metode polynomial newton dan lagrange
% %=============================================================================
======
%==============================================================================
=====
%no 4
%menghitung kapasitas kalor aluminium yang bergantung pada suhu
%dalam menyelesaikan soal ini, saya menggunakan metode spline linier, karena hub
ungan antar kapasitas kalor dan suhu berbanding terbalik dan memenuhi garis luru
s
x=[-250 -200 -100 0 100 300]; % x adalah kapasitas kalor
y=[0.0163 0.318 0.699 0.870 0.941 1.04]; % y adalah suhu
%untuk suhu=200 C
z=200;
spline(x,y,z)
m =
4.9500e-04
ans =
0.9905
%kita dapatkan nilai kapasitas kalor = 0.9905
%untuk suhu=400 C tidak bisa dikerjakan karena ekstrapolasi
diary off
diary '120210102092_modul_7.doc'