Anda di halaman 1dari 7

(MEMORANDUM of AGREEMENT)

SURAT PERJANJIAN
KERJASAMA DANA INVESTASI DENGAN JAMINAN
BLOCK OF FUND/ SDB.
Nomor : /.-BOF/IX/2014
Pada Hari ini, SENIN Tanggal SATU Bulan SEPTEMBER, Tahun DUA
RIBU EMPAT BELAS, kami yang bertanda tangan dibawah ini :
1. Nama
: MR. .....................................
Perusahaan : PT ..........................................
Jabatan
: President Director
Alamat
:
Jalan................................................................................................
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri sebagai
Pihak Pemilik Dana (Cash Fund), yang selanjutnya dalam Surat
Kesepakatan Bersama ini disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
2. Nama
:
Perusahaan :
Jabatan
:
Alamat
:
Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri sebagai
Pihak Pemilik Cash Collateral
yang selanjutnya dalam Surat
Kesepakatan Bersama ini disebut sebagai PIHAK KEDUA.
Kedua belah Pihak atau PARA PIHAK sepakat menyetujui sejumlah
ketentuan untuk melaksanakan suatu perjanjian (Memorandum of
Agreement) KERJASAMA DANA INVESTASI DENGAN JAMINAN
BLOCK OF FUND/ Sertifikat Deposito Berjangka SDB ) dengan
syarat-syarat sebagai berikut :
Pasal 1
DASAR PERJANJIAN
Kontrak yang telah disepakati bersama oleh Kedua belah
Pihak dalam Kerjasama Dana Investasi ini adalah Total
sebesar Rp. 20.000.000.000.000,- ( Dua Puluh Trilyun Rupiah).
PIHAK PERTAMA setuju dan sepakat akan menempatkan dana
sebesar Rp. 20.000.000.000.000,- (Dua Puluh Trilyun Rupiah)
Pada PT ........................................
Sebagai Jaminan penempatan dana tersebut maka PIHAK KEDUA
akan menerbitkan jaminan untuk PIHAK PERTAMA berupa Sertifikat
Deposito Berjangka sebagai berikut:
1. Jenis Instrument Bank/No
2. Instrument Atas Nama :
Nominal
:
3. Tanggal Terbit
:
4. Tanggal Jatuh Tempo :

MoA Kerjasama Dana Investasi


Hal

5. Jangka Waktu
6. Bank Penerbit

:
:
Pasal 2
KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA

1. PIHAK PERTAMA menyatakan kesediaannya serta menyanggupi


untuk
menyediakan
Dana
Investasi
sebesar
Rp.
20.000.000.000.000,- ( Dua Puluh Trilyun Rupiah) yang
akan digunakan secara bersama-sama PARA PIHAK dengan
Jaminan berupa Sertifikat Deposito Berjangka yang
diterbitkan oleh PIHAK KEDUA.
2. PIHAK PERTAMA bersedia melampirkan Bukti Dana yang saat ini
berada dibawah koordinasi dan kekuasaannya, yang dapat
secara
langsung
diinstruksikan
penggunaannya
sesuai
kesepakatan dari PARA PIHAK. Untuk alasan keamanaan dan
kerahasiaan bank, Bukti Dana PIHAK PERTAMA hanya akan
diperlihatkan langsung kepada PIHAK KEDUA atau Pejabat Bank
berwenang pada Bank Penerbit BLOCK OF FUND (PT. Bank
................... Tbk).
3. PIHAK PERTAMA segera mencairkan serta mendistribusikan atau
menyerahkan Dana Investasi sebagaimana bunyi penjelasan
Pasal 2 ayat 1 apabila penerbit BLOCK OF FUND yang diproses
pembuatannya atau penerbitannya oleh PIHAK KEDUA dalam
kondisi Unconditional, Clear and Clean, serta dibuat melalui
proses perbankan sebagaimana yang berlaku dan telah selesai
diverifikasi oleh Bank PIHAK PERTAMA, yang hasilnya dinyatakan
dapat diterima atau valid.
Pasal 3
KEWAJIBAN PIHAK KEDUA
1. PIHAK KEDUA menyatakan bersedia dan menyiapkan untuk
membuat dan menerbitkan Sertifikat Deposito Berjangka dari
Cash Collateral miliknya sesuai dengan ketentuan Bank yang
berlaku senilai Rp.20.000.000.000.000,- (Dua Puluh Trilyun
Rupiah).
2. Demi alasan keamanan dan kerahasiaan Bank, PIHAK KEDUA
hanya akan memperlihatkan langsung kepada PIHAK PERTAMA
atau Pejabat Bank berwenang pada Bank dimana Dana Tunai
(Cash Fund) milik PIHAK PERTAMA berada.
3. PIHAK KEDUA bersedia menjaminkan BLOCK OF FUND kepada
PIHAK PERTAMA.
Pasal 4
MEKANISME PELAKSANAAN
Mekanisme pelaksanaan disepakati sebagai berikut :

MoA Kerjasama Dana Investasi


Hal

1. PARA PIHAK bersama-sama menanda-tangani Surat Perjanjian


Kerjasama Penggunaan Dana dengan Jaminan BLOCK OF FUND
sebagai dasar kerjasama pelaksanaan pekerjaan/proyek.
2. PARA PIHAK secara bersama-sama menghadap Pejabat Bank
atau Pimpinan Cabang Bank Pelaksana yang sudah ditunjuk oleh
PIHAK KEDUA sehubungan dengan kebenaran dan keabsahan
transaksi tersebut.
3. PIHAK KEDUA akan menyerahkan bukti kepemilikan cash
collateral kepada Bank Pelaksana senilai total transaksi yaitu Rp.
20.000.000.000.000,- (Dua Puluh Trilyun Rupiah) sebagai
dasar untuk menerbitkan BLOCK OF FUND atas nama Pemilik
BLOCK OF FUND sendiri atau PIHAK KEDUA.
4. PIHAK PERTAMA akan menyerahkan bukti kepemilikan dana
berupa Bank Kordinat kepada Bank Pelaksana, yang akan
digunakan PIHAK PERTAMA sebagi pembiayaan Cash Fund untuk
kerjasama pelaksanaan pekerjaan/proyek antara PARA PIHAK
dengan jaminan BLOCK OF FUND milik PIHAK KEDUA.
5. PIHAK KEDUA mengisi dan menanda-tangani Aplikasi Penerbitan
Block of Fund atas nama PIHAK KEDUA sendiri yang didebet dari
Cash Collateral milik PIHAK KEDUA pada Bank Pelaksana senilai
Rp. 20.000.000.000.000,- (Dua Puluh Trilyun Rupiah).
6. Selanjutnya PIHAK PERTAMA akan memindah-bukukan (overbooking) dana tunai senilai Rp. 20.000.000.000.000,- (Dua
Puluh Trilyun Rupiah) dari rekening milik PIHAK PERTAMA
kepada rekening milik PIHAK KEDUA yang berada pada Bank
yang sama sesuai dengan Regulasi perbankan yang berlaku di
Indonesia.
7. Setelah Warkat Bank BLOCK OF FUND diterbitkan, pejabat
berwenang Pihak Bank Penjamin menyerahkan warkat asli BLOCK
OF FUND tersebut kepada PIHAK PERTAMA sebagai jaminan.
8. PIHAK PERTAMA tidak akan menjaminkan BLOCK OF FUND
tersebut kepada PIHAK KETIGA sampai masa perjanjian selesai
atau sampai dengan BLOCK OF FUND jatuh tempo.
9. PIHAK PERTAMA tidak akan mencairkan BLOCK OF FUND atas
nama PIHAK KEDUA tersebut sampai masa jatuh tempo selesai.
Pasal 5
PENGGUNAAN DANA INVESTASI
PARA PIHAK sepakat untuk saling bahu membahu dalam kerjasama
investasi ini sesuai Hak dan Kewajiban masing-masing dengan
penggunaan dana investasi sebagai berikut:
1. PIHAK PERTAMA berhak atas penggunaan dana investasi sebesar
50% (Lima Puluh Persen) dari Dana Tunai(Cash Fund) atau setara
Rp. 10.000.000.000.000,- (Sepuluh Trilyun Rupiah).
MoA Kerjasama Dana Investasi
Hal

2. PIHAK KEDUA berhak atas penggunaan dana investasi sebesar


50% (Lima Puluh Persen) dari Dana Tunai(Cash Fund) atau setara
Rp. 10.000.000.000.000,- (Sepuluh Trilyun Rupiah).
3. PARA PIHAK sepakat bahwa didalam perjanjian Kerjasama ini
tidak menggunakan pola Disconto melainkan Kerjasama, adapun
kewajiban yang perlu dikeluarkan hanya fee Mediasi sesuai
perjanjian Authentic Fee dari nilai BLOCK OF FUND yang
diterbitkan dan disetujui Kedua belah Pihak.

Pasal 6
PERPANJANGAN PENGGUNAAN DANA INVESTASI
1. PARA PIHAK sepakat jika diperlukan dan karena alasan-alasan
tertentu maka baik PIHAK PERTAMA maupun PIHAK KEDUA dapat
mengusulkan perpanjangan masa penggunaan kerjasama dana
investasi tersebut.
2. Opsi perpanjangan penggunaan dana investasi ini dapat
diusulkan dan dilaksanakan untuk maksimal 4 (empat) kali
masa Perpanjangan/Roll Over atau setara dengan 5 (lima)
tahun penggunaan dana.
3. Perpanjangan masa penggunaan dana Kerjasama Investasi akan
dituangkan dalam Addendum Kontrak yang merupakan satu
kesatuan yang tidak terpisahkan dari Kontrak Induk ini.
Pasal 7
PENGEMBALIAN DANA KERJASAMA INVESTASI
PARA PIHAK sepakat akan mengembalikan dana Investasi yang telah
digunakan oleh masing-masing Pihak satu hari setelah masa tenggang
waktu penjaminan sebagaimana
Pasal 1 ayat 6, kecuali jika
sebelumnya telah terjadi kesepakatan masa perpanjangan
penggunaan dana investasi tersebut sebagaimana yang sudah
diatur dalam Pasal 6 tersebut diatas.
Untuk mengatur pengembalian dana investasi tersebut, maka PIHAK
PERTAMA akan menyediakan Rekening Penampungan yang akan
dikonfirmasikan
kepada
PIHAK
KEDUA
sebagai
Rekening
Penampungan pengembalian dana investasi dari PARA PIHAK.
Pengembalian dana investasi diatur sebagai berikut:
1. Paling lambat 14 (Empat Belas) Hari Kalender sebelum tanggal
jatuh tempo (maturity) BLOCK OF FUND masing-masing pihak
akan menyetorkan pengembalian dana pinjaman masing-masing
sebesar Rp. 10.000.000.000.000,- (Sepuluh Trilyun Rupiah)
yang
menjadi
tanggung
jawabnya
kedalam
rekening
penampungan. Setelah pengembalian dana investasi masuk
kedalam
rekening
penampungan
senilai
Rp.
20.000.000.000.000,- (Dua Puluh Trilyun Rupiah) maka
PIHAK PERTAMA akan mengembalikan Jaminan Pembayaran
MoA Kerjasama Dana Investasi
Hal

berupa Sertifikat Deposito Berjangka ( SDB )kepada PIHAK


KEDUA.
2. Apabila karena satu dan lain hal ternyata PIHAK PERTAMA tidak
dapat mengembalikan dana investasi yang telah digunakannya,
maka PIHAK KEDUA dapat meminta kembali BLOCK OF FUND
( SDB ) yang dijadikan jaminan dan dipegang oleh PIHAK
PERTAMA. Selanjutnya PIHAK KEDUA akan mengembalikan
pinjaman yang menjadi tanggung jawab PIHAK KEDUA sebesar
50% (Lima Puluh
3. Pencairkan BLOCK OF FUND yang dijadikan Jaminan dalam
perjanjian ini. Setelah BLOCK OF FUND dicairkan, selanjutnya
PIHAK KEDUA dalam jangka waktu satu tahun harus
mengembalikan 50% (lima Puluh Persen) dari nilai BLOCK OF
FUND atau senilai Rp. 10.000.000.000.000,- (Sepuluh
Trilyun Rupiah) kepada PIHAK PERTAMA, maka perjanjian ini
dianggap gugur dengan sendirinya dan selesai/berakhir.
4. Apabila karena satu dan lain hal ternyata PIHAK KEDUA tidak
dapat mengembalikan dana investasi yang telah digunakannya,
maka PIHAK PERTAMA bersama-sama
PIHAK KEDUA
menghadap Pihak Bank Penerbit untuk mohon dana pencairan
BLOCK OF FUND kepada PIHAK KEDUA sebesar 50% (Lima
Puluh Persen) dari nilai BLOCK OF FUND atau senilai Rp.
10.000.000.000.000,- (Sepuluh Trilyun Rupiah) kepada
PIHAK PERTAMA, maka perjanjian ini dianggap gugur dengan
sendirinya dan selesai/berakhir.
Pasal 8
SIFAT INSTRUMENT
1. Jenis Instrument adalah BLOCK OF FUND atas nama PIHAK
KEDUA atau (Pemilik Collateral)
2. BLOCK OF FUND bersifat unconditional atau pada saat jatuh
tempo BLOCK OF FUND dapat dicairkan tanpa syarat oleh Pemilik
Dana atau PIHAK PERTAMA.
3. BLOCK OF FUND dipegang langsung oleh Pemilik Dana atau
PIHAK PERTAMA ataupun dititipkan kepada Bank Penerbit sampai
masa kontrak barakhir.
4. Dinyatakan keabsahannya oleh Pimpinan Cabang Penerbit BLOCK
OF FUND.
Pasal 9
JAMINAN STATUS DANA dan PERUNTUKANNYA
1. PIHAK PERTAMA selaku Pemilik dana investasi menjamin
sepenuhnya bahwa dana investasi yang akan digunakan
bersama oleh PARA PIHAK berasal atau diperoleh dengan caracara yang sah dan resmi sesuai dengan peraturan perundangundangan keuangan dan perbankan yang berlaku di Indonesia.

MoA Kerjasama Dana Investasi


Hal

2. PIHAK PERTAMA menjamin sepenuhnya bahwa dana investasi


yang akan digunakan bersama berasal atau diperoleh bukan dari
kegiatan yang melanggar hukum misalnya kegiatan kriminal,
teroris atau pencucian uang.
3. PARA PIHAK bersepakat bahwa investasi akan digunakan secara
bersama-sama ini diperuntukan untuk membiayai kegiatankegiatan yang bermanfaat dan berguna sesuai aturan hukum
yang berlaku, dan sama sekali tidak dibenarkan untuk
membiayai
kegiatan-kegiatan
yang
melanggar
hukum
sebagaiman diatur didalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4. PARA PIHAK sepakat dan setuju bahwa substansi perjanjian ini,
asal-usul sumber dana, serta pengggunaan dana oleh masingmasing pihak adalah merupakan tanggung jawab PIHAK
PERTAMA dan PIHAK KEDUA sebagai pihak-pihak yaang
melakukan kerjasama investasi ini. Apabila dikemudian hari
terjadi perselisihan antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA
yang menimbulkan implikasi hukum, baik Perdata ataupun
Pidana serta implikasi hukum yang timbul berkenaan dengan
substansi perjanjian ini seperti asal usul sumber dana ataupun
penggunaan dana tersebut oleh PARA PIHAK, maka hal tersebut
sepenuhnya menjadi tanggung jawab PIHAK PERTAMA dan PIHAK
KEDUA yang melakukan perjanjian dan kerjasama investasi ini.
Pihak Mediasi terkait perjanjian ini, baik Saksi, Mediator dan
Konsultan Perbankan dibebaskan dari segala tuntutan hukum.
Pasal 10
FEE MEDIASI
Dana Mediasi sebesar 6%(enam persen) dari Nilai Kontrak
Rp.20.000.000.000.000 (dua puluh triliun rupiah) untuk para
mediasi terkait yang akan diatur dan dituangkan dalam
Addendum tersendiri dan merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dalam Perjanjian ini.
Pasal 11
ADDENDUM
1. Hal-hal yang belum tercantum dalam MoA ini ataupun yang
belum diatur secara rinci dalam MoA ini, akan diatur dan
ditetapkan berdasarkan musyawarah oleh PIHAK PERTAMA dan
PIHAK KEDUA dalam addendum tersendiri dan merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari MoA ini.
2. Perubahan atau penambahan klausul terhadap perjanjian ini atau
terhadap ketentuan dalam perjanjian ini, hanya dapat dibuat dan
dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama antara PARA PIHAK
yang dituangkan dalam satu kesatuan dengan Perjanjian yang
dibuat sebelumnya.
Pasal 12
PERSELISIHAN
MoA Kerjasama Dana Investasi
Hal

Apabila terdapat perbedaan antara PARA PIHAK atas perjanjian


kerjasama ini maka PARA PIHAK akan menempuh penyelesaian
dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila penyelesaian
perselisihan tidak dicapai dengan cara musyawarah untuk mufakat
maka masing-masing Pihak dapat mengambil langkah hukum melalui
Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta atau Kantor Pengadilan
Negeri lainnya.
Pasal 13
PENUTUP
Demikian MoA ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) dan tandatangani
diatas kertas bermaterai cukup, serta mempunyai kekuatan hukum
yang sama.
Jakarta, .. 2014
PIHAK KEDUA,
PIHAK PERTAMA,
PT. ...............................
PT. .

MR.................................

MR..

SAKSI-SAKSI

1.

2.
.

3.

MoA Kerjasama Dana Investasi


Hal