LAPORAN TUGAS BESAR
STRUKTUR KAYU
Villa Kayu
Diajukan untuk Memenuhi Syarat Kelulusan Mata Kuliah
SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Dosen:
Prof. Dr. Ir. Saptahari Sugiri
Asisten:
Ari, ST.
Disusun oleh:
Fardy Muhammad Ichsan 15008004
Martha Christina Sinurat 15008032
Chris Utomo Valendra 15008112
Hendra 15008128
Luhut Adi Irawan Situmorang 15008138
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2010
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN LINGKUNGAN
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
LEMBAR PENGESAHAN
Tugas Besar Struktur dan Bahan Kayu ini telah diperiksa dan disetujui serta memenuhi
ketentuan layak untuk dikumpulkan guna kelulusan mata kuliah SI-4114 Struktur dan
Bahan Kayu Semester I Tahun Akademik 2011/2012.
Bandung, November 2011
Asisten,
Ari, ST
Villa Kayu
ii
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
KATA PENGANTAR
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga
Laporan Tugas Besar Struktur Beton sebagai salah satu syarat kelulusan mata kuliah
SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat pada
waktunya.
Laporan ini mencakup desain elemen struktur balok, kolom, dan kuda-kuda, sesuai
dengan kriteria dan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Dalam proses
pembuatannya, proses pengerjaan desain struktur beserta gaya-gaya yang bekerja
akibat pembebanan dihitung menggunakan bantuan software SAP2000. Selanjutnya,
desain penampang dilakukan secara manual merujuk pada SNI-03-xxx-2000.
Pada kesempatan ini, penyusun ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak
yang telah banyak membantu dalam proses penyusunan Laporan Tugas Besar Struktur
dan Bahan Kayu ini, diantaranya Bapak Dr. Ir. Saptahari Sugiri, selaku dosen mata
kuliah SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu, Ari, ST., selaku asisten, serta teman-teman
yang telah membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proses
pengerjaannya.
Penyusun menyadari bahwa laporan ini tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu,
kritik
dan
saran dari
segenap pembaca
sangat
diharapkan dalam
upaya
penyempurnaannya di lain kesempatan. Akhir kata, semoga laporan ini berguna dan
berbuah manfaat bagi semuanya.
Dimanapun ku berada, kuambil manfaat lalu kubagikan agar semua keluargaku
merasakan
Bandung, November 2011
Penyusun
Villa Kayu
iii
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
DAFTAR ISI
Villa Kayu
iv
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
DAFTAR TABEL
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
DAFTAR GAMBAR
Villa Kayu
vi
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Manusia dalam kehidupannya, selalu berhadapan dengan kebutuhan
yang beragam. Untuk memenuhi kebutuhannya, manusia membutuhkan
infrastruktur untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut. Infrastruktur
yang dibutuhkan sangat beragam. Salah satu infrastruktur yang penting untuk
menunjang pemenuhan kebutuhan ini adalah infrastruktur bangunan. Tanpa
bangunan, manusia tidak akan mempunyai tempat yang mendukung
pemenuhan kebutuhan mereka.
Salah satu jenis struktur yang dapat digunakan adalah struktur kayu.
Struktur kayu sekarang ini sesungguhnya tidak banyak digunakan karena
kemampuan menanggung bebannya yang cenderung lebih rendah jika
dibanding dengan struktur baja dan struktur beton, dan juga membutuhkan
perawatan yang cukup intensif. Walaupun begitu, struktur kayu menawarkan
estetika tertentu kepada penggunanya yang tidak dapat diberikan struktur
lainnya sehingga sampai sekarang pun struktur kayu masih tetap digunakan
oleh masyarakat.
Perancangan Struktur Kayu membutuhkan perencanaan yang matang
agar diperoleh hasil yang optimal dan sesuai dengan yang diharapkan. Sifat
kayu yang tidak baku seperti baja dan beton karena bahannya merupakan
material alami (sulit dalam penyamaan mutu dan produksinya)
membuat
perancangannya membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam penyesuaian
bahan. Dalam merencanakan struktur kayu, perlu dipertimbangkan beberapa
hal
seperti
elemen-elemen
pembentuknya,
gaya-gaya
dalam,
elemen
sambungan struktur, dan sebagainya yang selanjutnya akan dibahas dalam
tugas besar ini.
1.2
Tujuan
Tujuan dari tugas besar ini adalah:
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
1. Merancang penampang kayu yang efektif dan optimal untuk memikul
beban yang diberikan kepada struktur.
2. Merancang sambungan yang mampu menyatukan elemen-elemen
pembentuk struktur kayu.
3. Menghitung volume kayu yang dibutuhkan untuk merancang struktur
kayu dan mendapatkan rencana anggaran biayanya.
1.3
Metodologi
Metode perancangan yang digunakan dalam laporan ini adalah Metode
LRFD (Load Resistance and Factor Design) dengan panduan Peraturan
Konstruksi Kayu Indonesia (PKKI) dan SNI Kayu 2002.
Program yang digunakan dalam mengerjakan laporan tugas besar ini
adalah sebagai berikut.
1.4
1.
Microsoft Excel
2.
Microsoft Word
3.
SAP 2000
Sistematika Penulisan
Laporan ini terdiri dari enam bab:
1. Bab I Pendahuluan
Pada bab ini digambarkan secara umum mengenai dasar pertimbangan
dan batasan dalam kajian desain struktur kayu.
2. Bab II Dasar Teori
Bab ini berisi tentang dasar-dasar teori sebagai acuan dalam
perancangan struktur kayu. Teori yang akan dikaji adalah teori tentang
perancangan struktur itu sendiri, baik itu mengenai teori bahan kayu,
komponen struktur (lentur, tekan, geser), dan sambungan.
3. Bab III Pembebanan dan Analisis Struktur
Bab ini memaparkan pola pembebanan yang akan dipikul oleh struktur
dan analisis gaya yang terjadi pada struktur.
4. Bab IV Desain Penampang dan Sambugan
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab ini menunjukkan perhitungan yang dilakukan untuk mendapatkan
desain
penampang dan desain
sambungan
yang tepat
untuk
menanggung beban yang akan dialami struktur sehingga masih dalam
batas aman ditempati manusia.
5.Bab V Volume Kayu dan Anggaran Biaya
Bab ini memaparkan volume kayu yang dibutuhkan untuk membangun
struktur kayu yang telah dirancang beserta jenis kayunya, sehingga
kemudian kita bisa mendapatkan rencana anggaran biaya untuk desain
struktur kayu tersebut.
6.Bab VI Kesimpulan dan Saran
Bab ini berisi mengenai simpulan dari proses perancangan dan saran
untuk pengerjaan selanjutnya.
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab II Deskripsi Umum
BAB II
DESKRIPSI UMUM TUGAS
2.1 Proses Desain Bangunan
Proses desain penulangan pelat, balok, dan kolom bangunan portal satu
lantai ini dimulai dari pemodelan struktur, pembebanan, dan analisis gaya
dalam menggunakan software SAP2000. Dalam pemodelan struktur, perlu
didefinisikan berbagai elemen pembentuk struktur yang didesain tersebut,
seperti material, frame section, area section dan load case yang akan
diberlakukan pada struktur tersebut. Setelah itu barulah dilanjutkan pada proses
penggambaran struktur serta proses assign dan analisis gaya-gaya dalam
struktur tersebut sesuai dengan peraturan SNI- .
Alur proses desain dapat dilihat pada flowchart berikut ini:
Desain
Gambar
Denah
dan
tampak
banguna
n
Perencana
an beban
Pembebanan yang akan
diterima
bangunan
Preliminary
Design
Asumsi awal
ukuran
penampang
Sturktur
Pemodelan
dan Analisis
Struktur
Pengecekan
Pengecekan hasil Analisis
Struktur dan desain
penampang
Hasil Desain
Gambar 2.1 Flowchart Proses Desain
Villa Kayu
III-1
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab II Deskripsi Umum
1. Preliminary Desain Pelat Lantai
Tipe pelat lantai yang digunakan adalah pelat dengan penebalan kolom.
Pelat bekerja sebagai elemen struktur horizontal yang langsung menerima
pembebanan. Pada struktur yang direncanakan ini, pelat lantai akan
menerima beban sebagai berikut:
Beban hidup (Live Load)
Beban mati yang terdiri dari berat sendiri dan Super Imposed Dead
Load (SIDL)
Akibat pembebanan tersebut, maka pelat harus derencanakan kuat
terhadap gaya dalam momen.
2. Preliminary Desain Balok
Balok adalah elemen horizontal yang menerima transfer beban dari pelat
dan meneruskannya ke konstruksi kolom di bawahnya. Pada struktur
yang direncanakan ini, balok akan menerima beban sebagai berikut:
Beban mati yang terdiri dari berat sendiri
Beban tembok di atasnya
3. Preliminary Desain Kolom
Kolom merupakan elemen yang meneruskan gaya dari balok yang
ditopang oleh kolom-kolom tersebut yang nantinya disalurkan ke dasar
melalui tumpuan yang ada.
Villa Kayu
III-2
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab III Pembebanan
BAB III
PEMBEBANAN
3.1 Pembebanan
Struktur portal akan didesain agar tahan terhadap beban-beban tertentu.
Beban yang bekerja pada struktur portal yang akan didesain adalah:
1. Beban Mati (Dead Load/DL)
Pada suatu struktur, beban mati adalah beban yang berasal dari berat
struktur itu sendiri dan berat material permanen yang menyatu dengan
struktur tersebut, seperti beban tembok, beban plumbing and electrical,
dan lain sebagainya.
Berat Sendiri Struktur
Berat sendiri struktur terdiri dari berat sendiri pelat lantai, berat sendiri
balok anak dan balok induk, dan berat sendiri kolom, yang semuanya
terdiri dari material beton dengan berat jenis 24 kN/m3. Perhitungan berat
struktur akan dihitung menggunakan SAP2000 sesuai dengan berat jenis
dan dimensi struktur tersebut.
Jadi beban mati (dead load) terdiri dari berat sendiri, SIDL, dan beban
tembok.
2. Beban Hidup (Live Load/LL)
Beban hidup adalah beban yang membebani bangunan secara tidak
permanen. Beban hidup dapat berasal dari manusia yang ada di dalam
bangunan, peralatan, dan lain sebagainya. Dalam hal ini beban hidup
hanya membebani pelat lantai, karena pada umumnya beban hidup berada
di atas pelat lantai. Beban hidup ditentukan sebesar 15 kN/m2.
3. Beban Horizontal
Beban horizontal adalah beban timbul akibat kondisi aktual di lapangan.
Villa Kayu
II-1
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab III Pembebanan
Menurut PBI, perincian beban atap yang digunakan adalah sebagai
berikut:
- Beban pada Atap
Beban Mati dan Beban Hujan
Beban
2 meter
Angin
Beban ME dan Plafon
4 meter
Gambar 3.1 Gambar Pembebanan Atap
-
Beban Hidup
Beban hidup yang digunakan adalah 100 kg.
Beban hujan menurut PBI yang digunakan untuk merencanakan
(
rumah adalah
terhadap bidang datar.
Dengan jarak antar kuda-kuda adalah 4 meter maka beban merata
yang akan di terima kuda-kuda adalah 16 kg/m.
Beban yang akan diterima kuda-kuda disetiap titik akibat beban hujan
adalah
Beban angin rencana yang digunakan untuk merencanakan
bangunan adalah:
- Beban angin tekan adalah 25 kg/m2 terhadapa bidang datar.
Dengan jarak antar kuda-kuda adalah 4 meter maka beban merata
yang akan di terima kuda-kuda akibat beban angin tekan adalah
Villa Kayu
II-2
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab III Pembebanan
100 kg/m. beban angin tekan yang akan diterima setiap titik pada
bagian yang mengalami tekanan angin adalah
- Beban rencana angin hisap yang digunakan adalah 40% dari 25
kg/m2 yaitu 10 kg/m2. Dengan jarak antar kuda-kuda adalah 4
meter maka beban merata yang akan di terima kuda-kuda akibat
beban angin tekan adalah 40 kg/m. beban angin isap yang akan
diterima setiap titik pada bagian sisi lain dari bagian yang
mengalami tekanan angin adalah
- Beban mati
Beban mati rencana yang digunakan adalah:
Beban atap adalah 50 kg/m2. Dengan jarak antar kuda-kuda adalah
4 meter maka beban merata yang akan di terima kuda-kuda akibat
beban mati adalah 200 kg/m. maka beban titik adalah 200*2 = 400
kg
Beban mechanical dan Electrical (ME) adalah 25 kg/m2. Jarak
kuda-kuda adalah 4 meter, maka beban merata akibat ME adalah
100 kg/m. Beban tiap titik yang akan diterima oleh kuda-kuda
akibat ME adalah adalah 100*2 = 200 kg.
Beban plafon yang digunakan untuk mendesain adalah 7 kg/m2,
yaitu penggantung langit-langit terbuat dari kayu dengan bentang
maksimum 5 meter. Jarak kuda-kuda adalah 4 meter, maka beban
merata akibat plafon adalah 28 kg/m. Beban tiap titik yang akan
diterima oleh kuda-kuda akibat platfond adalah adalah 28*2 = 56
kg.
Beban pada Bangunan
Beban hidup
Beban hidup yang digunakan adalah berdasarkan PBI yaitu sebesar
200 kg/m2.
-
Villa Kayu
Beban Mati
II-3
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab III Pembebanan
Beban mati yang digunakan adalah beban SIDL yang menurut PBI
adalah sebesar 40 kg/m2 yaitu Lantai kayu sederhana dengan balok
kayu tanpa langit-langit dengan bentang maksimum 5 meter dan
untuk beban hidup maksimum 200 kg/m2.
Kombinasi Beban
Pada perencanaan struktur, beban-beban yang ada harus dikombinasikan
dengan faktor-faktor tertentu sehingga akan menghasilkan beban ultimate
(U) sebagai dasar perencanaan.
Beberapa kombinasi pembebanan yang diterapkan pada struktur sesuai
dengan SNI-2847-03-2002 adalah sebagai berikut:
Kombinasi I
U = 1,4 DL
Kombinasi II
U = 1,2 DL + 1,6 LL+0,5 La
Kombinasi III
U : 1,2 DL + 1,6 La+0,5 LL
Kombinasi IV
U : 1,2 DL + 1,2 R+ 1 LL+ 1,3 W
Kombinasi V
U : COMB1+COMB2+COMB3+COMB4
Kombinasi VI
U : ENVELOPE
3.2
Peraturan
Peraturan dalam desain kali ini mengacu pada SNI-03-xxx-2000.
Villa Kayu
II-4
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
BAB IV
ANALISIS STRUKTUR
Analisis Struktur pada Perencanaan rumah Villa menggunakan bantuan
software Structural Analysis Program (SAP). Langkah-langkah pengerjaan
analisis struktur dengan SAP adalah sebagai berikut:
1. Kilik FileNew ModelGrid OnlyOkKlik KananEdit Grid Data
(Sesuaikan Grid sebagai berikut):
Gambar 4.1 Gambar Menyusun grid
2. Kemudian klik DefineMaterialAdd New Material (Sesuaikan
Properti sebagai berikut):
Villa Kayu
II-5
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Gambar 4.2 Gambar Membuat Material
3. Kemudian Klik DefineSection PropertiesFrame SectionAdd New
PropertyOtherSection Designer
Villa Kayu
II-6
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Kemudian Penampang digambar.
Gambar 4.3 Gambar Merencanakan Ukuran Penampang
Villa Kayu
II-7
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
4. Kemudian menyesuaikan Properti penampang dengan cara Klik
ShapeRectangleKlik Kanan Sudut Persegi PanjangSesuaikan
properties
Ulangi langkah diatas untuk setiap elemen struktur. Tak lupa mengganti Set
Modifier Balok
Gambar 4.4 Gambar Set Modifier Balok
Untuk elemen struktur kolom, nilai Set Modifier Kolom
Gambar 4.5 Gambar Set Modifier Kolom
5. Kemudian Mendefenisikan section yang lainnya dengan cara
DefineArea SectionAdd New Section
Villa Kayu
II-8
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Gambar 4.6 Gambar Section Slab
6. Langkah berikutnya adalah membuat respon Spektrum bangunan dengan
cara DefineFunctionResponse SpectrumAdd New
FunctionInput Period vs Acceleration
Villa Kayu
II-9
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Gambar 4.7 Gambar Proses Desain Respon Spektra
Kemudian klik Period vs TimeConvert to User DefinedDisplay
GraphOK
7. Langkah berikutnya adalah mendefinisikan beban yaitu dengan langkah
sebagai berikut: DefineLoad PatternAdd New Load Pattern
Gambar 4.8 Gambar Mendefinisikan Beban
8. Kemudian Mendifinisikan Load Case dengan cara Define Load
CasesAdd New Load Case
Villa Kayu
II-10
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Gambar 4.9 Gambar Load Case
Untuk Load Case QuakeX dan QuakeY diklik Modify Lateral Load
Gambar 4.10 Gambar Modify Lateral Load
9. Kemudian mendefinisikan Load Combination dengan langkah sebagai
berikut: DefineLoad Combination(Sesuai dengan aturan pembebanan
SNI Kayu 03-xxxx-2000)Add New Combo
Gambar 4.11 Gambar Load Combination
Villa Kayu
II-11
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
10. Setelah proses Define selesai, tinggal menggambar struktur pada grid
yang sudah disediakan.
Gambar 4.12 Gambar Model Bangunan
Untuk mempermudah grid-grid dapat dihilangkan dengan cara klik
kananEdit Grid DataModifyHide All Grid Lines
Setelah menggambar struktur selesai, lakukan Assign Load beban point untuk
tiap-tiap joint atap dan beban merata untuk tiap-tiap balok yang tersedia, serta
beban SIDL, LL, RAIN, dan WIND struktur.
Villa Kayu
II-12
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Gambar 4.13 Gambar Pembebanan
11. Nilai-nilai dari Load yang telah kita assign dapat di check dengan cara
DisplayShow Load AssignJoint//Frame/Cable/Tendon.
Gambar 4.14 Gambar Pengecekan Pembebanan
Setelah semua proses Assign dan Define selesai, Run Analysis, lalu check
defleksi izin dari nilai momen terbesar yang dihasilkan pembebanan. Dalam
hal ini nilai momen terbesar dihasilkan pembebanan COMB2.
Villa Kayu
II-13
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Gambar 4.15 Gambar-gambar Hasil Analisis Gaya Dalam Batang
12. Klik kanan rangka batang yang mengetahui momen terbesar.
Villa Kayu
II-14
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Gambar 4.16 Gambar Gaya Dalam Maksimal Batang
Untuk kondisi momen yang paling kritis, nilai defleksi balok masih
memenuhi syarat SNI Kayu 03-xxxx-2000 yaitu sebesar L/240 dalam hal
ini L = 4000 mm.
Villa Kayu
II-15
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
BAB IV
PERHITUNGAN PERENCANAAN PENAMPANG
1. Penampang Balok
-
Balok Anak
Beban mati
Lantai kayu sederhana dengan balok kayu
40 kg/m2.
Langit-langit eternit termasuk penggantung
11 kg/m2.
M/E
40kg/m2.
Maka total beban mati yang bekerja adalah
91kg/m2.
Beban Hidup
200 kg/m2.
Beban hidup rencana adalah
Jarak setiap balok anak adalah 50 cm dan panjang bentang balok anak
adalah 2 meter. Sehingga luas pengaruh B1 adalah 1 m2. Maka bebanbeban yang bekerja pada balok adalah
DL adalah 91 kg dan LL adalah 200 kg. Beban ultimate yang bekerja
pada B1 adalah:
(
Beban balok yang bekerja per meter adalah
.
Gaya geser maksimum yang terjadi adalah
Momen maksimum yang terjadi adalah
Untuk perhitungan lendutan
Villa Kayu
/m2.
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Kayu yang digunakan untuk balok adalah kayu Bangkirai dengan E=
22950 MPa, masa jenis 910 kg/m3. Kayu yang digunakan untuk plat
adalah kayu Merbau dengan E = 15740 MPa dan berat jenis adalah 840
kg/m3.
Berdasarkan tabel SNI kayu, kayu dianggap termasuk pada kode E 23
dengan properti kekuatan kayu adalah
Fb = 56 MPa, Ft= 56 MPa, Fv = 6.4 MPa, Ew = 22000MPa, dan FC+=
21 MPa.
Faktor Koreksi yang akan digunakan adalah Ct, CM, CL, CF, Cfu, Ci, Cr
-
Faktor koreksi layan basah (CM) = 0.85
Faktor temperature (Ct) = 1 dengan asumsi suhu< 38C dan dalam
kondisi kering.
Faktor penggunaan permukaan datar (Cfu) = 1
Faktor Koreksi Ukuran CF.
( )
((
diambil
Faktor Koreksi Pembagi Beban (Cr) adalah 1.15, faktor koreksi
pembagi beban untuk kayu masif.
Faktor Koreksi Takikan (Ci) adalah 0.80
Faktor Koreksi Stabilitas Balok (CL)
Nilai CL yang digunakan adalah 1 karena 2<d/b<5 dan balok dianggap
akan dikekang pada posisi tumpuannya menggunakan kayu massif
pada seluruh ketinggian balok.
-
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
MOMEN
Sehingga Fb= 56 Mpa*0.85*1*1*1*1.15*0.80*1 = 43,792 MPa.
Modulus Penampang Perlu untuk balok anak adalah
Coba kayu 4/10, dengan
Kapasitas Momen balok adalah
maka balok akan kuat menahan
momen.
GESER
Fv = Fv (CM*Ct*Ci) = 6.4 MPa*0.85*1*0.8 = 4.352 MPa
Lalu dicek
DEFLEKSI
dan Nilai Inersia Penampang adalah 3.333.333,33 mm4
Lendutan terhadap beban hidup (LL)
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Lendutan ijin adalah
Lendutan terhadap beban mati (DL)
(
Lendutan ijin adalah
TAHANAN TUMPU
Ru = Vu = 2,105 KN
FC+= 21(CM*Ct*Ci*Cb) = 14,28 MPa
A perlu = 2105 N / 14,28 MPa = 147,408 mm2.
Sehingga panjang lb perlu adalah 14,7/4 = 3,67 cm diambil 4 cm.
Akan tetapi karena ukuran balok 4/10 tidak ada di pasaran dan untuk
mendapatkannya harus dipesan terlebih dahulu, maka ukuran balok anak
yang digunakan adalah 5/12 yang bisa diperoleh dipasaran dengan
mudah. Kekuatan balok 5/12 akan lebih kuat daripada balok 4/10.
Coba kayu 5/12
Kapasitas Momen balok adalah
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
maka balok akan kuat menahan
momen.
GESER
Fv = Fv (CM*Ct*Ci) = 6.4 MPa*0.85*1*0.8 = 4.352 MPa
Lalu dicek
DEFLEKSI
dan Nilai Inersia Penampang adalah 7200000 mm4
Lendutan terhadap beban hidup (LL)
Lendutan ijin adalah
Lendutan terhadap beban mati (DL)
Lendutan ijin adalah
TAHANAN TUMPU
Ru = Vu = 2,105 KN
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
FC+= 21(CM*Ct*Ci*Cb) = 14,28 MPa
A perlu = 2105 N / 14,28 MPa = 147,408 mm2.
Sehingga panjang lb perlu adalah 14,7/5 = 2,94 cm diambil 3 cm.
-
Balok Induk
- Total beban mati yang bekerja adalah
91kg/m2*4
- Beban hidup rencana adalah
200 kg/m2.*4 = 800 kg/m
= 364 kg/m
- Reduksi beban hidup
[
17,16KN/m
- Gaya geser maksimum yang terjadi adalah
- Momen maksimum yang terjadi adalah
- Untuk perhitungan lendutan
MOMEN
- Fb= 56 Mpa*0.85*1*1*1*1.15*0.80*1 = 43,792 MPa.
- Modulus Penampang Perlu untuk balok anak adalah
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
- Coba kayu 20/28, dengan
- Kapasitas Momen balok adalah
maka balok akan kuat
menahan momen.
GESER
- Fv = Fv (CM*Ct*Ci) = 6.4 MPa*0.85*1*0.8 = 4.352 MPa
-
- Lalu dicek
DEFLEKSI
dan Nilai Inersia Penampang adalah 365.866.666 mm4
- Lendutan terhadap beban hidup (LL)
(
- Lendutan ijin adalah
- Lendutan terhadap beban mati (DL)
(
- Lendutan ijin adalah
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
TAHANAN TUMPU
Ru = Vu = 34,39 KN
FC+= 21(CM*Ct*Ci*Cb) = 14,28 MPa
A perlu = 34390 N / 14,28 MPa = 2408,26 mm2.
Sehingga panjang lb perlu adalah 2408,26/200 = 120 mm =12 cm..
2. Penampang Kolom
3. Penampang Kuda-kuda
Berdasarkan Perhitungan Beban dari PBI maka beban yang dipikul kuda400 kg
kuda adalah
400 kg
400 kg
D
G
F
A
458
H
256 kg
256 kg
kg
E
256
kg
RV
RV
Gambar 4.1 Gambar Beban Pada Atap Kuda-kuda
-
Sudut kemiringan kuda-kuda adalah 45
(
maka SAB = 948 /Sin 45 =1340,67 kg
-
Villa Kayu
458 kg
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Dicoba balok adalah 10/12 dengan nilai S = 1/6*10*122 = 240 cm3 dan
Luas penampang adalah 120 cm3.
Kekuatan kayu adalah Fb = 56 MPa, Ft= 56 MPa, Fv = 6.4 MPa, Ew
= 22000MPa, dan FC+= 21 MPa.
Tarik untuk penampang bersih
Penampang bersih adalah
((
))( )
Ft = 56 * CM*Ct*Cf*Ci = 56 * 0,85*1*0,8*1 = 38,08 MPa
Dan tegangannya (T) = 38,08 MPa* 11562,5 mm2 = 440300 N = 440,3 KN.
Kemudian dibandingkan terhadap beban yang bekerja
Tarik untuk penampang Kotor
Penampang bersih adalah
Ft = 56 * CM*Ct*Cf*Ci = 56 * 0,85*1*0,8*1 = 38,08 MPa maka tegangannya
(T) = 38,08 MPa* 12000 mm2 = 456960 N = 456,9 KN.
Kemudian dibandingkan terhadap beban yang bekerja
Cek terhadap lentur
Q= 1,2 DL+1,6 LL = 1,2(200) + 1,6 (16) = 265,6 kg/m2 = 2,655 KN/m2
fbu = Mu/Sx = 5,312 KN m/240 cm3 =5,312 KN.m/0,00024 m3 = 22133,33
KN/m2 = 22,133 MPa.
Fb= 56*CM*Ct*CL*CF*Ci*Cr*CFU = 56 Mpa*0.85*1*1*1*1.15*0.80*1 =
43,792 MPa.
Lalu di cek
OK
-
Cek lentur ditambah tarik
Ft = 38,08 MPA
Fb*= 56*CM*Ct *CF*Ci*Cr*CFU = 56 Mpa*0.85*1*1*1.15*0.80*1 = 43,792
MPa.
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Cek Lentur Minus Tarik
fbu = 22,133 MPa
fTu = Tu/A = 9,48 KN/120 Cm2 = 9,48 KN/0,012 m2 = 790 KN/m2 = 0,79 MPa
Fbn**= 56*CM*Ct*CL*CF*Ci*Cr= 56 Mpa*0.85*1*1*1*1.15*0.80 = 43,792
MPa.
Persamaan interaksinya:
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
BAB VI
SAMBUNGAN
1. Perhitungan sambungan tipe gigi
Dengan cara trial and error, kita mendapatkan sambungan yang paling
tepat yang memenuhi:
Penghubung kuda-kuda dengan balok
Diketahui:
Nu
= 16000N
= 10 cm
= 14 cm
= 45o = 0,79 rad
= 0,75
=1
Fv
= 520 N/cm2 (mutu E16)
1. Menentukan tm, lm, dan em
Dicoba
tm = 3 cm
lm = 22 cm
(tm 1/3 b)
(lm 1,5h; lm 20 cm)
em = 1,2 cm
2. Menghitung faktor koreksi (C)
CM
= 0,97 (balok kayu)
Ct
=1
Ci
= 0,8
(suhu 38oC)
3. Menghitung Fv terkoreksi (Fv)
Fv
= Fv.C = 403,52 N/cm2
4. Cek memenuhi atau tidak
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
1131,71 11924,92
Kesimpulan
Bab IV Analisis Struktur
OK!
: digunakan sambungan gigi dengan tm = 3 cm; lm = 22
cm; dan em = 1,2 cm
2. Perhitungan sambungan baut
Dengan cara trial and error, kita mendapatkan sambungan yang paling
tepat yang memenuhi:
Zu .z.Z
Penghubung balok dengan balok
Diketahui:
Em
= 1544000 N/cm2
Es
= 1544000 N/cm2
Am
= 140 cm2
As
= 140 cm2
tm
= 10 cm
ts
= 10 cm
= 0o = 0 rad
= 0,84 g/cm3 (kayu merbau)
1. Menentukan D, nf, nr, dan ni
Diambil:
D = 1,5 cm
nf = 1 buah
nr = 1 baris
ni = 1 buah
2. Menghitung (EA)m, (EA)s, dan REA
(EA)m = (EA)s = 2,16.108 N
REA = (EA)min/(EA)max = 1
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
3. Menghitung faktor koreksi Cg
= 0,246.D1,5 kN/mm = 142913,09 N/cm
(sambungan kayu ke kayu)
s
= 8 cm
Didapat u = 1,005, m = 0,902, ai = 0,949
Cg = 0,949
4. Menghitung faktor koreksi C
jarak
min
max
yang dipilih
5.25
10.5
10.5
2.25
3.875
4.5
2.25
2.25
ujung
jarak
tepi
jarak as
ke as
jarak per
baris
Didapat C = 1
5. Menentukan Fyb, Fes, Fem
Diambil Fyb = 45000 psi = 31004 N/cm2
Fem = Fes = 16000.G1,84 = 11,609 psi = 7998,3 N/cm2
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
6.
Bab IV Analisis Struktur
Menghitung Re dan Rt
Re
= Fem/Fes = 1
Rt
= tm/ts = 1
7. Menghitung k1, k2, dan k3
Setelah dihitung didapat k1 = 0,414, k2 =1,043, k3 = 1,043
8. Menentukan besar Z
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Tabel 6. 1 Persamaan Z baut untuk satu alat pengencang dengan satu irisan
menyambung dua komponen
Maka didapat:
Tabel 6.2 Tabel Nilai Z
Mode
Besar Z
(N)
Villa Kayu
Im
99578.64
Is
99578.64
II
46216.32
IIIm
43385.45
IIIs
43385.45
IV
21274.599
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Diambil yang paling minimum, Z = 21274,6N
9. Menghitung Z terkoreksi (Z)
Z = Z.Cg.C = 20181,99 N
10. Cek memenuhi persamaan atau tidak
Zu .z.Z'
12100 1.0,65. 20181,99
12100 13118,29
Kesimpulan
OK!
: digunakan sambungan baut dengan D = 1,5 cm; nf = 1
buah; nr = 1 baris; ni = 1 buah
Penghubung kolom dengan balok
Diketahui:
Em
= 1544000 N/cm2
Es
= 1544000 N/cm2
Am
= 140 cm2
As
= 140 cm2
tm
= 12 cm
ts
= 10 cm
= 0o = 0 rad
= 0,84 g/cm3 (kayu merbau)
1. Menentukan D, nf, nr, dan ni
Diambil:
D = 1,5 cm
nf = 1 buah
nr = 1 baris
ni = 1 buah
2. Menghitung (EA)m, (EA)s, dan REA
(EA)m = (EA)s = 2,16.108 N
REA = (EA)min/(EA)max = 1
3. Menghitung faktor koreksi Cg
Villa Kayu
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
= 0,246.D1,5 kN/mm = 142913,09 N/cm
(sambungan kayu
ke kayu)
s
= 8 cm
Didapat u = 1,005, m = 0,902, ai = 0,949
Cg = 0,949
4. Menghitung faktor koreksi C
jarak
min
max
yang dipilih
5.25
10.5
10.5
2.25
3.875
4.5
2.25
2.25
ujung
jarak tepi
jarak as
ke as
jarak per
baris
Didapat C = 1
5. Menentukan Fyb, Fes, Fem
Diambil Fyb = 45000 psi = 31004 N/cm2
Fem = Fes = 16000.G1,84 = 11,609 psi = 7998,3 N/cm2
6. Menghitung Re dan Rt
Villa Kayu
Re
= Fem/Fes = 1
Rt
= tm/ts = 1,2
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
7. Menghitung k1, k2, dan k3
Setelah dihitung didapat k1 = 0,459, k2 =1,03, k3 = 1,03
8. Menentukan besar Z
Didapat:
Mode
Besar Z
(N)
Im
119494.37
Is
99578.64
II
51196.201
IIIm
51409.459
IIIs
42841.216
IV
21274.599
Diambil yang paling minimum, Z = 21274,6N
9. Menghitung Z terkoreksi (Z)
Z = Z.Cg.C = 20181,99 N
10. Cek memenuhi persamaan atau tidak
Zu .z.Z'
12100 1.0,65. 20181,99
12100 13118,29
Kesimpulan
: digunakan sambungan baut dengan D = 1,5 cm; nf = 1
buah; nr = 1 baris; ni = 1 buah
Villa Kayu
OK!
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
BAB VII
VOLUME PEKERJAAN DAN RAB
4.1
Volume Pekerjaan
Elemen
Struktur
Tipe
Balok Anak
C12/16
C12/14
B10/14
B10/12
B8/12
Kuda-kuda
B10/12
Gording
Dinding
Pelat
B5/10
D3/20
P3/20
Kolom
Balok Induk
4.2
Villa Kayu
Lebar
(b)
cm
12
12
10
10
8
10
10
10
5
20
20
Dimensi
Tinggi
Panjang
(h)
(L)
cm
16
14
14
12
12
12
12
12
10
3
3
cm
400
400
400
400
400
300
350
400
400
400
400
Rancangan Anggaran Biaya Pembangunan
Jumlah Volume
buah
14
12
23
16
22
31
4
10
17
580
220
m3
1.08
0.81
1.29
0.77
0.84
1.12
0.17
0.48
0.34
13.92
5.28
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Elemen
Struktur
Tipe
buah
m3
12
16
400
14
1.08
Merbau
12
14
400
12
0.81
Merbau
10
14
400
23
1.29
Merbau
B10/12
10
12
400
16
0.77
Merbau
B8/12
12
400
22
0.84
Merbau
10
12
300
31
1.12
Merbau
10
12
350
0.17
Merbau
10
12
400
10
0.48
Merbau
B10/14
B10/12
Gording
B5/10
10
400
17
0.34
Merbau
Dinding
D3/20
20
400
580
13.92
Bangkirai
Pelat
P3/20
20
400
220
5.28
Bangkirai
Jumlah (1)
Villa Kayu
Jenis
Kayu
cm
C12/14
Kudakuda
Jumlah Volume
cm
Kolom
Balok
Anak
Dimensi
Tinggi
Panjang
(h)
(L)
cm
C12/16
Balok
Induk
Lebar
(b)
Bab IV Analisis Struktur
Harga Satuan
Harga Total
Rp/m3
Rp
6.000.000.00
Rp
6.000.000.00
Rp
6.000.000.00
Rp
6.000.000.00
Rp
6.000.000.00
Rp
6.000.000.00
Rp
6.000.000.00
Rp
6.000.000.00
Rp
6.000.000.00
Rp
7.500.000.00
Rp
7.500.000.00
Rp
6.451.200.00
4.838.400.00
7.728.000.00
4.608.000.00
5.068.800.00
Rp
6.696.000.00
Rp
1.008.000.00
Rp
2.880.000.00
Rp
2.040.000.00
Rp
104.400.000.00
Rp
39.600.000.00
Rp
185.318.400.00
IV-1
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
Biaya Tidak Terduga
Biaya Over Head
Biaya Contingency
Jumlah (2)
Villa Kayu
10%
10%
5%
Rp
18.531.840.00
Rp
18.531.840.00
Rp
9.265.920.00
Rp
231.648.000.00
IV-2
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
BAB VIII
KESIMPULAN DAN SARAN
Villa Kayu
5.1
Kesimpulan
5.2
Saran
Bab IV Analisis Struktur
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
DAFTAR PUSTAKA
Catatan Kuliah SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu, Institut Teknologi Bandung.
Villa Kayu
vii
Tugas Besar SI-4114 Struktur dan Bahan Kayu
Bab IV Analisis Struktur
LAMPIRAN
Villa Kayu
viii