Anda di halaman 1dari 1

Kontrol yang dipakai dalam percobaan ini digunakan sebagai pendekatan oleh L.

Orgel pada sintesis


polinukleotida di bawah pengaruh energi panas. Pada percobaan ini, poliuronida (poliuronides)
digunakan dalam sampel empiris yang setara dengan AMP. Hasil dari gambar 1 mendemonstrasikan
bahwa polimerasi AMP tidak terdeteksi pada sampel kontrol yang terdehidrasi pada temperatur di
bawah 100o, dimana hal ini berhubungan dengan data yang diberikan oleh L. Orgel. Sesungguhnya, AMP
bebas terpolimerisasi pada temberatur di atas 100o, ketika nukleotida pada sampel yang mengandung
PU menunjukkan kecepatan polimerisasi asam nukleat maksimum di rentang temperatur 30o-80o.
Kenaikan temperatur pada sampel menghasilkan perubahan (destruksi) pada polinukleotida.

Gambar menunjukkan bahwa catatan: Dehidrasi PU terjadi pada sampel yang mengandung AMP,
Gambar 1 menunjukkan dinamika formasi asam nukleat poly (A) (kromatografi pada kolom selulosa
oligo (dt)) pada temperatur berbeda dalam sampel yang tidak mengandung PU (kontrol) dan sampel
yang mengandung PU (OD pada 260 nm).