Anda di halaman 1dari 7

PAR (Peer Assessment Rating index)

PAR membandingkan maloklusi sebelum dan


sesudah perawatan
Digunakan untuk menentukan:
Evaluasi standar kualitas perawatan
Efektifitas dan efisiensi perawatan
Prioritas perawatan gigi untuk pasien yang
membutuhkan perawatan
Membandingkan sistem pelayanan ortodonsi
secara nasional / internasional

KOMPONEN YG DI PERIKSA

BOBOT

Adanya pergeseran titik kontak (berdesakan)

Relasi gigi posterior (sagital,transversal,vertikal)

Jarak gigit

Tumpang gigit

Pergeseran garis median

Beberapa komponen yang di skor dan di beri bobot


tersebut besarnya tergantung kesepakatan
ortodontis di negara masing masing

Cara Kalkulasi
(SCORING X BOBOT)KOMPONEN 1+ (SCORING X
BOBOT)KOMPONEN 2+ (SCORING X BOBOT)KOMPONEN 3+
(SCORING X BOBOT)KOMPONEN 4+ (SCORING X
BOBOT)KOMPONEN 5

Skoring
Dilakukan menggunakan penggaris khusus PAR

Skor akhir merupakan akumulasi dari tiap


komponen yang di periksa
Besarnya skor awal sebelum perawatan
menunjukkan tingkat keparahan maloklusi
Perbedaan skor sebelum dan sesudah perawatan
menunjukkan tingkat keberhasilan perawatan.
Perbedaan skor dapat dinyatakan dalam persen
(%) atau angka

skor dalam persen (%), dikatakan baik apabila


> 30%
contoh: 8 2, penurunan = 6
jadi

6
8

100 = 75 % (>30 %)

skor dalam angka, dikatakan baik apabila >22


contoh : 40 16, penurunan = 24 (>22)