Anda di halaman 1dari 16

Bioteknologi kontra

kloning
By:
Florentina r pasaribu
rsa1c412014
Dosen pengampu

Dra. Hj. Muswita M,Si

Pengertian
Kloning berasal dari bahasa inggris yaitu cloning
adalah suatu cara manusia untuk mengusahakan
agar dapat menciptakan duplikat suatu makhluk
dengan tanpa melalui proses perkawinan. Secara
etimologis, kloning berasal dari kata clone yang
diturunkan dari bahasa Yunani klon, artinya
potongan yang digunakan untuk memperbanyak
tanaman.

Kata klon digunakan dalam dua pengertian, yaitu


Klon sel yang artinya menduplikasi sejumlah sel

yang memiliki sifat-sifat genetiknya identik, dan


Klon gen atau molecular, artinya sekelompok

salinan gen yang bersifat identic yang direplikasi


dari suatu gen dimasukkan dalam sel inang.

Kloning

merupakan

penggandaan

suatu

organisme kehidupan. Contoh nyata kloning


alami

adalah

adanya

kembar

dari

dua

pasang bersaudara. Keduanya identik secara


bentuk tetapi berbeda pada perilakunya.
Seiring dengan perkembangan teknologi,
manusia

mulai

menyelidiki

bagaimana

membuat kloning dari suatu makhluk hidup.

Sebagian
reproduksi

orang

menolak

maupun

terapi

kloning
karena

untuk
mereka

berpendapat bahwa perusakan embrio adalah


masalah utama dan penerimaan terhadap
kloning untuk terapi hanyalah suatu langkah
menuju penerimaan kloning reproduksi dan
manipulasi genetika pada manusia

Beberapa kekhawatir-an lainnya muncul terhadap


penggunaan teknologi kloning manusia seperti:

jual beli blastosis unggul yang diproduksi dalam


jumlah banyak
mutasi dapat terjadi sewaktu sel donor dikultur
klon dapat mengandung campuran sel normal
dan mutan, sehingga hasilnya sulit diprediksi
umur klon masih sulit diketahui, mungkin sama
dengan umur donor, mungkin juga lebih pendek
seleksi alam dalam rangka evolusi mungkin akan
diperpendek

Dampak buruk
kloning bagi
kehidupan:

a) merusak peradaban manusia.


b) memperlakukan manusia sebagai
objek.

Jika kloning dilakukan manusia seolah


seperti

barang

mekanis

yang

bisa

dicetak semaunya oleh pemilik modal.


Hal

ini

akan

kemanusiaan

mereduksi
yang

manusia hasil kloning.

nilai-nilai

dimiliki

oleh

Sementara itu di Kanada sedang diajukan rancangan undang-undang


Human Repro-ductive and Genetic Technologies Act, yang melarang:

Mengklon, memecah zigot , embrio atau fetus.


Memfertilisasi telur manusia oleh sperma hewan atau
sebaliknya dengan tujuan menghasilkan zigot.
Menyatukan zigot atau embrio antara manusia dengan
hewan.
Mengimplantasikan embrio manusia pada hewan atau
sebaliknya.
Terapi gen pada ovum, sperma, zigot, atau embrio.

Mengambil ovum atau sperma dari fetus atau


mayat dengan tujuan membentuk embrio.
Memisahkan sperma X dan Y dengan tujuan
menseleksi seks, kecuali dengan tujuan
kesehatan.
Prenatal diagnostik (termasuk ultra
sonografi), untuk menentukan seks fetus,
kecuali ada alasan medik.
Menyimpan embrio di dalam tubuh.
Fertilisasi ovum di luar tubuh
manusia,dengan tujuan hanya untuk
penelitian.

Pembayaran ibu pengganti (surrogate mother).


Pembayaran calo ibu pengganti.
Bertindak sebagai calo ibu pengganti.
Menjual-belikan sperma, ovum, zigot, embrio,

atau fetus.
Menggunakan ovum, sperma, zigot, atau embrio

untuk penelitian, fertilitisasi, atau implantasi


tanpa sepengetahuan donor.

Argumen-argumen yang dikemukakan untuk


menentang kloning manusia:
Kloning dapat dilakukan untuk membuat sekelompok orang hasil

rekayasa genetika untuk tujuan tertentu, misal-nya prajurit atau


budak.
Kloning dapat menyebabkan penambahan kelainan pada gene

pool manusia.
Kloning tidaklah aman. Terdapat begitu banyak faktor yang tidak

dapat diketahui yang dapat mempengaruhi keturunannya.


Seorang klon mungkin mempunyai lebih sedikit hak dibandingkan

orang lain.

Dokter mungkin mengguna-kan klon-klon


sebagai sumber organ untuk transplantasi
organ.
Kloning bertentangan dengan konsep keluarga.
Kloning bertentangan dengan kehendak Tuhan.
Beberapa aspek dari kehidupan manusia
sepatut-nya mempunyai batasan terhadap
ilmu

Variasi

genetik

pada

umat

manusia

akan

berkurang.
Akan muncul pasar gelap fetus yang merupakan
klon dari seseorang yang diidola-kan seperti atlet,
bintang film, dan sebagainya (Farnsworth, 2000).
Kombinasi

kloning

memungkinkan

dan

pembuatan

direkayasa secara genetis

teknik
bayi

transgenik
yang

telah