Anda di halaman 1dari 10

Manajemen Proyek Teknologi Informasi

Penjualan Sparepart Motor Yamaha Online

Disusun Oleh :

Kelompok 1
- Rizqon Sidik Maulana

(133040304)

- Galih Riyadi

(133040295)

- Muhammad Luthfi

(133040287)

- Muhammad Rimaduddin (133040261)

FAKULTAS TEKNIK
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS PASUNDAN
BANDUNG

Daftar Isi

Deskripsi Kasus .............................................................................................................................. 2


Work Breakdown Structure ............................................................................................................ 3
GANTT CHART ............................................................................................................................ 4
ANALISIS CRITICAL PATH ....................................................................................................... 5
ESTIMASI BIAYA ........................................................................................................................ 7
Analisis Resiko ............................................................................................................................... 8
Kesimpulan ..................................................................................................................................... 9

1|P age

Deskripsi Kasus
NamaProyek

: Proyek Pengadaan Website Penjualan Sparepart Motor Yamaha.

Nama Software

: Yamaha Moto Part.

Tanggal Mulai Proyek

: 01 Juni 2015.

Tanggal Akhir Proyek

: 16 Oktober 2015.

Durasi Proyek

: 52 Hari.

DefinisiProyek

Website penjualan sparepart motor online adalah website di bidang otomotif khususnya
sepeda motor Yamaha, yang menjual berbagai macam sparepart atau onderdil.Kelebihan dari
sistem yang paling utama adalah system menawarkan fasilitas pesan, dan juga terdapat fasilitas
keranjang barang, sehingga konsumen dapat membeli barang lebih dari 1.Jadi, konsumen tidak
perlu lagi kesulitan mencari suku cadang untuk sepeda motornya lagi, dan tidak pula harus ke
bengkel atau lokasi toko yang jauh, yang jadi masalah adalah pada bengkel biasanya hanya buka
pada hari dan jam tertentu saja.
Tujuan Proyek

membuat aplikasi berbasis web, agar konsumen lebih mudah untuk mencari produk
sparepart motor Yamaha yang diinginkan dimanapun dan kapanpun via smartphone/internet.
Scope

Pesan barang dan transaksi dari barang yang dibeli.

2|P age

Work Breakdown Structure


Berikut adalah diagram WBS yang menggambarkan fase-fase pembangunan proyek :

Analisis

Planning

Membuat Jadwal
Pembangunan Sistem

List Tenaga Ahli


-

Database desainer 3 org


Programmer 2 orang
Analis Sistem 1 orang
UI desainer 2 orang
Pengumpulan data 2
orang
- Survei 2 orang

Pengumpulan data
onderdil yamaha

Desain

Desain Database
-

Analisis pasar (Survei


tentang jenis produk
otomotif yang paling
banyak diminati)

Desain ERD
Relasi databaase
Normalisasi database

Desain Prototype User


Interface

Modeling apikasi
Analisis resiko
-

Keterlambatan jadwal
penyelesaian proyek

Diagram class
Diagram aktifitas
Diagram use case

Pengadaan Sumberdaya
-

Domain
Database oracle
peralatan

Desain pattern

Implementasi

Membuat source code


berdasarkan diagram

Membangun User
Interface berdasarkan
prototype

Membuat database
sesuai dengan desain
yang telah dibuat

Penggabungan
program, UI dan
database

Estimasi biaya
-biaya tenaga ahli :
-programmer
-desainer
-analis sistem
-biaya tak terduga

3|P age

GANTT CHART
Berikut adalah diagram Gantt chart yang menggambarkan kegiatan berdasar hari :

ANALISIS CRITICAL PATH


Modeling Aplikasi : Aktifitas ini dianggap kritis karena apabila aktifitas ini belum
selesai sesuai rencana maka implementasi dari source code akan terhambat, karena
dalam membuat source code atau algoritma sistem itu berdasarkan modeling aplikasi.
Design Patern yang dipilih : Karena aktifitas ini menentukan pola seperti apa yang
dipilih oleh analis untuk kemudian di implementasikan oleh programmer dalam coding
Coding Program : Apabila aktifitas ini melebihi batas waktu yang ditentukan maka
aktifitas penggabungan program akan terhambat. Mengingat aktifitas ini sangat
berpengaruh, karena aktifitas ini merupakan implementasi dari modeling aplikasi.
Desain Database : Apabila aktifitas ini melebihi batas waktu yang ditentukan maka
aktifitas mendesain database tidak akan sesuai dengan waktu yang ditentukan, karena
aktifitas merancangan database itu ditentukan di aktifitas desain database.
Merancang Database : Apabila aktifitas ini melebihi batas waktu yang ditentukan
maka penggabungan antara program dan database tidak akan berjalan sesuai dengan
waktu yang ditentukan, Karena database merupakan komponen utama dalam sistem
informasi.
Desain Prototype UI : Apabila aktifitas ini terhambat maka aktifitas membuat coding
UI akan terhambat pula karena untuk membuat coding UI harus berdasarkan desain
prototype.
Membuat coding UI : Apabila aktifitas ini terhambat maka aktifitas penggabungan
program dan database akan terhambat karena tampilan user/ User interface merupakan
penghubung antara user dengan sistem.

Survey minat pasar : Apabila aktifitas ini terhambat maka aktifitas analisis resiko akan
terhambat, karena analisis resiko membutuhkan hasil data dari survey minat pasar.

6|P age

ESTIMASI BIAYA
Gaji Tenaga
Kerja(per
hari)

No

Pekerjaan

Jobdesk

Waktu Kerja
(Hari)

Progammer

Membuat program berdasar


diagram yang telah dibuat

30

Rp

100,000

Rp

Rp

6,000,000

25

Rp

200,000

Rp

2,000,000

Rp

10,000,000

25

Rp

100,000

Rp

Rp

2,500,000

Rp

500,000

Rp

Rp

3,000,000

Mendesain database,
mengumpulkan query,
membuat database,
menyewa database dan
membeli domain
Mendesain tampilan dari
mulai prototype hingga
berbentuk sourcecode
Analisis Kebutuhan, biaya,
Resiko, membuat diagram
diagram yang dibutuhkan
untuk program, dan
menentukan desain patern
yang cocok

Anggaran
kegiatan

Jumlah Tenaga
kerja (orang)

Total Gaji

Database desainer

UI desainer

Analis sistem

Bagian Pembelian
Onderdil

Melakukan pembelian
onderdil yang akan dijual

Rp

150,000

Rp 10,000,000

Rp

300,000

Survei

Melakukan survei pasar

Rp

300,000

Rp

1,000,000

Rp

600,000

Rp

13,000,000

Rp

22,400,000

Rp

35,400,000

Sub Total
Total

Analisis Resiko
Berikut Adalah Resiko-resiko yang mungkin terjadi dan antisipasi untuk mencegah resiko
tersebut terjadi atau memperkecil dampak yang ditimbulkan oleh resiko tersebut :

No
1

Resiko
Keterlambatan waktu meeting
dengan manajer proyek

Pelaku
Manajer
Proyek

Kesalahan dalam pembuatan source Programmer


code

Ketika melakukan testing program


terdapat banyak kesalahan pada
program banyak yang tidak sesuai
dengan hasil yang di inginkan
Saat mengumpulkan data onderdil
tidak lengkap sehingga produk
yang akan dijual tidak sesuai
dengan apa yang dicari konsumen
Data hilang

Programmer

Listrik padam ketika pembuatan


program

programmer

Pegawai mengalami sakit atau


terkena musibah

pegawai

Antisipasi
Memilih waktu yang di perkirakan
semua pihak dapat hadir dan
membuat perjanjian sebelumnya
Programmer menyimak dengan
seksama apa yang di sampaikan oleh
manajer proyek kemudian
mengkonfirmasi apa yang di maksud
oleh manajer proyek
Selalu dilakukan evaluasi program
ketika rapat mingguan dengan
manajer proyek

Surveyor

Surveyor saat melakukan


pengumpulan data onderdil harus
teliti

programmer

Selalu melakukan back up pada


computer lain atau menyimpan data
di cloud
Sediakan UPS saat sedang
mengerjakan program agar listrik
tetap menyala
Sediakan asuransi kesehatan atau
jaminan kesehatan agar pegawai
yang sakit dapat segera di
sembuhkan dan harus ada pengganti
di lingkungan proyek yang bisa
meng-handle pekerjaannya

Programmer, database designer, UI designer

Kesimpulan

memulai proyek dihari yang sama secara bersamaan.


Tetapi Programmer mendapat pekerjaan tambahan

Gambar dibawah ini adalah kegiatan berdasarkan hari dari


Gantt Chart diatas :

untuk menggabungkan semua kode program.


Dari semua proses yang telah digambarkan,
terdapat beberapa critical path , yang artinya bagian
tersebut sangat penting, karena jika bagian tersebut
tidak selesai, maka akan menimbulkan masalah besar
bagi aktifitas setelahnya, dimana proyek tersebut akan
molor dari jadwal yang seharusnya.
Biaya total dari proyek Pengadaan Website
Penjualan Sparepart Motor Yamaha Online adalah
Rp. 35.400.000