Anda di halaman 1dari 3

Program

litbang
Program litbang terdiri dari serangkaian program
ditambah kelonggaran untuk pekerjaan yang tidak
direncanakan, hal tersebut biasanya ditinjau
setiap tahunnya oleh manajemen senior. Tinjauan
ini sering dilakukan oleh komite penelitian yang
terdiri dari CEO, direktur penelitian serta para
manajr produksi dan pemasaran. Komite ini
membuat keputusan yang luas mengenai proyekproyek yang akan dikerjakan, mana yang akan
diperluas, mana yang akan dihentikan. Keputusankeputusan ini bersifat subjektif, namun berada
pada
batas-batas
kebijakan
yang
sudah
ditetapkan tas total pengeluaran penelitian.

Anggaran

tahunan
Jika suatu perusahaan telah memutuskan suatu program litbang berjangka
panjang dan telah menjalankan program ini dengan sistem persetujuan
proyek, maka upaya untuk menyusun anggaran litbang pertahun akan
menjadi persoalan yang sederhana, dengan melibatkan kalenderisasi
atas pengeluaran yang diperkirakan selama periode anggaran.
Pengukuran

kinerja
Di banyak perusahaan, manajemen menerima dua jenis laporan mengenai
kegiatan-kegiatan litbang. Jenis laporan yang pertama membandingkan
prediksi terakhir mengenai total biaya dengan jumlah yang disetujui untuk
masing-masing proyek. Laporan tersebut dibuat secara berkala untuk bagi
para eksekutif yang mengendalikan pengeluaran untuk kegiatan
penelitian, guna membantu mereka dalam memutuskan apakah perlu ada
perubahan dalam daftar proyek yang disepakati. Jenis laporan keuangan
yang kedua terdiri dari perbandingan antara pengeluaran yang
dianggarkan dengan pengeluaran aktual di masing-masing pusat tanggung
jawab. Tujuannya adalah untuk membantu para eksekutif penelitian
mengantisipasi pengeluaran dan untuk memastikan bahwa komitmen
pengeluaran tersebut dipenuhi. Informasi semacam ini disediakan secara
resmi melalui laporan perkembangan yang menjadi dasar bagi manajemen
untuk melakukan penilaian tentang efektifitas proyek yang ada.

Pusat

pemasaran
1. Aktivitas logistik, adalah aktivitas-aktivitas
yang terlibat dalam memindahkan barang dari
perusahaan ke pelanggan dan mengumpulkan
piutang yang jatuh tempo dari para
pelanggannya.
2. Aktivitas pemasaran, adalah aktivitas-aktivitas
yang dilakukan oleh perusahaan untuk
memperoleh pesanan meliputi uji pemasaran,
pembentukan, platihan, dan pengawasan
terhadap tenaga penjualan, periklanan dan
promosi penjualan yang seluruhnya memiliki
karakteristik
yang
menimbulkan
permasalahan pengendalian manajemen.