Anda di halaman 1dari 8

1.

1 Pengertian Food Supplement


Suplemen kesehatan atau disebut juga dietary supplement adalah produk
kesehatan yang mengandung satu atau lebih zat yang bersifat nutrisi atau obat.
Yang bersifat nutrisi termasuk vitamin, mineral, dan asam asam amino,
sedangkan yang bersifat obat umumnya diambil dari tanaman atau jaringan
tubuh hewan yang memilikikhasiat sebagi obat. Pada umumnya supplement
makanan kesehatan berasal dari bahan bahan alami tanpa bahan kimia (harus
murni)dan

merupakan

saripati

bahan

makanan

(konsentrat).

Kemudian

berkembang produk food supplement dengan dosis tinggi (konsentrat)atau yang


mengandung herbal tertentu untuk membantu pengobatan. Produk produk itu
sekarang sudah mudah didapatkan di apotek atau toko obat dengan berbagai
istilah lain yaitu dietary supplement, healthy food, atau functional food.dari segi
fungsinya, banyak produk suplemen makanan tersebut tidak lagi sebagai
pelengkap asupan nutrisi tetapi sudah meningkat menjadi pendamping obat.
Nama resmi suplemen makanan adalah neutraceutical. Agar masyarakat tidal
salah kaprah, sejak tahun 1994 di Amerika dikeluarkan undang undang dietary
supplement health and education act (DSHEA). Berikutnya penggunaan
suplemen

tidak

lagi

terbatas

pada

vitamin

dan

mineral

saja

karena

mengembalikan kesegaran tubuh semakin banyak digunakanherbal tertentu,


misalnya ginseng, sebagai bagian dari komposisi produk. Karena itu, sekarang
batasan suplemen nutrisi semakin melebar sampai mencakup zat zat nutrisi
dan penyembuh yang terdapat pada herbal dan bahan obat alami lainnya.

1.2 Cakupan Food Supplement


a. Vitamin
Vitamin membantu metabolism tubuh dan produksi energy. Ada 13 jenis
vitamin yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu vitamin yang larut lemak

(A,D,E,K) dan vitamin yang tidak larut lemak ( B kompleks, asam folat, biotin,
dan C)
b. Mineral
Mineral adalah nutrient mikro yang sangat dibutuhkan tubuh terutama untuk
proses metabolism. Mineral dikelompokkan menjadi 2 kategori yaitu mayor
dan

minor

berdasarkan

tingkat

asupan

dan

bukan

berdasarkan

kebutuhannya. Yang termasuk mineral mayor adalah kalsiu, fosfor, kalium,


natrium, dll. Yang termasuk mineral minor (trace mineral) adalah boron,
kromium, kobalt, dll.
c. Enzim
Enzim membantu proses metabolism dalam tubuh. Enzim banyak terdapat
dalam makanan segar karena enzim sangat sensitive terhadap panas dan
akan rusak dalam proses pemasakan dan pasteurisasi. Enzim berperan
penting dalam kehidupan dengan cara menjalankan seluruh metabolisme
tubuh. Enzim adalah biokatalisator spesifik yang bergabung dengan koenzim
( vitamin dan mineral) yang menjalakan roda kehidupan melalui metabolism
agar tubuh dapat berfungsi dengan baik. Untuk memulihkan tubuhyang sehat
diperlukan enzimdan materi pembangun.

Ada tiga kelas utama enzim yaitu:


1. Enzim metabolic ( enzim yang bekerja di darah, jaringan dan organ)
2. Enzim pangan dari makanan segar
3. Enzim pencernaan
Ada dua cara untuk menjaga dan memperbarui kadar enzim dalam tubuh kita
yakni selalu makan makanan segar / mentah dan melengkapinya dengan
suplemen enzim. Kita mewarisi cadangan enzim saat lahir, namun kadar
enzim dalam tubuh akan terus menyusut seiring dengan bertambahnya usia
dan pengaruh pola diet atau pasoka makanan sehari hari yang kurang
enzim. Saat seseorang kekurangan enzim, maka akan terjadi penuaan dini.

Sebaliknya saat seseorang kelebihan enzim dan mempunyai banyak


cadangan enzim maka akan semakin sehat dan organ organ tubuh menjadi
awet muda.
d. Asam amino
Asam amino merupakan sebagian besar kumpulan satuan organic, yang
mewakili produk akhir dari mata rantai protein. Emua protein berasal dari
asam amino. Pertumbuhan, perkembangan dan fungsi semuanya bergantung
pada protein, dan protein tergantung pada tersedianya asam amino dalam
jumlah yang tepat.terdapat 2 jenis asam amino yaitu Asam Amino Esensial
(EAA) dan Asam Amino Non Esensial(NEAA). EAA mutlak diperlukan tubuh
karena nutrient ini tidak bias disintesakan dalam tubuh dalam jumlah yang
cukup untuk memenuhi kebutuhan sintesa protein.diet atau pola makan yang
tidak mengandung jumlah EAA yang baik akan mempengaruhi keseimbangan
nitrogen negative. Sebaliknya NEAA bisa dicoret dari pola makan selama
makanan mengandung total protein dalam jumlah yang memadai. Hal ini
dikarenakan tubuh bisa menghasilkan jumlah yang cukup untuk memenuhi
kebutuhan sintesa protein. Defisiensi asam amino biasanya disebabkan oleh
pola makan yang kurang baik, pencernaan yang terganggu atau masalah
penyerapan makanan, kondisi stress, infeksi, trauma, penggunaan obat
obatan, defisiensi nutrient yang lain seperti vitamin dan mineral, dan disfungsi
yang berkaitan dengan proses penuaan. Hal ini bisa diperbaiki dengan
suplementasi asam amino yang tepat.
e. Hormone
Hormone adalah suatu zat kimia yang diproduksi tubuh secara spesifik dan
berperan mengatur berbagai prose fisiologis tubuh yang menentukan siapa
kita, dimulai dari pertumbuhan, reproduksi metabolism yang membuat kita
tetap

hidup.

Hormone

diproduksi

oleh

suatu

kelenjar

buntu

yang

disebutkelenjar endokrin untuk kemudian diangkut melalui darah ke organ


dan jaringan tempat berperannya dalam pengaturan fungsi dan kegiatan
jaringan tersebut.
Hormone dikelompokkan menjadi 3 yaitu :
1. Hormone seks (termasuk hormone pertumbuhan dan penuaan)
Bagi wanita, estrogen memiliki 2 fungsi utama yaitu menentukan jenis
kelamin wanita dan cirri cirri yang khas (suara yang merdu, bentuk fisik
yang menarik, dan gerakan yang luwe), dan setelah puber mengatur
fungsi seks serta kesuburannya. Bersama dengan estrogen, progesterone
mendampingi untuk menghasilkan fungsi kerja yang optimalbagi seorang
wanita. Sedangkan bagi pria, hormone yang berperan penting adalah
testosterone yang menentukan jenis kelamin pria dan cirri cirri nya yang
khas (suara yang dalam, otot yang kuat, dan tubuh berbulu) dan dorongan
seksualnya.
2. Hormone metabolism (yang mengatur perubahan makanan menjadi bahan
bakar)
Insulin yang sering dikaitkan sebagai penyebab utama diabetes mellitus,
berfungsi mengatur gula darah dan penyerapannya oleh jaringan sel untuk
dijadikan bahan bakar utama. Proses pembakaran kalori tersebut diatur
oleh hormone tiroksin yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid. Keseimbangan
kalsium dalam darah yang fusngsinya sangat penting dalam reaksi kimia
tubuh dan kontraksi otot dan jantung dikendalikan oleh hormone paratiroid
(PTH)
3. Hormone stress (yang mengendalikan respon tubuh terhadap rangsangan
yang kita terima)
Saat seseorang mengalami masalah, maka adrenalin dipacu oleh tubuh
untuk membuat otot menegang. Adrenalin mempercepat detak jantung,
memperlambat pencernaan, dan mempercepat pembekuan darahjika kita
mengalami cedera.

Kortisol termasuk hormone stress lain yang

membantu mengurangi pembengkakan di sekitar luka atau benturan.


Tetapi kortisol membauat tekanan darah menjadi tinggi agar dapat
mengirim bantuan ke tempat terjadi pembengkakan atau radang tersebut.
Menurut JerylinnC. Prior, M.D seorang guru besar di universitas British
Columbia mengatakan untuk mempertahankan keseimbangan hormone
adalah dengan pola makan yang teratur, tidur cukup, dan berolah raga
secara teratur menurut kebutuhan.
f. Herba
Pengobatan

herba

adalah

cara

pengobatan

yang

efektif

dengan

menggunakan bahan bahan dari tanaman. Cara penyembuhan ini


mencakup falsafah yang paling kuno sampai dengan modern., dan telah
berkembang sedemikian rupa. Organisasi kesehatan dunia (WHO)

telah

menetapkan kebijakan untuk melestarikan dan mendorong pengobatan


tradisional herba karena bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Obat
herba diekstraksi dari daun, bunga dan bagian bagian lain dari sebuah
tanaman, dan menganung campuran kompleks dari zat adiktif yang
menghasilkan efek pengobatan tertentu. Pengobatan herba adalah system
pengobatan holistic yang mengarah pada usah mengembalikan mekanisme
tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri.
g. Antioksidan
Radikal bebas (oksidan) adalah sejenis partikel terkecil dari suatu molekul
yang mengandung gugusan electron yang tidak berpasangan pada orbit
terluarnya dan bersifat sangat mudah bereaksi dengan molekul lain.
Antioksidan adalah segala bentuk substansi yang pada kadar rendah secara
bermakna dapat mencegah dan memperlambat proses oksidasi (proses
dimana terjadi pengurangan atau pemindahan jumlah electron dalam reaksi
kimia). Jenis jenis antioksidan yang banyak beredar adalah vitamin C,

vitamin E, Koenzim Q10, N-asetilsistein (NAC), betakaroten. Keadaan


patologik dapat timbul akibat radikal bebas yang berlebihan. Misalnya, pada
wanita yang memakai kontrasepsi hormonal (suntik, pil, susuk) sering timbul
perdarahan. Perdarahan yang terjadi ternyata sebagi akibat dari timbulnya
iskemia

jaringan

(kekurangan

darah

pada

jaringan).

Salah

penanggulangan adalah dengan pemberian antioksidan vitamin E

satu
yang

terbukti dapat melindungi sel sel dari kerusakan yang ditimbulkan oleh
perdarahan.
h. Probiotik
Probiotik merupakan

bakteri

yang

baik

(golongan

bifidobacterium,

lactobacillus). Probiotik membantu proses pencernaan dengan cara memecah


makanan menjadi komponen komponen individualnya seperti lemak, asam
amino, karbohidrat, vitamin dan mineral agar bisa diserap tubuh. Probiotik
juga meningkatkan penyerapan mineral, mensintesa mikronutrien terutama
vitamin B2, B6, B12, K, Biotin, dan asam folat. Pronbiotik mengaktifkan
system kekebalan umum, dan yang penting dalam berperan dalam mencegah
dan membatasi pertumbuhan bakteri pathogen yang jahat seperti salmonella,
clostridia, dan E-colli karena bakteri bakteri ini menghalangi penyerapan
nutrisi juga menciptakan gangguan pencernaan yang bisa berujung pada
penyakit yang lebih serius. Suplementasi probiotik adalah penerapan strategi
penyingkiran secara kompetitif. Dengan pemberian suplemen probioti,
bakteri bakteri yang baik mengambil posisi di pintu masuk sehingga
menghalangi usaha bakteri pathogen untuk bisa berkembang menjadi bakteri
yang predominan.
Suplemen prebiotik bisa diperoleh dengan 2 cara :

1. Melalui makanan dan minuman berupa produk susu fermentasi seperti


yogurt, kefir, keju(terutama yang muda), susu sapi, susu bubuk yang
diperkaya probiotik.
2. Melalui sediaan murni probiotik berupa tablet, kapsul, atau granula.

1.3 Alasan mengkonsumsi Food Supplement


Penyakit yang dirasakan oleh seseorang biasanya sangat dipengaruhi oleh gaya
hidup, nutrisi, pengaruh racun (toksik) lingkungan, dan kerusakan atau
kerentanan yang sudah ada sebelumnya sebagai kelainan genetic. Salah satu
alasan mengkonsumsi suplemen adalah perbedaan pada system imunnya,
seseorang yang mempunyai system fungsi imun yang kuat dapat terhindar dari
infeksi. Joseph Pizzorno, N.D menjelaskan bahwa relative mudah menghilangkan
penyakit simptomatik, tetapi selama ketidakseimbangan atau gangguan dasarnya
masih ada, maka akan muncul sindroma sindroma lain yang kemudian harus
dihilangkan. Pendekatan baru pengobatan holistic mengacu pada usaha
memperbaiki system dasar penunjang kesehatan tubuh agar berfungsi secara
efektif, agar dapat memastikan kesehatan yang baik. Dengan cara tersebut kita
bisa mencegah penyakit sebelum terjadi. Sangat penting untuk mengkonsumsi
suplemen secara bijaksana. Tidak diperbolehkan dengan sikap asal telan
sembarangan (yang mungkin karena ketidaktahuan), mengikuti tren, atau karena
ingin cepat sehat bisa beresiko merugikan kesehatan.berikut ini beberapa saran
tentang bagaimana mengkonsumsi suplemen yang baik :
1. Komitmen pada aturan
Setelah memilih suplemen berdasarkan kebutuhan, tanamkan komitmen pada
diri sendiri untuk mengikuti aturan pakainya. Misalnya, sebutir sehari.
Berdasarkan penelitian, mengkonsumsi tetap merupakan investasi yang bijak.
Namun, hal itu sangat tergantung dengan kondisi tubuh.
2. Pastikan suplemen aman

Pastikan sudah melibatkan saran dari doter jika tidak cukup tahu tentang
suplemen. Agar lebih aman, mintalah referensi ahli untuk menyarankan merek
suplemen yang paling aman serta perhatikan tanggal kadaluarsanya.
3. Disiplin pada dosis
Jadikan kebiasaan mengkonsumsi suplemen pada saat yang sama setiap
hari.pisahkan suplemen yang larut dalam air karena lebih mudah diserap, jika
dikonsumsi bersama makanan atau segera setelah makan. Untuk kandungan
nutrisi

yang

sama,

konsumsilah

hanya

dalam

dosis

tunggal

saja.

Mengkonsumsi dosis vitamin yang berlebih justru tidak bermanfaat bagi


tubuh, bahkan dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
4. Antioksidan yang tidak boleh dilewatkan
Antioksidan bekerja dengan cara menetralkan molekul berbahaya yang
disebut radikal bebas di dalam tubuh. Ada berbagai tipe radikal bebas dan
tidak ada antioksidan tunggal yang dapat menetralkan semua radikal bebas.
5. Periksa setiap perkembangan dan efek konsumsi
Untuk merawat kondisi yang spesifik sebaiknya gunakan dosis satu bulan
dulu. Rantang waktuini cukup signifikan mencermati hasil kerja suplemen
yang dikonsumsi. Untuk menghindari kemungkinan efekalergi pada zat zat
tertentu sebaikanya pilih suplemen yang pada label tertera : tidak
mengandung ragi, gula, zat perwarna tiruan, aroma tiruan, zat pengawet,
sodium, jagung, gandum, kedelai, produk susu, dan unsure unsure hewani
lainnya. Untuk memperkecil kemungkinan terjadi efek samping atau
kontraindikasi lain, perhatikan dosis pproduk suplemen makanan yang akan
dikonsumsi.