DISTRIBUSI GEOMETRIC
A. Definisi Distribusi Geometric
Distribusi geometric yaitu distribusi probabilitas untuk mendapatkan kejadian sukses
pertama kali setelah sekian kejadian gagal.
Secara konsep, Distribusi geometric mewakili sebuah percobaan random yang :
a.)
dilakukan berulang-ulang
b.)
antar ulangnya saling bebas, dan
c.)
probabilitas sukses pada tiap ulangannya sama, yaitu P. dimana 0<P<1
d.)
percobaan ini dilakukan / diulang sampai diperoleh 1 buah sukses
Distribusi binomial negatif dapat didefinisikan menjadi distribusi geometrik bila x
yang menyatakan banyaknya ulangan yang diperlukan telah mencapai satu
keberhasilan (x = 1).
Distribusi geometrik yang dapat didefinisikan bila percobaan bebas dan berulangulang dapat menghasilkan keberhasilan dengan probabilitas p dan kegagalan dengan
probabilitas q=1p, distribusi probabilitas bagi peubah acak x, yaitu banyaknya
ulangan sampai muncul keberhasilan yang pertama, dinyatakan dengan rumus berikut:
P ( Xx )={ ( 1 p ) x1 p , x=1,2,3, ....
{0
, yang lain
Beberapa ukuran statistik deskriptif untuk diistribusi geometric yaitu sebagai berikut :
mean ( nilai harapan )
x =E ( X )=
2x =
1 p
p
varians
1 p
2
p
kemencengan (skewness)
(2 p)2
1= =
1p
2
3
keruncingan (kurtosis)
2= 4=
p2
+9
(1 p)
B. Contoh kasus distribusi geometrik
1. Contoh pada kasus poligami, hingga wanita yang tidak menyetujui muncul. Mungkin
kita ingin mengetahui probabilitas bahwa wanita yang tidak setuju pada poligami
muncul pada wawancara ke empat. Dengan demikian distribusi binomial negatifnya
akan tereduksi menjadi b.(1 : n : p) atau g(n :p).
2. contoh pada kasus tentang kejadian lulus dari ujian kenaikan tingkat kita akan
mengikuti ujian berkali-kali jika belum berhasil lulus tetapi sekali saja kita dinyatakan
lulus maka selesailah sudah prosesnya.
3. Contoh pada kasus tentang kejadian berburu peluru dari senjata pemburu akan terus di
tembakkan hingga akhirnya buruannya hasilnya ditembak jika telah berhasil ditembak
maka peluru tidak perlu ditembakkan.
C. Contoh soal distribusi geometric
1. Dalam suatu proses produksi diketahui bahwa rata-rata 1 diantara 100 butir hasil
produksi cacat. Berapa peluang memeriksa 5 butir dan baru menemukan yang
cacat pada yang kelima ?
Jawab:
Distribusi geometri dengan
x=5 , p=
1
=0,01
100
10,01 51
P (5 ; 0,01 ) =( 0,01 )
4
0,99
(0,01)
0,0096
2.
Pada sekeranjang apel diperkirakan terdapat 5 % buah apel yang berulat. Satu per
satu buah apel itu diambil dan setela diperiksa dikembalikan lagi kekeranjang.
Tentukan probabilitas terpilihnya apel berulat pertama kali pada pemeriksaan ke 10 ?
Penyelesaiaan :
Diket : x = peristiwa terpilihnya apel berulat pertama kali pemeriksaan ke 10
( x=10)
P= P (terpilihnya apel berulat) = 5 =0,05
1 P
1 0,05
0,95
Dit
: Probabilitas terpilihnya apel berulat pertama kali pemeriksaan ke - 10 !
Jawab :
P (10.0,05 )=0,05 . 0,95101
0,05 .0,959
0,05 .0,63
0,0315
TUGAS STATISTIKA MATEMATIKA
KELOMPOK 6
NAMA
: ADE ANGGRIANI
MARGARITHA TALO
ANDRI LALANG
MARLIS NENOHARAN
ARNI MANGGAMA
MARSELINA RAWI
JEFRI SANANG
MISTON TEFA
KARVAN KATO
ORPA MAUKAFELI
SEMESTER : V
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
JURUSAN PENDIDIKAN MIPA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NUSA CENDANA
KUPANG
2015