Anda di halaman 1dari 4

BAB III

GAMBARAN UMUM
Pada makalah ini, studi kasus yang dipilih adalah kandungan arsen dalam
tanah. Kasus diperoleh dari sumber www.doh.wa.gov. Departemen Kesehatan
Washington melakukan penilaian potensial hazard arsen dalam tanah di
Washington. Tanah di beberapa daerah Washington diperkirakan terkontaminasi
Arsen karena aktivitas pabrik, penggunaan pestisida yang mengandung Arsen
dan herbisida. Terdapat tiga sasaran yang dinilai yaitu:
a. Anak-anak
Pajanan dapat terjadi ketika bermain di tanah yang terkontaminasi.
b. Atypical child
Pajanan dapat terjadi ketika bermain di tanah yang terkontaminasi.
c. Orang dewasa.
Pajanan terjadi orang dewasa yang memiliki rumah di tanah yang
mengandung arsen, bekerja di taman, atau memperbaiki pipa di jaringan
bawah tanah.
Studi menyebutkan bahwa orang dapat mencerna tanah dari lingkungan
mereka ketika beraktivitas. Ketika permukaan tanah terkontaminasi maka
paparan kontaminan jangka panjang akan terjadi. Kontaminan tidak hanya
terdapat pada permukaan tanah namun kemungkinan juga terdapat dibawah
tanah. Walaupun orang jarang ada kontak dengan bagian bawah tanah, tapi
kadang tanah bagian bawah akan dibawa ke bagian permukaan sehingga
pajanan akan terjadi. Contohnya berkebun, anak dan hewan yang menggali
tanah, dan kegiatan lain. Paparan jangka pendek dengan tanah yang
terkontaminasi dapat menimbulkan hazard kecuali dilakukan pengontrolan
terhadap tanah tersebut. Beberapa aktivitas orang yang tinggal di Everett,
Washington yang dapat menimbulkan paparan kontaminan di bawah permukaan
tanah adalah seperti berkebun, anak-anak dan hewan yang menggali tanah,
menanam pohon, memasang atau memperbaiki tiang listrik, menggali lubang
untuk pagar, meperbaiki jalan, konstruksi rumah baru.

Lebih dari 95% anak umur 1 sampai 6 tahun diperkirakan mencerna tanah
200-250 miligram per hari. Namun jumlah tanah yang dicerna ini bervariasi
pada masing-masing anak. Pada saat tertentu anak dapat mencerna tanah lebih
dari rata-rata. Studi lain menunjukkan bahwa anak-anak mencerna tanah 2000
miligram per hari. Studi pada orang dewasa belum terdokumentasikan dengan
baik. Salah satu studi memperkirakan lebih dari 95 persen orang dewasa
mencerna tanah 330 miligram per hari dan jumlah maksimum tanah yang
dicerna sekitar 2000 miligram. Pada studi ini diasumsikan:
a. Anak-anak: Kisaran rata-rata anak-anak mencerna tanah adalah 1000
sampai 2000 miligram perhari. Estimasi terbaiknya adalah 1751 miligram
per hari.
b. Atypical children : 20000 sampai 50000 miligram per hari. karena
rendahnya kemungkinan terjadi pada sasaran ini, estimasi terbaiknya
adalah 20000 miligram perhari.
c. orang dewasa: 100 sampai 2000 miligram per hari. estimasi terbaiknya
adalah 2000 miligram per hari karena diasumsikan merupakan estimasi
yang merefleksikan pajan pada pekerja yang kontak dengan tanah secara
signifikan.
Bioavailability
Bioavailability adalah prosentase dari bahan kimia yang dicerna yang
diabsorbsi oleh usus. Bioavalailability untuk sasaran 1 dan 3 adalah 100%,
sedangkan pada sasaran 2 adalah 20-60 % dengan estimasi terbaik adalah 40%.
Berat Badan
Berat badan anak-anak diasumsikan 13 kilogram. Berat badan orang
dewasa diasumsikan sebesar 70 kilogram.
Toksisitas
Efek samping kesehatan arsenic diketahui terjadi pada orang yang
mencerna 0.035 sampai 0.071 miligram per kilogram berat badan untuk dosis
tunggalnya. Letal dose arsenin diketahui 0.32 miligram per kilogram berat
badan (dosis tunggal pada satu individu) dan sekitar 0.37 sampai 2.37 miligram
per kilogram berat badan per hari (untuk 1 minggu paparan pada dua individu).

Studi ini mengasumsikan untuk sasaran 1 dan 3 efek kesehatan akan terjadi
pada dosis 0.035 dan 0.071 miligram per kilogram berat badan dengan estimasi
terbaiknya adalah 0.05 miligram per kilogram berat badan. Sedangkan untuk
sasaran kedua, lethality terjadi pada dosis 0.32 sampai 2.37 miligram per
kilogram berat badan dengan estimasi terbaik 1 miligram per kilogram berat
badan.
Perhitungan Konsentrasi Arsen dalam Tanah untuk Paparan Singkat
Sasaran 1
Anak-anak terpapar tanah yang terkontaminasi arsenik karena bermain di
tumpukan kotoran yang digali di halaman rumah. Hal ini ada karena adanya
kegiatan pemilik rumah seperti berkebun, penanaman pohon, menggali tiang
pagar, Aktivitas menggali tanah yang dilakukan oleh anak-anak, hewan
peliharaan, dan hewan lainnya juga bisa membawa tanah yang terkontaminasi
ke permukaan di mana paparan bisa terjadi. Kegiatan ini diperkirakan terjadi di
daerah perumahan. Diperkirakan konsumsi tanah oleh anak-anak adalah 1.000
ke 2.000 miligram.

Sasaran 2
Kontak anak-anak dengan tanah ini diperkirakan sebagai akibat dari
kegiatan seperti pembangunan penambahan untuk rumah, pembangunan rumah
baru,perbaikan jalan. Kegiatan ini relatif umum di daerah perumahan.
Dibandingkan dengan sasaran 1, anak-anak cenderung terkena sejak orang
melakukan penggalian .

Sasaran 3
Pekerja dewasa dan warga yang terkena tanah yang terkontaminasi
arsenik di wilayah yang tidak terjangkau (di bawah jalan dan bangunan) atau di
bawah wilayah yang dapat diakses seperti halaman perumahan. Kegiatan seperti
berkebun, instalasi, perbaikan jalan, perbaikan utilitas, dan konstruksi rumah
bisa menghasilkan paparan. Kegiatan ini diperkirakan relatif umum di daerah
perumahan.