Anda di halaman 1dari 9

FOTOSINTESIS

Adi Prasetyo (230110140135)


Perikanan B kelompok 4
ABSTRAK
Fotosintesis berasal dari kata foton yang berarti cahaya, dan sintesis yang berarti menyusun.
Jadi fotosintesis dapat diartikan sebagai suatu penyusunan senyawa kimia kompleks yang
memerlukan energi cahaya.Sumber energi cahaya alami adalah matahari. Proses ini dapat
berlangsung karena adanya suatu pigmen tertentu dengan bahan CO2 dan H2O. Fotosintesis
merupakan suatu proses biologi yang kompleks, proses ini menggunakan energi dan cahaya
matahari yang dapat dimanfaatkan oleh klorofil yang terdapat dalam kloroplas. Seperti halnya
mitokondria, kloroplas mempunyai membran luar dan membran dalam. Membran dalam
mengelilingi suatu stroma yang mengandung enzim-enzim tang larut dalam struktur membran
yang disebut tilakoid. Proses fotosintesis dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain air
(H2O), konsentrasi CO2, suhu, umur daun, translokasi karbohidrat, dan cahaya, Fotosintesis
sering didefinisikan sebagai suatu proses pembentukan karbohidrat dan karbondioksida serta
air yang dilakukan sel-sel yang berklorofil dengan adanya cahaya matahari yang disebabkan
oleh oksigen (O2)
Kata kunci : Fotosintesis, CO2, H20, Karbohidrat
PENDAHULUAN
Fotosintesis dikenal sebagai suatu proses sintesis makanan yang dimiliki oleh
tumbuhan hijau dan beberapa mikroorganisme fotosintetik. Organisme yang mampu
mensintesis makanannya sendiri disebut sebagai organisme autrotof. Autotrof dalam rantai
makanan menduduki sebagai produsen. Pada prinsinya komponen yang dibutuhkan dalam
reaksi fotosintesis adalah CO2 yang berasal dari udara dan H2O yang diserap dari dalam
tanah. Selain itu sesuai dengan namanya, foto cahaya reaksi ini membutuhkan cahaya
matari sebagai energi dalam pembuatan atau sintesis produk (senyawa gula dan oksigen).
Reaksi fotosintesis dapat diartikan bahwa enam molekul karobondioksida dan enam
molekul air bereaksi dengan bantuan energi cahaya matahari untuk dirubah menjadi satu
molekul glukosa dan enam molekul oksigen. Glukosa adalah molekul yang dibentuk sebagai
hasil dari proses fotosintesis yang di dalamnya tersimpan hasil konversi energi cahaya
matahari dalam bentuk ikatan-ikatan kimia penyusun molekul tersebut. Glukosa merupakan
senyawa karbon yang nantinya digunakan bersama elemen-elemen lain di dalam sel untuk
membentuk senyawa kimia lain yang sangat penting bagi organisme tersebut, seperti DNA,
protein, gula dan lemak. Selain itu, organisme dapat memanfaatkan energi kimia yang

Fotosintesis | 1

tersimpan dalam ikatan kimia di antara atom-atom penyusun glukosa sebagai sumber energi
dalam proses-proses di dalam tubuh.
Seperti organisme lainnya, tanaman tersusun atas sel-sel sebagai unit dasar penyusun
kehidupan tanaman. Sel-sel tanaman mengandung struktur yang disebut kloroplas
(Chloroplast) yang merupakan tempat terjadinya fotosintesis. Kloroplas adalah organel
khusus yang dimiliki oleh tanaman, berbentuk oval dan mengandung klorofil (chlorophyll)
yang dikenal dengan zat hijau daun. Seluruh bagian tumbuhan yang merupakan struktur
berwarna hijau, termasuk batang dan buah memiliki kloroplas dalam setiap sel penyusunnya.
Namun secara umum aktifitas fotosintesis terjadi di dalam daun. Michael W. Davidson dalam
websetnya menyatakan bahwa kepadatan kloroplas di permukaan daun suatu tanaman ratarata sekitar satu setengah juta per milimeter persegi.
Fotosintesis memiliki dua macam reaksi, yaitu reaksi terang dan reaksi gelap. Selama
reaksi terang, klorofil bersama dengan pigmen-pigmen lain di dalam kloroplas menyerap
energi cahaya matahari dan mengkonversinya menjadi energi kimia yang disimpan dalam
ikatan kimia penyusun glukosa. Energi yang diserap merupakan energi kaya elektron yang
nantinya akan terlibat dalam serangkaian rantai reaksi yang disebut transpot elektron.
Menurut Stone (2004), air melalui reaksi terang akan dipecah (fotolisis) menjadi proton,
elektron dan O2. Proton dan elektron yang dihasilkan dari pemecahan ini bergabung dengan
senyawa aseptor elektron NADP+ (nikotinamide adenosine dinucleotide phosphate)
membentuk NADPH. Beberapa proton bergerak melalui membran kloroplas , dan energi
yang dibentuk berupa ATP (Adenosine triphospat). NADPH dan ATP adalah komponen yang
masuk ke dalam reaksi gelap (siklus Calvin), yang merubah molekul CO2 menjadi molekul
gula berantai karobon tiga. energi kimia hasil konversi dari energi cahaya matahari tersimpan
dalam senyawa karbon tersebut.
METODOLOGI
Praktikum kali ini dilaksanakan pada hari Selasa, 17 November 2015 di Laboratorium
Akuakultur Perikanan dan Kelautan, Dekanat, Kampus UNPAD, Jatinangor, Sumedang, Jawa
Barat. Peralatan yang digunakan selama praktikum ini yaitu, Botol Gelap, Botol terang dan
Botol Terang berplastik berfungsi untuk tempat media tanam percobaan. DO meter
berfungsiuntuk mengukur DO kadar oksigen larutan. Bahan yang digunakan dalam
praktikum ini yaitu, beberapa jenis tanaman seperti Cabamba, Hydrilla, Amazon.
Prosedur kerja yang digunakan dalam praktikum kali ini adalah sebagai berikut :
Fotosintesis | 2

a. Penentuan Kadar Oksigen awal


Disiapkan 3 botol yang akan digunakan botol gelap,
botol terang, botol terang berplastik
Diisi botol dengan air
Dipotong tanaman air 10 cm

Dimasukan tanaman ke botol

Ditutup botol dan dobolak balikan agar homogen

Diukur DO awal dengan DO meter

Diletakan dibawah sinar matahari selama 20/30/40 menit


b. Penentuan Kadar Oksigen Akhir
Diukur kembali Do akhir dengan DO meter
setelah pemanasan sinar matahari
Dihitung perubahan DO (DO akhir DO awal)
catat
Dikoreksi dengan DO kontrol

Fotosintesis | 3

HASIL DAN PEMBAHASAN

KELAS

Hasil Pengamatan Kadar Oksigen yang dihasilkan selama proses Fotosintesis


KELOMPO
SAMPEL
PERLAKUA
LAMA
WAKTU
HASIL PENGUKURAN DO
AWAL
AKHI
DO
DO
DO
K
N
PENYINARAN
1

KONTROL

CABOMBA

HYDRILL
A

AMAZON

KONTROL

CABOMBA

HYDRILL
A

AMAZON

B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G

20 MENIT

13,00

R
13,20

8,30

8,50

AWAL
2,1

AKHIR
2,7
2,9
2,6
3,3
3,6
3,3
3,5
3,6
3,3
3,5
3,6
3,2
3,7
3,9
4,4
4
4,4
3,6
4,1
4,5
4,1
3,8

0,6
0,8
0,5
1,2
1,5
1,2
1,4
1,5
1,2
1,4
1,5
1,1
1,6
1,8
2,3
1,9
2,3
1,5
2
2,4
2
1,7

Fotosintesis | 4

KONTROL

CABOMBA

HYDRILL
A

KELAUTAN

AMAZON

KONTROL

CABOMBA

HYDRILL
A

AMAZON

B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P
B.G
B.T
B.T.P

10,30

10,50

15,20

15,40

3,6
3,7
2,4
2,3
2,4
2,8
2,9
2,8
2,8
3,2
2,9
3,1
3,2
3,3
2,6
2,9
1,8
3,4
3,7
3,1
3,5
3,8
2,9
3,4
3,7
3,1

1,5
1,6
0,3
0,2
0,3
0,7
0,8
0,7
0,7
1,1
0,8
1
1,1
1,2
0,5
0,8
-0,3
1,3
1,6
1
1,4
1,7
0,8
1,3
1,6
1

Tabel 1. Hasil pengamatan


Keterangan:
Fotosintesis | 5

B.T = Botol Terang


B.G = Botol Gelap
B.T.P= Botol Terang Plastik

Fotosintesis | 6

Pembahasan
Dari hasil pengamatan yang didapatkan pada kelompok 1 4 kelas perikanan A, B, C
dan Kelautan yang memiliki waktu lama penyinaran sinar matahari selama 20 menit terlihat
bahwa DO yang paling besar dihasilkan oleh botol terang. Hal ini dikarenakan botol tersebut
tidak dilapisi atau dibungkus oleh plastik hitam, sehingga cahaya matahari yang masuk pada
botol akan lebih banyak dan proses fotosintesis terjadi lebih cepat dan hasilnya pun lebih
banyak. Sedangkan pada botol gelap dan botol terang yang dibungkus plastik mendapatkan
sinar matahari yang relativ lebih sedikit karena permukaan bitol memiliki daya serap yang
lebih rendah dan sinar matahari tidak dapat langsung masuk untuk menyinari tanaman
dibandingkan botol terang.
Fotosintesis terjadi di dalam kloroplas. Kloroplas merupakan organel plastid yang
mengandung pigmen hijau daun (klorofil). Sel yang mengandung kloroplas terdapat pada
mesofil daun tanaman, yaitu sel-sel jaringan tiang (palisade) dan sel-sel jaringan bunga
karang (spons). Di dalam kloroplas terdapat klorofil pada protein integral membrane tilakoid.
Klorofil dapat dibedakan menjadi klorofil a dan klorofil b. klorofil a merupakan hijau rumput
(green grass pigment) yang mampu menyerap cahaya merah dan biru-keunguan. Klorofil a
ini sangat berperan dalam reaksi gelap fotosintesis. Klorofil b merupakan pigmen hijaukebiruan yang mampu menyerap cahaya biru dan merah kejinggaan. Klorofil b banyak
terdapat pada tumbuhan, ganggang hijau dan beberapa bakteri autotrof.
Tumbuhan, untuk memperoleh makanan sebagai kebutuhan pokoknya agar tetap
bertahan hidup, tumbuhan tersebut harus melakukan suatu proses yang dinamakan proses
sintesis karbohidrat yang terjadi dibagian daun satu tumbuhan yang memiliki klorofil, dengan
menggunakan cahaya matahari. Cahaya matahari merupakan sumber energi yang diperlukan
tumbuhan untuk proses tersebut. Tanpa adanya cahaya matahari tumbuhan tidak akan mampu
melakukan proses fotosintesis, hal ini disebabkan klorofil yang berada didalam daun tidak
dapat menggunakan cahaya matahari karena klorofil hanya akan berfungsi bila ada cahaya
matahari.
Oksigen terlarut di suatu perairan sangat berperan dalam proses penyerapan makanan
oleh mahkluk hidup dalam air. Umtuk mengetahui kualitas air dalam suatu perairan, dapat
dilakukan dengan mengamati beberapa parameter kimia seperti aksigen terlarut (DO).
Semakin banyak jumlah DO (dissolved oxygen ) maka kualitas air semakin baik.jika kadar
oksigen terlarut yang terlalu rendah akan menimbulkan bau yang tidak sedap akibat degradasi
anaerobik yang mungkin saja terjadi. Satuan DO dinyatakan dalam persentase saturasi.
Oksigen terlarut dibutuhkan oleh semua jasad hidup untuk pernapasan, proses metabolisme
Fotosintesis | 7

atau pertukaran zat yang kemudian menghasilkan energi untuk pertumbuhan dan pembiakan.
Disamping itu, oksigen juga dibutuhkan untuk oksidasi bahan bahan organik dan anorganik
dalam proses aerobik. Sumber utama oksigen dalam suatu perairan berasal dari suatu proses
difusi dari udara bebas dan hasil fotosintesis organisme yang hidup dalam perairan
KESIMPULAN
Disimpulkan bahwa hasil Densitas Oksigen dari proses Fotosintesis berpengaruh
terhadap media percobaan yaitu warna botol dan lama waktu penyinaran sinar matahari,
terbukti dari hasil percobaan yang dilakukan kelompok 1 4 botol terang memiliki kadar
Densitas Oksigen paling tinggi dibandingkan dengan botol yang gelap dan berplastik hitam.
Itu terjadi karena sinar matahari dapat langsung masuk dan menyerap kedalam tanaman yang
ada di dalam botol tanpa terhalangi warna gelap dan plastik hitam yang menyebabkan sinar
matahari sulit masuk kedalam media tanaman yang ada didalam botol tersebut.

DAFTAR PUSTAKA
Arisworo, D. 2006. Ilmu Pengetahuan Alam. Grafindo Media Pratama : Bandung.
Hart,H, 1987, Kimia Organik, alih bahasa: Sumanir Ahmadi, Erlangga : Jakarta.
Parning. Horale. dan Tiopan., 2006. Kimia. Yudhistira : Jakarta.
Firmansyah, Mawardi, A. 2007. Mudah Belajar Biologi. PT. Setia Purna Inves : Bandung.
LAMPIRAN
Lampiran 1 Alat yang digunakan praktikum

Gambar 1. Botol Terang

Gambar 2. Botol Gelap

Fotosintesis | 8

Gambar 3. Botol Terang Plastik

Gambar 4. DO meter

Lampiran 2 Bahan yang digunakan praktikum

Gambar 1. Tanaman Air

Lampiran 3 kegiatan praktikum

Gambar 1. Memasukan air ke botol

Gambar 2. Memasukan tanaman ke botol

Gambar 2. Menyinari dengan sinar matahari

Gambar 2. Pengukuran DO

Fotosintesis | 9