Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN PINRANG

PUSKESMAS SALO KEC. WATANG SAWITTO


Alamat : Jl. Salo Telp. (0421) 924 101, 91212 Pinrang

KERANGKA ACUAN
PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL KOMPLEMENTER
A. PENDAHULUAN
Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer adalah penerapan kesehatan
tradisional yang memanfaatkan ilmu biomedis dan biokultural dalam penjelasannya serta
manfaat dan keamanannya terbukti secara ilmiah. Pengobatan tradisional merupakan salah
satu upaya pengobatan dan/atau perawatan cara lain di luar ilmu kedokteran dan/atau ilmu
keperawatan, yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mengatasi masalah
kesehatan.
Obat tradisional adalah obat-obatan yang diolah secara tradisional, turun-temurun,
berdasarkan resep nenek moyang, adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat, baik
bersifat magic maupun pengetahuan tradisional. Menurut penelitian masa kini, obat-obatan
tradisional memang bermanfaat bagi kesehan, dan kini digencarkan penggunaannya karena
lebih mudah dijangkau masyarakat, baik harga maupun ketersediaannya. Obat tradisional
pada saat ini banyak digunakan karena menurut beberapa penelitian tidak terlalu
menyebabkab efek samping, karena masih bisa dicerna oleh tubuh.
Beberapa perusahaan mengolah obat-obatan tradisional yang dimodifikasi lebih lanjut.
Bagian dari Obat tradisional yang bisa dimanfaatkan adalah akar, rimpang, batang, buah,
daun dan bunga. Bentuk obat tradisional yang banyak dijual dipasar dalam bentuk kapsul,
serbuk, cair, simplisia dan tablet.
B. LATAR BELAKANG
Tepatnya pada tahun 1980 jumlah penduduk di pusat kota Pinrang sudah memenuhi
standar pembangunan sebuah puskesmas maka pemerintah mendirikan sebuah bangunan
puskesmas salo di atas tanah dengan luas 2020 m2 dan luas bangunan 340 m2 dengan
kapasitas 12 ruangan dan status rawat jalan dan rawat inap, mewilayahi 8 kelurahan, letak
geografis di jantung kota Pinrang dengan luas wilayah 5897 km2, membawahi satu pustu
Kel. Siparappe dan stu poskesdes di Kel. Sipatokkong.
Batas-batas wilayah :
Sebelah timur
: Kecamatan Tiroang
Sebelah Barat
: Kecamatan Mattiro Sompe dan Cempa.
Sebelah Utara
: Kecamatan Paleteang
Sebelah Selatan
: Kecamatan Mattiro Bulu
Pusat Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer mempunyai tanggung jawab
terhadap pengelolaan kegiatan yang berdampak pada kesehatan tradisonal masyrakat.
Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer yang memenuhi kriteria tertentu dapat
diintegrasikan pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan meliputi :

a.
b.
c.
d.

mengikuti kaidah-kaidah ilmiah;


tidak membahayakan kesehatan pasien/klien;
tetap memperhatikan kepentingan terbaik pasien/klien;
memiliki potensi promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan meningkatkan kualitas

hidup pasien/klien secara fisik, mental, dan sosial; dan


e. dilakukan oleh tenaga kesehatan tradisional.
C. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS
1. Tujuan Umum
Meningkatkan derajat kesehatan pengobatan tradisional dan derajat kesehatan
masyarakat dengan penggunaan obat-obat tradisional.
2. Tujuan Khusus
a. Membangun sistem pelayanan kesehatan tradisional yang bersinergi dengan
pelayanan kesehatan konvensional;
b. Membangun sistem Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer yang
bersinergi dan dapat berintegrasi dengan pelayanan kesehatan konvensional di
Fasilitas Pelayanan Kesehatan;
c. Memberikan pelindungan kepada masyarakat;
d. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan tradisional; dan
e. memberikan kepastian hukum bagi pengguna dan pemberi pelayanan kesehatan
tradisional.
D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
NO
1.
2.

KEGIATAN POKOK
Pembinaan
Penyuluhan

RINCIAN KEGIATAN
Pembinaan Pengobatan Tradisional
Penyuluhan pada masyarakat dan pengobat

3.

Sosialisasi

tradisional
Sosialisasi

obat-obat

tradisional

dan

manfaatnya
E. PELAKSANAAN
a. Kegiatan Pendataan dan Pembinaan BATRA ini terlaksana di Pelayanan Kesehatan
Pengobatan Tradisional keluarga dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan
pengobatan tradisional melalui kegiatan pemantauan dan pendataan metoda yang
digunakan dan kunjungan pasien.
b. Penyuluhan pada masyarakat dan pengobat tradisional mengenai pengobatan obat
tradisional dan penggunaan obat tradisonal di lingkungan wilayah puskesmas Salo.
c. Sosialisasi obat-obat tradisional dan manfaatnya melalui pelaksanaan tanaman obat
keluarga (TOGA).
F. SASARAN
Sasaran Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer adalah tempat-tempat
pengobatan tradisional dan masyarakat.
Jumlah tempat : 8 lokasi di 8 Kelurahan
G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
N

KEGIATAN POKOK

SASARAN

TRIWULAN

O
1
2

I
Pembinaan
Penyuluhan

Pengobatan Tradisional
Masyarakat dan
Pengobatan tradisional

II

III

IV

Sosialisasi

Masyarakat

H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di setiap tiga bulan sesuai jadwal
kegiatan. Pelaporan kegiatan dilaksanakan setiap tiga bulan untuk mengetahuai sejauh mana
kegiatan ini terlaksana.

Mengetahui,
Kepala Puskesmas Salo

Drg. Hj. Nasriwati, A. M. Kes


NIP: 19640828 200212 1 001