Anda di halaman 1dari 2

PENGAMATAN LALAT BUAH

Pada pengamatan pertama pada lalat buah ini kami menggunakan pisang yang sudah
busuk berwarna hijau yang dipotong menjadi 2 disertai dengan kulitnya sebagai umpan agar lalat
agar lalat buah bisa masuk kedalam toples. Sebelum memasukkan pisang kedalam toples,terlebih
dahulu kami merebus toples tersebut dengan air hangat agar toples dalam keadaan yang
steril,setelah itu kami meletakkan toples tersebut ditempat yang teduh atau tidak terkena cahaya
matahari dan diletakkan disamping bak sampah,karena lalat buah biasanya ada disekitar bak
sampah sehingga kami meletakkannya disana. Kami menunggu selama 3 hari dan akhirnya ada
sekitar 7-6 ekor lalat buah masuk kedalam toples. Lalat buah yang masuk kedalam toples
berwarna kuning agak kehitam-hitaman dengan mata yang berwarna merah, memiliki sayap dan
ukurannya 1mm. Setelah lalat buah masuk ke dalam toples, kami menutup rapat toples dengan
kain yang sangat tipis agar udara bisa keluar masuk dari toples tersebut. kami mengamati
perkembangan lalat buah setiap hari. Setelah hari kelima, ternyata ada kurang lebih 2 lalat buah
yang mati dan menempel pada pisang. kami belum mengetahui penyebab lalat buah tersebut bisa
mati di dalam toples. Tetapi setelah hari ke 7, pisang sudah dalam keadaan sangat membusuk
sehingga toples sudah dalam keadaan yang steril lagi. Pada percobaan pertama tersebut kami
mengalami kegagalan karna objek yang kami amati hilang. Tetapi kami mencoba melakukan
percobaan yang ke 2 dengan umpan yang berbeda yaitu berupa tomat. hal yang kami lakukan
pada percobaan yang ke 2 sama seperti percobaan yang pertama yaitu kami merebus toples agar
toples tersebut dalam keadaan yang steril, dan perkembangan lalat buah akan membaik jika
toples ada dalam keadaan yang steril. Sebelum kami memasukkan tomat ke dalam toples,
terlebih dahulu kami mencuci tomat tersebut agar dalam keadaan bersih. Kami tidak menunggu
lama agar lalat buah masuk ke dalam toples karna pada hari pertama tomat sudah dikerumuni

oleh lalat buah. Kurang lebih ada sekitar lalat buah yang menempel pada tomat yang berada
dalam toples. Setelah kami menutupnya dengan kain yang sangat tipis agar lalatnya bisa keluar
dan udara bisa keluar masuk ke dalam toples. Pada percobaan yang ke 2 ini, pengamatan berjalan
dengan lancar. Lalat buah yang berada di dalam toples ukurannya lebih kecil dibanding lalat
buah pada percobaan yang pertama. Lalat buah yang berada di toples biasanya menempel pada
tomat dan terbang di dalam toples dan ada juga lalat buah yang berterbangan di atap toples
Kami melihat dan mengamati perkembangan yang terjadi pada lalat buah setiap hari.
Seelah hari ke 6 tampak terlihat warna putih-putih yang menempel pada tomat. Warna tersebut
adalah telur dari lalat buah. setelah hari ke 8 , sudah berubah menjadi ulat, ulat-ulat ersebut
menempel pada dinding toples dan ada juga ulat yang masih menempel pada tomat. Kurang lebih
ada 20 ulat yang terdapat dalam toples. Sedangkan tomat yang kami gunakan semakin
membusuk. Lalu kami membuka kain yang dipakai untuk menutup toples tersebut dan
membiarkan lalat buah yang berada di toples keluar.