P. 1
Peraturan Bersama

Peraturan Bersama

|Views: 740|Likes:
Dipublikasikan oleh Pitri Rahayu
PERATURAN BERSAMA KEPALA BPKP DAN KEPALA BKN NOMOR : PER-1310/K/JF/2008 NOMOR : 24 TAHUN 2008
TANGGAL 11 NOVEMBER 2008 TENTANG

PETUNJUK PELAKSANAAN JFA DAN ANGKA KREDITNYA

Pusbin JFA

1

KEBIJAKAN MENPAN

Pusbin JFA

2

KEBIJAKAN UMUM PEMBINAAN PNS RPJM Tahun 2004 -2009, meningkatkan kualitas dan profesionalisme SDM Aparatur Reformasi Birokrasi, ³Ramping Struktur Kaya Fungsi´ agar efisien dan efektif sebagai amanat UU Pokok-Pokok Kepegawaian Negara No 8 th1974 Struktural - Fungsional (PP 15
PERATURAN BERSAMA KEPALA BPKP DAN KEPALA BKN NOMOR : PER-1310/K/JF/2008 NOMOR : 24 TAHUN 2008
TANGGAL 11 NOVEMBER 2008 TENTANG

PETUNJUK PELAKSANAAN JFA DAN ANGKA KREDITNYA

Pusbin JFA

1

KEBIJAKAN MENPAN

Pusbin JFA

2

KEBIJAKAN UMUM PEMBINAAN PNS RPJM Tahun 2004 -2009, meningkatkan kualitas dan profesionalisme SDM Aparatur Reformasi Birokrasi, ³Ramping Struktur Kaya Fungsi´ agar efisien dan efektif sebagai amanat UU Pokok-Pokok Kepegawaian Negara No 8 th1974 Struktural - Fungsional (PP 15

More info:

Published by: Pitri Rahayu on Apr 29, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

text

original

PERATURAN BERSAMA KEPALA BPKP DAN KEPALA BKN NOMOR : PER-1310/K/JF/2008 NOMOR : 24 TAHUN 2008

TANGGAL 11 NOVEMBER 2008 TENTANG

PETUNJUK PELAKSANAAN JFA DAN ANGKA KREDITNYA

Pusbin JFA

1

KEBIJAKAN MENPAN

Pusbin JFA

2

KEBIJAKAN UMUM PEMBINAAN PNS RPJM Tahun 2004 -2009, meningkatkan kualitas dan profesionalisme SDM Aparatur Reformasi Birokrasi, ³Ramping Struktur Kaya Fungsi´ agar efisien dan efektif sebagai amanat UU Pokok-Pokok Kepegawaian Negara No 8 th1974 Struktural - Fungsional (PP 15 & 16 tahun 1994) Memaksimalkan Jabatan Fungsional untuk pelaksanaan keahlian dan spesialisasinnya

Pusbin JFA

3

FORMAT UMUM PERMENPAN TENTANG JF DAN ANGKA KREDITNYA

1. 2.

Ketentuan Umum (Nomenklatur Jabatan) Rumpun Jabatan, Kedudukan, Wewenang dan Tanggungjawab Jabatan 3. Instansi Pembina Jabatan Fungsional 4. Unsur dan Sub Unsur (tupoksi mrp domain Instansi Pembina) 5. Jenjang Pangkat dan Jabatan (Pengaturan umum per jenjang mengacu PP 87 th 99 dan PP16 tahun 94) 6. Rincian Kegiatan dan Unsur Yang Dinilai Dalam Pemberian Angka Kredit (mrp domain Instansi Pembina dan BKN) 7. Penilaian dan penetapan angka kredit 8. Pengangkatan dalam JF 9. Pembebasan Sementara, Pengangkatan Kembali & Pemberhentian Ketentuan 10. Peralihan dari PerMenPAn 11. Ketentuan Lain-Lain 12. Penutup
Pusbin JFA 4

PRINSIP UMUM RINCIAN KEGIATAN DAN PEMBERIAN ANGKA KREDIT JABATAN FUNGSIONAL

Uraian tugas tiap jabatan harus berbeda mencerminkan tanggung jawab tugas jabatan, makin tinggi makin kompleks Dasar tarif satuan angka kredit berdasar jam kerja produktif 5000 jam dalam 4 tahun, sehingga bagi yang bekerja produktif 5000 jam dalam 4 tahun dapat naik pangkat normal 4 tahun. Unsur kegiatan yang dinilai mencakup utama & penunjang Jumlah & komposisi angka kredit kumulatif minimal untuk kenaikan jabatan/pangkat Pengaturan Kewajiban Perolehan Angka Kredit JF, Kelebihan Angka Kredit & dapat diperhitungkan untuk kenaikan pangkat berikutnya
Pusbin JFA
5

5

POKOK-POKOK REVISI (11) PerMenPAn Ketentuan Peralihan dari
Auditor yang sudah 6 th atau lebih belum memenuhi angka kredit sesuai ketentuan lama, dibebaskan sementara paling lama 1 tahun sejak juklak peraturan terbit, bila tidak terpenuhi langsung diberhentikan dari jabatannya.

Auditor, bagi yang berpendidikan SLTA, DI, DII
Bila berusia di atas 40 tahun tetap menjabat Bila berusia 40 tahun ke bawah wajib memperoleh ijazah D III paling lama 6 th sejak Peraturan baru ini ditetapkan

Calon Auditor dengan pendidikan SLTA, DI, DII
telah mengikuti Diklat terampil sd 30 Juni 2008 dapat diangkat Auditor Terampil bila telah lulus sertifikasi Auditor yang diangkat di atas wajib memperoleh ijazah D III paling lama 6 th sejak diangkat
Pusbin JFA 6

JENJANG JABATAN dan PANGKAT JABATAN FUNGSIONAL
Utama
Dasar Kompetensi (UU 8 th 74) Tersedia Formasi Organisasi Jaring laba-Laba

Madya Muda Pertama
(IV/a - IV/c

IV/d-IV/e

(III/c-III/d)

Tergantung kebutuhan unit kerja, beban kerja dan formasi
Inspektur

Penyelia Pelaks.Lanjt Pelaksana
(III/a-III/b)

(III/a-III/b) (III/c-III/d) Sekretariat

Irban I

Irban II Irban III Irban IV

(II/c-II/d)

JF

Auditor (7 jabatan)
Pusbin JFA

Arsiparis

Pranata Komputer Th-6786
7

FILTER PROMOSI JABATAN
Angka Kredit Kumulatif Minimal Angka Kredit Penjenjangan Sertifikasi mengacu PP 16 tahun 1994 Tersedianya formasi mengacu ke PP No. 97 Tahun 2000 ttg Formasi PNS Hasil penilaian Bapperjakat masingmasing instansi, terkait unsur Kompetensi, Prestasi, Loyalitas

Pusbin JFA

1

8

KEWAJIBAN MENJAGA KINERJA
Semua JF senantiasa diwajibkan menjaga kinerja pengawasan Semua JF berkewajiban untuk mengembangkan profesi, terutama jabatan tertinggi Karya tulis ilmiah untuk uji kompetensi pengembangan profesi dalam bentuk: 

  

Penyusunan ide/gagasan/pemikiran Melalui bentuk tulisan formal Uji kemampuan orasi mempertahankan hasil karya pemikiran Pangkat jabatan tertinggi dituntut lebih berperan dalam mengembangan profesi (sebagai nara sumber, penyaji, penulis)
Pembebasan sementara bila setelah 5 tahun (terhitung sejak memasuki tahun ke 6) tidak dapat mengumpulkan angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi, dan diberhentikan dari Jabatan Fungsional bila dalam jangka waktu 1 (satu) tahun dibebaskan sementara (terhitung sejak memasuki tahun ke 7), tetap belum dapat mengumpulkan angka kredit yang ditentukan.

Pusbin JFA

9

Kewajiban Menjaga Kinerja JFA
Pengaturan Baru 220/2008 Lama 19/1996 

Angka Kredit untuk Kenaikan Pangkat di tahun ke-2, bila terjadi kelebihan angka kredit pada tahun pertama  Kewajiban kinerja normal KP 

20% untuk KP setingkat lbh tinggi  5 tahun

Psl 16

Tidak diatur

6 tahun

Bila tidak KJ krn Sertifikasi, tidak ada formasi) per 2 th Pelaksana II/d Pelaks. Lanjt III/b Pertama III/b Muda III/d Madya IV/c 

6 Was 15 Was 15 was termasuk 1 PP 30 Was termasuk 2 PP 45 Was termasuk 4 PP

16

Tidak diatur

Yang sudah maksimal kepangkatannya (setiap 2 tahun) Penyelia III/d Utama IV/e

16 30 Was termasuk 1 PP 60 Was termasuk 7 PP  30 Utama  60 Utama

Pusbin JFA

10

Kewajiban pengumpulan angka kredit dari pengembangan profesi Auditor
Pengaturan

Baru 220/2008 Pasal
15

Lama19/1996

Kewajiban Delta PP Terampil Pelaksana Pelaks Lanjt Penyelia Ahli Pertama Muda Madya Utama

Tetap 1 2 4 3 8 15 30
Pusbin JFA

Tetap 1 2 4 3 8 15 30
11

Tugas Limpah Auditor
Baru PerMenPAN 220/2008 Angka kredit X% dari tabel yang dilaksanakannya Ke bawah: 100% dari Angka Kredit jabatan di bawahnya Ke atas: 80% dari AK di atasnya Misal Auditor Muda : Sebagai anggota tim tarif angka kredit=100% x 0,01=0,01 (lebih kecil) Sebagai Dalnis = 80% x 0,03 = 0,024 (lebih besar) Pasal 11 Lama KepMenPAN 19/1996 Angka kredit X% dari tabel jabatan yang didudukinyanya Ke bawah: 90% dari AK jabatan yang diduduki Ke atas: 110% dari AK yang diduduki

Misal Auditor Muda : Sebagai anggota tim , tarif angka kredit=90% x 0,02=0,018 Sebagai Dalnis = 110% x 0,02=0,022

Tidak diijinkan tugas limpah dua jenjang jabatan *)
12

Pejabat Yang Berwenang Menetapkan Angka Kredit
Pengaturan Penilaian 2 kali per tahun Penilaian oleh : 1. Tim Penilai Pusat, untuk Auditor Utama IV/e IV/d Madya IV/c IV/b 2. Tim Penilai Unit Kerja Instansi Pembina, 3. Tim Penilai Instansi, untuk Penilaian 2 kali per tahun Pejabat yang berwenang menetapkan  Untuk Madya sd Utama  Untuk Terampil sd Madya IV/a Terampil sd Madya IV/a Terampil sd Madya IV/a 3 bln sebelum periode KP 18 19  Ka BPKP selaku Pejabat Pemb Kepegawaian pd Instansi Pembina  Eselon II di lingk Ins Pembina, Sesitjend, Inspektur  Sekretaris Utama BPKP  Eselon I di lingk Ins Pembina, Sesitjend, Inspektur 19 IV/e IV/d IV/c IV/b IV/a Terampil sd Muda III/d Terampil sd Muda III/d Bl Januari & Juli Baru 220/2008 3 bln sebelum periode KP Pasal 19 Lama 19/1996 Januari & Juli

Pusbin JFA

13

Tim Penilai Angka Kredit Auditor
Pengaturan Jenis Tim Penilai Baru 220/2008  Tim Penilai Pusat  Tim Penilai Unit Kerja  Tim Penilai Instansi  Tim Penilai Provinsi  Tim Penilai Kabupaten/Kota  Ketua  Wakil  Sekretaris  Sekurangnya 4 anggota dengan paling kurang 2 orang dari auditor  3 tahun
Pusbin JFA

Lama 19/1996 Pasal  Tim Penilai Pusat 19 (3)  Tim Penilai Deputi  Tim Penilai Unit Pengawasan Instansi  Tim Penilai Kantor perwakilan

Susunan Anggota

Masa Jabatan

5 tahun
14

Syarat Pengangkatan Dalam Jabatan Auditor
Pengatu ran Persyar atan Umum Minimal Auditor Terampil    Baru 220/2008 Paling rendah D III Paling rendah Pengatur, II/c; Setiap unsur (DP3), paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir Pasal 27 (1 )     Lama 19/1996 SLTA, D II, D Ill Pangkat Pengatur Muda Tingkat I II/b. Telah diklat dan lulus sertifikat JFA Setiap unsur DP3 minimal bernilai baik dalam tahun terakhir

Persyar atan Umum Minimal Auditor Ahli 

S1 / DIV  Paling rendah Pengatur, III/a;  Setiap unsur (DP3) bernilai baik dalam tahun terakhir

27 (2) 

S1 / DIV  Telah mengikuti diklat dan lulus sertifikat JFA.  Setiap unsur (DP3) bernilai baik dalam tahun terakhir 

  

Ada formasi Auditor pasal 27 (4) dan 28 (1) Persetujuan teknis secara tertulis instansi pembina pasal 27 (6), 29 (6) Instansi Pembina dapat mengatur kualifikasi pendidikan 27 (5) Unit Kerja dapat mengatur lebih spesifik sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan yg lebih tinggi

Pusbin JFA

15

Pengangkatan Pertama dan Perpindahan ke Jabatan Auditor
Pengaturan Pengangkatan Pertama (dari CPNS) Baru 220/2008  Jangka waktu kelulusan sertifikasi JFA maksimal 3 th Pasal 27(3) Lama 19/1996 Telah mengikuti diklat dan lulus sertifikat JFA

Pengangkatan Perpindahan 

  

memenuhi syarat umum; usia paling tinggi 50 tahun; telah lulus sertifikasi jabatan Pengalaman struktural di bidang tugas pengawsan dapat diberi AK

29 (1), (4) 

memenuhi syarat umum;  sekurangnya 5 th sebelum BUP  lulus sertifikasi jabatan  pengalaman was 2 th

Alih Jabatan Terampil ke Ahli 

  

tersedia formasi; Ijazah S1/DIV sertifikasi alih jabatan; AK kumulatif terpenuhi

30 (1) 

S1, DIV  Memiliki sertifikat keahlian

Pengakuan Angka Kredit Alih Jabatan

65% dari kumulatif unsur utama (diklat, pengawasan, pengemb. profesi) + ijasah S 1/D IV, tidak memperhitungkan unsur penunjang

30 (2)

Tidak diatur

Pusbin JFA

16

KENAIKAN JABATAN dan PANGKAT AUDITOR TERAMPIL dan ALIH JABATAN
Alih jabatan SI/D IV, Formasi, Sertifikasi, AK = (65% AK Diklat, Was, PP) + Ijazah SI/ DIV
AK Kumulatif III/c, 200 III/d, AK 300

Muda, dst
(III/c-III/d)

PP 99 tahun 2000, Jo PP 12 th 2002 ttg Kenaikan Pangkat PNS

Pertama Penyelia
(III/a-III/b) Alih Jabatan

AK Kumulatif III/a, AK 100 III/b, AK 150

Pelaks.Lanjt Pelaksana
(II/c-II/d)

(III/c-III/d)

(III/a-III/b)

D III, Formasi, AK 60, Sertifikasi

Th-6786

Pusbin JFA

17

KENAIKAN JABATAN dan PANGKAT AUDITOR AHLI
PP 99 tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat PNS

Kumulatif AK 400, Sertifikasi, Formasi

Utama
Madya
(IV/d, IV/e)

AK Kumulatif 850, Sertifikasi, Formasi

Ijazah SI/DIV Formasi, AK 100, Sertifikasi

Muda Pertama
(III/a-III/b)

(IV/a, IV/b, IV/c) Kumulatif AK 200, Sertifikasi, Formasi

(III/c-III/d)

Th-6786

Pusbin JFA

18

PERATURAN BERSAMA

Pusbin JFA

19

TUJUAN 
Petunjuk pelaksanaan dari Peraturan Menpan ttg JFA dan Angka kreditnya yang telah di revisi  Pengaturan lebih lanjut antara BPKP sebagai Instansi Pembina dengan BKN terkait hal-hal yang menjadi kewenangan BKN meliputi Kenaikan pangkat dan/atau jenjang, pembebasan sementara, pengangkatan, pengangkatan kembali dan pemberhentian Auditor
Pusbin JFA 20

FORMAT UMUM PERATURAN BERSAMA

1. Ketentuan Umum 2. Usul Penilaian dan Penetapan Angka Kredit 3. Tim Penilai Angka Kredit 4. Kenaikan jabatan/Pangkat 5. Pengangkatan, Pembebasan Sementara, Pengangkatan Kembali dan Pemberhentian dalam dan dari jabatan 6. Ketentuan Lain-Lain 7. Ketentuan Peralihan 8. Ketentuan Penutup
Pusbin JFA 21

Penggunaan Formulir dalam Peraturan Bersama 
Pengangkatan
± Dibedakan formulir SK pengangkatan pertama kali dengan pengangkatan perpindahan dari jabatan lain. ke dalam jabatan auditor 

DUPAK, LAK, SPMK, PAK
± Form DUPAK dibedakan antara terampil dan ahli ± Form DUPAK menggambarkan kegiatan tugas limpah ± Unsur Utama dalam DUPAK terdiri dari: AK Pendidikan Sekolah dan AK penjenjangan. AK Penjenjangan meliputi : Diklat fungsional/prajabatan, Pengawasan, Pengembangan Profesi ± Ada formulir tambahan untuk SPMK Pendidikan sekolah, diklat dan prajabatan. ± Kolom-kolom pada PAK : No, Uraian, Lama, Baru, Jumlah, Angka Kredit untuk kenaikan jabatan/pangkat. Keterangan dibawah: Delta pengembangan profesi yang dimiliki 

Kenaikan jenjang
± Tabel mengenai jumlah komposisi AK kumulatif minimal untuk kenaikan jabatan dan pangkat dibedakan sesuai dengan ijasah yang diperoleh yaitu Auditor Terampil pendidikan SLTA/Diploma I, Diploma II, Diploma III, S1, S2, S3 (6 tabel) ± Ada Form pengangakatan pertama kali Auditor ± Ada tambahan Form pengangkatan Alih jabatan dari A. Terampil ke A. Ahli 

Surat Peringatan dan Pembebasan Sementara
± Ada form tentang Surat peringatan sebelum dibebaskan sementara 

Pengangkatan kembali
± Ada form pengangkatan kembali dalam jabatan 

Pemberhentian

Pusbin JFA

22

1. Ketentuan Umum (Nomenklatur)
‡ Pejabat yang berwenang adalah pejabat yang mempunyai kewenangan mengangkat, memindahkan, membebaskan sementara, dan memberhentikan Auditor sesuai dengan peraturan perundang-undangan. ‡ Pemberhentian adalah pemberhentian dari jabatan fungsional Auditor dan bukan pemberhentian sebagai Pegawai Negeri Sipil. ‡ Komite Sertifikasi Auditor Adalah yang dibentuk oleh Kepala Instansi Pembina Jabatan Fungsional Auditor yang bertugas memberi pertimbangan dan/atau usulan yang bersifat strategis tentang arah dan pengembangan kompetensi Auditor Intern Pemerintah kepada Kepala Instansi Pembina Jabatan Fungsional Auditor.

Pusbin JFA

23

2. USUL PENILAIAN DAN PENETAPAN ANGKA KREDIT
‡ Usulan Penilaian AK dibuat oleh Auditor secara berjenjang tiap semester (2 kali dalam setahun) disampaikan oleh pejabat Pengusul kepada Pejabat Penetapan AK Berkas yang dilampirkan: ‡ Laporan AK (lampiran III) ‡ Surat pernyataan melakukan Kegiatan Diklat (lamp IV a ± IV c) ‡ Surat pernyataan melakukan Kegiatan Pengawasan (lamp V) ‡ Surat pernyataan melakukan Kegiatan Pengembangan Profesi (lampVI) ‡ Surat pernyataan melakukan Kegiatan Penunjang (lamp VII) ‡ Bukti Fisik Usulan dinilai oleh Tim penilai dan hasilnya disampaikan kepada Pejabat Penetapan AK untuk ditetapkan AKnya (lamp VIII) PAK asli disampaikan kepada BKN/Kepala Kantor Regional BKN dengan tembusan kepada: ‡ Kepala BPKP u.p. Pusat Pembinaan JFA; ‡ Sekretaris Tim Penilai Auditor yang bersangkutan; ‡ Kepala Biro/Badan Kepegawaian Daerah/Bagian Kepegawaian instansi yang bersangkutan; ‡ Auditor yang bersangkutan; dan ‡ Pejabat lain yang dipandang perlu.
Pusbin JFA 24

‡

‡

‡

2. USUL PENILAIAN DAN PENETAPAN ANGKA KREDIT
‡ Auditor wajib mencatat dan menginventarisir kegiatan dan membuat laporan angka kredit Untuk kenaikan pangkat, PAK ditetapkan paling lambat 3 bulan sebelum kenaikan pangkat: ‡ Untuk KP April , PAKnya ditetapkan Januari ‡ Untuk KP Okt , PAKnya ditetapkan bln Juli Pejabat Penetapan AK harus membuat spesimen tanda tangan dan disampaikan ke Kepala BKN dan/ atau kepada Kepala regional BKN Jika pejabat tsb berhalangan , dapat di delegasikan kepada pejabat satu tingkat di bawahnya yang bertanggung jawab di bidang teknis

‡

‡

‡

Pusbin JFA

25

3. TIM PENILAI ANGKA KREDIT
‡ Syarat Anggota Tim Penilai (ATP):
‡ ‡ ‡ menduduki jabatan/pangkat paling rendah sama dengan jabatan/pangkat Auditor yang dinilai; memiliki keahlian dan kemampuan untuk menilai prestasi kerja Auditor; dan dapat aktif melakukan penilaian

‡

Susunan ATP yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang menetapkan AK , terdiri dari unsur teknis, kepegawaian dan auditor:
‡ ‡ ‡ ‡ 1 orang ketua merangkap anggota 1 orang wakil merangkap anggota 1 orang sekretaris merangkap anggota (dari kepegawaian) Minimal 4 anggota

‡

ATP minimal 2 orang auditor. Jika tak terpenuhi dapat diangkat dari pejabat lain yang mempunyai kompetensi dalam bidang pengawasan Masa Jabatan : 3 tahun dan dapat diangkat kembali Jika ATP :
1. telah menjabat 2 kali masa jabatan, dapat diangkat kembali jika telah melampaui tenggang waktu 1 masa jabatan . 2. pensiun atau berhalangan paling singkat 6 bulan, Ketua TP mengusulkan penggantian 3. turut dinilai, Ketua TP dapat mengangkat ATP pengganti

‡ ‡

‡

Jenis Tim penilai:
1. 2. 3. 4. 5. Pusat Unit kerja instansi Pembina Instansi, ----------- jika belum ada dilakukan oleh tim penilai pusat Provinsi, Kabupaten/Kota Jika belum ada, ditetapkan oleh TP unit kerja di Perw. Ins Pembina

Pusbin JFA

26

3. TIM PENILAI ANGKA KREDIT
‡ Tugas Tim penilai Pusat:
‡ membantu Pejabat yang berwenang menetapkan AK A. Madya IV/ b s.d A. Utama IV/ e ‡ melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh pejabat tersebut.

‡ Tugas Tim penilai unit kerja Instansi Pembina:
‡ membantu pejabat yang berwenang menetapkan AK A. Terampil dan A.Pertama III/a s.d A. Madya IV/a di lingkungan instansi pembina. ‡ membantu pejabat yang berwenang menetapkan AK untuk melakukan penelitian DUPAK A. Madya IV/b s.d A. Utama IV/e sebelum diteruskan kepada Tim Penilai Pusat. ‡ melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Pejabat ybs yang berhubungan dengan PAK

‡ Tugas Tim penilai Instansi/Provinsi/Kabupaten/Kota :
‡ membantu pejabat yang berwenang menetapkan AK A. Terampil dan A. Pertama III/a s.d A. Madya IV/a. ‡ membantu pejabat ybs untuk melakukan penelitian DUPAK A.Madya IV/b s.d A. Utama IV/e di lingkungan masing-masing sebelum diteruskan kepada Tim Penilai Pusat. ‡ melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Pejabat ybs yang berhubungan dengan PAK

Pusbin JFA

27

4. KENAIKAN JABATAN/PANGKAT
‡ ‡ PAK merupakan dasar untuk kenaikan jabatan/pangkat Ada tambahan Tabel Komposisi angka kredit untuk kenaikan pangkat dan jabatan bagi Auditor Terampil pendidikan dibawah Diploma III Ada tambahan tabel yang membedakan S1, S2 dan S3 Jumlah dan Komposisi Angka kredit ada pada lampiran XI s.d XIV dengan unsur :

‡ ‡

1. Utama :

- Pendidikan : Sekolah, Diklat Fungsional dg STTP/sertifikat, diklat prajabatan
- Pengawasan - Pengembangan Profesi

2. Penunjang
‡ A. Ahli yang memperoleh peningkatan pendidikan/ijazah Strata Dua (S2)/Strata Tiga (S3) pembinaan kariernya menggunakan jumlah dan komposisi angka kredit kumulatif minimal pada: Lamp XIII dan XIV Syarat Kenaikan Jabatan:
1. 2. 3. 4. 5. 6. Min 1 tahun dalam jabatan terakhir Memenuhi jumlah AK kumulatif dan komposisi AK yang disyaratkan Memiliki sertifikat jabatan sesuai jenjang yang akan diduduki DP 3 minimal baik dalam 1 tahun terakhir Memperhitungkan perbandingan jumlah auditor dengan beban kerja yang ada (formasi) dan ditetapkan dengan SK pejabat yang berwenang (lamp XVII) Untuk A. terampil dan A Ahli Pertama s.d Madya ditetapkan oleh pejabat Pembina Kepegawaian instansi. Sedangkan untuk A. Utama ditetapkan oleh Presiden setelah mendapat pertimbangan teknis Kepala BKN

‡

‡

Syarat Kenaikan pangkat:
1. 2. 3. 4. 5. Min. telah 2 tahun dalam pangkat terakhir Memenuhi jumlah AK kumulatif dan komposisi AK yang disyaratkan DP 3 minimal baik dalam 2 tahun terakhir Masih dalam jenjang jabatan yang sama Untuk kenaikan dari A. Madya IV/b menjadi IV/c s.d A. Utama IV/e, ditetapkan oleh Presiden setelah mendapat pertimbangan teknis dari Kepala BKN Pusbin JFA

28

4. KENAIKAN JABATAN/PANGKAT
8. Syarat Kenaikan pangkat pertama kali Auditor (dari CPNS): 1. Min. telah 2 tahun dalam pangkat terakhir 2. Memenuhi jumlah AK kumulatif dan komposisi AK yang disyaratkan 3. DP 3 minimal baik dalam 2 tahun terakhir 4. Masih dalam jenjang jabatan yang sama 5. Lulus sertifikasi Pembentukan Auditor Terampil atau Auditor Ahli Jumlah & komposisi angka kredit kumulatif minimal untuk kenaikan jabatan/pangkat D III, SI, S2, S3 ± Kelebihan & Kewajiban Perolehan Angka Kredit, dapat diperhitungkan untuk kenaikan pangkat berikutnya ± Kewajiban pengumpulan angka kredit dari pengembangan profesi ± Kewajiban menjaga kinerja Sertifikasi jabatan Auditor untuk kenaikan jabtan diatur oleh Instansi Pembina dengan memperhatikan masukan dari Komite Sertifikasi

9.

10.

Pusbin JFA

29

Jumlah & komposisi angka kredit kumulatif minimal untuk kenaikan jabatan/pangkat Jenjang Terampil DIII

Pengaturan AK Kumulatif Terampil - DIII Delta Kumulatif Utama Pendidikan Ijazah AK Penjenjangan Komposisi: Diklat Was PP Penunjang

Baru PerMen PAN 220 Tetap Psl 13

Pelaksna II/c 60 II/d 80 20

Pelaksana Lanjutan III/a 100 20 60 III/b 150 50 60

Penyelia III/c 200 50 60 III/d 300 100 60

Lama

60 Baru

60

60

80%

80%

15 1

30 2 8 100

68 4 18 150

106 6 28 200

182 10 48 300 30 20%

20% 60

4 80

Pusbin JFA

Jumlah & komposisi angka kredit kumulatif minimal untuk kenaikan jabatan/pangkat Jenjang Ahli S1
JENJANG JABATAN/GOLONGAN RUANG/ANGKA KREDIT

No

UNSUR

%

PERTAMA

MUDA

MADYA

UTAMA

III/a I Pendidikan Sekolah UTAMA A. Diklat B. Tugas Pokok C. Pengembanga n Profesi PENUNJANG Pendukung pelaksanaan kegiatan JUMLAH 100

III/b 100

III/c 100

III/d 100

IV/a 100

IV/b 100

IV/c 100

IV/d 100

IV/e 100

II

• 80%

-

40

80

160

240

360

480

600

760

III

” 20%

-

10

20

40

60

90

120

150

190

100

150

200

300

400

550

700

850

1050

Badan Kepegawaian Negara

31

Jumlah & komposisi angka kredit kumulatif minimal untuk kenaikan jabatan/pangkat Jenjang Ahli S1
Pengaturan Baru PerMen PAN 220 Tetap Psl 13 Pertama Muda Madya Utama Lama

AK Kumulatif Ahli - SI Delta Kumulatif Utama Pendidikan Ijazah AK Penjenjangan Komposisi: Diklat Was PP Penunjang Jumlah AK

III/a 100

III/b 150 50

III/c 200 50 100

III/d 300 100 100

IV/a 400 100 100

IV/b 550 150 100

IV/c 700 150 100

IV/d 850 200 100

IV/e 1050

100

100

100

80%

Baru

37 80% 3 20% 100 10 150

74 6 20 200

146 14 40 300

218 22 60 400

323 37 90 550

428 52 120 700

533 67 150 850

663 97 190 1050 20%

Pusbin JFA

32

Jumlah & komposisi angka kredit kumulatif minimal untuk kenaikan jabatan/pangkat Jenjang Ahli S2
Pengaturan Baru PerMen PAN 220 Tetap Psl 13 Per tama III/b 150 Muda Madya Utama Lama

AK Kumulatif Ahli - SI Delta Kumulatif Utama Pendidikan Ijazah AK Penjenjangan Komposisi: Diklat Was PP Penunjang Jumlah AK

III/c 200 50 150

III/d 300 100 150

IV/a 400 100 150

IV/b 550 150 150

IV/c 700 150 150

IV/d 850 200 150

IV/e 1050

150

80%

Baru

80% 37 3 20% 150 10 200 109 11 30 300 181 19 50 286 34 80 550 391 49 110 700 496 64 140 850 626 94 180 1050 20%

400

Pusbin JFA

33

Jumlah & komposisi angka kredit kumulatif minimal untuk kenaikan jabatan/pangkat Jenjang Ahli S3
Pengaturan AK Kumulatif Ahli - SI Delta Kumulatif Utama Pendidikan Ijazah AK Penjenjangan Komposisi: Diklat Was PP Penunjang Jumlah AK 20% 200 Baru 200 Baru PerMen PAN 220 Tetap Psl 13 Muda III/c 200 III/d 300 100 200 IV/a 400 100 200 Madya IV/b 550 150 200 IV/c 700 150 200 Utama IV/d 850 200 200 200 80% IV/e 1050 Lama

80% 72 8 20 300 144 16 40 400 249 31 70 550 354 46 100 700 459 61 130 850 589 91 170 1050 20%

Pusbin JFA

34

Dibebaskan sejak menduduki jabatan terakhir bagi : a. Auditor yang diangkat pertama kali dalam jabatan dari CPNS; b. Auditor yang diangkat dari perpindahan jabatan struktural, fungsional tertentu lainnya, atau fungsional umum; c. Auditor yang diangkat kembali setelah yang bersangkutan dibebaskan sementara karena:
1. 2. 3. 4. diberhentikan sementara sebagai Pegawai Negeri Sipil berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1966; ditugaskan secara penuh di luar jabatan Auditor; menjalani cuti di luar tanggungan negara, kecuali untuk persalinan keempat dan seterusnya; atau menjalani tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan;

d. e.

Auditor yang diberikan kenaikan jabatan; atau Auditor yang memiliki jabatan lebih rendah dari jabatan yang setara dengan pangkat terakhirnya.

Pusbin JFA

35

Dibebaskan sejak menduduki pangkat terakhir bagi Auditor yang pangkatnya setingkat lebih tinggi dari pangkat awal jabatannya. Auditor yang dibebaskan sementara karena tidak dapat mengumpulkan AK, didahului dengan peringatan paling lambat 6 bulan sebelum pembebasannya (form lampiran XIX) Selama pembebasan sementara tetap melaksanakan tugas pokoknya dan dapat dinilai angka kreditnya

Alasan auditor dibebaskan sementara (diluar karena tidak dapat mengumpulkan AK) 
    dijatuhi hukuman disiplin Pegawai Negeri Sipil dengan tingkat sedang atau tingkat berat berupa penurunan pangkat berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980; diberhentikan sementara sebagai Pegawai Negeri Sipil berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1966; ditugaskan secara penuh di luar jabatan fungsional Auditor; menjalani cuti di luar tanggungan negara, kecuali untuk persalinan keempat dan seterusnya; atau menjalani tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan kecuali Auditor yang masih melaksanakan tugas pokok sehari-hari. Pusbin JFA 36 

Auditor diberhentikan dari jabatannya ditetapkan menggunakan contoh formulir Lampiran XXII.  Auditor diberhentikan dari jabatannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dapat diangkat kembali dalam Jabatan Fungsional Auditor.

Pusbin JFA

37

Auditor yang sedang dibebaskan sementara karena:  dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat kecuali pemberhentian sebagai Pegawai Negeri Sipil;  ditugaskan secara penuh di luar jabatan Auditor; atau  cuti di luar tanggungan negara, mencapai batas usia pensiun PNS diberhentikan dengan hormat sebagai PNS dengan mendapatkan hak-hak kepegawaian.

Pusbin JFA

38 

PAK s.d tanggal 30 Juni 2009 menggunakan peraturan lama Lampiran I-A dan Lampiran I-B Kep. Menpan 19/1996.  Kenaikan pangkat sampai dengan per 1 Oktober 2009 menggunakan persyaratan Kep. Menpan 19/1996.  PNS pada APIP Daerah yang belum menerapkan JFA dapat diangkat melalui perpindahan jabatan dengan perlakuan khusus yang berlaku s.d 31 Desember 2009
Pusbin JFA 39

Pelaksanaan teknis yang belum diatur dalam Peraturan Bersama akan diatur kemudian oleh Kepala BPKP dan BKN baik secara bersama-sama atau sendiri-sendiri sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Pusbin JFA

40

Contact us: PUSAT PEMBINAAN JFA - BPKP GEDUNG BPKP LANTAI 11 JL. PRAMUKA NO. 33 JAKARTA 13120 TELP. (021) 85910031, FAX. (021) 85910209 E-MAIL: pusbinajfa@bpkp.go.id WEBSITE: www.bpkp.go.id
Pusbin JFA 41

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->