Anda di halaman 1dari 14

Oleh :

Fransisco P.T. Pangalila, S.Pi.,M.Si


FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
MANADO

Pelabuhan Perikanan adalah :


Tempat yang terdiri dari daratan dan perairan
di sekitarnya dengan batas-batas tertentu
sebagai tempat kegiatan pemerintahan dan
kegiatan sistem bisnis perikanan yang
dipergunakan sebagai tempat kapal perikanan
bersandar, berlabuh dan/atau bongkar muat
ikan yang dilengkapi dengan fasilitas
keselamatan pelayaran dan kegiatan
penunjang Pelabuhan Perikanan

PELABUHAN PERIKANAN :
Merupakan daerah pantai yang terlindung
dimana disitu dilakukan kegiatan ekonomi
perikanan dan juga terjadi aspek produksi
(penangkapan handling) dan aspek
pemasarannya.
Merupakan suatu tempat tertentu yang
digunakan sebagai tempat dimana kapal
berlabuh untuk mendaratkan ikan.

Umumnya

daerah yang terlindung


untuk pendaratan bisa berupa
pantai langsung maupun teluk,
sungai dimana kapal dan perahu
ikan bisa mendarat
Kapal-kapal penangkap ikan
berangkat dari pelabuhan menuju
Fishing Ground dan pulang
membawa hasil tangkapan serta
memperbaiki alat-alat
penangkapan di pelabuhan tsb.

Pelabuhan perikanan memfasilitasi untuk


kegiatan keberangkatan dan kedatangan
kapal penangkap ikan

PELABUHAN :
Merupakan suatu daerah yang terlindung
dari pengaruh angin, ombak maupun
daerah yang dipengaruhi oleh kegiatan di
luar pelabuhan

Mempunyai kedalaman yang cukup pada semua


level pasang surut
Mempunyai alur pelayaran yang jelas, aman
dengan kedalaman yang cukup pada semua level
pasang surut
Cukup luas dan dalam serta terlindung dengan
baik bagi kegiatan kapal-kapal dan semua
aktifitas dari pelabuhan
Mempunyai perlengkapan alat-alat navigasi yang
mudah dan cukup

Mempunyai struktur perlengkapan


pelabuhan yang cukup memadai untuk
aktifitas keberangkatan dan kedatangan
kapal
Mempunyai perlengkapan kebutuhan
kapal ikan , misal : minyak pelumas, air
tawar, es dan bahan makanan
Mempunyai daerah yang cukup luas untuk
fasilitas fungsional maupun fasilitas
penunjang
Mempunyai ruangan yang luas untuk
kegiatan khusus perikanan, misal :
coolstorage, prosesing dan reparasi
perbengkelan

Mempunyai fasilitas penunjang : jalan yang


cukup lebar (untuk distribusi hasil
tangkapan lancar dan mudah).

Tersedianya jaringan listrik, air tawar dan


Jaringan Komunikasi (telepon) dan saluran
pembuangan.

Dipakai sebagai pelindung pada waktu


cuaca buruk
Mempunyai kedalaman yang culup pada
jalan masuk dan membuang sauh
Mempunyai fasilitas yang memuaskan pada
saat berlabuh
Mempunyai daerah pantai yang cukup luas.

1. PELABUHAN PERIKANAN TIPE A :


Yaitu Pelabuhan Perikanan Samudera
(PPS) adalah Pelabuhan Perikanan yang
skala layanannya sekurang-kurangnya
mencakup kegiatan usaha perikanan di
wilayah laut teritorial, Zona Ekonomi
Eksklusif Indonesia dan Wilayah
Perairan Internasional.
Untuk kegiatan export hasil produk
perikanan.
Contoh : Pelabuhan Perikanan Sunda
Kelapa di Muara Angke, PPS. BITUNG

2. PELABUHAN PERIKANAN TIPE B

Yaitu Pelabuhan Perikanan Nusantara


(PPN) adalah Pelabuhan Perikanan yang
skala layanannya sekurang-kurangnya
mencakup kegiatan usaha perikanan di
wilayah laut teritorial dan Zona Ekonomi
Eksklusif Indonesia.

Contoh :
Pelabuhan Perikanan Di Pekalongan : di
Bagian Timur dan Tengah
Pelabuhan Belawan : Di Bagian Barat

3. PELABUHAN PERIKANAN TIPE C


Yaitu Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP)
adalah Pelabuhan Perikanan yang skala
layanannya sekurang-kurangnya
mencakup kegiatan usaha perikanan di
wilayah perairan pedalaman, perairan
kepulauan, laut teritorial dan Zona
Ekonomi Eksklusif Indonesia.
4. PELABUHAN PERIKANAN TIPE D :
Yaitu Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)
adalah Pelabuhan Perikanan yang skala
layanannya sekurang-kurangnya
mencakup kegiatan usaha perikanan di
wilayah perairan pedalaman, perairan
kepulauan.

1. FASILITAS DASAR :
Merupakan fasilitas yang sama dari suatu
pelabuhan umum baik alami maupun
artifisial yang ditujukan untuk
memenuhi/melayani kepentingan
pelabuhan
Meliputi :
Alur pelayaran (saluran)
Braek water (Canal)
Dermaga (tempat tambat dan kolam
pelabuhan)
Slip Way (untuk memutar haluan kapal /
turning basin)

2. FASILITAS FUNGSIONAL ;
Merupakan sarana maupun prasarana yang
pokok pada pelabuhan perikanan sesuai
dengan tipe dari pelabuhan perikanan tsb.
MELIPUTI :
Tempat pelelangan, Pabrik es, Ice Storage,
Cool Storage, Bangunan Kantor,
Perumahan, Balai Pertemuan Nelayan,
Tempat Perbaikan Jaring, Bahan Bakar,
Instalasi Air, Instalasi Gedung dan Slipway