Anda di halaman 1dari 4

TUGAS TERSTRUKTUR

DASAR DASAR ILMU KEPENDUDUKAN


PERHITUNGAN ANGKA KELAHIRAN
CRUDE BIRTH RATE (CBR) & GENERAL FERTILITY RATE (GFR)
Studi Kasus Penduduk Kabupaten Lebak Tahun 2010
Nama

: Rahmah Martiyasih

NIM

: G1B012061

Kelas

: 2012 A

Salah satu ukuran yang sering dipakai untuk mengetahui tingkat kelahiran di suatu negara atau
wilayah (provinsi, kabupaten/kota) pada suatu waktu tertentu adalah Angka Kelahiran Kasar atau
Crude Birth Rate (CBR) dan Angka Kelahiran Umum / General Fertility Rate (GFR).
1. Angka Kelahiran Kasar (CBR)
Definisi
Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate/CBR) adalah angka yang menunjukkan banyaknya jumlah
kelahiran hidup pada tahun tertentu per 1000 penduduk pada pertengahan tahun yang sama
(www.datastatistik-indonesia.com)

Kegunaan
Untuk mengetahui tingkat kelahiran yang terjadi di suatu daerah tertentu pada waktu tertentu
(www.datastatistik-indonesia.com).

Rumusan
Perhitungan CBR berdasarkan pada jumlah kelahiran dan jumlah penduduk (populasi) di sutau
wilayah. Rumus CBR sebagai berikut.

b
x 1000
p
Keterangan:
b = births (jumlah kelahiran)
p = population (jumlah penduduk)
1000 = konstanta
Jumlah penduduk yang dipakai idealnya adalah jumlah penduduk pada pertengahan tahun yaitu akhir
bulan Juni atau awal Juli, tetapi karena yang tersedia biasanya jumlah penduduk pada suatu tahun
tertentu atau pada akhir tahun, maka dalam praktiknya angka ini yang sering dipakai
(http://www.infodokterku.com).

2. Angka Kelahiran Umum (GFR)


Definisi
Jumlah kelahiran hidup per 1000 wanita usia 15-49 atau 15-44 tahun (http://sirusa.bps.go.id).
Kegunaan
Sebagai indikator untuk membandingkan keberhasilan antar wilayah dalam melaksanakan
pembangunan sosial ekonomi, menunjukkan tingkat keberhasilan program KB, membantu para
perencana program pembangunan untuk meningkatkan rata-rata usia kawin, meningkatkan program
pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan pelayanan ibu hamil dan perawatan anak, serta
mengembangkan program penurunan tingkat kelahiran (http://sirusa.bps.go.id).
Rumusan

Keterangan:
B = births (kelahiran)
Pf = population of female (populasi wanita)
1000 = konstanta (http://sirusa.bps.go.id)

ANGKA KELAHIRAN DI KABUPATEN LEBAK TAHUN 2010


1. Angka Kelahiran Kasar (CBR)
Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin di Kabupaten Lebak
Tahun

2010

2009

2008

2006

Jumlah Pria (jiwa)

619.052

647.008

627.875

600.117

Jumlah Wanita (jiwa)

585.043

611.885

606.584

583.067

1.204.095

1.258.893

1.234.459

1.183.184

351

367

405

Total (jiwa)
Pertumbuhan Penduduk (%)
Kepadatan Penduduk (jiwa/Km)
Sumber: Banten Dalam Angka 2011

Sumber: bappeda.lebakkab.go.id

Perhitungan:
CBR

b
x 100 0
p

24.448
x 1000
1.204 .095

= 20,30
Artinya, terjadi 20 kelahiran dalam setiap seribu penduduk di Kabupaten Lebak pada tahun 2010.

2. Angka Kelahiran Umum (GFR)


Penduduk menurut kelompok umur dan jumlah perempuan

Kelompok Umur

Jumlah
Perempuan

15-19

54,171

20-24

52,098

25-29

52,356

30-34

45,891

35-39

42,546

40-44

38,623

45-49

30,834

Total

316,519

Sumber: Banten Dalam Angka 2011


Perhitungan:

24.448
x 100 0
316.519

= 77,24
Artinya, terjadi 77 kelahiran per 1000 wanita usia produktif di kabupaten Lebak pada tahun 2010.