Anda di halaman 1dari 20

AKHLAK

A. AKHLAK adalah keadaan jiwa seseorang

yang menghasilkan suatu perbuatan


dengan mudah tanpa melalui pemikiran
terlebih dahulu (Ibn Maskaih)
B. Landasan/Dasar:
-. Al-Quran
-. Al-Hadits

AKHLAK
Akhlak berasal dari bahasa arab, yang

merupakan bentuk jamak dari khuluk.


Secara bahasa, akhlak mempunyai arti
tabiat, perangai, kebiasaan atau karakter.
Menurut kamus al-Munjid, kata akhlak
mempunyai akar yang sama dengan kata
khalqun (kejadian), khalikun (pencipta) dan
makhlukun (yang diciptakan). Dalam arti
bahasa, akhlak sering disinonimkan
dengan moral dan etika.

MACAM-MACAM AKHLAK
Al AkhlaaqulMahmudah/karimah

(Terpuji)
Al Akhlakul Madzmuumah/sayyiah

(Tercela)

TAUHIDULLAH

Secara istilah
tauhidullah artinya
adalah meng-esa-kan
Allah SWT baik dalam
dzat, sifat maupun
perbuatan-Nya.

TAWAKAL

Tawakal itu adalah


berserah diri kepada
Allah setelah berusaha
secara maksimal.

TAUBAT
Ditinjau dari segi bahasa, taubat adalah
ism masdar yang berasal dari fil madi
( )bermakna( )yang berarti kembali.
Sedangkan menurut istilah taubat adalah
penyesalan terhadap perbuatan-perbuatan
jelek pada masa lalu dan berkeinginan
tidak akan mengulanginya lagi, serta
menghindar dari hal-hal yang mengajak
untuk berbuat dosa.

TAQWA:
TAQWA adalah melaksanakan perintah Allah dan menjauhi
laranganNya.
Katakanlah: kesenangan di dinia ini hanya sebentar dan di
akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertaqwa dan
kamu tidak akan di aniaya sedikitpun.
Firman Allah di atas memberitahukan bahwa kehidupan di
dunia ini tidaklah lama, sedangkan kehidupan yang lama,
kekal dan abadi adalah di akhirat. Diberitakan pula bahwa
akhirat itu tempat yang layak dan paling baik untuk orangorang yang bertakwa. Seseorang yang bertaqwa sudah
pasti beriman termasuk beriman kepada hari akhirat,
karena adanya taqwa itu merupakan adanya akibat dari
adanya iman , dan tidak mungkin ada taqwa tanpa iman.
Dengan kata lain iman dapat membuahkan taqwa.

DOA
Doa adalah penyerahan bukan tuntutan.
Kita telah berusaha tetapi gagal. Kita telah
meminta pertolongan makhluk tetapi itu
juga gagal. Apa lagi pilihan yang masih ada
kecuali menyerahkan segala urusan kepada
Tuhan yang di Tangan-Nya terletak segala
perkara.

ISTIGHFAR
Istighfarmerupakan permohonan
ampunan dari manusia selaku hamba yang
memiliki sifat ketergantungan kepada
Allah. Permohonan ini ditujukan sematamata ditujukan kepada Allah, tidak kepada
yang lainnya, dan bersifat langsung tanpa
melalui perantara, sehingga merupakan
permohonan ampunan yang amat murni.

SABAR
Sabar adalah sikap mental atau kekuatan

jiwa ketika mendapatkan musibah atau


menderita sabar sering diartikan dengan
tabah dan lapang dada, yakni sikap
menerima dengan ikhlas ketika mendapat
penderitaandan kesengsaraan.

TAWADlU
Tawadlu adalah menjaga hati dengan
rendah hati (merendah) dengan tanpa
menghinakan diri

AMANAH
Secara syari, amanah bermakna:
menunaikan apa-apa yang dititipkan atau
dipercayakan. Itulah makna yang
terkandung dalam firman Allah swt.:
Sesungguhnya Allah memerintahkan
kalian untuk menunaikan amanah-amanah
kepada pemiliknya; dan apabila kalian
menetapkan hukum di antara manusia
hendaklah kalian menetapkan hukum
dengan adil. (An-Nisa: 58)

SYUKUR
Syukur, artinya berterima kasih kepada

Allah yag telah memberikan nikmat.


Bersyukur merupakan salah satu sikap
terpujiyang harus dimiliki oleh setiap
musliml. Bersyukur artinya; menggunakan
nikmat sesuai dg kehendak pemberi
nikmat. Sikap syukur harusnya diterapkan
dalam keadaan apapun juga, karena Allah
telah berjanji kepada orang yang selalu
bersyukur pasti akan di tambah nikmatnya.

SYAJAAH
Syajaah artinya berani atau keberanian.

Syajaah merupkan kondisi batiniah


seseorang yang diwujudkan dalam setiap
lahiriyahnya untuk berbuat atau tidak
berbuat dengan menerima segala
resikonya.

Akhlak

Terhadap Khaliq

Terhadap Manusia

Terhadap Khaliq
Mencintai Allah melebihi dari segalanya
Mentauhidkan Allah (Al-Ikhlas : 1-4)
Taqwa (An-Nisa : 1)
Berdoa (Al-Muminun : 60)
Tawakal(Ali Imran : 159)
Taubat (An-Nisa : 17-18)

Terhadap Mahluk
Manusia

Diri sendiri

Keluarga

Masyarakat

Alam

Memperhatikan/merenungkan c
(Ali Imran :190)

Memelihara lingkung

Menjaga dan memanfaatka


(Al-Baqarah : 60)
(Yunus : 101)

Diri sendiri
Sabarr
Syukur
Tawadhu
Amanah
Syajaah
Qonaah
Jujur
Ikhlas
Punya malu

Taawun
(Al-Maidah : 2)

Pemaaf
Adil
Masyarakat
(Ali Imran : 159)
(An-Nisa : 58)

Pemurah
(Ali Imran : 92)

Keluarga
Birul Walidain
(An-Nisa : 36)
Adil terhadap saudara
(An-Nahl : 90)
Membina Keluarga
(At-Tahrim : 6)
Memelihara keturunan
(An-Nahl : 58-59)
Berbakti
Membina rasa cinta