Anda di halaman 1dari 16

PROSES KOMUNIKASI

Kuliah ketiga
Komunikasi : pernyataan antar
manusia, baik secara perorangan
maupun secara berkelompok yang
bersifat umum dengan menggunakan
tanda-tanda, kode-kode atau
lambang-lambang tertentu.
Definisi Proses komunikasi
Sampainya pesan dari komunikator ke
komunikan.
Proses komunikasi merupakan
lingkaran yang tiada ujung pangkalnya.
Proses yang panjang, karena pada
akhir proses tersebut diharapkan agar
komunikan berubah fungsinya menjadi
komunikator pada proses komunikasi
selanjutnya (Jones, 1975).
Cara berkomunikasi:

1. Bahasa yang mudah dimengerti


Bahasa pengantar yang dipakai oleh komunikator dan komunikan
memiliki kesamaan dan dikatakan berhasil kalau komunikator
menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh komunikan.
2. Tindakan atau perbuatan tertentu
Tindakan meninggalkan tempat artinya komunikan tidak setuju atau
tidak mengerti terhadap pesan yang disampaikan.
3. Isyarat-isyarat tertentu
Bahasa isyarat berlaku umum, tetapi dapat pula berlaku
kondisional. Artinya, bahasa isyarat tertentu di daerah satu
mungkin mempunyai arti yang berbeda dengan lainnya.
4. Tanda-tanda tertentu
Komunikasi menggunakan alat, misalnya memukul kentongan.
5. Audio visual
Penggunaan audio visual seperti: gambar, tabel statistik, peta dll.
Bentuk komunikasi:

Komunikasi antar perorangan (komunikasi tatap muka)


Dilakukan secara individu antara komunikator dan komunikan
Dilakukan secara akrab, terbuka tanpa adanya gangguan dalam jangka
waktu lama
Komunikasi intra manusia
Komunikasi yang tidak dipengaruhi oleh orang lain misalnya
sembahyang atau berdoa.
Komunikasi kelompok
Misalnya rapat, pertemuan, konperensi, lokakarya, dll.
Komunikasi massa
Komunikasi yang dilakukan pada komunikan atau massa yang
jumlahnya relatif banyak. Biasanya melalui media massa dan
komunikasi bertujuan untuk menggugah emosi atau untuk
memberikan pengertian kepada massa yang jumlahnya banyak
dalam waktu yang relatif singkat. Contoh kegiatan jurnalistik, publik
relation, promosi dan sebagainya.
Media Komunikasi
Fungsi :
Sebagai alat yang dipakai untuk melakukan
komunikasi
Media umum
Komunikasi yang isi pesan dikomunikasikan kepada semua pihak,
secara bebas, umum dan tidak rahasia. Sifatnya tidak masal.
Semua anggota masyarakat dapat memperoleh pesan dengan
proporsi yang sama.
Yang termasuk dengan media umum ini adalah telepon, teleks,
telegram, dll.
Media khusus
Komunikasi dilakukan dengan surat tertutup. Komunikan yang satu
dengan yang lain tidak saling mengetahui isi pesan yang
disampaikan oleh komunikator.
Media massa
Komunikasi melalui media massa seperti koran, majalah, radio,
televisi dan film.
Sifatnya masal.
Evaluasi dalam proses komunikasi

Evaluasi diperlukan untuk mengetahui


berhasil tidaknya suatu proses
komunikasi.
Cara evaluasi : evaluasi umpan balik
dari komunikasi yang telah dilakukan.
1. Direct feed-back
2. Indirect feed-back (melalui pihak
lain)
Pengambilan keputusan dalam
proses komunikasi:

Aspek-aspek yang berkaitan dengan proses


pengambilan keputusan:
Motivasi dalam pemecahan suatu masalah
Bagaimana masalah itu dapat diselesaikan
agar tujuan yang diinginkan tercapai.
Apakah ada kesempatan untuk mencapai
tujuan itu.
Dimana dan kapan waktu yang tepat untuk
mencapai tujuan yang diinginkan.
Perubahan situasi lingkungan dimana
proses komunikasi berjalan.
Tahapan dalam proses komunikasi:

Perubahan situasi lingkungan


Kesadaran untuk adopsi inovasi
yang disebabkan oleh adanya
perubahan situasi lingkungan.
Kelanjutan dari proses adopsi inovasi
Tahapan dalam proses adopsi
inovasi
Kesadaran
Minat
Evaluasi
Mencoba
Adopsi
Model / kasus dalam proses
komunikasi:

Belajar melalui petani


Belajar melalui penyelenggaraan
perlombaan
Pendekatan dalam proses transfer
alih teknologi (arus informasi dan
aspirasi)
Kelembagaan
Penyuluhan dilakukan oleh lembaga
penyuluhan (mis: Balai Penyuluhan
Pertanian (BPP). Komunikan adalah
Penyuluh Pertanian lapangan (PPL).
Komunikan lanjutan: anggota/perwakilan
kelompok tani
Komunikan akhir: petani
Proses
Kunjungan PPL langsung kepada petani
Transfer teknologi dapat dilakukan
dengan cepat jika diketahui dengan
jelas bergeraknya arus informasi dan
aspirasi yang ada di masyarakat
Metode penyampaian informasi

Sederhana dan tidak berbelit-belit


Mudah dipraktekkan petani lain
Mudah dan bahannya tersedia di
lokasi setempat.
Tidak mengandung risiko yang tinggi
Belajar melalui pembudidaya/
nelayan lain
Metode belajar dari pembudidaya/nelayan secara magang
Keuntungan magang:
1. Berhasil guna (efektif).
Lapangan pekerjaan sama,
Hubungan lebih akrab
Komunikasi lebih lancar
Hasil belajar lebih lama mempengaruhi
Kesempatan belajar-mengajar lebih besar
2. Berdaya guna (efisien)
Memberi manfaat timbal balik, membutuhkan sedikit
tenaga dan waktu petugas, dapat melayani sebanyak-
banyaknya pembudidaya/nelayan
3. Praktis
Pemecahan masalah langsung dilapangan
Sarana belajar telah tersedia
Belajar melalui penyelenggaraan
perlombaan
Perlombaan merupakan salah satu
metode penyuluhan yang dapat
menumbuhkan persaingan sehat
diantara petani/ nelayan dan
keluarganya agar mau dan mampu
meningkatkan usaha tani dan
kesejahteraan keluarganya.
Jenis perlombaan: perlombaan cara
dan hasil.