Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL PETERNAKAN ITIK PETELOR TERNAKKU

DISUSUN OLEH :

Agus Alwi Fauzi Khori Fatra Happy Hakiki Vicky Bernandes Yuswantomy Sanjaya

: 08060005 : 08060034 : 08060023 : 08060035 : 08060001 :08060046

FAKULTAS ILMU KOMPUTER INFORMATICS & BUSINESS INSTITUTE DARMAJAYA BANDAR LAMPUNG 2010/2011

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Bisnis peternakan itik petelor sangat menjanjikan pada jaman sekarang ini karna mangsa pasarnya sangat luas yaitu seluruh keluarga Indonesia, selain itu tingkat pesaingpun masih kecil sehingga kita memiliki kesempatan untuk mendapatkan brand image, serta kita bisa mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dari masarakat. Saya juga sangat hobi beternak, sehingga saya berkeinginan hobi ini bisa menghasilkan keuntungan untuk tabungan masa depan. Karna jika kita melakukan suatu bisnis yang berhubungan dengan hobi kita maka kita tidak akan merasa bosan dengan bisnis yang kita lakukan tersebut, malah kita berkeinginan untuk menambah besar usaha yang kita jalankan.

1.2 VISI DAN MISA PETERNAKAN


1.2.1 Visi
Menjadi peternakan itik petelor terbaik, terkenal, dan terkemuka di Propinsi Lampung

1.2.2 Misi
a. Memberikan vaksinasi terhadap ternak yang sesuai dengan anjuran dokter hewan b. Pemberian pakan yang berkualitas dan sesuai aturan c. Menjaga kualitas telor, jangan sampai menurun d. Membuka lapangan kerja untuk masyarakat sekitar lokasi peternakan

1.3 RENCANA STRATEGIS


Rencana strategis dibuat menjadi dua macam yaitu:

1.3.1 Rencana Jangka Pendek


a. Menghasilkan telor bebek yang berkualitas b. Mendapat ijin usaha dari pemerintah daerah c. Membuat pabrik gilinngan padi untuk menghasilkan makanan utuma dari itik yaitu dedak d. Bisa mempekerjakan dokter hewan di peternakan e. Menambah jumlah itik yang diternakan

1.3.2 Rencana Jangka Panjang


a. Memiliki cabang peternakan di daerah lain b. Memperluas lokasi peternakan c. Membuka usaha terusan dari peternakan itik petelor

BAB II ASPEK OPERASI

2.1 GAMBARAN PRODUK


Jenis produk yang kami kelola dan kami jual adalah telur itik selain itu, kami juga menjual itik petelur jantan dan itik yang tidak produktip dalam menghasilkan telur atau sudah tua.

2.2 LOKASI TEMPAT USAHA


Lokasi peternakan yang kami kelola berada di desa Biha, Kec Pesisr Selatan, Kabupaten Lampung Barat. saya memilih lokasi tersebut karna tempatnya didesa selain itu dekat persawahan dan lingkungannyapun masih sangat alami sehingga cocok untuk peternakan.

2.3 PROSES PRODUKSI


Proses produksi dari peternakan kami sangat sederhana. pagi hari kami mengambil telur itik kemudian kami bersihkan langsung disusun dan dipacking setelah selesai langsung dipasarkan ke warungwarung yang ada disekitar peternakan selain itu sebagian kami jual kepasar-pasar yang ada di propinsi lampung.

2.4 KAPASITAS PRODUKSI


Kapasitas peternakan kami sementara ini hanya bisa menampung 2200 ekor itik petelur. terdiri dari 200 pejantan dan 2000 betina.

2.5 TEKNOLOGI
Peternakan kami sudah menggunakan teknologi penetas telur untuk menghasilkan bibit dari peternakan sendiri. sehingga bisa menghemat biaya pengeluaran.

BAB III ASPEK PEMASARAN

3.1 DAERAH PEMASARAN


Daerah pemasaran dari peternakan kami masih relatip sempit karna telur yang dihasilkan masih sedikit. jadi untuk sementara ini kami hanya memasarkan produk kepasar-pasar yang ada di kabupaten Lampung Barat dan Tenggamus.

3.2 TARGET PASAR


Target pasar dari produk kami adalah seluruh keluarga yang ada di Bandar Lampung

3.3 SISTEM PENJUALAN


Sistem penjualan dari peternakan kami adalah menjual produk ke pasar dan warung-warung yang ada di Bandar Lampung.

3.4 PROMOSI
Sistem promosi yang kami tawarkan kepada konsumen berupa promosi yang dilakukan melalui komunikasi serta menitipkan kartu nama, kalau konsumen memerluka telur tinggal telp ke No yang ada dikartu nama.

3.5 ANALISA PESAING


Pesaing untuk usaha peternakan itik yang ada di Kabupaten Lampung Barat dan Tanggamus belum ada, jadi untuk usaha ini bisa dipastikan jumlah pesaingnya sanagt minim.

BAB V ASPEK LINGKUNGAN

5.1 STATUS EKONOMI, SOSIAL DAN LINGKUNGAN


Status perekonomian di desa Biha masih tergolong ekonomi menengah ke bawah. karna kebanyakan dari penduduknya berfropesi sebagai petani oleh karna itu saya berkeinginan untuk memajukan perekonomian daerah tersebut. Tingkat sosial di daerah Biha masih sangat tinggi karna mereka sangat menjujung tinggi nilai-nilai persaudasraan, serta lingkungannya masih sangat alami belum banyak pencemaran udara sehingga sangat cocok untuk peternakan yang saya kelola.

5.2 PENGELOLAAN LIMBAH PETERNAKAN


Limbah yang dihasilkan oleh peternakan yang kami kelola berupa kotoran hewan. kotoran tersebut kami olah menjadi pupuk kompas yang berguna untuk petani padi yang ada disekitar peternakan, selain itu sebagian dari kotoran tersebut dijadikan pakan alami untuk ikan lele sebagain usaha sampingan dan untuk mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan oleh itik petelor.

BAB VI ASPEK KEUANGAN

6.1 KEBUTUHAN DANA INVESTASI


Kebutuhan dana investasi yang kami butuhkan dipeternakan adalah sebagai berikut: Membeli tanah Pembuatan gudang dan kandang itik Pembelian bibit itik 10000/ekor X 2200 Membuat pagar pengaman 20.000/M X 100 Mesin penetas telor 1 Unit : Rp 20.000.000,: Rp 15.000.000,: Rp 22.000.000,: Rp 2.000.000,: Rp 2.000.000,- + Rp 61.000.000,-

Jumlah Dana Investasi

6.2 KEBUTUHAN MODAL KERJA


- Pembelian pakan ternak 200 Kg/hari X 500 X 30 - Pembelian karpet telor 24 karpet/hari X 500 X30 Jumlah Modal Kerja : Rp 3.000.000,-/bln : Rp 360.000,-/bln + Rp 3.360.000,-/bln

6.3 SUMBER MODAL


sumber modal peternakan kami, kami peroleh dari : modal pribadi : Rp 28.000.000,-

Bank

: Rp 50.000.000,- + Rp 78.000.000,-

Jumlah Sumber Modal

6.4 PROYEKSI ALIRAN KAS


setelah semua kebutuhan terpenuhi maka sisa dari pembelian akan disimpan sebagai kas. yang suatu saat akan digunakan untuk keperluan mendesak

6.6 LAPORAN RUGI LABA


Pemasukan Peternakan: Penjualan telor 700 X 1000 X 30 Penjualan itik muda 100 X 15.000 Penjualan itik tua 50 X 10.000 Total penghasilan : Rp 21.000.000,-/bln : Rp 1.500.000,-/bln : Rp 500.000,-/bln : Rp 23.000.000,-/bln

Pengeluaran Peternakan: Pembelian pakan ternak Pembelian karpet telur Gaji karyawan X 2 orang Vaksin 3botol X 500.000 Vitamin 5kg X 20.000 X 30 Transport 1motor X 20.000 X 30 Listrik Total Pengeluaran : Rp 3.000.000,- /bln : Rp 360.000,- /bln : Rp 1.600.000,- /bln : Rp 1.500.000,- /bln : Rp 3.000.000,- /bln : Rp 600.000,- /bln : Rp 500.000,-/bln + : Rp 15.060.000,-/bln

6.7 NERCA KEUANGAN


Aktiva Aktiva Lancar: Pembelian pakan ternak Pembelian karpet telur Gaji karyawan Vaksin Vitamin Transport Kas : Rp 3.000.000,: Rp 360.000,: Rp 1.600.000,: Rp 1.500.000,: Rp 3.000.000,: Rp 600.000,: Rp 1940.000,: Rp 500.000,- + : Rp 15.060.000,

- Listrik
Total Pengeluaran

Aktiva Tetap: - membeli tanah - pembuatan gudang dan kandang itik - pembelian bibit itik - membuat pagar pengaman - mesin penetas telor Total Aktiva Tetap : Rp 20.000.000,: Rp 15.000.000,: Rp 22.000.000,: Rp 2.000.000,: Rp 2.000.000,- + Rp 61.000.000,-

Pasiva hutang bank modal : Rp 50.000.000,: Rp 28.000.000,- + : Rp 78.000.000,-

Total Pasiva

BAB VII PENUTUP

Demikianlah proposal ini kami buat dengan sebenar -benarnya dengan tujuan mendapat dana tambahan dari pihak bank. atas perhatian bapak/ibu kami ucapkan terima kasih.