Anda di halaman 1dari 38

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA

1


Sebelum kita masuk pada mater tentang Deret Fourier terlebih dahulu kita mempelajari deret
trigonometri. Dimana deret trigonometri adalah priodik, maka jelaslah bahwa pengembangan dari sebuag
fungsi yang priodik akan memberikan suatu deret yang priodik pula. Materi yang harus kita paham
diantaranya deret trigonometri, fungsi priodik dan fungsi kontinu terpotong.
A. Deret Trgonometri (Fungsi Priodik)



Sebuah deret trigonmetri adalah deret dengan bentuk :


dengan koefisien

dan

adalah konstan. Jika konstan ini memenuhi persyaratan tertentu, maka ini
disebut dengan deret Fourier. Hamper semua deret trigonometri yang tercakup dalam maalah fisika adalah
deret Fourier. Setiap suku dari persamaan di atas memiliki sifat bahwa ia berulang dalam interval .


Ini berakibat bawa jika persamaan konvergen umtuk semua x, maka jumlah f (x) tentu memiliki
sifat :

Dikatakan f (x) memilik priode . Pada umumnya, fungsi f (x) yang memenuhi sifat :

untuk semua x disebut fungsi priodik dengan priode T.
Contoh 1 : Fungsi f (x) = sin x mempunyai priode karena
Contoh 2 : Fungsi f (x) = sin nx priodik dengan priode .
Difinisi
Fungsi disebut bila terdapat sedemikian hingga untuk setiap
berlaku . Nilai terkecil memenuhi . Untuk setiap disebut
dari fungsi .


10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
2

Contoh3 : Fungsi f (x) = tg x priodik dengan priode
Contoh4 : Fungsi f (x) = c, dengan c sebarang konstanta, memiliki sebarang bilangan positif sebagai
priodenya.
Contoh contoh fungsi priodik lainnya






1. Tentukan periode (

) (

) .
Penyelesaian :
(

) (

)
Jadi periode adalah

.
(

) (

) *

+
Jadi periode (

) adalah sama dengan periode yaitu .


Teorema :
Jika

masing-masing fungsi periodik berturut-turut dengan periode

maka

juga periodik, dengan periode kelipatan persekutuan


terkecil (KPK) dari

.


10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
3

(

) (

)
Jadi periode (

) adalah sama dengan periode

yaitu .
Jadi periode adalah kelipatan persekutuan terkecil dari

dan yaitu .
2. Tentukan periode

. Jika

adalah konstanta
sebarang.
Penyelesaian :


Periode

adalah .
Periode

adalah

.
Periode

adalah

.
Periode

adalah

.
dst.
Jadi periode adalah kelipatan persekutuan terkecil dari

adalah .
B. Fungsi Genap dan Fungsi Ganjil
Sebuah fungsi f (x) disebut fungsi ganjil berlaku f (-x) = - f(x). Dengan dimikian mudah
f (x) = x
3
adalah sebuah fungsi ganjil karena f (-x) = (-x)
3
= -x
3
= -f (x).
Contoh fungsi ganjil lainnya adalah f(x) = 2x, f (x) = sin x, f (x) = tg 3x.
Sebuah fungus f (x) disebut fungsi genap jika berlaku f(-x) =f (x). Dengan dimikian mudah
dipahami bahwa f (x) = x
4
adalah sebuah fungsi genap karena f (-x) = (-x)
4
= f (x).
Contoh genap lainnya adalah f (x) =4x
2
, f (x) = cos x, f(x) = e
x
+ e
-x
.
C. Fungsi Kontinu Terpotong
Fungsi f disebut fungsi kontinu terpotong dalan suatu interval bila. Jika interval tersebut dapat
dibagi menjadi subinterval-subinterval yang banyakny berhingga dimana f kontinu dalam setiap sub
interval; dan

adalah berhingga dimana a adalah titik ujung dari subinterval-subinterval di atas.



10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
4


Contoh contoh
1. Fungsi f (x) = [x] pada interval [0, 10] adalah kontinu terpotong.
2. Fungsi g (x) pada interval [-1,1] yang kontinu, jelas juga kontinu terpotong.
Fungsi h pada interval [0,3] dengan
,



adalah kontinu terpotong, tetapi tidak kontinu di x = 1 maupun di x = 2
D. Deret Fourier
Misalkan f (x) tertentu dalam interval (-L,L) dan diluar interval ini oleh ,
berarti f (x) memiliki priode 2L. Deret fuorier bertalian dengan f (x) diberikan oleh



dengan Fourier koefisien a
n
dan bn bernilai:




Jika f (x) mempunyai priode 2L, koefisien Fourier a
n
dan b
n
dapat ditentukan serupa dari persamaan




Dengan c adalah sebarang bilangan real. Untuk kasus khusus c = - L, di peroleh persamaan sebelumnya.
Untuk menetukan a
0
, diperoleh n = 0 sehingga diperoleh
) sin cos (
2
) ( ). 1 (
1
0
L
x n
b
L
x n
a
a
x f
n
n n
t t

=
+ + =
( )

= |
.
|

\
|
=
= |
.
|

\
|
=
}
}

,... 2 , 1 , 0 , sin ) (
1
,... 2 , 1 , 0 , cos ) (
1
. 2
dx
L
x n
x x f
L
b
dx
L
x n
x x f
L
a
L
L
n
L
L
n
t
t
( )

|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
}
}
+
+
dx
L
x n
x x f
L
b
dx
L
x n
x x f
L
a
L c
c
n
L c
c
n
2
2
sin ) (
1
cos ) (
1
. 3
t
t

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
5


. Maka

Contoh
Carilah deret Fourier dari fungsi f dimana
{



Solusi:
Periode dari f adalah 2 L = 10, sehingga L = 5. Dengan formula di atas diperoleh

{ *

,*

+-

{ *

, *

+-



{


Priode 10





Jadi deret Fourier dari fumhsi f adalah
} }

= =
L
L
L
L
dx x f
L
dx
L
x
x f
L
a ) (
1 0
cos ) (
1
0
0
t
}

=
L
L
dx x f
L
a
) (
2
1
2
0
3
-5 5 10 15 20

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
6

)-

{(

)}
E. Menentukan Koefisien-Koefisien Deret Fourier
pada contoh nomor 2 (theorema) disebut deret trigonometri tak terhingga, apabila koefisien-
koefisien

dan

memenuhi suatu syarat (masih akan kita tentukan) maka deret tersebut disebut
deret Fourier.
Untuk menentukan konstanta

maka kita integralkan ruas kanan dan ruas kiri dari deret trigonometri tak
terhingga berikut ini.

dari sampai .

.....(1)
Kita integralkan ruas kanan dari (1) satu per satu,

(2)



10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
7

(3)

Substitusikan (2) dan (3) ke (1), diperoleh

.
Jadi diperoleh


Untuk menentukan konstanta

, maka kita kalikan ruas kiri dan ruas kanan dari fungsi trigonometri pada
(1) dengan (dengan m bilangan bulat positif) kemudian kita integralkan dari sampai .
Sehingga kita peroleh persamaan (4) yaitu


Ruas kanan terdiri dari tiga integral, yang akan dihitung satu persatu

...(5)
Untuk menghitung

, kita bedakan menjadi 2 kemungkinan, yaitu dan


.
Kemungkinan pertama , kita peroleh



10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
8

(6)
Kemungkinan kedua , kita peroleh

,*

, (

)-

....(7)
Menghitung

, yaitu



10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
9

(8)
Karena (6) untuk kemungkinan bernilai 0, maka kita pilih kemungkinan pada persamaan
(7). Substitusikan (5), (7), dan (8) ke (4), diperoleh


atau


Jadi untuk setiap m bilangan bulat positif dan m=n berlaku

.
Untuk menentukan

, maka kita kalikan ruas kiri dan kanan dari fungsi trigonometri pada (1) dengan
(n bilangan bulat positif) kemudian diintegralkan dari sampai . Sehingga kita peroleh
persamaan (9) yaitu


Ruas kanan terdiri dari tiga integral, yang akan dihitung satu persatu

...(10)
Menghitung

, yaitu

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
10

(11)
Menghitung

, yaitu

,*

.(12)
Substitusikan (10), (11), dan (12) ke (9), diperoleh



10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
11


atau


Jadi untuk setiap n bilangan bulat positif berlaku

.








Contoh
1. Tentukan deret Fourier dari fungsi : t t + < < = x x x f , ) (
Penyelsaian




Dicari dulu
n n
b dan a a , ,
0

}

=
t
t
t
dx x f a ) (
1
0



Setelah kita memperoleh

dan

, kita kembali ke deret trigonometri tak terhingga, yaitu


dengan nilai

dan

adalah


maka

tersebut dinamakan deret Fourier.






0

}

=
t
t
t
dx x
1

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
12

0 )
2
1
2
1
(
1
2
1 1
2 2 2
= =
(

t t
t t
t
t
x
}

=
t
t
t
dx nx x f a
n
cos ) (
1

}

=
t
t
t
dx nx xcos
1

}

=
t
t
t
) ( cos
1
nx d nx x
n

}

=
t
t
t
) (sin
1
nx d x
n

| |
t
t
t

}
= dx nx nx x
n
sin sin
1

t
t
t

(

+ = nx
n
nx x
n
cos
1
sin
1

0 )
cos sin
( )
cos sin
(
)
cos sin
( )
cos sin
(
) ( cos ) sin(
( )
cos sin
(
cos sin
2 2
2 2
2 2
2
=
(

+ + =
(

+ + =
(


+

+ =
(

+ =

n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
n
nx
n
nx x
t
t t t
t
t t
t
t t t
t
t t
t
t
t
t t
t
t
t
t t
t t
t
t

}

=
t
t
t
dx nx x b
n
sin
1

}

=
t
t
t
) ( sin
1
nx d nx x
n

}

=
t
t
t
) (cos
1
nx d x
n

| |
t
t
t

}

= dx nx nx x
n
cos cos
1


10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
13

t
t
t

(

= nx
n
nx x
n
sin
1
cos
1

t
t
t t

(

=
2
sin cos
n
nx
n
nx x

(

) (

)
(

) (


0 cos
2
+ = t n
n

t n
n
cos
2
=
,
2
n
b
n
= untuk n ganjil
,
2
n
b
n
= untuk n genap
Maka deret Fourier dari ( ) x f adalah:

+ = . . .
3
3 sin
2
2 sin
1
sin
2
x x x

Bila diambil t
2
1
= x maka terdapat

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
14

|
.
|

\
|
+
= + + + =

=
1 2
1
) 1 ( 2 .) . .
9
1
7
1
5
1
3
1
1 ( 2
4
0
k
n
h
t


2. Tentukan deret Fourier dari


Penyelesaian :





Dicari dulu












Y
X

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
15



10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
16




*(

) (

)+





Maka deret Fourier fungsi adalah :



3. Hitung jumlah deret : (menggunakan soal nomor 2).
a.


b.


Penyelesaian
Bentuk deret Fourier soal nomor 2 sebagai berikut :


a. Ambil maka terdapat :

)

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
17


Jadi jumlah deret

adalah



b. Ambil maka terdapat


Jadi jumlah deret

adalah


F. Kondisi Dirichlet
Misalkan fungsi ) (x f memenuhi syarat-syarat:
1. f (x) didefinisikan dan bernilai tunggal pada interval (-L, L), kecuali mungkin pada titik-titik yang
banyaknya berhingga pada (-L, L);
2. f (x) periodik di luar (-L, L) dengan periode 2L;
3. f (x) dan f (x) kontinu terpotong pada (-L, L).
Maka deret Fourier dari f (x) , yaitu

)-


Dengan


Konvergen ke
a. f (x) bila x titik kontinu;

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
18

b.
2
) 0 )( 0 ( + x x f
bila x titik diskontinu.
Dalam hal ini,



Contoh
Pada contoh di muka telah diperoleh bahwa deret Fourier dari fungsi
{


Priode 10, adalah

)-

{(

) }
Berapakah nilai-nilai dari f (x) harus diberikan di x = 5, x = 0 dan x = 5 supaya deret Fourier
dari f (x) konvergen ke f (x) pada interval -5 x 5 ?
Solusi:
Karena f (x) memenuhi kondisi Dirichlet, deret Fourier dari f (x) konvergen ke f (x) pada titik-titik
di mana f (x) kontinu dan konvergen ke {f (x + 0) + f (x + 0)/2}pada titik-titik di mana f (x) diskontinu.
Pada titik-titik diskontinu x = 5, x = 0 dan x = 5, deret Fourier dari f (x) berturut-turut konvegen ke
(3+0)/2 = 3/2.
Jadi , bila didefinisikan kembali f (x) sebagai berikut:


maka deret Fourier dari f (x) akan konvergen pada interval -5 x 5 .

=
3
0
2 / 3
) (x f
5 , 0 , 5 = = = x x x
5 5 < < x
5 0 < < x

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
19

G. Deret Sinus dan Cosinus Fourier Setengah Jelajah
Deret sinus atau cosinus Fourier setengah jelajah adalah deret Fourier yang hanya mengandung
suku-suku dari fungsi sinus atau cosinus saja (termasuk konstan).
Bila diinginkan deret setengah jeljah dari suatu fungsi, maka fungsi tersebut didefinisikan pada
interval (0,L) kemudian fungsi tersebut didefinisikan sebagai fungsi ganjil atau genap pada iterval (-L,L)
dengan periode 2 L.
Untuk deret sinus setengah jelajah dari f (x) :


Sedangkan untuk deret cosinus setengah jelajah dari f (x) :


Contoh
Diberikan f (x) = sin x,0 < x < Tentukan deret cosinus Fourier setengah jelajah dari fungsi tersebut.
Solusi


Sehingga didapat

( )

}



10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
20


Jadi


H. Deret Fourier suatu fungsi yang periodenya tidak
Kita telah mempelajari bahwa salah satu syarat agar dapat diekspansikan ke deret Fourier ialah
bahwa fungsi harus periodik dan periodenya . Sekarang apabila fungsi periodik tetapi tidak ,
misalnya periode , bagaimana fungsi ini dapat diekspansikan ke deret Fourier ?
Karena fungsi periodik dengan periode maka untuk setiap nilai dalam
domain , dengan substitusi (

) fungsi ditransformasikan menjadi fungsi yang


memenuhi (

). Dapat ditunjukkan bahwa fungsi mempunyai periode 2, sebab


,

-
(

)
(

)

Karena mempunyai periode , maka dapat kita tentukan deret Fouriernya yaitu


dengan



10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
21


Jika kemudian diganti dengan

, maka kita peroleh deret Fourier yang periodenya yaitu:


)}


Contoh
1. Fungsi f yang periodic dengan periode 2, ditentukan oleh f(x) = 2x + 1 dalam interval 0 < x < 2.
Tentukan deret fouriernya!
Penyelesaian :









Dengan substitusi

, fungsi f(x) ditransformasikan menjadi fungsi g(t) yang


periodic dengan periode yang memenuhi

. Dari persamaan

kita peroleh, untuk .


Deret Fourier g(t) ialah :

dengan

-











10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
22

-

*(

*(

*(


Jadi


Jika t diganti dengan , kita peroleh deret fourier yaitu



Sekarang akan kita coba mengekspansi yang periodik dengan periode 2. 2, tanpa harus
mentransformasikan dulu ke . Kita perderetkan ke dalam deret Fourier, dengan substitusi

atau

, batas-batas integrasinya jika




+ 2 + 2
maka (

) adalah fungsi dari dengan periode 2 Sebut fungsi itu , maka fungsi tersebut dapat
diperderetkan ke dalam deret Fourier dengan periode
2 yaitu (

dengan koefisien-koefisien Fouriernya adalah :

)

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
23

)
Sekarang kita kembali ke fungsi ,


Untuk

Deret Fourier adalah


Dengan koefisien-koefisien :


Deret Fourier di atas untuk mempunyai periode

Contoh :
1. Tentukan deret fourier dari fungsi periodic yang berbentuk
{



Penyelesaian
Grafik




-4
-2
2 4 X
Y

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
24

Dalam soal ini 2 = p 4 = 2p + d 0 = d
Periode soal ini 2 = p 4 = 2p + d 0 = d
Periode f(x) adalah 4
) 1 os (
1

2
cos
2 1

) 0 cos
2
0 ( ) cos
2
sin 2 (
1

2
cos
2
2
sin
1

)
2
( )
2
sin(
2
)
2
sin(
1

)
2
sin( )
2
sin(
1

)
2
sin(
1

)
2
(
2
cos
1

2
cos
2
1
a
1
0
4
4

4

0
2
1
2
1

) (
2
1
a
2 2
2
0
2
0
2
0
2
0
2
0
2
0
2
0
2
0
n
2
0
2
4
2
2
0
4
0
0
=
(

=
(

+ + =
(

+ =
(

=
(

=
=
=
=
=
=
(

=
+ =
=
}
}
}
}
}
} }
}
t
t
t
t
t t
t
t
t
t
t
t
t
t
t
t t
t
t
t
t t
t
t
t
t t
t
t
n c
n
n
n
n n
n
n
n
n
n
x
n
n
x
n
x
n
x
n
d x
n
n
x
n
x
n
dx x
n
x
n
x
n
x
n
xd
n
x
n
xd
n
x
n
xdx
n
x
x
dx xdx
dx x f


10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
25

Jadi
{
ganj il n untuk ,
4
genap n untuk , 0
n
2 2
a
t n
=

=
=
(

=
(

=
(

=
(

=
(

=
=
=
=
}
}
}
}
}
t
t
t
t
t
t t
t
t
t
t
t
t
t
t
t
t t
t
t
t
t t
t
t
t
t t
t
t
n cos
n
2
-

cos
2

0 cos
2 1

) 0 sin
2
0 ( ) sin
2
cos 2 (
1

2
sin
2
2
cos
1

)
2
( )
2
cos(
2
)
2
cos(
1

)
2
cos( )
2
cos(
1

)
2
cos(
1

)
2
(
2
sin
1

2
sin
2
1
b
n
2 2
2
0
2
0
2
0
2
0
2
0
2
0
2
0
2
0
n
b
n
n
n
n n
n
n
n
n
n
x
n
n
x
n
x
n
x
n
d x
n
n
x
n
x
n
dx x
n
x
n
x
n
x
n
xd
n
x
n
xd
n
x
n
xdx
n
x

...)
3
2
3
sin
2
2
2
sin
1
2
sin
(
2
...)
5
2
5
cos
3
2
3
cos
1
2
cos
(
4
2
1
) (
2
2 2 2
+ + + +
+ + + =
t t t
t
t t t
t
n n n
n n n
x f

{
ganj il n untuk ,
2
genap n untuk ,
2 n
t
t
n
n
b

=


10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
26

2. Lukislah grafik fungsi dan deret Fourior fungsi di bawah ini :
{




Penyelesaian :





Dari koefisien-koefisien Fourier :


Y
X 10 5
-3
3
0
-5 -10

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
27




Maka deret Fourier dari f(x) adalah


I. Deret Fourier Fungsi Genap dan Fungsi Ganjil dengan Periode 2p.
a) Fungsi Genap
Bila suatu fungsi genap, maka untuk setiap harga x dan


Arti geometris yaitu grafik dari letaknya simetris terhadap sumbu tegak.
Sekarang akan ditentukan koefisien-koefisien deret fourier untuk fungsi genap. (lihat II.3).

a
0
=


a
n
=



b
n
=



Maka deret fouriernya adalah :


Oleh karena hanya ada cosinus maka deretnya sering juga disebut deret cosinus Fourier.

b) Fungsi Ganjil
Bila suatu fungsi ganjil, maka untuk setiap harga x dan


Arti geometris yaitu grafik dari letaknya simetris terhadap titik a (pusat sumbu koordinat).
Sekarang ditentukan koefisien-koefisien deret Fouriernya (lihat II.3).
a
0
= a
n
= 0
b
n
=



10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
28

Sehingga deret fouriernya adalah :


Oleh karena hanya ada sinus saja, maka deretnya sering disebut deret sinus Fourier.
Contoh
Contoh
1. Selidiki fungsi di bawah ini genap atau ganjil:
{
untuk
untuk


Penyelesaian
Periode adalah 6, sehingga p = 3










Dari gambar terlihat bahwa , maka adalah fungsi ganjil.

2. Selidiki fungsi:
{




Penyelesaian







-6 0 -3
-2
2
3 6
X
Y
0 -


X
Y
-


1

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
29


Dari gambar terlihat bahwa tidak genap dan tidak ganjil.


3. Selidiki fungsi

Penyelesaian
Periode adalah 10.












Dari gambar nampak bahwa adalah genap.


4. Ekspansikan ke dalam
a) Deret sinus Fourier
b) Deret cosinus Fourier

Penyelesaian
a)









Dianggap fungsi ganjil dengan periode 4 maka p=2

begitu juga


X
0
Y
-20 -10 10 20
0 -2
1
2
X
Y
-4

4 6 -6


10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
30


,*


,*


{*



Jadi, deret sinus Fouriernya adalah:

)









10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
31



b)









Dianggap fungsi genap dengan periode 4 maka:


,*


,*


{*



0 -2

X
Y
-4

-6

-8 6 4

2

8

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
32





Jadi, deret cosinus Fouriernya adalah:
(


atau

)
5. Tentukan deret Fourier dalam sinus, bila :
{



Selesaian
Oleh karena deret harus dalam bentuk sinus, maka dipandang sebagai fungsi ganjil, maka


dan

+

(

,
(

-+

+

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
33

*

-+

+
*

-+



Jadi bentuk deret Fourier adalah :

)









10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
34


BAB I
TURUNAN PARSIAL DAN TURUNAN TOTAL
Carilah penyelsaian dari soal berikut
1.


Cara I

Sudah terpisah


Cara II


2.

)

10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
35


(

)


(

)


(

)


3.


BAB II
HARGA EXSTRIM
1. Tentukan nilai maksimum dan minimum mutlak pada D f(x,y) = x
2
+ y
2
+ x
2
y + 4 , D = {(x,y) | |x|
1, |y| 1}.


Jawab



10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
36

Titik (0,0) adalah titik kritis, tetapi (2,-1) bukan titik kritis . Ada 4 batas yang harus diperiksa :
x= 1, y = 1. Untuk x = -1, f(-1,y) = 1 + y
2
+ y + 4 = y
2
+ y +5 , |y| 1,
TK : y = -0.5 , f(-1,-0.5) = 4.75
TUS: y = -1 dan y = 1, f(-1,-1) = 5, f(-1,1) = 7
Untuk x = 1, f(1,y) = 1 + y
2
+ y + 4 = y
2
+ y +5 , |y| 1
TK : y = -0.5 , f(1,-0.5) = 4.75
TUS: y = -1 dan y = 1, f(1,-1) = 5, f(1,1) = 7
Untuk y = -1, f(x,-1) = x
2
+ 1 x
2
+ 4 = 5
TUS: x = -1 dan x = 1, f(1,-1) = 5, f(1,-1) = 5
Untuk y = 1, f(x,1) = x
2
+ 1 + x
2
+ 4 = 2x
2
+5
TK : x = 0 , f(0,1) = 5
TUS: x = -1 dan x = 1, f(-1,1) = 7, f(1,1) = 7
Pada titik (0,0) nilai f(x,y) = f(0,0) = 4
Pada batas : x = -1, nilai terbesar = 7 , nilai terkecil = 4.75
Pada batas : x = 1, nilai terbesar = 7 , nilai terkecil = 4.75
Pada batas : y = -1, nilai terbesar = 5 , nilai terkecil = 5
Pada batas : y = 1, nilai terbesar = 7 , nilai terkecil = 5
Jadi Maksimum global 7, minimum global 4
2. Berapa luas terbesar siku empat yang panjang diagonalnya 2?
Jawab
Panjang diagonal:


Berarti harus dicari nilai maksimum f(x,y) = xy dengan kendala



10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
37

Of(x,y) = Og(x,y) dan x
2
+ y
2
= 4.
Persamaan yang harus diselesaikan:
y = (2x) ; x = (2y) ; x
2
+ y
2
= 4.
y
2
= (2xy) ; x
2
= (2xy) x
2
= y
2
x = y = 2 dan = 0.5

Jadi nilai maksimum adalah f(2 , 2 ) = 2
3. Tentukan nilai maksimum dan minimum lokal serta titik pelana fungsi f berikut.
y x y x y x f 4 9 3 ) , (
2 3
+ + =
Jawab


Dalam hal ini titik (1,-2) dan (-1,-2) adalah titik kritis


Untuk titik (1,-2) diperoleh D= 36, jadi (1,-2) adalah minimum
Untuk titik (-1,-2) diperoleh D= -36, jadi (-1,-2) adalah pelana








10210076 |MUHAMMAD SAFRAN ZAINUL NASOHA
38

BAB III
DERET MACLAURIN DAN DERET TAYLOR

1. Tentukan deret taylor untuk
2
3 4
) (
x
e x x f

=
Jawab


2. Tentukan deret Taylor untuk f(x) = e
-x
di sekitar x = 4
Jawab


3. Tentukan deret Maclaurin untuk fungsi
2 2
) 1 (
1
) (
x
x f
+
= pada selang -1 < x < 1
Jawab
Mula-mula tentukan deret binomial untuk 1/(1+ x)
2
yang merupakan bentuk (1 + )
p
untuk p = -2.
Kemudian gantilah x dengan x
2
.