Anda di halaman 1dari 2

High Care Unit (HCU) High Care Unit adalah unit pelayanan di Rumah Sakit bagi pasien dengan

kondisi repirasi, hemodinamik, dan kesadaran kurang stabil yang masih memerlukan pengobatan, perawatan dan observasi secara ketat. Ruang lingkup pemantauan yang harus dilakukan antara lain: a. b. Tingkat kesadaran Fungsi pernapasan dan sirkulasi dengan interval waktu minimal 4 jam atau disesuaikan dengan keadaan pasien c. d. Oksigenasi dengan menggunakan oksimeter secara terus menerus Keseimbangan cairan dengan interval waktu minimal 8 jam atau disesuaikan dengan keadaan pasien. Tindakan medik dan asuhan keperawatan yang dilakukan: a. Bantuan hidup dasar dan Bantuan hidup lanjut meliputi Airway (membebaskan jalan nafas sampai dengan melakukan intubasi endotrakeal), Breathing (mampu melakukan bantuan nafas), dan Circulation (Mampu melakukan resusitasi cairan, defibrilasi, dan kompresi jantung luar). b. c. Terapi Oksigen Penggunaan obat-obatan untuk pemeliharaan/stabilisasi obat inotropik, obat anti nyeri, obat aritmia jantung, obat-obat yang bersifat vasoaktif, dan lain-lain). d. e. f. Nutrisi enteral atau parenteral Fisioterapi sesuai dengan keadaan pasien Evaluasi seluruh tindakan dan pengobatan yang telah diberikan

Kriteria indikasi masuk dan indikasi keluar: a. 1) Indikasi masuk Pasien dengan gagal organ tunggal yang mempunyai risiko tinggi untuk terjadi komplikasi. 2) Pasien yang memerlukan perawatan perioperatif.

b. 1)

Indikasi keluar Pasien sudah stabil yang tidak lagi membutuhkan pemantauan yang ketat

2)

Pasien yang memburuk sehingga perlu pindah ke ICU

c. 1)

Yang tidak perlu masuk HCU Pasien dengan fase terminal suatu penyakit (seperti: kanker stadium akhir)

2)

Pasien/keluarga yang menolak untuk dirawat di HCU (atas dasar informed consent (Depkes RI, 2010)