Anda di halaman 1dari 1

Tanggal : 2013-06-28

Penulis : Web RSUA


Kategori : Artikel

Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi


Artikel :
Sekitar dua-pertiga dari semua bayi akan mengalami gejala ruam popok di beberapa titik. Ruam ditandai
dengan kulit memerah, dan ini tentu mengkhawatirkan bagi orang tua. Penyebab umumnya yaitu gesekan
antara popok dengan kulit bayi yang masih sangat sensitif, penggunaan popok yang terlalu ketat, jarang
mengganti popok, bahan pokok yang tidak bersahabat dengan kulit bayi, yang semua ini menimbulkan
iritasi pada kulit bayi anda. Namun anda tidak perlu khawatir karena ada banyak cara sederhana untuk
menjaga daerah popok agar tetap bersih, sejuk, dan kering agar tidak terkena ruam popok.Di bawah ini
anda dapat mencoba beberapa tips untuk mencegah dan mengobati ruam popok:Cobalah mengindari
penggunaan popok dalam waktu yang lama. Jika bayi berada seharian di rumah tempatkan saja di atas
handuk atau kain yang dilapisi perlak.Saat bepergian, gantilah popok bayi sesegera mungkin setelah
terkena kotoran atau pipis bayi. Periksa popok secara teratur.Saat mengganti popok, bersihkan dan
keringkan daerah kemaluan, pantat, dan area popok dengan air hangat dan sabun. Jika kondisinya tidak
memungkinkan, gunakan tisu basah. Namun pastikan tisu basah mengandung alkohol. Pastikan area
tersebut kering sebelum anda kembali memasangkan popok.Pastikan ukuran popok tidak terlalu kecil untuk
bayi, agar popok tidak bergesekan dengan kulit bayi anda. Ketika mulai timbul ruam bayi, coba gunakan
popok dengan ukurang yang lebih besar dan longgar sampai ruam bayi menghilang dengan
sendirinya.Jika menggunakan popok sekali pakai, popok penyerap super dengan bahan gel dalam inti
mereka mungkin lebih efektif untuk meminimalkan kelembaban.Cuci popok kain dengan deterjen khusus,
hindari sabun yang terlalu keras atau pelembut kain yang dapat menimbulkan iritasi. Pertimbangkan
membilas popok kain dua kali untuk menghilangkan sabun yang masih tertinggal.Hindari menggunakan
bedak atau tepung jagung untuk mengobati ruam bayi, karena bedak dapat mengiritasi paru-paru,
sedangkan tepung jagung justru menyebabkan infeksi jika diaplikasikan pada kulit yang sedang
meradang.Konsultasikan kepada dokter mengenai penggunaan krim atau salep. Jika tips di atas telah
dilakukan namun ruam tidak hilang dalam beberapa hari, bahkan bertambah parah, misalnya disertai
dengan gejala lain: demam, diare, ruam pada daerah lain, segera bawa bayi anda ke dokter.

Referensi:Red Orbit dari buku karangan Kathy Tam, BScPhm, RPH


Rumah Sakit Universitas Airlangga :
http://rumahsakit.unair.ac.id
Email : rsua@unair.ac.id
Kampus C Universitas Airlangga
Jl. Mulyorejo Surabaya, Jawa Timur, Indonesia - Kodepos : 60115
Phone Help Desk :
031.81153153 (Rawat Inap),
031.5916290 (UGD),
031.77338118 (UGD),
031.5916287 (Poli),
Fax : 031.5916291

Page 1