Anda di halaman 1dari 5

Tata Cara Akses Internet dan Localhost

Untuk melakukan koneksi atau akses ke internet, diperlukan persyaratan teknis


computer minimum, antara lain sebagai berikut :
1.

Prosesor minimum 486 DX

2.

RAM minimum 8 MB

3.

Kartu VGA 8 MB

4.

Monitor VGA

5.

Harddisk 200 MB

Selain spesifikasi computer yang telah direkomendasikan di atas, Anda juga


diharuskan menentukan perangkat lunak sistem operasi yang akan digunakan.
Berikut ini perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mengakses internet :
1. Sistem operasi yang digunakan harus sesuai dengan perangkat computer yang
digunakan. Untuk computer dengan prosessor 486 dan Pentium 1, Anda dapat
menggunakan sistem operasi Windows 95. Untuk computer dengan prosessor
Pentium 2 dan 3, dapat menggunakan sistem operasi Windows 98, ME, 2000, atau
Windows XP. Untuk computer Pentium 4, dapat menggunakan sistem operasi
Windows XP atau 2003. Untuk prosessor M-Centrino, Core 2 Duo, dapat
menggunakan Windows XP, Windows Vista, atau Windows 7. Sedangkan untuk
berbagai tipe prosessor, dapat menggunakan sistem operasi Linux
2. Protokol TCP/IP yang merupakan protocol standar untuk komunikasi data. Pada
sistem operasi Windows dan Linux, protocol tersebut sudah disediakan.
3.

Perangkat lunak web browser (Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera)

4. Antivirus dan firewall yang andal dan selalu diperbarui untuk keamanan
computer dari serangan virus, back door, dan trojan.

2.1 Internet Service Provider (ISP)

Untuk dapat mengakses internet, selain perangkat keras modem dan line
telepon atau modem kabel, diperlukan jasa dari perusahaan yang memberikan
layanan untuk mengakses internet, yang disebut dengan Internet Service Provider
(ISP). ISP berperan memberikan layanan akses internet, baik untuk personal
maupun corporate (perusahaan), computer pribadi maupun dalam bentuk jaringan.

Penggunaan modem dial up untuk akses internet dapat menggunakan jasa


akses internet dari ISP Telkomnet, tanpa harus mendaftar terlebih dahulu (instan).
Biaya akses Telkomnet instan dihitung dihitung dengan sistem time based.
Sedangkan, perusahaan ISP lainnya mengharuskan untuk melakukan pendaftaran
terlebih dahulu (registrasi), kemudian ISP tersebut akan memberikan User ID dan
Password kepada pelanggannya. User ID disebut juga dengan akun pelanggan, yang
merupakan identifikasi yang didaftarkan ke penyelenggara penyedia jasa akses
internet. User ID ini digunakan untuk melakukan login akses internet dan diikuti
dengan memasukan Password (kode sandi).
Berdasarkan sifatnya, ISP dibagi menjadi dua :

1. ISP tertutup

ISP tertutup adalah ISP yang memberikan layanan akses internet hanya
pada jaringan local dalam lembaga yang bersangkutan. Misalnya, ISP pada
Universitas Brawijaya dan Universitas Indonesia.

2. ISP terbuka

ISP terbuka adalah ISP yang memberikan layanan akses internet untuk
masyarakat luas. Misalnya, ISP Telkom, CBN, dan Indosatnet yang memberikan
layanan akses internet bagi instansi pemerintah, swasta, dan personal. Internet
yang anda Anda gunakan di rumah dan sekolah menggunakan ISP yang bersifat
terbuka. Di Indonesia, tidak semua ISP berhubungan langsung dengan jaringan
Internet luar negeri. Hanya ISP yang besar saja yang mampu membangun jaringan
internet langsung dengal luar negeri.

A. Biaya Internet

Sistem perhitungan biaya berlangganan akses internet melalui ISP dibagi menjadi
tiga kategori, yaitu :

1.

Volume based

Ini adalah perhitungan biaya akses internet yang bergantung pada jumlah data
yang diambil dari internet. Pada beberapa penyedia layanan dihitung pula
berdasarkan jumlah data yang dikirim dari komputer kita. Biasanya, volume based

digunakan pada akses internet melalui operator seluler berbasis GSM dengan
teknologi GPRS dan telepon seluler WCDMA dengan teknologi 3G. Perhitungan biaya
dilakukan berdasarkan kelipatan kilobyte data yang dialirkan. Koneksi internet
dengan perhitungan biaya berbasis volume sebaiknya digunakan untuk mengambil
data yang hanya berbentuk teks.

2.

Time based

Perhitungan biaya akses internet jenis ini bergantung pada waktu yang digunakan
dalam mengakses internet. Umumnya, layanan ini digunakan pada line telepon
rumah atau perkantoran. Perhitungan jenis time based lebih baik digunakan untuk
mengambil gambar, lagu, dan film dalam ukuran besar dari internet.

3.

Flat rate/unlimited

Perhitungan biaya akses internet jenis ini tidak bergantung pada jumlah data yang
diambil atau waktu akses internet. Perhitungan berbasis flat rate mengenakan
biaya yang tetap setiap buan pada pengguna, tanpa dibatasi jumlah data yang
diambil atau dikirim serta waktu yang digunakan. Layanan ini dapat menggunakan
saluran atau line telepon, TV kabel, dan GPRS. Telkom Speedy dengan modem ADSL
mengenakan biaya akses internet flat rate atau unlimited sebesar Rp.645.000,00
perbulan dengan bandwith 1Mbps. FastNet Family melalui TV kabel mengenakan
biaya sebesar Rp.195.000,00 perbulan untuk bandwith hingga 1 Mbps. Pembiayaan
dengan sistem flat rate umumnya digunakan untuk koneksi internet yang terus
menerus, seperti di laboratorium computer sekolah dan perkantoran, yang memiliki
ketergantungan terhadap teknologi internat.

B. Layanan ISP

Layanan ISP ini berdasarkan atas kebutuhan pengguna untuk dapat mengakses
internet secara mudah, dimana pun mereka berada. Kebutuhan akan informasi yang
cepat merupakan salah satu pemicu beragamnya layanan ISP untuk akses Internet.
Berdasarkan kebutuhan, informasi yang cepat, komunikasi, dan hiburan, ISP
berusaha memberikan layanan secara maksimal. Berikut ini beberapa jenis layanan
ISP.

1.

Dial Up

Dial up adalah layanan akses internet dengan menggunakan modem dial up yang
dihubungkan pada line telepon. Penggunaan akses dial up ini dibagi menjadi empat,
yaitu :
Personal dial up, penggunaan yang ditujukan untuk perorangan yang
membutuhkan akses internet seperlunya. Dalam layanan dial up, beberapa ISP
mengenakan biaya abonemen, seperti Indosat dan CBN.

Corporate dial up, ditujukan untuk keperluan perusahaan atau perkantoran


yang penggnaan internetnya cukup tinggi.

Night Server Access, penggunaan akses internet dengan kecepatan tinggi


(broadband) melalui jaringan telepon digital.

LAN dial up ISDN, penggunaan akses internet dengan kecepatan tinggi


(broadband) melalui jaringan telepon digital.

2.

Mobile Access

Layanan akses internet jenis ini melalui telepon seluler. Layanan ini memberikan
kemudahan dalam mengakses internet dimanapun kita berada dalam area
coverage operator telepon seluler. Saat ini, layanan ini mendukung untuk perangkat
telepon seluler GSM dengan teknologi GPRS dan telepon seluler CDMA dengan
teknologi 3G. Selain itu, akses internet dapat dilakukan melalui notebook atau
laptop yang dihubungkan dengan telepon seluler menggunakan kabel data,
Bluetooth, infrared serta dari PDA (Personal Digital Assistant).

3.

Hotspot

Layanan akses internet pada lokasi-lokasi tertentu yang menggunakan teknologi


WiFi sebagai koneksinya dan sudah terdapat pada laptop atau notebook. Pada
berbagai merk notebook, untuk mengaktifkan fungsi ini memiliki cara berbedabeda, biasanya menggunakan tombola tau switch tertentu dan kombinasi keyboard
dengan function key.

4.

Wireless

Layanan akses internet tanpa kabel. Pada teknologi wireless, Anda tidak dikenakan
biaya telepon, tetapi hanya dikenakan biaya pemakaian internet.

5.

Dedicated Connection

Layanan akses internet selama 24 jam setiap hari dan dalam 7 hari. Layanan ini
digunakan untuk akses melalui kabel serat optik, jaringan televise kabel, wireless

satelit, dan telepon rumah. Untuk berlangganan, Anda harus menghubungi ISP dan
penyedia akses jaringan TV kabel atau satelit. Saat ini, beberapa ISP juga
merangkap sebagai penyedia jaringan.