Anda di halaman 1dari 1

Otosklerosis Otosklerosis adalah penumpukan jaringan spons atau jaringan seperti tulang di

telinga tengah yang mencegah ossicles, yaitu stapes di telinga tengah, bekerja dengan baik.
Pada kondisi seperti ini, maka akan mengurangi penghantaran suara pada telinga.
Otosklerosis biasanya menghasilkan gangguan pendengaran konduktif, gangguan
pendengaran disebabkan oleh masalah di telinga bagian luar atau tengah. Jika penumpukan
jaringan seperti tulang menyebar ke telinga bagian dalam, maka kondisi seperti itu disebut
sebagai koklea Otosclerosis. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran
sensorineural permanen akibat gangguan saraf pendengaran. Para ilmuwan belum mengetahui
dengan pasti apa penyebab penyakit telinga ini, tetapi ada beberapa penelitian yang
menunjukkan bahwa ada hubungan antara otosklerosis dan perubahan hormonal yang
berhubungan dengan kehamilan dan juga dengan virus. Pengobatan untuk orang yang
didiagnosis dengan otosklerosis tergantung pada sejauh mana gangguan pendengaran yang
terjadi dan sejauh mana dapat dilakukan tindakan operasi untuk mengganti sebagian atau
seluruh ossicles dengan yang buatan. Maka dari itu sangat perlu konsultasi dengan dokter
yang menangani. Jika ketulian hanya ringan, maka operasi mungkin tidak menjadi pilihan
namun lebih dipilih alat bantu dengar yang dipasang dengan benar dapat membantu beberapa
orang dengan otosklerosis. Alat bantu dengar dirancang untuk mengkompensasi gangguan
pendengaran dengan cara memperkuat suara.