Anda di halaman 1dari 15

ANALISIS DATA KONSUMSI MAKANAN

MENGGUNAKAN NUTRISURVEY
Yohanes Kristianto - Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Malang

Disampaikan pada Workshop Pengembangan Keterampilan Mahasiswa dalam Survai Konsumsi Makanan
Berbasis Teknologi Informasi, Bagian Gizi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat,
Universitas Jember, 10 Oktober 2013

Pekerjaan menganalisis kandungan gizi makanan secara manual menggunakan daftar


komposisi bahan makanan (DKBM) merupakan tugas yang penuh tantangan. Selain membosankan
pekerjaan tersebut juga memerlukan waktu. Sesuai dengan perkembangan teknologi informasi,
sampai sekarang telah tersedia piranti lunak yang dapat digunakan untuk membantu pekerjaan
tersebut.
Penggunaan piranti lunak untuk menghitung kandungan zat gizi makanan telah berkembang
sejak tahun 1990-an Beberapa program yang secara luas digunakan saat itu adalah FP (Food
Processor) buatan ESHA Research di Oregon dengan menggunakan platform DOS. Saat ini telah
banyak program-program serupa yang digunakan oleh masyarakat. Berdasarkan sasaran penggunanya
piranti lunak analisis kandungan gizi dibedakan menjadi 2, untuk pengguna individu dan provider
kesehatan. Diantara program yang banyak digunakan oleh petugas kesehatan adalah NutriSurvey.
Dalam kesempatan ini akan dibahas penggunaan NutriSurvey mulai dari instalasi, setting, penggunaan
untuk analisis kandungan gizi dan kecukupan individu maupun kelompok. Adapun layout
pemaparan adalah sebagai berikut:
a. Kelebihan NutriSurvey
b. Menginstal NutriSurvey
c. Memulai Program dan Seting Awal NutriSurvey
1. Memasukkan Data Nilai Gizi Makanan Indonesia
Data Nilai Gizi Makanan Tunggal
Data Kandungan Gizi Sebagai Resep
Data Nilai Gizi file elektronik DKBM
2. Memuat RDA Indonesia
3. Memilih daftar KGA untuk Menilai Kecukupan Konsumsi
d. Memasukkan Data dan Menyimpan Dokumen
e. Menghitung Nilai Gizi Makanan
f. Menghitung Nilai Gizi Hasil Survai
1. Food Frequency Sederhana
2. Food Frequency Kuantitatif
3. Food Recall Kuantitatif

A. Kelebihan NutriSurvey

Data base makanan (DKBM) makanan Indonesia dapat dimuat dalam Nutrisurvery secara
kelompok. Dengan demikian jika program tersebut digunakan untuk mengestimasi
kandungan gizi makanan di Indonesia menghasilkan data yang lebih akurat.
Angka KGA untuk menilai tingkat kecukupan konsumsi juga dapat diganti dengan KGA
untuk orang Indonesia (KGA WNPG).
NutriSurvey merupakan program berbasis windows yang mudah digunakan (user friendly).
Sistem menu yang digunakan mudah dikenali, demikian halnya dengan report yang
dihasilkan.

NutriSurvey telah banyak digunakan secara luas. NutriSurvey dapat digunakan untuk
menangani kasus individu seperti dalam melakukan konsultasi gizi maupun data kelompok.
NutriSurvey for Windows adalah program software gizi yang tidak memerlukan komputer
dengan spesifikasi tinggi, sehingga dapat dijalankan pada hampir semua komputer dari
beragam generasi. Jadi untuk menjalankan program tersebut tidak perlu modal kapital yang
besar.
NutriSurvey merupakan program freeware jika digunakan di lingkungan non komersial.
Pengguna program tersebut tidak perlu kawatir melanggar hak cipta.
WHO telah mengakuisisi NutriSurvery sebagai bagian dari program official WHO-antro
2005 (versi Beta).

B. Menginstal NutriSurvey
Untuk dapat menggunakan NutriSurvey, pertama-tama program tersebut harus diinstal
dikomputer. Program NutriSurvey sebelum diinstall cukup kecil (1.2 KB) sehingga dapat disimpan
di flash disk maupun di CD. Tahapan instalasi NutriSurvey dimulai dari persiapan komputer dan file
instalasi.
Persyaratan komputer untuk menjalankan NutriSurvey:
a) Komputer dengan sistem operasi windows (Win95, 98, 98SE, 2000, Me, XP, NT, Win7).
b) Space kosong hard disk 2.1 MB.
c) Resolusi layar 600 x 800 pixels, resolusi tesebut diperlukan untuk mendapatkan tampilan
terbaik, namun jika monitor Anda tidak dapat disetel pada kondisi tersebut, NutriSurvey
tetap berfungsi dengan normal.
d) Microsoft Office semua versi, NuriSurvey akan menggunakan Word untuk melaporkan hasil
perhitungan gizi dan Excel untuk mencetak hasil analisis data antropometri dan jika Anda
ingin membuat print out raw data antrhropometri untuk dilampirkan misalnya pada skripsi
atau laporan pengolahan data lainnya.
Persiapan file instalasi:
1. Unduh NutriSurvey terkini di situs resminya di http://www.nutrisurvey.de/ Untuk
kepentingan latihan disini digunakan versi 2005. Versi ini memiliki kelebihan untuk
digunakan dalam baseline gizi atau menangani data kelompok.
2. Unduh juga file data base DKBM dengan nama INDONES.ZIP di situs tersebut. File ini
berisi data base kandungan gizi makanan Indonesia.
Proses instalasi jika file instal tersimpan di harddisk:
a) Buka Windows explorer
b) Double klik file nutrisurvey.exe
c) Ikuti petunjuk installasi yang muncul di layar
Jika file nutrisurvey.exe tersimpan di flash disk atau CD:
1. Pasang flash disk atau CD yang berisi file nutrisurvey.exe.
2. Buka Windows explorer
3. Double klik file nutrisurvey.exe
4. Ikuti petunjuk installasi yang muncul di layar

C. Memulai Program dan Seting Awal NutriSurvey


Untuk membuka NutriSurvey dilakukan dengan:

a.
b.

Double klick pada shorcut menu NutriSurvey


di desktop, atau
Klik Start > Program (All Programs pada Windows) > NutriSurvey

Menu Help NutriSurvey tidak dapat dibuka Bagi dalam sistem operasi Vista dan Win7 atau
mungkin yang lain. Hal ini karena pihak Microsoft tidak menyertakan file pendukung untuk
membuka file berekstensi .hlp sebagaimana digunakan NutriSurvey. Untuk dapat membuka
menu Help NutriSurvey perlu diinstal file pendukung Windows6.1-KB917607-x86.msu
yang dapat diunduh di http://support.microsoft.com/kb/917607 atau situs lain.
Penyetingan awal NutriSurvey dilakukan agar sesuai dengan kebutuhan penggunaan di Indonesia.
Hal ini dilakukan dengan menambahkan data base DKBM dan KGA Indonesia.

1. Memasukkan Data Nilai Gizi Makanan Indonesia


Agar NutriSurvey dapat menghitung nilai gizi makanan Indonesia, maka data base nilai gizi
makanan Indonesia harus dimuat dalam program. Data nilai gizi makanan Indonesia tersedia
dalam beberapa bentuk, makanan tunggal mentah dan makanan matang, data nilai gizi sebagai
resep, dan data nilai gizi yang sudah tersedia dalam bentuk file elektronik.

a. Data Nilai Gizi Makanan Tunggal


Data nilai gizi makan tunggal baik mentah atau matang dimasukkan apabila dalam data base
belum memuat makanan tersebut. Atau, pengguna akan menggunakan program untuk
menghitung kandungan gizi makanan khusus, misalnya kandungan gizi makanan lokal yang baru
saja dianalisis di laboratorium. Cara memuat nilai gizi makanan tunggal ke program adalah:
1. Jalankan NutriSurvey
2. Klik Food, Modify food database sehingga muncul jendela dialog seperti dibawah

3. Klik Add food, dan masukkan nilai gizi makanan ke dalam sel yang disediakan, biarkan
sel kosong untuk nilai gizi yang tidak tersedia.
4. Jika sudah selesai memasukkan nilai gizi makanan, klik OK
5. Klik Yes ketika muncul jendela konfirmasi Do you want to save modification? Sampai
tahap ini kandungan gizi satu jenis makanan akan direkam program, lanjutkan untuk
makanan yang lain jika diperlukan.

b. Data Kandungan Gizi Sebagai Resep


Untuk menghitung nilai gizi makanan yang berupa suatu hidangan (kumpulan dari beberapa
resep makanan), misalnya hidangan sarapan pagi, memasukkan nilai gizi makanan dalam
bentuk resep akan menyingkat waktu analisis. Untuk memasukkan kandungan gizi makanan
dalam bentuk resep perlu diperhatikan penggunaan standar porsi dalam pemasakan sehingga
nilai gizi dari waktu memasak yang satu dengan yang lain relatif sama. Contoh penggunaan
metode ini adalah di rumah sakit dimana ahli gizi menerapkan standar porsi untuk
pengolahan makanan sehari-hari. Sehingga penghitungan nilai gizi dalam NutriSurvey tidak
perlu dilakukan dengan cara memasukkan setiap jenis makanan dalam program, tetapi cukup
resep tersebut. Berikut adalah tahapan untuk memasukkan resep Modisco I ke program:
1. Jalankan NutriSurvey, masukkan dalam kolom Food dimulai dari baris 1, resep Modisco
1, yaitu berturut-turut tepung susu skim 10g, gula pasir 10g, minyak kelapa 5g.
2. Klik Food, sorot Save plan as recipe
3. Pada dialog box Adding a recipe masukkan nama resep, yaitu Modisco 1
4. Klik OK. Untuk memastikan apakah resep telah tersimpan ketikkan modis pada kolom
Food.

c. Data Nilai Gizi file elektronik DKBM


Salah satu manfaat teknolog informasi untuk mengetahui nilai gizi makanan adalah
pembuatan data base kandungan gizi dalam bentuk file elektronik sehingga memudahkan
pencarian dan penghitungan. DKBM makanan Indonesia tersedia dalam bentuk file siap
pakai. Untuk menggunakan file tersebut dalam NutriSurvey lakukan langkah-langkah berikut:
1. Extract file INDONES.ZIP sehingga menghasilkan file indo.fta, copy file tersebut ke
folder dimana program NutriSurvey diinstal, defaultnya di C:\nutrisurvey.
2. Jalankan program NutriSurvey
3. Klik menu Food
4. Sorot pilihan Include more food from other databases, pada dialog box Food
database selection sorot indo.fta.
5. OK
6. Pada dialog box Please mark the foods for the transfer into the standard database klik
All
7. Save and Close
8. Klik Yes untuk menjawab Do you want to save modifications?

2. Memuat RDA Indonesia


Untuk menghitung tingkat kecukupan gizi, NutriSurvey membandingkan kandungan gizi
makanan hasil analsisis menu dengan salah satu dari KGA berikut; German Society for Nutrition
(DGE), the recommendations WHO/FAO atau RDA Amerika. Untuk mengganti KGA tersebut
dengan KGA bagi orang Indonesia yang dibuat oleh WNPG lakukan langkah-langkah berikut:
1. Copy salah satu file berekstensi .rcd misalnya rda.rcd di folder c:\nutrisurvey, paste di folder
tersebut dan rename file hasil copynya (yaitu rda-Copy.rcd) menjadi kgaindo.rcd.
2. Jalankan program NutriSurvey
3. Klik menu Extras
4. Pilih Read and change recommendations, sehingga terbuka jendela Reading and changing
of recommendation seperti berikut. Scroll file .rcd di drop box kiri bawah, pilih kgaindo.rcd,
klik Yes saat muncul jendela konfirmasi, kemudian klik OK. Isi KGA yang ditampilkan
adalah angka KGA lama yang akan kita ganti dengan KGA WNPG.

5. Untuk mengganti nilai KGA lama, hapus terlebih dulu record yang ada dengan menekan Cut
berulang-ulang sampai semua baris dalam kolom group kosong.
6. Dengan menggunakan DKGA WPNG terbaru, masukkan angka anjuran pada kolom yang
tersedia. Kosongkan nilai yang tidak tercantum dalam KGA WNPG. Masukkan nilai KGA
untuk beberapa kelompok, kemudian tekan OK.
7. Setelah nilai KGA dimasukkan, program siap digunakan untuk menilai kecukupan konsumsi
makanan berdasarkan KGA Indonesia.
Catatan:
Nilai energy dalam KGA Indonesia ditulis dalam kcal, sedangkan format yang diminta
NutriSurvey adalah kJ, gunakan konversi berikut 1kcal = 4,184 kJ. Angka kecukupan
beberapa zat gizi seperti air, lemak, karbohidrat, dan serat tidak dicantumkan dalam

AKG Indonesia, namun nilainya dapat diperkirakan dengan pendekatan menggunakan


nilai komposisi zat gizi dalam diet secara umum.
Jika dalam suatu analisis menggunakan KGA Indonesia ada konsumsi zat gizi tertentu
yang tidak dapat dinilai kecukupannya, maka aktifkan salah satu KGA yang sudah ada di
NutriSurvey dengan cara memilih daftar KGA yang akan dibahas kemudian.

3. Memilih daftar KGA untuk Menilai Kecukupan Konsumsi


Sebelum melakukan penilaian tingkat kecukupan konsumsi, perlu ditetapkan daftar KGA
sebagai standar. Untuk merubah daftar KGA yang sedang aktif, lakukan langkah-langkah
berikut:
1. Jalankan program NutriSurvey
2. Klik menu Extras, klik Read and change recommendations sehingga muncul dialog
box Reading and changing of recommendations. Daftar KGA yang aktif terletak di
kotak kiri bawah dengan highlight biru.
3. Untuk mengaktifkan daftar KGA yang akan digunakan pilih salah satu file berekstensi
.rcd di daftar kotak sudut kiri bawah, saat muncul jendela konfirmasi tekan Yes. Sesaat
kemudian file KGA terpilih akan dimuat di sistem.
4. Klik OK untuk kembali ke layar utama.

D. Memasukkan Data dan Menyimpan Dokumen


Menu atau makanan yang akan dianalisis, dan keterangan waktu makan, dimasukkan dalam
kolom Food. Setelah mengisikan nama makanan, bagian terpenting dari proses perhitungan nilai
gizi adalah memasukkan jumlah yang dimakan dalam kolom Amount, selanjutnya NutriSurvey
secara automatis menghitung semua nilai gizi. Lebih jelasnya ikuti langkah berikut:

1. Buka NutriSurvey, letakkan kursor pada kolom Food, baris 1


2. Klik menu Edit, Heading, sorot BREAKFAST, OK
3. Hapus semua karakter yang ada di bawah heading BREAKFAST menggunakan
Backspace
4. Tuliskan nama makanan yang akan dianalisis nilai gizinya, dengan cara mengetikkan
huruf atau beberapa huruf pertama nama makanan, kemudian tekan Enter
5. Pilih makanan dalam dialog box Food Selection
6. Double klik nama makanan yang dikehendaki
7. Masukkan jumlah makanan pada kolom Amount
8. Lanjutkan untuk makanan berikutnya, waktu makan siang, malam dan snack.
9. Jika semua makanan sudah dimasukkan, simpan file dengan nama yang sesuai dengan
menekan icon Save atau klik menu File, Save. File analisis zat gizi dalam NutriSurvey
secara automatis diberi ekstensi .epl atau dikenal dengan file plan.

E. Menghitung Nilai Gizi Makanan


Untuk menghitung kandungan gizi makanan atau menu:
1. Jalankan NutriSurvey
2. Buka file plan, begitu file terbuka secara automatis program akan menghitung kandungan
gizi makanan. Hasil perhitungan ditampilkan pada panel display kolom paling kanan layar.
Default tampilan hasil analisis adalah untuk total kandungan zat gizi makanan (TA). Pilihan
tampilan adalah %A (persen zat gizi terhadap rekomendasi), FA (kandungan gizi tiap item
bahan makanan), MA (kandungan gizi menurut menu pagi, siang, atau sore), dan NC
(kandungan gizi semua bahan makanan yang ditampilkan). Catatan: Penghitungan automatis
juga langsung dilakukan saat makanan dimasukkan dalam lembar kerja sebelum file plan
disimpan.

3. Klik icon Report pada Toolbar. Secara automatis NutriSurvey memanggil Word dan
membuat dokumen RTF bernama noname di folder C:\nutrisurvey (by default atau jika
selama instalasi pilihan folder penginstalan nutrisurvey tidak diubah). Isi file tersebut adalah:
a. Hasil perhitungan nilai gizi menurut waktu makan (Analyses of diet plan)
b. Total nilai gizi dari semua waktu makan
c. Perbandingan nilai gizi dengan KGA
4. Di Word, simpan file tersebut dengan nama yang unik, misalnya klien yang ditangani, dengan
perintah Save As.

Struktur hasil analisis kandungan gizi (report) NutriSurvey adalah sebagai berikut:

Kandungan zat gizi tiap


waktu makan (breakfast,
break, lunch, dinner)
Bagian 1: Kandungan
zat gizi makanan
Analisis menu: persentase
energi & KH terhadap RDA
menurut waktu makan

Hasil analisis

Bagian 2: Analisis
kandungan zat gizi
total & tingkat
kecukupan

F. Menghitung Nilai Gizi Hasil Survai


NutriSurvey 2005 memiliki kemampuan untuk menangani data survai gizi (nutrition baseline
survey). Jenis survai yang dapat dilakukan dengan NutriSurvey adalah simple food frequency,
quantitative food frequency, dan qualitative food recall. Simple food frequency menghasilkan
informasi tentang jenis makanan dan frekuensi konsumsi makanan tersebut oleh sekelompok
responden. Sedangkan quantitative food frequency dan quantitative food recall selain
menghasilkan informasi jenis makanan yang dikonsumsi juga kandungan zat gizinya.

1. Food Frequency Sederhana


Langkah-langkah mengolah data food frequensi sederhana adalah:
1. Jalankan NutriSurvey
2. Klik menu Extras, sorot Nutrition Baseline Survey. Langkah ini identik dengan mengklik
icon NS di toolbar dibawah menu-menu utama.

3. Pada jendela Nutrition Survey, klik tab Option, pilih Simple Food Frequency pada pilihan
New Survey

4. Klik tab General, klik Create New Survey, masukkan nama file untuk survai pada dialog
box New Nutrition Survey (misalnya latihan simple ff), kemudian klik OK.

5. Klik Create Questionnaire. Instruksi ini memberi tahu program untuk membuat file
kuesioner food frekuensi bernama noname.rtf dengan Word.

6. Di Word klik File, Save As dan berikan nama file yang sesuai. File tersebut dicetak untuk
digunakan dalam mengumpulkan data dari responden.
7. Setelah wawancara frekuensi makan sederhana dilakukan, periksa kelengkapan datanya,
kemudian masukkan ke dalam NutriSurvey dengan memilih tab Data Entry pada jendela
Nutrition Survey yang sudah terbuka (langkah 3 di atas). Masukkan data-data untuk satu
responden dengan menempatkan kursor pada setiap nomor pertanyaan pada kolom paling
kanan, tekan Enter untuk berpindah ke nomor pertanyaan berikutnya. Jika data satu
responden telah dimasukkan semua, tekan Save, dan lanjutkan dengan responden berikutnya
sampai data semua responden dimasukkan.

8. Pada jendela Nutrition Survey, klik tab Results Grouped, klik Report. Secara automatis
NutriSurvey akan membuka Excel dan membuat file bernama excel.txt yang berisi hasil
pengolahan data food frequency.

Data food frequency disajikan dibagian tengah report tersebut pada sub heading Food
consumption in the household, untuk membacanya scroll ke bawah sampai mencapai sub
judul tersebut. Sesuai dengan namanya, simple food frequency hanya menampilkan nama
makanan dan frekunesi konsumsinya saja sebagaimana disajikan pada gambar berikut.

2. Food Frequency Kuantitatif


Untuk dapat mengoperasikan food frekuensi kuantitatif dengan lancar, disarankan untuk
melakukan langkah-langkah melakukan food frekuensi sederhana lebih dulu. Hal ini dilakukan
untuk menghindari ilustrasi yang sama yang sudah pernah dijelaskan dalam langkah-langkah
operasional food frekuensi sederhana. Penanganan data food frequensi kuantitatif adalah:
1. Jalankan NutriSurvey
2. Klik menu Extras, sorot Nutrition Baseline Survey. Langkah ini identik dengan mengklik
icon NS di toolbar dibawah menu-menu utama.
3. Pada jendela Nutrition Survey, klik tab Option, pilih Quantitative Food Frequency pada
pilihan New Survey

4. Klik tab General, klik Create New Survey, masukkan nama file untuk survai pada dialog
box New Nutrition Survey (misalnya kuantitatif ff), kemudian klik OK.
5. Klik Create Questionnaire. Instruksi ini memberi tahu program untuk membuat file
kuesioner food frekuensi bernama noname.rtf dengan Word.

6. Di Word klik File, Save As dan berikan nama file yang sesuai. File tersebut dicetak untuk
digunakan dalam mengumpulkan data dari responden.
7. Setelah wawancara frekuensi makanan kuantitatif dilakukan, periksa kelengkapan datanya,
kemudian masukkan ke dalam NutriSurvey dengan memilih tab Data Entry pada jendela
Nutrition Survey yang sudah terbuka.
a. Untuk data selain konsumsi, masukkan data-data untuk satu responden dengan
menempatkan kursor pada setiap nomor pertanyaan pada kolom paling kanan, tekan
Enter untuk berpindah ke nomor pertanyaan berikutnya.
b. Untuk memasukkan data konsumsi (mulai pertanyaan no 42), posisikan kursor
ditempat isian dan tekan huruf p, sehingga muncul jendela Selection of portion
seperti disajikan pada gambar berikut. Selanjutnya isikan pilihan pada radio button
yang tersedia sesuai dengan jawaban responden, yaitu apakah daily, weekly, atau
monthly dan klik angka pada pilihan Factor yang tersedia.

c. Tekan OK, dan lanjutkan untuk makanan berikutnya sampai semua pertanyaan. Jika
data satu responden telah dimasukkan semua, tekan Save, dan lanjutkan dengan
responden berikutnya sampai data semua responden dimasukkan.

8. Untuk melihat tingkat konsumsi, pada jendela Nutrition Survey, klik tab Results Grouped,
klik Report. Secara automatis NutriSurvey akan membuka Excel dan membuat file bernama
excel.txt yang berisi hasil pengolahan data food frequency.
Hasil pengolahan data survai food frequency kuantitatif disajikan dibagian tengah report
tersebut pada sub heading Food consumption in the household dan Nutrient Data
berturut-turut untuk anak dan ibu. Untuk membacanya scroll ke bawah sampai mencapai
sub judul tersebut. Keluaraan dalam Food consumption in the household berisi statistik
deskriptif konsumsi menurut jenis bahan makanan sebaimana disajikan pada gambar berikut.

Sedangkan keluaran dibawah heading Nutrient data berisi gambaran konsumsi zat gizi,
seperti gambar berikut.

3. Food Recall Kuantitatif


Untuk mempermudah mengoperasikan menu food recall kuantitatif dengan lancar, disarankan
untuk melakukan pengolahan data konsumsi dengan food frekuensi kuantitatif lebih dulu.
Langkah-langkah mengolah data food recall kuantitatis survai adalah:
1. Jalankan NutriSurvey
2. Klik menu Extras, sorot Nutrition Baseline Survey. Langkah ini identik dengan mengklik
icon NS di toolbar dibawah menu-menu utama.
3. Pada jendela Nutrition Survey, klik tab Option, pilih Quantitative Food Recall pada
pilihan New Survey
4. Klik tab General, klik Create New Survey, masukkan nama file untuk survai pada dialog
box New Nutrition Survey (misalnya recall kuantitatif), kemudian klik OK.
5. Pada posisi kursor menyorot nama file survai (dalam hal ini recall kuantitatif.ns), klik Create
Questionnaire. Instruksi ini memberi tahu program untuk membuat file kuesioner food
frekuensi bernama noname.rtf dengan Word.
6. Di Word klik File, Save As dan berikan nama file yang sesuai. File tersebut dicetak untuk
digunakan dalam mengumpulkan data dari responden.
7. Setelah wawancara food recall dilakukan, periksa kelengkapan datanya, kemudian masukkan
ke dalam NutriSurvey dengan memilih tab Data Entry pada jendela Nutrition Survey.
a. Untuk data selain konsumsi, masukkan data-data untuk satu responden dengan
menempatkan kursor pada setiap nomor pertanyaan pada kolom paling kanan, tekan
Enter untuk berpindah ke nomor pertanyaan berikutnya.
b. Untuk memasukkan data recall (mulai pertanyaan no 42), posisikan kursor ditempat
isian dan tekan huruf p, sehingga muncul jendela Selection of portion seperti
disajikan pada gambar berikut. Selanjutnya isikan pilihan pada radio button yang
tersedia sesuai dengan jawaban responden, yaitu apakah daily, weekly, atau monthly
dan klik angka pada pilihan Factor yang tersedia.
c. Tekan OK, dan lanjutkan untuk makanan berikutnya sampai semua pertanyaan. Jika
data satu responden telah dimasukkan semua, tekan Save, dan lanjutkan dengan
responden berikutnya sampai data semua responden dimasukkan.
8. Untuk melihat tingkat konsumsi, pada jendela Nutrition Survey, klik tab Results Grouped,
klik Report. Secara automatis NutriSurvey akan membuka Excel dan membuat file bernama
excel.txt yang berisi hasil pengolahan data food recall.
Hasil pengolahan data survai food recall kuantitatif disajikan dibagian tengah report tersebut
pada sub heading Food consumption in the household dan Nutrient Data berturut-turut
untuk anak dan ibu. Untuk membacanya scroll ke bawah sampai mencapai sub judul
tersebut. Keluaraan dalam Food consumption in the household berisi statistik deskriptif
konsumsi menurut jenis bahan makanan. Sedangkan keluaran dibawah heading Nutrient data
berisi gambaran konsumsi zat gizi. ==End of file ==