Anda di halaman 1dari 20

METODOLOGI

PENELITIAN

4 SKS
KOMPETENSI MATAKULIAH:
setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan
memiliki pemahaman yang cukup:
(1) konsep dan prinsip metode ilmiah (scientific method) dan
penerapannya sebagai pola pikir ilmiah dalam penelitian
kimia,
(2) Wawasan ilmu kimia sebagai ilmu eksperimental dan
lingkup ilmu kimia sebagai bagian ilmu pengetahuan alam,
(3) Literatur kimia dan dapat melakukan secara aktif
penelusuran informasi ilmiah dalam berbagai bentuk,
(4) Pedoman penulisan karya ilmiah dan diharapkan dapat
secara mandiri membuat skripsi dan artikel publikasi
ilmiah.
KONTRAK BELAJAR
Kuliah :

- Penilaian:
(1) Tugas 40 %
(2) UJIAN TENGAH SEMESTER 30 %
(3) UJIAN AKHIR SEMESTER 30 %

Output : Penulisan Proposal Penelitian (BAB 1)

TIDAK ADA UJIAN/TUGAS SUSULAN.


MATERI PEMBELAJARAN :
1. Pendahuluan : Pengantar Metodologi Penelitian
2. Penelitian Ilmiah
Ciri-ciri penelitian ilmiah, kriteria penelitian ilmiah
3. Penelitian Kimia
4. Metode Ilmiah : Deduksi/Induksi
5. Masalah Penelitian : Identifikasi & Formulasi
6. Formulasi Hipotesis
7. Rancangan Eksperimen
8. Pedoman Penulisan (Proposal & Skripsi serta Artikel
Ilmiah)
KRITERIA DAN CARA EVALUASI HASIL
PEMBELAJARAN
Untuk memberikan jaminan kualitas hasil
penilaian, hanya mahasiswa yang
memenuhi minimum passing grade yang
dapat dinyatakan lulus (nilai = C), yaitu
mahasiswa yang berhasil mencapai
tingkat penguasaan minimum 50 % dari
target penguasaan materi yang
ditargetkan.
REFERENSI
1. Sevillla, C.G, J.A. Ochave, T.G. Punsalan, B.P. Regala,
dan C.G. Uriarte, 1988, An Introduction to Research
Methods, Rex Printing Co, The Philippines.

2. Wilson, Jr., E.B; 1952, An Introduction to Scientific


Research, McCraw Hill Book Company Inc., New
York.

3. Sumadi Soerjabrata, Ph.D, 1983, Metodologi Penelitian,


Penerbit Rajawali, Jakarta.

4. Saifuddin Azwar, Dr., 2009, Metode Penelitian, Penerbit


Pustaka Pelajar, Jogjakarta.
MENGAPA harus ada
.. Penelitian Ilmiah ???
Masalah

Pemecahan Masalah

Intuisi Trial and Error Penelitian Ilmiah

Kerangka Ilmu Pengetahuan


PENGETAHUAN?
Manusia selalu memiliki rasa ingin tahu, jika manusia
bertanya, maka sebenarnya ingin merubah keadaan
dirinya dari tidak tahu menjadi tahu
Orang yang tidak tahu----- tidak
berpengetahuan
Orang yang tahu ---- berpengetahuan
Obyeknya disebut : Pengetahuan (knowledge)
Miskonsepsi Ilmu Pengetahuan:

1. Kebenaran dalam ilmu pengetahuan dianggap


absolut (abadi). Ini tidak benar. Kebenaran dalam sains
selalu siap untuk diuji, direvisi atau ditukar sama sekali
dengan kebenaran yang baru
2. Sains harus mempunyai manfaat praktis. Ini tidak
benar.
Ketika suatu saat seseorang bertanya kepada Sir Isaac
Newton tentang apa manfaat praktis dari penemuannya
dalam bidang cahaya, (Newton suatu saat berhasil
menguraikan sifat cahaya dengan memanfaatkan
prisma kaca), Newton menjawab: Bukan urusan dia
apakah penemuannya ini membawa manfaat praktis
atau tidak.
Eksplanatif : Menerangkan gejala-gejala
alam
Prediktif : Meramalkan kejadian-kejadian
alam di masa depan
Kontrol : Mengendalikan peristiwa2 yang akan
terjadi

Objek ILMU PENGETAHUAN adalah


ALAM DAN FENOMENA-NYA
Dalam menjalankan fungsinya, ILMU PENGETAHUAN
didukung PENELITIAN ILMIAH

Kedudukan Penelitian Ilmiah .. ???


REVOLUSI SAINS
KIMIA

Lavoisier dengan alat uji kajinya yg


digunakan untuk mengetahui adanya
oksigen
REVOLUSI SAINS
KIMIA

Dalton dengan sebagian alat kimianya


REVOLUSI SAINS
KIMIA

Priestley dengan Makmalnya/Laboratorium


REVOLUSI SAINS ???
KIMIA
1. MEMBENTUK POLA BERPIKIR SECARA
ANALITIK/ BERPOLA PIKIR AKADEMIK
2. MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN
PENELITIAN ILMIAH SEDERHANA
3. DAPAT MENYAMPAIKAN PENDAPAT/
URAIAN ILMIAH DI MUKA UMUM/ FORUM
4. DAPAT MEMBUAT SUATU LAPORAN
ILMIAH/TULISAN ILMIAH
TUGAS SEORANG
ILMUWAN

1. OBSERVER: Mengamati gejala alam dan


mengeidentifikasi masalah yang berkaitan
dengan gejala alam
2. RESEARCHER: Meneliti, menguji,
menganalisis permasalahan gejala alam
3. EVALUATOR: Mempelajari dan menguji
permasalahan
4. INOVATOR: Memberi gagasan atas
temuan baru untuk solusi permasalahan
KODE ETIK ILMUWAN

1. JUJUR
2. BERTANGGUNG JAWAB
3. DAPAT DIPERCAYA