Anda di halaman 1dari 24

INDONUSA SAINS &TEKNOLOGI

Modul Kursus AutoCAD


2D & 3D

Oleh :

SYAFTA RIMANSYAH, A.Md


Email : syaftarimansyah@yahoo.com
Blog : syaftacasper.blogspot.com

INDONUSA SAINS &TEKNOLOGI


Jl. Mayor Salim Batubara Sekip Madang Palembang

BAGIAN I PENGENALAN UMUM AutoCAD


1
Seiring dengan lajunya perkembangan informasi dan teknologi, saat ini hampir semua
bidang pekerjaan memanfaatkan komputer sebagai alat bantu. Demikian pula dalam bidang
teknik, perangkat lunak komputer sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses dan
mendapatkan hasil pekerjaan yang akurat. Tuntutan dunia usaha/dunia industri yang selalu
berkembang dan persaingan dalam produk dan jasa menciptakan peluang munculnya
teknologi baru untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Suatu perusahaan pembuat perangkat lunak di Amerika, AUTODESK telah
menciptakan perangkat lunak untuk membantu perancangan yaitu Computer Aided Design
(CAD). Perangkat lunak tersebut adalah AUTOCAD, yang saat ini telah banyak
digunakan dalam berbagai bidang teknik, antara lain gambar Arsitektur, Mesin,
Automotif, Survai dan Pemetaan dan sebagainya.
Dari pertama dikeluarkan AutoCAD Release 1, Desember 1982 Release 12, Juni 1992 ,
Release 13 , Desember 1995 hingga sekarang Release 2011, telah banyak memberikan
kontribusinya terhadap perkembangan rancang bangun bidang teknik, maka sudah
menjadi kebutuhan kita dalam bidang pekerjaan teknik sekaligus untuk mengantisipasi
tuntutan dunia usaha dan dunia industri saat ini.

Toolbar Draw

Toolbar Modify

Menu Pull Down

Area Gambar Kursor

BAGIAN II PENGATURAN UMUM GAMBAR


Sistem Koordinat AutoCAD

2
Gambar 1. Tampilan Koordinat AutoCAD

Pengaturan Units (Satuan)


Pengaturan satuan di AutoCAD digunakan untuk konsistensi dalam menggambar
(ketelitian angka koordinat gambar). Satuan dalam AutoCAD dapat berupa (mm, cm, inch,
dll).
1. Pilih menu format, kemudian pilih Units
2. Pada kotak dialog Drawing Units, tentukan Precision dua angka di belakang koma
(0,00) dan unit to scale milimeter seperti tampak pada gambar dibawah ini.

Gambar 2. Drawing Units

BAGIAN III PERINTAH MENGGAMBAR


PENGGAMBARAN (DRAW)

3
Untuk menggambar di AutoCAD, perintah-perintahnya dapat diambil dari Icon maupun
mengetikkan perintah tersebut pada Command Line.
LINE
Perintah Line digunakan untuk membuat garis lurus dengan menentukan dua buah titik
ujung.
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Line pada Command Line,
kemudian tekan enter
2. Klik sekali di layar untuk menentukan koordinat awal penggambaran
3. Ketik @100<0, @200<90, @100<180, @200<270. Kemudian tekan enter.

Gambar 3. Perintah Line


POLYLINE
Perintah Polyline digunakan untuk membuat garis yang lurus yang menyambung.
Perbedaan dengan perintah Line adalah garis pada Polyline menyambung, sedangkan
pada garis pada Line tidak menyambung.
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Pline pada command line,
kemudian tekan enter
2. Klik sekali di layar untuk menentukan koordinat awal penggambaran
3. Ketik @100<0, @200<90, @100<180, @200<270. Kemudian tekan enter.

Gambar 4. Perintah Polyine


POLYGON

4
Perintah Polygon digunakan untuk membuat segi banyak beraturan dimana semua
sisinya sama panjang. Jumlah sisi minimal 3 sedangkan maksimalnya 1024. Metode
penggambaran polygon ada dua cara.
A. Inscribed in Circle
Pada perintah ini polygon diletakkan didalam lingkaran bantu.
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Pol pada command line, kemudian
tekan enter
2. Tentukan banyak sisi polygon (misal 5), tekan enter
3. Klik sekali dilayar
4. Ketik i, tekan enter
5. Ketik jari-jari polygon (misal 50), kemudian tekan enter

Gambar 5. Perintah Polygon (Inscribed in Circle)


B. Circumscribed About Circle
Pada perintah ini polygon diletakkan diluar lingkaran bantu.
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Pol pada command line, kemudian
tekan enter
2. Tentukan banyak sisi polygon (misal 5), tekan enter
3. Klik sekali dilayar
4. Ketik C, tekan enter
5. Ketik jari-jari polygon (misal 50), kemudian tekan enter

Gambar 6. Perintah Polygon (Circumscribed About Circle)


RECTANGLE

5
Perintah Rectangle digunakan untuk membuat kotak dengan garis yang solid
(menyambung)
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Rec pada command line, kemudian
tekan enter
2. Klik sekali dilayar, untuk menentukan koordinat awal gambar
3. Ketik @400,300, kemudian tekan enter

Gambar 7. Perintah Rectangle


ARC
Arc adalah perintah untuk membuat busur lingkaran atau garis lengkung.
AutoCAD menyediakan 11 cara dalam pembuatan busur lingkaran menggunakan
perintah Arc, namun yang sering dipakai dalam penggambaran dalam rekayasa teknik
sipil dan biasa sering dipakai hanya 2 cara.
A. Metode 3 points
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Arc pada command line, kemudian
tekan enter
2. Klik sekali dilayar untuk menentukan titik lengkung 1 kemudian klik titik 2 dan
titik 3

Gambar 8. Perintah Arc Metode 3 Points


B. Metode Start, Center, dan End

6
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Arc pada command line, kemudian
tekan enter
2. Klik sekali dilayar untuk menentukan titik lengkung 1 awal dari garis lengkung
3. Ketik C kemudian tekan enter untuk mendapatkan pusat dari lengkung tersebut,
kemudian klik titik 2, setelah itu klik titik 3 untuk mendapatkan titik akhir dari
lengkung.

Gambar 8. Perintah Arc Metode Start, Center, and End

CIRCLE
Circle adalah perintah untuk membuat lingkaran atau objek tertutup yang
berbentuk lingkaran. Didalam AutoCAD ada enam cara dalam membuat objek
lingkaran, namun dalam hal ini hanya dijelaskan 3 cara dikarenakan sama saja
prinsipnya.
A. Metode Radius
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah C pada command line, kemudian
tekan enter
2. Klik sekali dilayar untuk menentukan titik pusat dari lingkaran tersebut.
3. Ketik nilai radius (misal 100), kemudian tekan enter

Gambar 9. Perintah Circle Metode Radius

B. Metode Diameter

7
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah C pada command line, kemudian
tekan enter
2. Klik sekali dilayar untuk menentukan titik pusat dari lingkaran tersebut.
3. Ketik D, kemudian tekan enter
4. Ketik nilai diameter (misal 200), kemudian tekan enter

Gambar 10. Perintah Circle Metode Diameter

C. Metode Tan, Tan, Radius


Cara Penggambaran :
1. Pastikan sudah terdapat 2 buah lingkaran pada area gambar
2. Klik Icon atau dengan mengetik perintah C pada command line, kemudian
tekan enter
3. Ketik Ttr pada command line, kemudian tekan enter
4. Klik titik pertama pada lingkaran 1, kemudian klik titik kedua pada lingkaran
kedua.
5. Ketik nilai radius dari lingkaran (misal 100), kemudian tekan enter

Gambar 11. Perintah Circle Metode Tan, Tan, Radius


SPLINE

8
Spline adalah perintah untuk membuat kurva yang tidak beraturan, kontur, dan
lain-lain.
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Spline pada command line,
kemudian tekan enter
2. Klik sekali dilayar untuk menentukan awal dari kurva tersebut.
3. Klik titik-titik yang menjadi titik koordinat kontur atau sebagainya.
4. Tekan enter 3 x

Gambar 12. Perintah Spline


ELLIPSE
Ellipse adalah perintah untuk membuat gambar yang berbentuk ellips yang
mempunyai sumbu mayor dan sumbu minor.
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah El pada command line, kemudian
tekan enter
2. Ketik C
3. Klik sekali dilayar untuk menentukan pusat dari ellips tersebut.
4. Ketik @50<0 untuk sumbu minor, kemudian tekan enter
5. Ketik @25<90 untuk sumbu mayor, kemudian tekan enter

Gambar 13. Perintah Ellipse

Latihan 1
9
Buatlah gambar-gambar dibawah ini dengan menggunakan perintah-perintah diatas.

PENGEDITAN GAMBAR
Pada tahapan ini gambar yang telah digambar akan di edit. Edit tersebut dapat berupa
Copy, menggandakan objek, memindahkan objek, dll.
10
COPY
Perintah Copy digunakan untuk menggandakan objek, baik menggunakan jarak
atau langsung.
A. Mengcopy secara langsung
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Co pada command line, kemudian
tekan enter
2. Blok objek, kemudian enter
3. Klik objek tersebut dan copykan ke tempat yang akan diperlukan, kemudian tekan
enter

Gambar 14. Perintah Copy Metode Copy Langsung


B. Mengcopy dengan jarak
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Co pada command line, kemudian
tekan enter
2. Blok objek, kemudian enter
3. Klik objek
4. Ketik @400<0

Gambar 15. Perintah Copy Metode Copy Dengan Jarak


MOVE
Perintah ini digunakan untuk memindahkan objek, baik langsung maupun dengan
jarak.

11
A. Memindahkan secara langsung
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah M pada command line, kemudian
tekan enter
2. Blok objek, kemudian enter
3. Klik objek tersebut dan pindahkan ke tempat yang akan diperlukan, kemudian
tekan enter

Gambar 16. Perintah Move Metode Memindahkan Langsung

B. Memindahkan dengan jarak


Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah M pada command line, kemudian
tekan enter
2. Blok objek, kemudian enter
3. Klik objek
4. Ketik @400<0

Gambar 17. Perintah Move Metode Memindahkan Dengan Jarak

MIRROR
Perintah Mirror digunakan untuk mencerminkan objek.
Cara Penggambaran :

12
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Mi pada command line, kemudian
tekan enter
2. Blok objek, kemudian enter
3. Klik titik 1 dan titik 2, kemudian tekan enter

Gambar 18. Perintah Mirror


OFFSET
Perintah Offset digunakan untuk menggandakan objek langsung dengan jarak
secara banyak.
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah O pada command line, kemudian
tekan enter
2. Tentukan jarak pengcopyan (misal 100), kemudian tekan enter
3. Klik objek dan pindahkan mouse kearah yang diinginkan (misal kekanan),
kemudian tekan enter.

Gambar 19. Perintah Offset

ARRAY
Perintah Array digunakan untuk memperbanyak objek secara masal/banyak
dengan bentuk yang beraturan. Pada AutoCAD perintah Array ada 2 metode.

13
A. Rectangular Array
Pada metode ini digunakan untuk menggandakan objek dengan pola grid/kotak.
Cara Penggambaran :
1. Buatlah kotak dengan ukuran 10 x 10
2. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Ar pada command line, kemudian
tekan enter
3. Pilih Rectangular Array pada kotak dialog Array.

4. Ketik angka 5 pada kotak Rows, 3 pada colums, 100 pada Row Offset, dan 50
pada Colum Offset
5. Klik Select Objects pada kotak dialog Array
6. Blok objek kotak yang telah dibuat sebelumnya, kemudian tekan enter
7. Klik preview untuk melihat hasil sementara
8. Klik Modify jika gambar tersebut belum sesuai, jika sudah sesuai klik Accept.

Gambar 20. Perintah Array Dengan Rectangular Array


B. Polar Array
Pada metode ini digunakan untuk menggandakan objek dengan pola melingkar.
Cara Penggambaran :
1. Buatlah kotak dengan ukuran 10 x 10
14
2. Buatlah garis bantu center point

3. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Ar pada command line, kemudian
tekan enter
4. Pilih Polar Array pada kotak dialog Array.

5. Ketik angka 10 pada Total number of item dan 360 pada Angle to fill
6. Klik Select Objects pada kotak dialog Array
7. Blok objek kotak yang telah dibuat sebelumnya, kemudian tekan enter
8. Klik Pick Centre Point pada kotak dialog Array
9. Klik titik pusat rotasi
10. Klik preview untuk melihat hasil sementara
11. Klik Modify jika gambar tersebut belum sesuai, jika sudah sesuai klik Accept.

Gambar 21. Perintah Array Dengan Polar Array


ROTATE
Perintah Rotate digunakan untuk memutar objek.
Cara Penggambaran :

15
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Ro pada command line, kemudian
tekan enter
2. Blok objek yang akan diputar, kemudian tekan enter.
3. Klik titik 1 sebagai pusat rotasi
4. Tentukan sudut rotasi (misal 30)

Gambar 22. Perintah Rotate

SCALE
Perintah Scale digunakan untuk menskalakan objek baik membesar maupun
mengecil. Objek akan membesar jika faktor skalanya lebih dari 1, sebaliknya objek
akan mengecil jika faktor skalanya kurang dari 1, dan objek akan tetap jika faktor
skalanya 1
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Sc pada command line, kemudian
tekan enter
2. Blok objek yang akan discale, kemudian tekan enter
3. Klik titik 1 sebagai pusat skala
4. Ketik faktor skalanya (misal 2), kemudian enter

Gambar 23. Perintah Scale


TRIM
Perintah Trim digunakan untuk memotong objek yang bersilangan.
Cara Penggambaran :

16
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Tr pada command line, kemudian
tekan enter
2. Klik objek/garis pembatas, kemudian tekan enter
3. Klik garis-garis yang akan dipotong. Kemudian tekan enter

Gambar 24. Perintah Trim

EXTEND
Perintah Extend digunakan untuk memanjangkan garis sesuai dengan batas yang
telah ditentukan.
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Ex pada command line, kemudian
tekan enter
2. Klik objek/garis pembatas, kemudian tekan enter
3. Klik garis-garis yang akan disambung. Kemudian tekan enter

Gambar 25. Perintah Extend

CHAMFER
Perintah Chamfer digunakan untuk memangkas sudut atau menghubungkan 2
buah garis lurus.

17
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Cha pada command line, kemudian
tekan enter
2. Ketik D, kemudian tekan enter
3. Ketik jarak pangkas pertama (misal 20), kemudian tekan enter
4. Ketik jarak pangkas kedua (misal 10), kemudian tekan enter
5. Klik garis pangkas pertama dan kedua

Gambar 26. Perintah Chamfer


FILLET
Perintah Fillet digunakan untuk memangkas dua buah garis sehingga membentuk
lengkung.
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah F pada command line, kemudian
tekan enter
2. Ketik R, kemudian tekan enter
3. Ketik radius lengkung (misal 20), kemudian tekan enter
4. Klik garis pangkas pertama dan kedua

Gambar 27. Perintah Fillet

EXPLODE
Perintah Explode digunakan untuk memecah objek yang solid (gabung)
Cara Penggambaran :

18
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah X pada command line, kemudian
tekan enter
2. Blok objek yang akan di pecah, kemudian tekan enter

Gambar 28. Perintah Explode

REGION
Perintah Region digunakan untuk menggabungkan objek garis yang polar.
Cara Penggambaran :
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Reg pada command line, kemudian
tekan enter
2. Blok objek yang akan di gabung, kemudian tekan enter

Gambar 29. Perintah Region

MTEXT
Perintah Mtext digunakan untuk membuat text.
Cara Penggambaran :

19
1. Klik Icon atau dengan mengetik perintah Mtext pada command line,
kemudian tekan enter
2. Drag mouse dari kiri kek kanan, kemudian masukkan text.

Gambar 30. Perintah Mtext

HATCH
Perintah Hatch digunakan untuk memberikan arsiran pada objek yang polar,
seperti arsiran kayu, beton, rumput, genteng, dll.
Cara Penggambaran :
1. Pastikan sudah terdapat objek yang akan diberikan arsir
2. Klik Icon atau dengan mengetik perintah H pada command line, kemudian
tekan enter
3. Pilih Hatch pada kotak dialog Hatch dan Gradient.

20
4. Klik tombol pattern, kemudian pilih jenis arsiran (misal arsiran batu bata AR-
B816), kemudian klik OK
5. Klik tombol Pick Point untuk meletakkan arsiran tersebut pada objek
6. Klik di bagian dalam objek, kemudian tekan enter
7. Klik Preview, bila belum kelihatan arsirannya tekan Esc pada keyboard
8. Masukkan faktor skala pada kotak Scale, kemudian klik preview
9. Bila arsiran sudah sesuai tekan enter

Gambar 31. Perintah Hatch

BAGIAN IV PERINTAH GAMBAR LANJUT


DIVIDE

21
Perintah Divide digunakan untuk membagi suatu objek atau garis menjadi
beberapa bagian dengan jarak sama.
Cara Penggambaran :
1. Pastikan sudah terdapat objek yang akan dibagi
2. Ketik perintah Divide pada command line, kemudian tekan enter
3. Klik garis tersebut
4. Masukkan banyaknya pembagian pada garis tersebut, kemudian tekan enter

Gambar 32. Perintah Divide

MEASURE
Perintah Measure hampir sama penggunaannya dengan perintah Divide, hanya
pada perintah ini pembagian garis menggunakan nilai (panjang)
Cara Penggambaran :
1. Pastikan sudah terdapat objek yang akan dibagi
2. Ketik perintah Measure pada command line, kemudian tekan enter
3. Klik garis tersebut
4. Masukkan jarak pembagian garis tersebut (misal 10), kemudian tekan enter

Gambar 33. Perintah Measure

Catatan :

22
Untuk perintah Divide dan Measure, agar titik pembagiannya terlihat maka perlu diatur
Osnapnya berupa memberikan tanda cek pada Node dan pemberian titik pada Point
Style.
Cara Pengaturan :
1. Klik Format diatas Menu Pull Down
2. Pilih Point Style
3. Klik salah satu jenis titik pada menu tersebut, kemudian klik OK

LIST

23
Perintah List digunakan untuk mencari luas pada objek, dengan catatan objek
tersebut harus polar (tertutup)
Cara Penggambaran :
1. Buatlah kotak dengan ukuran 10 x 10
2. Berikan objek tersebut arsiran dengan menggunakan perintah Hatch
3. Ketik perintah List pada command line, kemudian tekan enter
4. Klik arsiran tersebut, kemudian tekan enter.
5. Dari AutoCAD Text Window akan keluar area (luas)

Gambar 34. Perintah List

24