Anda di halaman 1dari 10

LOGO KOP SURAT

PEMERINTAH KABUPATEN ........................


KECAMATAN ........................
KEPALA DESA ........................
Jln. Raya ........................ Telp. 081 225 216 350 Kode Pos 53152

KEPUTUSAN KEPALA DESA ........................


KECAMATAN ........................
KABUPATEN ........................

NOMOR ............. TAHUN 2016

TENTANG

PEMBENTUKAN PENGURUS PASAR DESA ........................

DESA ........................
KECAMATAN ........................
KABUPATEN ........................
LOGO KOP SURAT
PEMERINTAH KABUPATEN ........................
KECAMATAN ........................
KEPALA DESA ........................
Jln. Raya ........................ Telp. 081 225 216 350 Kode Pos 53152
KEPUTUSAN KEPALA DESA ........................
KECAMATAN ........................
KABUPATEN ........................

NOMOR ......... TAHUN 2016

TENTANG

PENGURUSAN PASAR DESA ........................

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


KEPALA DESA ........................ KEC. ........................

Menimbang : a. Bahwa dalam rangka menciptakan ketertiban dan keamanan di


lingkungan Pasar Desa ........................ maka perlu dibentuk
Kepengurusa Pasar Desa .........................

b. Bahwa untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan pasar


sehingga terwujud proses transaksi jual beli yang nyaman dan
aman di lingkungan pasar dan untuk menunjang Pendapatan
Asli Desa maka perlu membentuk Keputusan Kepala Desa
tentang Kepengurusan Pasar Desa .........................

Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 13 Tahun 1950 Tentang Pembentukan


Daerah daerah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa
Tengah ;

2. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan


Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 4437), sebagaimana telah diubah
beberapa kali terakhir dengan Undang-undang Nomor 12
Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang
Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 59, Tambahan
Lembaran Republik Indonesia Nomor : 4844);
3. Peraturan Pemerintah No. 72 Tahun 2005 tentang Desa
(Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2005 Nomor :
158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor :
4587);

4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2006


tentang Pedoman Pembentukan dan Mekanisme Penyusunan
Peraturan Desa;
5. Peraturan Daerah Kabupaten ........................ Nomor 17 Tahun
2006 tentang Sumber Sumber Pendapatan Desa (Lembaran
Daerah Kabupaten ........................ Tahun 2006 Nomor 9 Seri
E);
6. Peraturan Daerah Kabupaten ........................ Nomor 7 Tahun
2008 tentang Pedoman Pembentukan dan Mekanisme
Penyusunan Peraturan Desa (Lembaran Daerah
Kabupaten ........................ Tahun 2008 Nomor 3 Seri E);

7. Peraturan Bupati ........................ Nomor 47 Tahun 2007


tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa (Berita Daerah
Kabupaten ........................ Nomor 34 Seri E).

8. Peraturan Daerah Kabupaten ........................ Nomor 3 Tahun


2010 Tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional,
Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern;

9. Peraturan Daerah Kabupaten ........................ Nomor 4 Tahun


2010 Tentang Pengelolaan Pasar

10. Peraturan Daerah Kabupaten ........................ Nomor 5 Tahun


2010 Tentang Retribusi Pelayanan Pasar;

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN : Keputusan Kepala Desa ........................ Kec. ........................


Nomor ......... Tahun 2016 Tentang Pembentukan Pengurus
Pasar Desa .........................

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1

Dalam Keputusan Kepala Desa ini yang dimaksud :


1. Desa adalah Desa ........................;
2. Pemerintah Desa adalah Pemerintah Desa ........................ yang terdiri dari Pemerintah Desa
dan BadanmPermusyawaratanmDesa;
3. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa ........................ dan Kepala Desa ........................ dan
Perangkat Desa ........................;
4. KepalafDesafadalahfKepalafDesaf........................;
5. Badan Permusyawaratan Desa adalah yang disingkat BPD adalah Badan Permusyawaratan
Desab........................;
6. Peraturan Desa adalah Peraturan Perundang-undangan yang dibuat oleh Kepala Desa
bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD);
7. Pembangunan Partisipatif adalah suatu system pengelolaan pembangunan di desa yang
dilakukan bersama-sama secara musyawarah, mufakat, gotong royong yang merupakan
cara hidup masyarakat yang telah berakar dalam budaya di masyarakat. Pemilihan Kepala
Desa adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat diwilayah desa berdasarkan pancasila
dan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 untuk pemilihan
Kepala Desaf........................;
8. Visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode
perencanaa;
9. Misi adalah rumusan mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan
visi;
10. Startegi adalah langkah-langkah berisikan program-program indikatif untuk mmewujudkan
visi dan misi;
11. Kebijakan adalah arah / tindakan yang diambil dalam mencapai tujuan;
12 Program adalah instrumen yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh
pemerintah desa atau masyarakat untuk mencapai sasaran dan tujuan serta memperoleh
alokasi anggaran;

BAB II
SISTEMATIKA PENGURUS PASAR DESA ........................
Pasal 2

1. Pengurus Pasar Desa ........................ disusun dengan sistematika sebagai berikut:


a. BAB I : Pendahuluan
b. BAB II : Gambaran Umum Kondisi Desa ........................
c. BAB III : Potensi dan Masalah Desa
d. BAB IV : Visi dan Misi
e. BAB V : Maksud dan Tujuan Pembentukan Pengurus Pasar Desa
f. BAB VI : Daftar Nama Pengurus Pasar Desa ........................
g. BAB VII : Penutup

2. Pengurus Pasar Desa yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang tak terpisahkan dari
Keputusan Kepala Desa ini.

BAB III
PENUTUP
Pasal 3

Pengurus Pasar Desa ........................ adalah salah satu lembaga desa yang dibentuk atas berbagai
pertimbangan guna lebih memajukan Pasar Desa ........................ agar terwujud peningkatan
pelayanan kebutuhan pokok masyarakat.

Pasal 4

Berdasarkan Keputusan ini selanjutnya Pengurus Pasar Desa ........................ segera menyusun
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) Pasar Desa ........................

Pasal 5

Keputusan ini berlaku pada tanggal ditetapkan, dan akan diadakan perubahan sebagaimana
mestinya, apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan.

Ditetapkan di : ........................
Pada tanggal : 25 April 2016
KEPALA DESA ........................

........................
Lampiran : Keputusan Kepala
Desa ........................
Nomor : . Tahun 2016
Tanggal : 25 April 2016
PENGURUS PASAR DESA ........................
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Dalam rangka peningkatan standarisasi dan kemajuan Pasar Desa ........................
maka perlu dibentuk Pengurus Pasar Desa ........................ serta Anggaran Dasar dan
Anggaran Rumah Tangga (AD ART), penyusunan perencanaan pemberdayaan pedagang
pasar, peningkatan promosi dan pemenuhan barang dan jasa
Hal tersebut akan tepat mengenai sasaran, terlaksana dengan baik dan dimanfaatkan
hasilnya apabila perencanaan tersebut benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat.
Untuk memungkinkan terlaksananya hal tersebut, khususnya masyarakat pedesaan,
mutlak diperlukan keikutsertaan berbagai pihak secara langsung maupun tidak langsung.
B. Maksud dan Tujuan

Pengurus Pasar Desa diharapkan akan mampu mengkomodir dan mengorganisir


pedagang pasar desa ........................ agar dalam waktu cepat bisa menarik minat
masyarakat untuk melakukan jual beli di pasar desa ........................, menjadikan pasar
desa ........................ sebagai sentra jual beli produk hasil pertanian khususnya dari hasil
masyarakat petani, hasil perkebunan, kerajinan rumah tangga, home industri maupun
produk lainnya guna menjawab permasalahan dan kebutuhan masyarakat.

1. Maksud Pembentukan Pengurus Pasar Desa Basah adalah :


1.a. Desa memiliki rencana pembangunan tahun 2016 yang merupakan
penjabaran RPJMDes yang berkesinambungan dalam jangka waktu lima
tahun.
1.b. Pasar Desa sangat memerlukan Kepengurusan yang diharapkan bisa
memajukan pasar desa ........................ setara dengan pasar tradisional lannya
yang sudah maju serta mengurangi minat beli masyarakat desa pada took
modern sehingga akan lebih memajukan ekonomi kerakyatan.
1.c. Ketersediaan barang kebutuhan pokok di pasar desa akan selalu
berkesinambungan .
1.d. Terjalinya kerja sama antar pedagang agar bisa terwujud kesimbungan dan
keselaran harga barang, mengurangi terjadinya monopoli serta tercipta
kerukunan antar pedagang pasar.
1.e. Terjalinya komunikasi dan informasi segala kebutuhan masyarakat /
konsumen pasar sehingga calon pembeli merasa betah untuk membeli barang
di pasar desa ........................

2. Tujuan Pembentukan Pengurus Pasar adalah:

2.a. Keputusan Kepala Desa tentang Pembentukan Pengurus Pasar


Desa ........................ adalah dokumen tertulis yang dijadikan sebagai salah
satu acua resmi bagi seluruh jajaran Pemerintahan, Lembaga maupun pihak-
pihak terkait lainnya dalam menentukan prioritas program dan kebijakan
ekonomi kerakyatan
2.b. Dengan dibentuknya Kepengurusan Pasar Desa ........................ maka
diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat para pedagang dan
masyarakat untuk lebih meningkatkan jumlah pedagang dan pembeli serta
keterediaan barang dan jasa di pasar desa .........................
2.c. Pemanfaatan seluruh fasilitas yang sudah ada di pasar desa ........................
dan mengupayakan kemampuan daya jual para pedagang dengan mencari
terobosan inofasi dan kreasi agar bisa menarik investor untuk ikut terlibat
dalam kegiatan di pasar desa .

C. Dasar Hukum

a. Undang_Undang Nomor : 13 tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah


Kabupaten dalam Wilayah Propinsi Jawa Tengah

b. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan


Nasional ; Partisipasi masyarakat untuk mengakomodasi kepentingan mereka dalam
proses penyusunan 9 Penjelasan Pasal 2 ayat 4 huruf d UU No. 25).
Masyarakat adalah orang perseorangan, kelompok orang termasuk adapt atau badan
hokum yang berkepentingan dengan kegiatan dan hasil pembangunan baik sebagai
penanggung biaya, pelaku, penerima manfaat, maupun peanggung resiko
(Penjelasan Pasal 2 ayat 4 huruf d. UU No. 26) ;

c. Undang-Unang Nomor: 32 tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah (Lembaran


Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, tambahan Lembaran Negara
Nomor 2237); sebagaimana telah dirubah kali terakhir dengan Undang-undang No
12 tahun 2008 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 32 Tahun
2004 Tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik ndonesia Tahun 2008
Nomor 59, Tambahan Lemabaran Negara Republik Indonesia Nomor 444);

d. Undang-Udang Nomor : 33 Tahun 2004 Teentang Perimbangan Keuangan antara


Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia
Thun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4458);

e. Peraturan Pemerintah Nomor : 72 Tahun 2005 tentang Desa; (Lembaran Negara


Tahun 2006 Nomor 158, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4587);

f. Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2006 Tentang Pedoman Penyusunan Perencanaan


Desa (Lemabaran Daerah Kabupaten ........................ Tahun 2006 Nomor 12 Seri E);

g. Peraturan DaerahKabupaten ........................ Nomor 4 Tahun 2010 Tentang


Pengelolaan Pasar;

h. Peraturan Daerah Kabupaten ........................ Nomor 5 Tahun 2010 Tentang


Retribusi Pelayanan Pasar

i. Peraturan Daerah Kabupaten ........................ Nomor 3 Tahun 2010 Tentang


Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Pembelanjaan dan Toko Modern.
BAB II
PROFIL DESA ........................

i. Demografi

a. Klasifikasi Desa : Desa Swasembada

b. Wilayah Administrasi (geografis) Desa :

c. Kondisi Desa :

d. Jarak pusat pemerintahan dengan :

e. Aparat Pemerintah Desa :

f. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD/LKMD) :

g. Tanah Banda Desa :

h. Keadaan Potensi dan Tingkat Perkembangan Desa :

i. Kependudukan :

j. Struktur mata pencaharian penduduk :

k. Peternakan :

l. Perikanan :

m. Industri Kecil :

n. Jasa dan perdagangan :

o. Jumlah Keluarga Pra sejahtera/ RTM : 575 KK

II. TINGKAT PERKEMBANGAN DESA


1. Kesehatan Masyarakat
a. Status Gizi Balita
b. Cakupan Imunisasi DPT -1 dan Polio 3
c. Kondisi Perumahan
d. Keluarga Berencana
e. Prasarana Kesehatan
f. Tenaga Kesehatan
g. Kesehatan Lingkungan

2. Pendidikan Masyarakat
a. Pendidikan Penduduk :
b. Kualitas Angkatan Kerja
c. Pendidikan Ibu Rumah Tangga

3. Ekonomi Desa
a. Mata Pencaharian Penduduk
b. Pengangguran
c. Kesejahteraan Penduduk
d. Pemilik Kendaraan Bermotor
e. Pemilik Pesawat Televisi : 974 Orang
f. Pemilik Telepon : 673 Orang

III. INVENTARISASI PRASARANA DESA


1. Prasarana Produksi
2. Prasarana Perhubungan
3. Prasarana Pemasaran
4. Prasarana Sosial

BAB III
POTENSI DAN MASALAH

1. Potensi
Desa ........................ mempunyai potensi
a. Sumber Daya Manusia
- Semangat gotong royong yang masih tinggi
- Swadaya masyarakat
- Kader-kader
b. Sumber Daya Alam
- Air yang melimpah
- Tanah dan sawah yang subur
Pesona alam yang sangat elok

2. Masalah
Permasalahan dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu:
a. Sumber Daya Alam
- Terbatasnya sumber daya alam yang dimiliki seperti pasir
- Pengelolaan sumber daya alam yang belum maximal

b. Sumber Daya Manusia


- Kurangnya kesadaran dari sebagian masyarakat dalam partisipasi pembangunan
- Menipisnya semangat gotong royong
- Kepedulian terhadap lingkungan

BAB IV
VISI DAN MISI

1. VISI :
............................................................................................................................

2. MISI :
a. ............................................................................................................................
b. ............................................................................................................................
c. ............................................................................................................................
d. ............................................................................................................................
e. ............................................................................................................................
f. ............................................................................................................................
g. ............................................................................................................................
h. ............................................................................................................................

BAB V
KEPENGURUSAN

A. Kepengurusan Pasar Desa .........................


Pengurus Pasar Desa ........................ diambil dari pedagang pasar desa ........................
yang bertugas menyusun rncana kegiatan kepengurusan pasar desa ........................ dalam
program tahunan agar nantinya bisa tercipta kesinambungan antara pemeliharaan
bangunan pasar, peningkatan daya beli masyarakat serta peningkatan kwalitas pasar desa.
B. Segera disusun AD ART Pasar Desa ........................ sebagai salah satu pedoman dalam
menerapkan kebijakan bersama para pedagang pasar

BAB VI
SUSUNAN PENGURUS PASAR DESA ........................

Pelindung : Pemerintah Desa ........................

Ketua : ....................................
Sekretaris : ....................................
Bendahara : ....................................

Seksi Pembangunan : ....................................


Seksi Pmeliharaan : ....................................
Seksi Pengembangan Usaha : ....................................
Seksi Humas : ....................................
Seksi Keamanan : ....................................
Seksi Kebersihan : ....................................

Anggota : Anggota adalah semua pengurus dan anggota pedagang pasar


Berkah Desa ........................ Kec. ........................ Kab. ........................
Jumlah Anggota : ...... (....................................) orang.
Tanggal Berdiri : ....................................

BAB VII
PENUTUP

Pengurus Pasar Desa ........................ merupakan salah satu wadah dan lembaga desa yang
dibentuk dengan harapan bisa dalam waktu cepat bisa mewujudkan keinginan masyarakat desa,
memiliki keinginan kuat agar pasar desa ........................ bisa membawa jati diri perekonomian
Desa ........................