Anda di halaman 1dari 1

Kecelakaan kerja letani

Jumlah tenaga kerja dalam sektor pertanian dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Hal ini berarti
semakin banyak jumlah masyarakat yang berada dalam lingkungan kerja yang memiliki pengaruh
terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, karena setiap pekerjaan memiliki potensi bahaya. Dalam
rangka meningkatkan produksi dalam sektor pertanian dan dengan kemajuan ilmu yeknologi, maka
digunakan hasil-hasil teknologi modern misalnya pengairan, alat-alat mekanisasi (traktor dan
semacamnya), pestisida, pupuk alami/kimia, alat-alat: pengaman, pemetik buah dan lain-lain.

Pekerja pertanian memiliki risiko luka, penyakit paru-paru akibat paparan asap mesin, kebisingan, sakit
kulit, dan kanker akibat bahan kimia seperti pestisida. Pada pertanian industri, kecelakaan melibatkan
penggunaan alat dan mesin pertanian. Kecelakaan yang paling umum adalah traktor yang terguling.
Pestisida dan bahan kimia lainnya yang digunakan dalam pertanian juga berbahaya bagi kesehatan
pekerja, mampu mengakibatkan gangguan kesehatan organ seks dan kelainan kelahiran bayi.

Pertanian mengandung/menimbulkan seluruh spektrum keselamatan kerja dan risiko bahaya kesehatan.
Pestisida dapat menyebabkan keracunan atau penyakit yang serius. Mesin-mesin dan alat-alat berat yang
digunakan untuk pertanian merupakan sumber bahaya yang dapat menyebabkan cedera dan kecelakaan
kerja yang berakibat fatal. Debu binatang dan tumbuhan hasil bumi dapat mengakibatkan alergi dan
penyakit pernafasan. Di wilayah tropika, pekerja juga berisiko terkena sengatan matahari dan hawa
panas. Bahaya-bahaya lain meliputi semua jenis nyeri otot akibat keseleo atau terkilir karena
mengangkat dan membawa beban, melakukan pekerjaan yang sama berulang-ulang, dan bekerja dengan
postur tubuh yang salah, dan berbagai masalah psikososial. Selain itu, tidak adanya atau kurangnya air
bersih untuk diminum dan higiene yang tidak memadai dapat menimbulkan penyakit menular. Terkena
tanaman beracun/ berbahaya, serangan binatang buas, gigitan serangga dan ular juga merupakan risiko
bahaya yang sudah umum diketahui.