Anda di halaman 1dari 2

Bagan Alir Mekanisme Permohonan

Persetujuan dan Penandasahan RIB

Pemohon mengajukan surat


permohonan dan surat
penunjukan Verifikator
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Subdirektorat Standardisasi Ketenagalistrikan


Direktorat Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan
Ditjen Ketenagalistrikan (DJK)
Telp. (021) 522 5180 ext 3066
melakukan pemeriksaan dan Fax. (021) 521 3848
evaluasi kelengkapan/kesesuaian Email : dts@djk.esdm.go.id
dokumen dts.djk@gmail.com

Lengkap / Surat
Sesuai ? Kekurangan
dokumen

DJK menerbitkan surat penugasan


kepada Verifikator

Panduan Permohonan
Verifikator melakukan verifikasi Persetujuan dan Penandasahan
Rencana Impor Barang (RIB)
Modal Pembangunan
Verifikator melaporkan hasil verifikasi
kepada DJK
Pembangkit Tenaga Listrik

Memenuhi ?

Surat Penolakan Surat Persetujuan dan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan


Penandasahan RIB Penandasahan RIB Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Jl. HR Rasuna Said Blok X2 Kav. 7-8
Kuningan, Jakarta Selatan 12950
www.djk.esdm.go.id
I. Pendahuluan 6. Peraturan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan 3. Barang impor tidak termasuk dalam
Dalam rangka mendukung perkembangan Nomor 211-12/20/600.1/2012 tentang Tata daftar barang yang tidak boleh diimpor
industri pembangkitan tenaga listrik, pemerintah Cara Permohonan Persetujuan dan 4. Barang belum diproduksi di dalam negeri
melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor Penandasahan Rencana Impor Barang Modal 5. Barang sudah diproduksi di dalam negeri
154/PMK.011/2008 yang telah diubah dengan untuk Pembangunan dan Pengembangan namun tidak memenuhi spesifikasi yang
N o m o r 1 2 8 / P M K . 0 11 / 2 0 0 9 d a n N o m o r Industri Pembangkit Tenaga Listrik untuk dibutuhkan
154/P M K.011/2012 memberikan fasilitas Kepentingan Umum. 6. Barang sudah diproduksi di dalam negeri
pembebasan bea masuk atas impor barang namun tidak mencukupi kebutuhan
modal pembangunan pembangkit tenaga listrik industri dan
untuk kepentingan umum. Barang modal III. Tata Cara Permohonan 7. Barang yang diimpor bukan suku cadang,
dimaksud meliputi mesin, peralatan, dan barang habis pakai dan peralatan
peralatan pabrik baik dalam keadaan terpasang Badan usaha pemegang IUKU mengajukan bengkel (workshop tool).
maupun terlepas, tetapi tidak termasuk suku permohonan secara tertulis yang dibubuhi
cadang yang dipergunakan untuk pemeliharaan. meterai cukup kepada Direktur Jenderal Surat Permohonan dan Pengajuan Surveyor
Pembebasan bea masuk tersebut diberikan Ketenagalistrikan c.q. Direktur Teknik dan ditandatangani oleh pimpinan badan usaha
kepada PT PLN (Persero), pemegang IUKU Lingkungan Ketenagalistrikan disertai dengan (terdapat dalam akta), diberi nomor dan tanggal.
yang memiliki daerah usaha, pemegang IUKU surat pengajuan surveyor yang ditunjuk untuk
pembangkitan yang mempunyai perjanjian jual diberikan penugasan melakukan verifikasi RIB, Format Surat Permohonan, Surat Pengajuan Surveyor,
beli tenaga listrik (PPA) atau perjanjian sewa dengan memenuhi persyaratan administrasi dan dan Tabel RIB dapat diunduh di : www.djk.esdm.go.id
guna usaha (FLA) dengan PT PLN (Persero), teknis.
serta pemegang IUKU pembangkitan yang
mempunyai PPA dengan pemegang lUKU yang A. Persyaratan Administratif: IV. Waktu
memiliki daerah usaha. 1. Fotocopy Akta Pendirian Badan Usaha Persetujuan dan Penandasahan atau Penolakan
2. Fotocopy IUKU/IUPTL (IUKU/IUPTL atas RIB paling lama 15 (lima belas) hari kerja
Sementara tidak diperkenankan) terhitung sejak diterimanya laporan hasil
II. Dasar Hukum verifikasi dari surveyor secara lengkap dan
3. Fotocopy NPWP
1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1984 tentang 4. Fotocopy perjanjian jual beli tenaga listrik memenuhi persyaratan.
Perindustrian (PPA)/perjanjian sewa guna usaha (FLA)
2. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 dengan PT PLN (Persero) atau fotocopy
tentang Kepabeanan jo. Undang-Undang PPA dengan pemegang lUKU yang
Nomor 17 Tahun 2006
V. Biaya
memiliki daerah usaha
3. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 5. Jadwal pembangunan dan pemasangan Tidak dikenakan biaya.
tentang Ketenagalistrikan peralatan pembangkit tenaga listrik dan
4. Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2012 6. Daftar RIB.
tentang Kegiatan Usaha Penyediaan Tenaga
Listrik B. Persyaratan Teknis:
5. P e r a t u r a n M e n t e r i K e u a n g a n N o m o r
154/PMK.011/2008 tentang Pembebasan Bea 1. Kesesuaian RIB dengan kontrak (jenis,
Masuk atas Impor Barang Modal dalam rangka spesifikasi dan jumlah barang)
Pembangunan dan Pengembangan Industri 2. Barang impor di dalam kontrak jual
Pembangkit Tenaga Listrik untuk Kepentingan beli/sewa guna usaha tidak termasuk bea
Umum, sebagaimana telah diubah dengan masuk
PMK Nomor 128/PMK.011/2009 dan PMK
Nomor 154/PMK.011/2012 dan