Anda di halaman 1dari 3

PENANGANAN KEBAKARAN,

KETERSEDIAAN APAR, PELATIHAN


PENGGUNAAN APAR, PELATIHAN JIKA
TERJADI KEBAKARAN
No. Dokumen
SOP No. Revisi
Tanggal Terbit
Halaman
PUSKESMAS Yayan Suryana SKM
RAWAT INAP NIP.1967021719890
BANJARSARI 21001
Prosedur jika terjadi kebakaran, ketesediaan APAR, pelatihan
penggunaan APAR, pelatihan jika terjadi kebakaran adalah aktifitas
yang di lakukan untuk memastikan adanya proteksi kebakaran sejak
1. Pengertian
dini agar dapat di cegah atau di tangani dengan cepat, dengan
pengetahuan dan ikut aktif terhadap mitigasi kebakaran untuk
kenyamanan dan keamanan melakukan aktifitas pelayanan.
Prosedur ini bertujuan untuk menghadapi kemungkinan musibah
kebakaran agar terjaga system proteksi kebakaran pada bangunan dan
2. Tujuan
lingkungan puskesmas DTP Banjarsari sehingga proses pelayanan
berlangsung dengan aman dan nyaman.
SK kepala puskesmas No. tentang pemantauan
3. Kebijakan
fisik puskesmas
4. Referensi

5. Alat Dan Bahan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), air, selang air, handuk/kain.
A. Jika terjadi kebakaran
1. Jangan panic dan identifikasi titik api.
2. Hubungi tim pemadam kebakaran puskesmas.
3. Bila memungkinkan padamkan api dengan menggunakan
APAR atau alat pemadam lainya.
4. Jika tidak berhasil lakukan evakuasi, menghubungi pemadam
kebakaran, menyelamatkan barang atau dokumen berharga
jika masih memungkinkan, mematikan sumbe arus listrik.
5. Setelah sampai titik kumpul memastikan semua karyawan
6. Prosedur
dan pasien/keluarga sudah di evakuasi semua.
B. Cara pemadaman api
1. Cara tradisional
Memakai karung goni, handuk, keset, selimut yang di basahi.
Caranya adalah angkat karung goni, handuk, selimut yang di
basahi, angkat kedua ujung dengan posisi ibu jari di depan,
badan dan wajah di lindungi dengan karung goni, lalu kita
berjalan miring kemudian karung goni ditutupkan di bagian
yang terbakar, jika masih ada api tambahakan goni yang
sudah di basahkan lagi.
2. Cara modern menggunakan APAR
APAR ini berisi gas, powder, busa. Sebelum menggunakan
kocok dahulu APAR beberapa kali.
Langkah-langkah menggunakan apar
Sebelum di gunakan di posisikan tebalik dahulu agar
tidak menggumpal.
Peganglah APAR dan katup pemancar dengan satu
tangan tekuat sedangkan satu tangan yang lain
memegang selang pemancar.
Kemudian di panggul setelah itu alat di angkat.
Membuka pematik untuk mengeluarkan APAR.
Arahkan sesuai arah angina (sejajar dengan sumber
api).
Semprotkan pada jarak 3-4 meter dari sumber api
pada jarak yang aman. Semprotkan selang kea rah
titik pusat api, padamkan dari api yang lebih kecil
dahulu.
Semprotkan secara merata sampai api padam.
Perlu di perhatiakan :
Penempatan APAR pada ketinggian kurang lebih 1,5
meter di dinding dan peletakanya di tempat yang
mudah telihat.
Isi APAR setahun sekali, jika sudah habis dan jatuh
tempo isi APAR bisa di gunakan untuk latihan
pemadaman sehingga APAR benar-benar kosong
dan untuk di isi kembali.
3. Mengguanakan selang
Penggunaan ketika memadamkan api yang sangat besar atau
kebakaran bias, kita memanggil DAMKAR lebak yaitu dengan
tangki pemadam kebakaran yang di lengkapi selang besar
dengan air di semprotkan.
7. Unit Terkait Seluruh unit pelayanan dan sanitasi.
Diberlakukan
No Halaman Yang Dirubah Perubahan
Tanggal

8. Rekaman Historis