Anda di halaman 1dari 4

Arteri Karotis Eksterna

Arteri karotis eksterna meruipakan percabangan dari arteri karotis komunis


pada region region midservikal. Bagian proksimal dari arteri ini berjalan
anteromedial arteri karotis interna, namun selaras berjalan naik arteri ini menuju
posteromedial untuk mensuplai bagian bagian wajah. Arteria Carotis Externa
Terletak hampir lurus ke kranial, sebagian tertutup oleh m.digastricus dan
m.stylohyoideus, v.facialis communis dan n.hypoglossus. Berjalan di sebelah
dorsal margo posterior ramus mandibulae setelah sampai di medial collum
mandibulae bercabang dua sebagai cabang terminal a.temporalis superficialis dan
a.maxillaris interna. Arteri karotis eksterna mempunyai sembilan cabang utama,
yaitu sebagai berikut :
1. Arteri tiroid superior
Arteri tiroid superior berfungsi mensuplai darah untuk laring dan bagian-
bagian tiroid. Berjalan ke bawah di sisi faring sebelum berjalan ke depan
ke kutub atas glandula tiroid dimana arteri ini terbagi menjadi dua cabang.
Cabang atas menyusuri batas atas glandula ke arah istmus dan yang bawah
melewati bagian bawah posterior dan beranastomosis dengan a. tiroidea
inferior. Terdapat sejumlah cabang yang memasok darah ke laring.
Arteri ini sebagian tertutup oleh venter superior m.omohyoideus memberi
cabang-cabang:
a) Ramus hyoldeus, berjalan menuju Os hyoldeum
b) Ramus stemocidomastoideus, berjalan ke lateral bawah datang
pada sternomastoideus
c) A.laryngea superior, berjalan di sebelah medial m.thyrohyoideus
menembus membrana hyoithyroidea, berjalan di submucosa larynx
beranastomose dengan a.Iaryngea inferior
d) Ramus cricothyreoideus dipercabangkan setinggi
m.cricothyreoideus memvaskularisasi otot-otot larynx.
e) Cabang terminal menuju ke glandula thyreoidea sebagai ramus
posterior dan ramus anterior.
2. Arteri pharyngeal asending
Arteri pharyngeal asending mensuplai darah untuk meningen, telinga
tengah, nervus kranial bawah, dan nervus servikal bagian atas.
Dipercabangkan dari dinding posterior setelah mempercabangkan
a.lingualis, berjalan ke kranial antara a.carotis externa berjalan ke
belakang di sebelah lateral dinding pharynx, medial mstyloglossus dan
stylopharyngeus stydatang di basis cranil memberi cabangcabang
rr.pharingei, a.meningea posterior,dan a.tympanica inferior.
3. Arteri lingualis
Arteri lingualis, mensuplai darah untuk lidah dan faring. Keluar setinggi
ujung tanduk mayor hioid dan melingkar ke atas sedikit sebelum berjalan
ke depan di sebelah profunda hipoglosus dan memasuki serta memasok
darah ke lidah. Terdapat beberapa cabang a.lingualis dorsal. Lingkaran
a.lingualis yang atas disilang oleh n.hipoglosus.

1
Dipercabangkan dari dinding depan setinggi cornu mayus ossis hyoidei
melengkung ke atas di luar m.contrictor pharyngeus medius ke depan
sejajar os hyoideum, di sebelah medial m.hyoglossus dating di atas
m.longituditas inferior dan m.genioglossus, member cabangcabang :
a) r.hyoideus, ke Os hyoideum
b) rr. dorsales lingue, datang di sebelah medial m.hyoglossus
memvaskularisasi radix lingue dan tonsilla palatine
c) a.sublingualis, dipercabangkan di tepi dorsal m.hyoglossus berjalan
di atas m.mylohyoideus dan m.genioglossus di belakang
gld.sublingualis, ke depan memvaskularisasi dasar mulut, gusi dan
gigi depan dan mempunyai cabang menembus m.mylohyoideus
beranastomose dengan n.sublingalis
d) a.profunda lingue, ke alas depan di alas m.Iongitudinalis inferior
dan m.genioglossus beranastomose dengan sisi lain pada frenulum
lingue.
4. Arteri fasialis
Arteri fasialis mensuplai darah untuk wajah, palatum, dan faring. Berjalan
ke depan disebelah dalam mandibula dimana arteri ini tertanam dibagian
belakang glandula submandibularis. Arteri ini melingkar disekeliling batas
bawah mandibula dan sampai ke wajah. A.fasialis menempuh jalur
berliku di sisi mulut dan sebelah lateral hidung sampai ke angulus medialis
mata dimana terjadi anastomosis dengan cabang cabang a.oftalmika.
A.fasialis memiliki cabang tonsiliaris di leher, cabang labialis superior dan
inferior dan cabang nasalis.
5. Arteri oksipitalis
Arteri oksipitalis, mensuplai darah untuk bagian muskulokutaneus dari
Scalp dan leher. Berjalan kearah belakang disebelah medial prosesus
mastoideus dan memersarafi bagian belakag kulit kepala. Dipercabangkan
dari dinding belakang dan menurut letaknya terhadap m.sternomastoideus.
Dibagi tiga bagian:
a) anterior, terletak di Irigonum caroticum di bawah venter posterior
m.digastricus, menyilangi acarotis interna,v.jugularis interna dan
N.,X,Xl,XIl.
b) Medial, melalui sulcus occipitalis ossis temporalis
c) posterior, menembus m.trapezius bersama n.occipitalis major dan
memvaskularisasi ran oksipital kepala
6. Arteri auricularis posterior
Arteri auricularis posterior, mensuplai darah untuk scalp, kavum timpani,
pinna, dan glandula parotis. Dipercabangkan dari dinding dorsal, berjalan
ke atas belakang ditutupi glandula parotis, diantara processus mastoideus
dan auricula mempercabangkan a.stylomastoidea, rr.auricurales dan r.
occipitalis.
7. Arteri maksilaris
Arteri maksilaris merupakan cabang terbesar yang mempunya tiga bagian
mayor yang masing-masingnya mempunyai cabang-cabang sendiri.
Cabang arteri maksilaris adalah

2
a. Alveolaris inferior : memasuki kanalis mandibula untuk memasok
darah ke gigi
b. A. Meningea media : arteri ini memasok darah ke dura mater dan
tulang tulang kranium. Cabang paling pentingnya adalah arteri
meningen media, yang sering terjadi laserasi pada truma kepala dan
mengakibatkan epidural hematom.
c. Cabang cabang yang menyertai cabang n.maksilaris di fossa
pterigopalatina.
8. Arteri temporalis superfisialis
Arteri temporalis superfisialis, merupakan cabang terkecil yang mensuplai
darah 1/3 depan dari scalp dan bagian wajah. Muncul dari glandula parotis
dan berjalan di depan telinga dimana denyutnya bisa diraba. Arteri ini
memasok darah ke bagaian samping kulit kepala dan dahi

Gambar 1. Arteri Karotis Ekterna

3
Gambar 2. Arteri Karotis Eksterna

Gambar 3. Cabang-cabang mayor arteri karotis eksterna