Anda di halaman 1dari 10

1

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kendaraan pribadi merupakan salah satu aspek penunjang dalam kebutuhan hidup
masyarakat saat ini dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Seperti pada kota
Samarinda dimana kota ini termasuk ke dalam kota besar yang memiliki cuaca
yang tidak menentu sehingga masyarakat yang memiliki kendaraan pribadi tidak
sempat untuk membersihkan kendaraan tersebut dikarenakan kesibukan bekerja
dan cuaca yang tidak dapat diprediksi.

Di Indonesia khususnya pada era globalisasi ini sangat sulit untuk mencari
pekerjaan yang kiranya dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Peluang
usaha yang semakin sempit juga merupakan salah satu faktor penyebab begitu
banyaknya pengangguran.

Berdasarkan hal diatas, kemudian timbul pemikiran-pemikiran untuk dapat


berwirausaha, jika melihat peluang-peluang usaha jasa yang ada. Karena
kendaraan adalah salah satu alat penunjang yang penting bagi masyarakat.
Sehingga usaha pencucian kendaraan ini sangat diminati oleh masyarakat sekitar
dikarenakan dapat menghemat waktu dan tenaga. Dan dapat mengurangi angka
pengangguran yang semakin meningkat setiap tahunnya.

1.2 Rumusan Masalah

1. Bagaimana upaya melihat peluang usaha dari suatu kebutuhan jasa?


2. Bagaimana membuka usaha jasa yang dapat menarik banyak peminat?
3. Strategi yang digunakan untuk memasarkan usaha?

1.3 Tujuan

1. Untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan membuka peluang usaha.


2. Mengadakan usaha pencucian yang berbeda agar dapat menarik banyak
pelanggan.
3. Untuk mendapatkan lapangan pekerjaan dan keuntungan dari usaha pencucian
kendaaraan.

1.4 Luaran yang Diharapkan

1. Meningkatkan kegiatan wirausaha


2

2. Membuat usaha pencucian yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat


luas.
3. Agar dapat menjadi acuan serta motivasi bagi individu lain untuk terus
berkreasi serta berinovasi.

1.5 Manfaat

1. Bagi Masyarakat :
a. Dapat membuka peluang usaha agar dapat menciptkan lapangan
pekerjaan untuk masyarakat.

2. Bagi Konsumen :
a. Membantu mempermudah masyarakat dalam pencucian kendaraan.

3. Bagi Mahasiswa :
a. Meningkatkan kreatifitas mahasiswa
b. Menjadikan mahasiswa lebih peka terhadap perkembangan dunia.
c. Meningkatkan pola pikir mahasiswa dalam berfikir dan bekerja secara
kelompok untuk menghasilkan sebuah pemikiran kreatif dan
menginovasikannya.
3

BAB II
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

2.1 Analisis Peluang Usaha


Dengan melihat situasi lapangan saat ini usaha ini memang banyak diminati oleh
pemilik kendaraan. Hal ini dikarenakan sangat jarang orang lain yang membuat
usaha ini. Musim juga berpengaruh terhadap usaha ini, jika musim hujan telah
tiba maka akan membuat usaha ini semakin dibutuhkan. Penyebabnya adalah
semakin tinggi intensitas hujan maka kendaraan akan lebih cepat kotor sehingga
sangat perlu untuk dicuci agar tetap bersih enak dipandang mata.
a. Jenis Usaha
i. Nama Usaha : Pencucian Kendaraan Bersih Segar Jaya
ii. Bentuk Usaha : Usaha Mandiri
iii. Karakteristik : Promosi Jasa
iv. Keunggulan kegiatan :
1. Bisnis yang dapat memudahkan kehidupan masyarakat luas.
2. Bisnis jasa yang memiliki konsep berbeda sehingga dapat menarik
banyak pelanggan.
b. Target yang dituju
i. Masyarakat Umum

2.2 Analisis Pesaing


Persaingan bisnis bagi usaha jasa ini sepertinya akan bersaing dengan tempat
usaha dengan jenis yang sama yang memiliki konsep berbeda.

2.3 Analisis Lingkungan Usaha

Tabel 2.1 Analisis Peluang


Peluang Keterangan
1. Persaingan Usaha jenis ini terinspirasi dari
Usaha jenis ini belum terlalu kebutuhan masyarakat pada kendaraan
populer, khususnya di kota pribadi. Dikarenakan dengan
Samarinda kesibukan yang ada dapat
Bermanfaat karena memudahkan menyebabkan masyarakat tidak
kegiatan masyarakat sempat untuk membersihkan
kendaraan.
2. Peluang Pasar Usaha pencucian kendaraan akan
Perluasan pasar selalu diminati oleh masyarakat karena
masyarakat pasti ingin kendaraan
mereka tidak kotor agar nyaman
dilihat dan nyaman digunakan.
4

3. Teknik Marketing Pemanfaatan internet dapat


Pemanfaatan internet menunjang baik kegiatan
Pemasaran dengan konsep yang pengembangan maupun distribusi dan
menarik promosi usaha ini. Dengan
menggunakan konsep yang menarik
dapat menarik minat masyarakat
untuk memilih mencucikan
kendaraannya pada usaha ini.

Tabel 2.2 Analisis Kekuatan


Kekuatan Keterangan
1. Produk Beberapa hal yang menjadi daya tarik
Harga yang terjangkau utama jasa ini adalah dengan
Memiliki keunikan memasang harga yang terjangkau bagi
Memiliki look yang divariasikan seluruh elemen masyarakat. Juga
semenarik mungkin diberi keunikan seperti pemberian
bonus pada pencucian juga dengan
mendirikan mini caf agar para
pengunjung tidak bosan saat
menunggu kendaraannya dicuci.
2. Pelayanan Pelanggan Pelayanan pada usaha ini akan
Keramahan pelayanan didasari dengan keramahan oleh para
Penyajian yang cepat operator maupun pekerja di usaha ini.
Dan pekerja yang dipilih mempunyai
ketekunan, skill, dan keramahan agar
hasil yang didapatkan lebih baik.
3. Sistem Manajemen Data keuangan dan administrasi
Sistem pembukuan penjualanan dicatat menggunakan
Sistem administrasi sistem pembukuan untuk
memudahkan owner mengontrol
kinerja dalam mencapai tujuan.

Tabel 2.3 Analisis Hambatan


Peluang Keterangan
1. Permodalan Keminiman akses dan informasi
Peminjaman modal membuat penulis memiliki hambatan
dalam memenuhi kebutuhan
modal untuk pengembangan modal
2. Kemitraan Kurangnya mitra yang dapat diajak
bekerja sama untuk usaha ini, dapat
membuat biaya produksi meningkat
dan promosi terhambat
5

3. Kesibukan sebagai Mahasiswa Banyaknya kesibukan sebagai


mahasiswa tentu akan menghambat
proses pekerjaan dilapangan saat
terdapat masalah.

2.4 Rencana Pelaksanaan Usaha

1. Lokasi Usaha
Lokasi yang digunakan dalam pembangunan usaha ini yaitu pada Jl. Aw
Syahranie , Samarinda.

Gambar 2.1 Lokasi Pencucian Kendaraan Kating Jaya Wash


6

2. Rencana Pembangunan Usaha

Gambar 2.2 Site Plan Pencucian Kendaraan Kating Jaya Wash


Keterangan :
1 = Pintu Masuk dan Keluar
2 = Caf Kating Jaya Wash
3 = Area Pencucian Motor
4 = Toilet
5 = Toko Suku Cadang (Lantai 1) / Kantor Pegawai (Lantai 2)
6 = Area Pencucian Mobil
7 = Mushola
8 = Area Pencucian Truk
9 = Area Tunggu Kendaraan

Gambar 2.3 Tampak Depan Pencucian Kendaraan Kating Jaya Wash


7

BAB III

METODOLOGI PELAKSANAAN

3.1 Pengamatan Lingkungan

Sebagai awal dari pendirian suatu usaha, hal yang pertama dilakukan adalah
melakukan pengamatan langsung terhadap lingkungan sekitar kita. Tujuan dari
dilakukannya pengamatan lingkungan adalah mencari peluang usaha yang
sekiranya nanti bisa berkembang dengan baik ke depannya.
Dari hasil pengamatan dilingkungan sekitar di dapatkan bahwa belum ada orang
yang membuka usaha dengan jenis yang sama. Juga lokasi yang dipilih termasuk
strategis karena termasuk dalam kawasan yang dilalui kendaraan pribadi maupun
berat. Juga kawasan yang dipilih tidak termasuk dalam kawasan padat penduduk
sehingga tidak akan menimbulkan kemacetan di sekitarnya.

3.2 Pembuatan Rencana Usaha

Setelah mendapatkan ide untuk mendirikan suatu usaha yaitu membuat rencana
usaha. Dalam rencana usaha ini dijelaskan tentang latar belakang usaha, jenis
usaha, strategi pemasaran, jadwal kegiatan, sumber dana, estimasi biaya yang
diperlukan, penerimaan, dan keuntungan yang akan didapatkan.

3.3 Strategi Pemasaran

Pemasaran yang dilakukan yaitu dengan menggunakan sistem media elektronik


maupun tidak. Seperti memasang iklan di Koran, memasangan papan nama usaha
yang besar dan enak dilihat oleh masyarakat, dan menggunakan konsep yang
menarik agar pengunjung tidak bosan saat mencucikan mobilnya dan akan
kembali suatu saat nanti. Adapun kelebihan yang ditawarkan dari usaha ini
adalah:
1. Lokasi yang strategis
2. Tempat usaha yang luas, selalu terjaga kebersihannya
3. Air yang digunakan untuk mencuci dan untuk caf berasal dari sumur bor
sehingga bersih
4. Tersedia mushola bagi yang ingin melaksanakan ibadah
5. Tersedia toilet khusus pengunjung.
Sedangkan konsep strategi yang dilakukan adalah :
1. Memberikan bonus pencucian gratis setelah 10 kali pencucian bagi motor, 5
kali pencucian bagi mobil, dan 5 kali pencucian bagi Truk.
2. Memberikan minuman gratis kepada pengunjung yang telah menunggu lebih
dari 1 jam.
8

3. Membuat area merokok bagi para pengunjung yang merokok agar


kenyamanan pengunjung lain dapat terjaga.
4. Memberikan kupon makan gratis di caf setelah melakukan pencucian
sebanyak 10 kali dalam sebulan.

3.4 Persiapan Usaha

Persiapan usaha yang dimaksud disini adalah mempersiapkan segala peralatan dan
bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memulai usaha pencucian kendaraan.

3.5 Memulai Usaha

Setelah semua persiapan diatas dilakukan dengan baik, barulah usaha pencucian
kendaraan bisa dimulai.

3.6 Evaluasi

Setelah usaha berjalan, akan dilakukan evaluasi untuk menindak lanjuti usaha
yang dijalankan. Kemudian dilakukan pembuatan laporan yang berisi laba dan
rugi dari usaha ini lalu mengevaluasinya. Selain itu, demi menjaga kelangsungan
usaha yang dijalankan dibuat juga laporan harian, guna mengetahui kestabilan
proses produksi maupun pemasaran.

3.7 Bagan Alir Kegiatan

Mulai

Persiapan Peralatan dan Pekerja

Promosi :

- Sosial Media.
- Banner & Brosur
- Pemberian Promosi Penjualan

Menjalankan Usaha

Evaluasi

Selesai

Gambar 3.1 Bagan Alir Kegiatan


9

BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya


Secara sederhana, bisnis ini dapat dihitung dengan cara :

4.1.1 Modal Awal


1. Modal Pemilik = Rp 500.000.000,00
Biaya Awal :
2. Biaya Pembangunan = Rp 250.000.000,00
3. Biaya Peralatan = Rp 75.000.000,00
4. Biaya Perijinan = Rp 2.000.000,00
5. Biaya Perabotan = Rp 6.000.000,00
6. Biaya Asuransi / 1 tahun = Rp 5.000.000,00
7. Biaya Seragam operator cuci = Rp 2.000.000,00
8. Biaya Peralatan Caf = Rp 2.000.000,00
9. Biaya Bahan Baku = Rp 1.000.000,00/bln
10. Biaya Pendukung = Rp 1.000.000,00
11. Biaya Pegawai
1. Gaji Penanggung Jawab @1 orang = Rp 1.500.000,00/bln
2. Gaji Bagian administrasi @1 orang = Rp 1.250.000,00/bln
3. Gaji Bagian keuangan @1 orang = Rp 1.250.000,00/bln
4. Gaji Bagian Operator @1 orang = Rp 1.250.000,00/bln
5. Gaji Pekerja Pencuci @15 orang = Rp 15.000.000,00/bln
6. Gaji Gaji Kasir dan Waitress @2 orang = Rp 1.800.000,00/bln
Total Biaya Pegawai = Rp 22.050.000,00/bln
Total Biaya Awal = Rp 366.050.000,00
Kas Ditangan = Rp 133.950.000,00

4.1.2 Biaya Jasa Pencucian


1. Cuci Sepeda Motor (termasuk poles + semir ban) = Rp 10.000,00
2. Cuci Mobil (termasuk poles + semir ban) = Rp 40.000,00
3. Cuci Truk (termasuk poles + semir ban) = Rp 60.000,00
4. Jasa Tambahan (isi angin/ air radiator) = Free
10

5. Mini Caf :
a. Makanan :
- Mie Instan rebus / goreng = Rp 5.000,00
- Mie Instan rebus / goreng + telur = Rp 7.000,00
- Roti Bakar = Rp 5.000,00
- Pisang Bakar = Rp 5.000,00
- Aneka Cemilan (Keripik, kue, dll) = Rp 2.000,00
b. Minuman :
- Kopi Susu = Rp 5.000,00
- Kopi = Rp 5.000,00
- Teh Tarik = Rp 5.000,00
- Es Teh / hangat = Rp 3.000,00
- Es Jeruk / hangat = Rp 4.000,00
- Soft Drink = Rp 5.000,00
- Air Mineral = Rp 5.000,00
- Aneka Jus = Rp 10.000,00
4.2 Jadwal Kegiatan
No Kegiatan Bulan ke Bulan ke II Bulan ke III
I
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Persiapan Tenaga
Kerja dan Sarana
Prasarana
2 Uji Coba Jasa di
Lingkungan Sekitar
3 Promosi
4 Pemasaran
5 Laporan Kegiatan
Usaha
6 Penyerahan
Laporan Akhir