Anda di halaman 1dari 15

PROPOSAL PENGAJUAN SKRIPSI

SISTEM INFORMASI DATA LAMPID (KELAHIRAN, KEMATIAN,


KEPINDAHAN DAN KEDATANGAN) DENGAN REKAPITULASI DATA
PENDUDUK

Disusun Oleh : Muhamad Wahyu Dwiyantoro

Nim : 8020170183

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

STIKOM DINAMIKA BANGSA JAMBI

2018
DAFTAR ISI
BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Dari waktu ke waktu perkembangan teknologi informasi kian menunjukan
perkembangan yang sangat signifikan. Indikasi perkembangan teknologi
informasi ini diantaranya adalah semakin beragamnya aplikasi komputer yang
digunakan baik yang bersifat stand-alone maupun client-server. Para pengguna
aplikasi tentu saja berharap dengan menggunakan suatu aplikasi maka pekerjaan
atau keperluannya dapat terpenuhi. Tak hanya mempermudah tetapi sebuah
aplikasi dituntut untuk menyediakan informasi yang reliable artinya sebuah
sistem harus bebar-benar menghasilkan informasi yang dibutuhkan oleh
penggunanya.
Walaupun dunia komputer sudah berkembang cukup lama, tetapi bidang
catatan kependudukan nampaknya baru akan bertransisi ke arah komputerisasi.
Sebelumnya telah kita ketahui bahwa pendataan KTP sudah mulai dirancang
agar terintegrasi dalam sebuah sistem komputerisasi berbasis data (database)
yang disebut e-KTP. Implementasinya memang belum begitu terasa, akan tetapi
hal ini merupakan sebuah langkah awal yang sangat baik dalam rangka
menciptakan sebuah sistem yang ideal.
Senada dengan usaha pemerintah diatas (pendataan e-KTP), penulis juga
mempunyai pemikiran yang sama untuk membuat sebuah sistem informasi
mengenai data kependudukan. Dalam hal ini, penulis lebih menyoroti tentang
pengolahan data penduduk di tingkat desa/kelurahan. Lebih lanjut lagi,
pendataan penduduk yang penulis maksud adalah pendataan LAMPID
(Kelahiran, Kematian, Kepindahan dan Kedatangan). Dari data LAMPID ini
maka nantinya dapat dilihat data real jumlah penduduk yang ada di
desa/kelurahan dalam bentuk lporan rekapitulasi.
Berdasarkan uraian diatas maka penulis bermaksud mengajukan skripsi
dengan judul “SISTEM INFORMASI DATA LAMPID (KELAHIRAN,
KEMATIAN, KEPINDAHAN DAN KEDATANGAN) DENGAN
REKAPITULASI DATA PENDUDUK”.

1.2. Perumusan Masalah


Adapun rumusan masalah yang penulis ambil dari latar belakang masalah di
atas adalah:
1. Bagaimana implementasi pengolahan data LAMPID di Kantor
Desa/Kelurahan?
2. Bagaimana manfaat implementasi aplikasi komputer dalam proses
penyajian informasi data kependudukan?

1.3. Maksud dan Tujuan


Adapun maksud dan tujuan dari penulis adalah:
1. Untuk mengetahui efektifitas dari implementasi pengolahan data
LAMPID dengan menggunakan sebuah aplikasi yang terintegrasi dengan
database.
2. Memudahkan proses pengolahan data dan mempercepat penyajian
informasi terkait.

1.4. Manfaat Penelitian


Dari penelitian yang dilakukan ini diharapkan dapat memberikan manfaat
sebagai berikut :
1. Bagi Kantor Desa/Kelurahan
a. Dapat digunakan sebagai salah satu dasar untuk pengevaluasian
sistem pengolahan data yang sedang berjalan, bukan hanya
pengolahan data LAMPID saja tetapi pengolahan data-data yang lain.
b. Diharapkan dengan adanya penelitian ini maka akan lebih banyak
bermunculan ide untuk mengembangkan sistem-sistem yang masih
bersifat manual.
2. Bagi Peneliti
c. Sebagai media investigasi terhadap permasalahan yang akan diangkat
ke dalam SKRIPSI.
d. Mengetahui secara lebih seksama proses pengolahan data LAMPID,
sehingga dapat menganalisis apa saja kekurangan serta kelemahannya
sehingga penulis dapat merumuskan solusi yang paling baik.

1.5. Sistematika Penulisan Skripsi


BAB I : PENDAHULUAN
Dalam bab ini akan diuraikan mengenai latar belakang masalah, perumusan
masalah, tujuan penelitian dan manfaat penelitian.

BAB II : LANDASAN TEORI


Dalam bab ini akan diuraikan landasan teori yang terdiri dari pengertian
LAMPID, Pengolahan data, Sistem, Informasi, Sistem dan Informasi.

BAB III : METODOLOGI PENELITIAN


Dalam bab ini akan diuraikan mengenai kerangka pemikiran, pengajuan
hipotesis, metode penelitian, sumber data, definisi variabel, teknik
pengumpulan data, teknik pengambilan sampel dan teknik analisis data.

BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN ANALISIS DATA


Pada bagian ini diuraikan gambaran umum Kantor Desa Waringinsari dan
perancangan sistem yang diajukan, implementasi aplikasi serta hasil analisis
data yang dihasilkan dari implementasi program yang diajukan.

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN


Dalam bab ini dikemukakan kesimpulan dan saran.
BAB II

KAJIAN PUSTAKA

2. Landasan Teori
2.1 Konsep Dasar Sistem
2.1.1 Pengertian Sistem
Sistem dilihat dari segi etimologinya berasal dari bahasa inggris
yaitu sistem yang berarti susunan, cara, jaringan (Echols dan Shadily,
2000:575). Menurut Hartono (1999:683), sistem adalah suatu
kesatuan yang terdiri dua atau lebih komponen atau subsistem yang
berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Pengertian sistem dalam
kamus besar bahasa Indonesia berarti Perangkat unsur yang secara
teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas.

2.1.2 Elemen Sistem


Elemen yang terdapat dalam sistem meliputi : tujuan sistem,
batasan sistem, kontrol, input, proses, output, dan umpan balik.
Hubungan antar elemen dalam sistem dapat dilihat pada gambar di

bawah ini (Kristanto, 2003:2) :


Gambar 6.1
Elemen Sistem
Dari gambar di atas bisa dijelaskan sebagai berikut : tujuan,
batasan, dan kontrol sistem akan berpengaruh pada input, proses, dan
output. Input dalam sistem akan diproses dan diolah sehingga
menghasilkan output, dimana output tersebut akan dianalisis dan akan
menjadi umpan balik bagi si penerima. Kemudian dari umpan balik ini
akan muncul segala macam pertimbangan untuk input selanjutnya.
Selanjutnya siklus ini akan berlanjut dan berkembang sesuai dengan
permasalahan yang ada (Kristanto, 2003:2).

2.1.3 Tujuan Sistem


Tujuan sistem dapat berupa tujuan organisasi, kebutuhan
organisasi, permasalahan yang ada dalam suatu organisasi. Jadi, dapat
dikatakan bahwa tujuan sistem adalah tujuan yang akan dicapai dari
pembuatan suatu sistem.

2.1.4 Batasan Sistem


Batasan sistem adalah sesuatu yang membatasi sistem dalam
pencapaian tujuan. Batasan sistem dapat berupa peraturan yang ada
dalam organisasi, sarana dan prasarana, maupun batasan yang lain.

2.1.5 Kontrol Sistem


Kontrol sistem merupakan pengawasan terhadap pelaksanaan
pencapaian tujuan dari sistem tersebut. Kontrol sistem dapat berupa
kontrol terhadap pemasukan data (input), output, pengolahan data,
umpan balik, dan sebagainya.
1. Input
Merupakan suatu elemen dari sistem yang bertugas untuk
menerima seluruh masukan data yang dapat berupa jenis data, frekuensi
pemasukan data, dan lainnya.
2. Proses
Merupakan elemen dari sistem yang bertugas untuk mengolah
atau memproses seluruh masukan data menjadi suatu informasi yang
lebih berguna.
3. Output
Merupakan hasil dari input yang telah diproses oleh bagian
pengolah dan merupakan tujuan akhir dari sistem.
4. Umpan Balik
Umpan balik merupakan elemen dalam sistem yang bertugas
mengevaluasi bagian dari output yang dikeluarkan, dimana elemen ini
sangat penting demi kemajuan sebuah sistem. Umpan balik ini dapat
berupa perbaikan sistem, pemeliharaan sistem, dan sebagainya
(Kristanto, 2003:3-4).

2.1.6 Klasifikasi Sistem


Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang,
diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik
Sistem abstrak merupakan sistem yang berupa pemikiran atau
ide-ide yang tidak tampak, sedangkan sistem fisik adalah sistem yang ada
secara fisik.
2. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia
Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam,
sedangkan sistem buatan manusia adalah sistem yang terjadi dan ada
karena merupakan hasil rancangan dari manusia.
3. Sistem Tertentu dan Sistem Tidak Tentu
Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat
diprediksi, dimana interaksi antar bagiannya dapat dideteksi dengan
pasti sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sedangkan sistem
tidak tentu adalah sistem dimana kondisi masa depannya tidak dapat
diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.
4. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka
Sistem tertutup adalah sistem yang tidak berhubungan dan tidak
terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Secara teoritis sistem ini ada,
namun pada kenyataannya tidak ada sistem yang benar-benar tertutup.
Sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan
terpengaruh dengan lingkuna luarnya (Kristanto, 2003: 4-6).

2.2 Konsep Dasar Informasi


2.2.1 Pengertian Informasi
Menurut Kristanto (2003:6), Informasi merupakan kumpulan data
yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi
yang menerimanya. Sedangkan menurut Mcleod (1998:15), Informasi
adalah data yang telah diproses, atau data yang memiliki arti.

2.2.2 Siklus Informasi


Siklus informasi dimulai dari data mentah yang diolah melalui
suatu model menjadi informasi (output), kemudian informasi diterima
oleh penerima, sebagai dasar untuk membuat keputusan dan melakukan
tindakan, yang berarti akan membuat data kembali. Kemudian data
tersebut akan ditangkap sebagai input dan selanjutnya membentuk siklus.

2.2.3 Kualitas Informasi


Kualitas dari suatu informasi tergantung dari tiga hal berikut :
1. Akurat
Informasi harus bebas dari kesalahan dan tidak bias atau
menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas
mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat karena dari
sumber informasi sampai ke penerima informasi kemungkinan
banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat merubah atau
merusak informasi tersebut.
2. Tepat Pada Waktunya
Informasi yang datang pada penerima tidak boleh
terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan memiliki nilai
lagi, karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan
keputusan. Bila pengambilan keputusan terlambat, maka akan
berakibat fatal bagi suatu organisasi.
3. Relevan
Relevan dalam hal ini adalah dimana informasi
tersebut memiliki manfaat dan keterkaitan dalam pemakaiannya.
Relevansi informasi untuk tiap satu individu dengan individu
lainnya memiliki perbedaan (Kristanto, 2003:6).

2.3 Konsep Dasar Sistem Informasi


2.3.1 Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi
yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi,
media, prosedur, dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan
jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu,
memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian
internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar
informasi untuk pengambilan keputusan yang baik (Hartono, 1999:697).
Sedangkan menurut Kristanto (2003:11), sistem informasi
didefinisikan sebagai berikut :
1. Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen
dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan
informasi.
2. Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan
memberikan informasi bagi pengambil keputusan dan atau untuk
mengendalikan organisasi.
2.3.2 Komponen Sistem Informasi
Untuk mendukung lancarnya suatu sistem informasi
dibutuhkan beberapa komponen yang fungsinya sangat vital di dalam
sistem informasi, yaitu antara lain :

1. Blok Masukan
Input mewakili data yang masuk ke dalam sistem informasi. Input
dalam hal ini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang
akan dimasukkan yang dapat berupa dokumen dasar.
2. Blok Model
Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model
matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan
pada basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan
keluaran yang diinginkan.
3. Blok Keluaran
Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan
informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua
tingkatan manajemen serta semua pamakai sistem.
4. Blok Teknologi
Teknologi merupakan kotak alat (tool box) dalam sistem
informasi. Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan
model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan
mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara
keseluruhan.

2.4 Konsep Dasar Database Management System (DBMS)


Menurut Kristanto (1999:25) Suatu DBMS (Database
Management System) berisi satu koleksi data yang saling berelasi dan
satu set program untuk mengakses data tersebut. Jadi DBMS terdiri dari
database dan set program pengelola untuk menambah data, menghapus
data, mengambil dan membaca data. Sedangkan database sendiri
merupakan kumpulan file-file yang saling berelasi, relasi tersebut biasa
ditunjukkan dengan kunci dari tiap file yang ada. Satu database
menunjukkan satu kumpulan data yang dipakai dalam satu lingkup
perusahaan/instansi. (Kristanto, 1999:9).
Dalam satu file terdapat record-record yang sejenis, sama besar,
sama bentuk, merupakan satu kumpulan entity yang seragam. Satu record
terdiri dari field- field yang saling berhubungan untuk menunjukkan
bahwa field tersebut dalam satu pengertian yang lengkap dan direkam
dalam satu record. Untuk menyebut isi dari field maka digunakan
atribut atau merupakan judul dari satu kelompok entity tertentu,
misalnya atribut Alamat menunjukkan entity alamat dari siswa. Entiti
adalah suatu objek yang nyata yang akan direkam.
Set program pengelola merupakan satu paket program yang
dibuat agar memudahkan dan mengefisienkan pemasukkan atau
perekaman informasi dan pengambilan atau pembacaan informasi ke
dalam database.
1. Entity
Entity adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang
informasinya direkam. Pada bidang Administrasi Siswa misalnya, entity
adalah siswa, buku, pembayaran, nilai test. Pada bidang kesehatan, entity
adalah pasien, dokter, obat, kamar, diet (Kadir, 1998:46).
2. Atribut
Setiap entity mempunyai atribut atau sebutan untuk mewakili
suatu entity. Seorang siswa dapat dilihat dari atributnya, misalnya nama,
nomor siswa, alamat, nama orang tua, hobi. Atribut juga disebut sebagai
data elemen, data field, data item(Kadir, 1998:46).
3. Data Value (Nilai atau Isi Data)
Data value adalah data aktual atau informasi yang disimpan
pada tiap data elemen atau atribut. Atribut nama karyawan
menunjukkan tempat dimana informasi nama karyawan disimpan, sedang
data value adalah Icha Fitriyanti, Adam Pratama, merupakan isi data
nama karyawan tersebut.
4. Record/Tuple
Kumpulan elemen elemen yang saling berkaitan
menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap. Satu record
mewakili satu data atau informasi tentang seseorang misalnya, nomor
karyawan, nama karyawan, alamat, kota, tanggal masuk.
5. File
Kumpulan record-record sejenis yang mempunyai panjang
elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda beda data
valuenya.
6. Database
Kumpulan file-file yang mempunyai kaitan antara satu file
dengan file yang lain sehingga membentuk satu bangunan data untuk
menginformasikan satu perusahaan, instansi dalam batasan tertentu. Bila
terdapat file yang tidak dapat dipadukan atau dihubungkan dengan file
yang lainnya berarti file tersebut bukanlah kelompok dari satu database,
ia akan dapat membentuk satu database sendiri.
7. DBMS (Database Management System)
Kumpulan file yang saling berkaitan bersama dengan program
untuk pengelolaannya disebut sebagai DBMS. Database adalah
kumpulan datanya, sedang program pengelolanya berdiri sendiri dalam
satu paket program yang komersial untuk membaca data, mengisi data,
menghapus data, melaporkan data dalam database.

2.5 LAMPID
LAMPID adalah kumpulan data mengenai data kelahiran,
kematian, kepindahan dan kedatangan penduduk. Data LAMPID ini
didapat dari laporn rutin RT dan RW. Tiap bulannya Ketua RT mendata
apakah ada perubahan data LAMPID di wilayahnya, setelah itu ketua RT
melaporkan data LAMPID bulan berjalan kepada Ketua RW. Selanjutnya
Ketua RW pun mengakomodir dan menyusun kembali data LAPID (yang
berupa laporan bulanan RT) yang didapatkan dari beberapa Ketua RT.
Setelah itu Ketua RW akan memberikan data LAMPID ke Kabid
Pemerindahan yang bertugas di Kantor Desa/Kelurahan setempat. Kabid
Pemerintahan bertugas untuk merekap semua laporan dari para Ketua
RW yang nantinya hasil dari rekapan tersebut akan dilaporkan ke tingkat
Kecamatan, dimana yang dilaporkan adalah data LAMPID bulan berjalan
dan rekapitulasi penduduknya.
Data LAMPID sendiri dikumpulkan selambat-lambatnya pada
tanggal 28 pada tiap bulannya. Hal ini ditetapkan agar data LAMPID
tetap bisa dilaporkan tepat waktu dengan data yang akurat. Keterangan
LAMPID adalah sebagai berikut :
1. Kelahiran adalah data penduduk desa yang lahir pada bulan berjalan
yang mana data ini akan mempengaruhi juga jumlah penduduk dan
data keanggotaan sebuah keluarga.
2. Kematian adalah data penduduk desa yang mati, yang mana data ini
akan mengurangi data jumlah penduduk.
3. Kepindahan adalah data penduduk yang pindah dari Desa
Waringinsari baik dengan tujuan desa yang sama ataupun desa yang
berbeda.

4. Kedatangan adalah data penduduk yang datang ke Desa


Waringinsari baik dari desa yang sama ataupun desa yang berbeda.

7. Time Schedule (Waktu Pengerjaan)


Tabel berikut ini menunjukan rencana pengerjaan skripsi yang dibuat oleh
penulis.
Tabel 7.1 Time Schedule
No Oktober November Desember
1
2
3
Keterangan :
1. No. 1 = Analisis data dan perencanaan skripsi.
2. No. 2 = Pembuatan makalah, pembuatan program hasil analisis dan uji coba
aplikasi.
3. No. 4 = Penyesuian program, hasil aplikasi, makalah serta persiapan sidang.

8. Usulan Pembimbing
No. Nama Pembimbing Keterangan

1 Bpk. Dewanto RA.

2
3