Anda di halaman 1dari 9

ROCK PROPERTIES

Batuan reservoar : batuan di dalam kerak bumi yg mempunyai porositas dan permeabilitas sehingga
bisa menyimpan dan mengalirkan minyak dan gas bumi.

B. Tipe Batuan Reservoar

1. Batuan Silisiklastik

2. Batuan Karbonat

3. Batuan Aneka Ragam

BATUAN SILISIKLASTIK

Konglomerat

- jarang yg produktif krn parameter

luas dan tebalnya tdk memenuhi

syarat.

Contoh : reservoar konglomerat di

Los Angeles Basin

● Batupasir

- mrpk reservoar migas utama.

- lebih dr 60% reservoar pd lapangan

minyak raksasa (jumlah cadangan

lebih besar dari pada 500 juta bbl)

di dunia berupa batupasir.

● Serpih dan Batulempung

- tdk penting sbg batuan reservoar, penting

sbg batuan induk dan batuan tudung.

- dpt berperan sbg batuan reservoar jika

terdpt rekahan akibat deformasi.

● Batugamping dan Dolomit


- reservoar utama di Timur Tengah

- litologi : batugamping & dolomit

- sebagian besar mempunyai porositas

sekunder (krn pelarutan).


Tipe-tipe porositas pada batuan karbonat
SYARAT-SYARAT BATUAN RESERVOAR

Sifat-sifat yg hrs dimiliki batuan

reservoar :

1. Porositas
2. Permeabilitas

3. Kejenuhan

4. Kebasahan (Wettability)

Porositas

Definisi

Porositas : perbandingan antara volume pori dg volume total dr suatu batuan (dinyatakan dlm % atau
fraksi).

∅=(vol.lubang pori)/(vol.total batuan) ×100%

Jenis Berdasarkan Sifat Pori

- Porositas absolut : perbandingan volume total lubang pori dg volume total batuan

∅ab=(vol.total lubang pori)/(vol.total batuan) ×100%

- Porositas efektif : perbandingan volume pori yg saling berhubungan dg volume total batuan

∅ef=(vol. pori yg berhubungan)/(vol.total batuan) ×100%

● Jenis Berdasarkan Kejadian

- Porositas primer : porositas yg terbentuk bersamaan dg proses sedimentasi

(intergranular, interpartikel)

- Porositas sekunder : porositas yg terbentuk

setelah proses sedimentasi

(moldic, vuggy, intrapartikel)

● Klasifikasi :

0 - 5% tak perlu diperhatikan

5 - 10% jelek

10 - 15% sedang

15 - 20% baik
20 - 25% sangat baik

> 25% WOW

● Faktor-faktor yang mempengaruhi

- ukuran butir

Ukuran butir merupakan sifat fisik dari batuan sedimen yang sangat penting dan sangat

- bentuk butir

- susunan butir

- sortasi

- komposisi mineral

- proses diagenesa

Permeabilitas

● Definisi :

Permeabilitas : kemampuan suatu

batuan utk melewatkan fluida

yang tersimpan di dalam pori-

pori.

● Faktor yg mempengaruhi :

- Sifat batuan

■ ukuran butir

■ bentuk butir

■ sortasi

■ diagenesis

- Sifat fluida

■ jumlah fluida dalam pori


■ kekentalan dan BJ

● Jenis permeabilitas

- Permeabilitas absolut : kemampuan batuan untuk

melewatkan fluida tunggal pd saat batuan dijenuhi

100% fluida tsb.

- Permeabilitas efektif : kemampuan batuan melewatkan

fluida pd kondisi terdpt fluida lain dlm batuan tsb.

- Permeabilitas relatif : rasio antara permeabilitas efektif dg

permeabilitas absolut.

Pd umumnya batuan reservoar mengandung lebih dr satu macam fluida.

● Klasifikasi :

0 - 5 mD buruk

5 - 10 mD sedang

10 - 100 mD baik

100 - 1000 mD sangat baik

● Cara penentuan :

- Analisis inti bor

- Analisis log mekanik

Kejenuhan (saturasi)

● Definisi :

Saturasi : perbandingan antara volume fluida yg terdpt dlm

pori-pori batuan dg volume pori-pori batuan.

So=(vol.minyak)/(vol.pori batuan) × 100%


Sw=(vol.air)/(vol.pori batuan) × 100%

Sg=(vol.gas)/(vol.pori batuan) × 100%

So + Sw + Sg = 1

● Cara penentuan :

- Analisis inti bor

- Korelasi dg lapangan minyak terdekat

- Analisis log mekanik

Dengan Persamaan Archie : Sw=(c√(Rw/Rt))/∅

Sw - kejenuhan air formasi

c – konstanta

=1 utk batugamping

= 0.9 utk batupasir

Rw – tahanan jenis air formasi

Rt - tahanan jenis formasi

Ø - porositas

KEBASAHAN (WETTABILITY)

● Definisi :

Kebasahan : kecenderungan suatu fluida untuk

menyebar atau menempel pd permukaan

padatan dg adanya fluida lain yg immicisble.

Sifat ini disebabkan krn adanya gaya adhesi yang

mrpk faktor tegangan permukaan yg juga akan

menentukan fluida mana yg akan lebih membasahi


suatu padatan.

● Jenis :

- Basah minyak (Oil wet) : air terdapat pd bagian

pusat pori dan akan mengalir bersama minyak

melalui sistem pori.

- Basah air (Water wet) : air terdapat pd bagian

tepian pori dan tdk akan mengalir melalui

sistem pori sampai sebagian besar minyak

telah bergerak.