Anda di halaman 1dari 3

Sistem Bangunan Irigasi 2015

2. Menghitung Evapotranspirasi Tanaman dengan Metode Penman dan Menghitung


Kebutuhan Air Irigasi

Data dengan daerah irigasi


No. Unsur Klimatologi satuan Jan Feb Mar Apr May Jun July Aug Sep Oct Nov Dec
1 Temp. Maks. Rata-rata C 27,9 28,8 28,5 28,6 28,4 27,9 26,8 27,2 28,3 30 28,7 27,3
Temp. Min. Rata-rata C 21,6 21,3 21 21,4 21 20,7 19,2 17,7 18,4 20 20,7 20,7
2 Lembab Nisbi Rata-rata % 86 83 84 83 82 84 80 75 71 72 81 87
Lembab Nisbi Maks. % 97 95 95 96 94 97 95 91 88 90 95 85
Lembab Nisbi Min. % 58 57 52 54 55 60 57 30 23 34 40 49
3 Penyinaran Matahari % 35 53 59 60 61 60 66 81 88 76 54 35
4 Kecepatan Angin Km/jam 6,2 6,2 6 6,2 6,6 6,1 7,7 8,9 9,2 9,1 6,7 5,7

a. Menghitung besar evapotranspirasi tanaman pada daerah irigasi tersebut dengan


menggunakan Metode Penman (menggunakan software Cropwat)

Rumus ETc = kc x ETo

 Nilai ETo

ETo yang dipakai adalah ETo maksimum yaitu 4,43 mm/hari.


Sistem Bangunan Irigasi 2015
 Nilai kc

Nilai kc yang dipakai adalah nilai FAO Varietas Biasa setiap dua bulan, yaitu
1,10.

ETc = kc x ETo
= 1,10 x 4,43 mm/hari
ETc = 4,873 mm/hari

Maka, nilai evapotranspirasi tanaman pada daerah irigasi tersebut sebesar 4,873
mm/hari.

b. Menghitung kebutuhan air irigasi sesuai dengan data yang tersedia


Rumus : NFR = ETc + P + WLR – Re

dimana,
NFR = kebutuhan air di sawah (mm/hari)
ETc = kebutuhan air tanaman (consumptive use) (mm/hari)
WLR = penggantian lapisan air (mm/hari)
P = perkolasi (mm/hari)
Re = curah hujan efektif (mm/hari)
Sistem Bangunan Irigasi 2015
 Nilai Penggantian lapisan air (WLR)
Pergantian lapisan air dilakukan sebanyak dua kali masing-masing 50 mm (atau
3,3 mm/hari selama ½ bulan) selama sebulan dan dua bulan setelah transplantasi (KP-
01, 1986).
Maka, nilai WLR adalah 3,3 mm/hari.

 Nilai Perkolasi (P)

Perkolasi adalah gerakan air ke bawah dari daerah tidak jenuh ke dalam
daerah jenuh. Laju perkolasi lahan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara
lain:
 Tekstur tanah

a. Berat (lempung) = 1 – 2 mm/hari


b. Sedang (lempung kepasiran) = 2 – 3 mm/hari
c. Ringan = 3 – 6 mm/hari

 Kemiringan tanah

a. Lahan datar = 1 mm/hari


b. Lahan miring > 5% = 2 – 5 mm/hari

Nilai perkolasi yang diambil adalah tekstur tanah sedang (lempung kepasiran),
sebesar 3 mm/hari.

 Nilai Curah Hujan Efektif (Re)


Diketahui curah hujan minimum tengah bulanan dengan periode ulang 5 tahun/mm
adalah 85 mm/hari.
𝑹𝟓
Rumus : Re = 0,7 x
𝟏𝟓

85
Re = 0,7 x 15

Re = 3,967 mm/hari
Nilai curah hujan efektif adalah 3,967 mm/hari.

NFR = ETc + P + WLR – Re


= 4,873 mm/hari + 3 mm/hari + 3,3 mm/hari – 3,967 mm/hari
= 7,206 mm/hari