0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
128 tayangan6 halaman

Audit Internal Indikator Mutu UKM Magetan

Dokumen tersebut berisi daftar indikator mutu untuk program UKM (Unit Kesehatan Masyarakat) di Puskesmas Takeran, Magetan. Terdapat 5 indikator utama yaitu kesehatan ibu dan anak, pelayanan gizi, pencegahan penyakit, promosi kesehatan, dan kesehatan lingkungan. Setiap indikator memiliki kriteria input, proses, dan output untuk mengukur pencapaian target program.

Diunggah oleh

siswantospr
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
128 tayangan6 halaman

Audit Internal Indikator Mutu UKM Magetan

Dokumen tersebut berisi daftar indikator mutu untuk program UKM (Unit Kesehatan Masyarakat) di Puskesmas Takeran, Magetan. Terdapat 5 indikator utama yaitu kesehatan ibu dan anak, pelayanan gizi, pencegahan penyakit, promosi kesehatan, dan kesehatan lingkungan. Setiap indikator memiliki kriteria input, proses, dan output untuk mengukur pencapaian target program.

Diunggah oleh

siswantospr
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KABUPATEN MAGETAN

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS TAKERAN
Jl. Srikandi no. 1 Takeran – Magetan Kode Pos 63383
Telepon : 0351- 439145
e-mail : takeran.pusk@gmail.com

CHEK LIST AUDIT INTERNAL


INDIKATOR MUTU UKM

N INDIKATOR ADA.
Jenis UKM NILAI
O Kriteria Indikator YA TIDAK
1 Kesehatan Ibu dan Input Ketersediaan tenaga 100 %
Anak bidan di semua desa
Ketersediaan tenaga Sesuai
bidan di Puskesmas persyaratan
Permenkes
No 75 /2014
Proses
Kepatuhan pelayanan ≥ 90 %
ANC sesuai prosedur 5 T
Pelaksanaan posyandu ≥ 90 %
sesuai jadual
Pelaksanaan imunisasi ≥ 90 %
TT
Pelayanan nifas sesuai
prosedur
Pelayanan neonatus
sesuai prosedur
Output
Cakupan peserta KB aktif ≥ 70 %
Cakupan K1 ≥ 95 %
Cakupan K4 ≥ 95 %
Pertolongan nakes ≥ 95 %
Cakupan pelayanan nifas ≥ 95 %
Cakupan kunjungan bayi ≥ 90 %
Cakupan kunjungan balita ≥ 90 %
2 Pelayanan gizi Input Petugas gizi
Proses Pemberian kapsul vitamin ≥ 90 % jml
A dosis tinggi pada bayi bayi ( 6 - 11
per tahun sesuai target bl)
dan rencana
Pemberian kapsul vitamin ≥ 90 % jml
A dosis tinggi pada balita balita ( 12-
2 kali per tahun sesuai 59)
target dan rencana
Pemberian tablet besi ≥ 90 %
pada bumil jumlah bumil

Balita gizi buruk yang 100 % jml


mendapat perawatan balita gizi
buruk
MP ASI anak usia 6 - 24 100 % BGM
bulan Gakin
PMT Pemulihan balita 6- 100 % Balita
24 bln Gizi buruk gizi buruk (6-
24 bl)

3 Output Cakupan Bumil KEK 10 % jml


bumil
diperriksa
Cakupan ASi Eksklusif ≥ 80 % jml
bayi 0-6 bln
Cakupan Balita BGM 5 % balita
ditimbang
Cakupan Rumah Tangga 90 % Rumah
mengkonsumsi garam tangga di
beryodium survey
Cakupan desa bebas ≥ 80 % jml
rawan gizi desa
Cakupan balita ditimbang ≥ 80 % jml
balita 0-59
bln
Cakupan balita naik berat ≥ 80 % jml
badanya balita

4 Pencegahan Proses Penemuan Penderita diare 10 %


Penyakit yang diobati di Puskesmas (214/100Xjml
dan kader penduduk)
Penemuan Penderita 100 % X 5 %
Pneumonia Balita Jml Balita
Penemuan Penderita 10/100.000 X
Kusta Baru Jml
Penduduk
Penemuan suspek 107/10.000
penderita TB penduduk
Penyuluhan HIV/AIDS di 12 kali
Puskesmas
Pemeriksaan Rumah 100 % X 100
Bebas Jentik rm/Desa
Penanganan penderita 100 % X jml
DBD penderita
Penyelidikan Epidemiologi 100 % X jml
penderita
Pemeriksaan sediaan 100 % X jml
darah penderita malaria penderita
Cuci Luka kasus gigitan 100 %
hewan perantara rabies Gigitan HPR
Vaksinasi terhadap gigitan 100 %
Hewan Perantara Rabies Gigitan HPR
terindikasi

Output Cakupan pelayanan diare ≥2 %


Angka penggunaan Oralit
Penemuan penderita 100 %
pneumonia balita
Penemuan pasien baru TB ≥ 90 %
BTA positif
Penemuan penderita diare 100 %
Cakupan desa / kelurahan 100 %
yang mengalami KLB
yang dilakukan
penyelidikan epidemiologi
< 24 jam
Cakupan desa/ kelurahan ≥ 95 %
UCI
5 Promosi Input Ketersediaan tenaga Sesuai PMK
Kesehatan promosi kesehatan 75/2014
Proses Pelaksanaan kegiatan ≥ 20 % KK
pengkajian PHBS tatanan
rumah tangga sesuai
rencana
Pelaksanaan kegiatan ≥ 65 %
pengkajian PHBS Institusi Sekolah
Pendidikan sesuai
rencana
Pelaksanaan kegiatan ≥ 100 % Inst.
pengkajian PHBS Institusi Kesehatan
Kesehatan sesuai
rencana
Pelaksanaan kegiatan ≥ 65 % TTU
pengkajian PHBS TTU
sesuai rencana
Pelaksanaan kegiatan ≥ 45 % TTK
pengkajian PHBS TTK
sesuai rencana
Pelaksanaan kegiatan ≥ 25 %
pengkajian PHBS Ponpes Ponpes
sesuai rencana
Pelaksanaan Kegiatan 6 X jml
Penyuluhan PHBS Rumah Posyandu
tanggga/Posyandu
Pelaksanaan Kegiatan 2 X jml.
Penyuluhan PHBS pada Sekolah
sarana Pendidikan

Pelaksanaan Kegiatan 2 X total


Penyuluhan PHBS Sarana Sarkes
Kesehatan
Pelaksanaan Kegiatan 2 X total TTU
Penyuluhan PHBS TTU
Pelaksanaan Kegiatan 2 X total TTK
Penyuluhan PHBS pada
TTK
Pelaksanaan Kegiatan ≥ 90 % Jml
Penyuluhan PHBS Ponpes
Pesantren
Output Cakupan PHBS ≥ 60 %
Cakupan desa siaga aktif ≥ 70 % Desa
Cakupan Posyandu PURI ≥ 50 %
Cakupan Poskesdes, ≥
Posyandu
70 %
MAPURI Poskesdes
Cakupan Polindes PURI ≥ 80 %
Polindes
Cakupan Pos UKK ≥ 50 %
MAPURI
Cakupan Poskestren ≥ 24 %
MAPURi
Kesehatan Input Ketersediaan tenaga Sesuai PMK
lingkungan Kesehatan Lingkungan 75/2014

Ketersediaan Sarana Sesuai buku


Sanitasi standart
puskesmas
Proses Pelaksanaan Pengawasan ≥ 30 % SAB
Sarana Air Bersih sesuai
rencana
Pelaksanan Pembinaan ≥ 96 % TPM
/inspeksi Tempat
Pengelolaan Makanan
(TPM)
Pelaksanaan pembinaan ≥ 30 %
/Inspeksi Sanitasi
Perumahan dan sanitasi
dasar
Pelaksanaan Pembinaan ≥ 91 %
/Inspeksi tempat tempat
Umum
Output Cakupan SAB Memenuhi ≥ 85 % SAB
syarat
Cakupan KK memiliki ≥ 85 % KK
akses terhadap air bersih
Cakupan TPM memenuhi ≥ 76,5 %
syarat kesehatan TPM dibina
Cakupan TTU memenuhi ≥ 85,5 %
syarat kesehatan TPM dibina
Cakupan Rumah ≥ 86 %
memenuhi syarat Rumah
kesehatan dibina
Cakupan klinik sanitasi 2 % Kunj
Puskesmas
atau 5 %
kunjungan
PBL
Cakupan Kepala keluarga = 100 % jml
mengakses jamban sehat KK
Cakupan Desa kelurahan = 100 % Jml
ODF desa /Kel
Cakupan Jumlah Jamban ≥ 85 % Jml
Sehat Jamban
Cakupan Pelaksanaan = 100 % Jml.
STBM di Desa/ Kel Desa/kel

Compliance Rate ( CR ) : ........... %

Takeran,
Pelaksana Audit

Anda mungkin juga menyukai