Anda di halaman 1dari 4

2. SFAC No.

2.1 Konsep SFAC

FASB menerbitkan SAFC No. 8 pada tahun 2010 yang merupakan pengganti dari SFAC
No. 1 dan 2. SAFC No. 8 bertujuan untuk mengakomodasi konvergensi standar akuntansi
dengan International Financial Reporting Standard (IFRS) yang dikeluarkan
International Accounting Standard Boards (IASB). Ada perubahan mendasar yang
dilakukan pada SFAC No. 8, misalnya kualitas informasi Akuntansi ini dibagi menjadi
kualitas informasi utama yang terdiri dari Relevance dan Faithful Representation dan
Kualitas informasi pendukung yang terdiri dari Comparability, Veriability, Timeliness &
Understandability.
2.2 Tujuan Utama dari Pelaporan Keuangan
Berdasarkan SFAC No. 8 tujuan utama dari pelaporan keuangan pada umumnya adalah untuk
menyediakan informasi keuangan mengenai Pelaporan Entitas dari suatu perusahaan yang berguna
untuk investor & kreditur didalam pengambilan keputusan mengenai penyediaan sumber daya
untuk entitas tersebut, dimana keputusan-keputusan tersebut melibatkan keputusan pembelian,
penjualan, atau memegang instrumen ekuitas dan hutang dan menyediakan atau menetap pinjaman
dan dalam bentuk-bentuk kredit.
Selain itu menurut Standar ini Tujuan Utama dari Pelaporan Keuangan lainya adalah
dimana pada dasarnya Tujuan umum laporan keuangan tidak dirancang untuk menampilkan
nilai dari suatu entitas pelaporan, tetapi mereka memberikan informasi untuk membantu
pengambilan keputusan yang dilakukan oleh Investor & Kreditor untuk memperkirakan nilai
dari Pelaporan Entitas Perusahaan terkait tersebut. Selain itu Tujuan umum dari Pelaporan
Keuangan lainya adalah untuk menyediakan informasi tentang posisi keuangan suatu Entitas
Pelaporan, yaitu informasi tentang Sumber Daya Ekonomi Entitas dan tuntutan terhadap
perusahaan pelapor. Laporan keuangan juga memberikan informasi tentang dampak
transaksi dan peristiwa lain yang mengubah sumber daya ekonomi suatu entitas pelaporan dan
klaim dari pelaporan keuangan perusahaan tersebut. Selain itu Kinerja Keungan itu sendiri
berdasarkan Akuntansi Akrual.

A. Karakter Kualitatif yang terjadi dari penggunaan Inforamsi Keuangan


Karakter Kualitatif yang terjadi dari penggunaan Informasi keuangan di sini dimaksudkan
untuk mengidentifikasi jenis informasi yang mungkin paling berguna kepada Kreditor &
Investor, untuk membuat keputusan tentang perusahaan pelapor berdasarkan informasi dalam
keuangan laporan (informasi keuangan). Laporan keuangan juga memberikan informasi
tentang sumber-sumber daya ekonomi perusahaan pelapor itu, klaim terhadap entitas
pelaporan, dan efek dari transaksi dan peristiwa lain dan kondisi perubahan dari sumber daya
dan klaim perusahaan pelapor tersebut.
Selain itu Karakter Kualitatif yang ditimbulkan dari revisi pernyataan ini adalah perubahan
yang terjadi pada kualitas informasi utama yang terbagi menjadi dua yaitu Relevansi &
Representasi dari Pelaporan Keuangan tersebut sementara itu kualitas informasi
pendukung yang ada dibagi menjadi Komparabilitas atau perbedaan yang dapat terjadi,
Veriability, tepat waktu, dan dapat mudah dimengerti.

 Relevan
Informasi keuangan yang relevan mampu membuat perbedaan dalam keputusan
yang dibuat oleh pengguna. Informasi yang di dapat mampu membuat perbedaan dalam
membuat keputusan bahkan jika beberapa pengguna memilih untuk tidak mengambil
keuntungan dari itu atau sudah menyadari hal itu dari sumber lain.
 Representasi
Laporan keuangan merupakan fenomena ekonomi dalam kata-kata dan angka.
Untuk menjadi berguna, informasi keuangan tidak hanya harus mewakili fenomena yang
relevan, tetapi juga harus mewakili fenomena yang memiliki tujuan untuk mewakili.
Untuk menjadi representasi sempurna, penggambaran itu akan memiliki tiga karakteristik.
Dan memang harus lengkap, netral, dan bebas dari kesalahan.
SFAC No.8 merumuskan 3 tujuan pelaporan keuangan secara umum :
 Menyediakan informasi keuangan tentang pelaporan entitas yang bermanfaat bagi investor,
pemberi pinjaman dan kreditor yang sudah ada maupun potensial dalam membuat
keputusan mengenai penyediaan sumber daya kepada entitas pelapor. Keputusan tersebut
meliputi membeli, menjual, atau menahan instrumen ekuitas dan hutang dan menyediakan
atau menyelesaikan pinjaman dan kredit dalam bentuk lain.
 Untuk menilai prospek arus kas bersih yng dimiliki oleh suatu entitas, oleh investor yang
sudah ada maupun oleh calon investor, kreditur, atau kreditur lainnya yang membutuhkan
informasi tentang sumber daya entitas, klaim atas entitas tersebut, dan seberapa efisien
maupun efektif manajemen entitas melakukan pengelolaan dan komisaris yang telah
menyelesaikan tanggung jawab mereka untuk menggunakan sumber daya entitas.
 Tujuan umum laporan keuangan menyediakan informasi tentang posisi keuangan dari
pelaporan suatu entitas, yaitu informasi tentang sumber daya ekonomi dan klaim terhadap
sumber daya ekonomi tersebut dalam pelaporan entitas. Selain itu memberikan informasi
tentang dampak transaksi dan peristiwa lain yang mengubah sumber daya ekonomi suatu
entitas dan klaim atas sumber daya tersebut dalam pelaporan.
1. Karakteristik Kualitatif Fundamental
SFAC No.8 menetapkan unsure karakteristik Kualitatif Fundamental adalah Relevansi dan
Representasi yang tepat (Faithful Representation).
a. Relevan (Relevance)
Informasi menjadi relevan jika informasi tersebut memiliki kriteria unsure kualitas sebagai
berikut:
 Nilai Prediksi(Predictive Value) ; Informasi keuangan dikatakan memiliki nilai prediktif
jika dapat digunakan sebagai masukan bagi proses yang digunakan oleh pengguna untuk
mempreiksi hasil masa depan.
 Nilai Konfirmatori (Konfirmatory Value) ; informasi keuangan dikatakan memiliki nilai
konfirmasi jika itu memberikan umpan balik (menegaskan atau perubahan) tentang
evaluasi sebelumnya atau keduanya.
b. Representasi yang tepat (Faithful Representation).
Terdapat 3 karakteristik untuk menjadi nilai informasi yang representasi sempurna, yaitu:
 Lengkap (Completeness) ; Lengkap mencakup semua informasi yang diperlukan bagi
pengguna untuk memahami fenomena yang sedang digambarkan, termasuk semua
deskripsi yang diperlukan dan penjelasannya.
 Netral (Neutrality) ; Netral akan menggambarkan seleksi atau penyajian informasi
keuangan yang tanpa bias. Sebuah penggambaran netral tidak miring, tertimbang,
menekankan, memakai perlombaan, atau dimanipulasi untuk meningkatkan probabilitas
bahwa informasi keuangan akan diterima baik atau tidak baik oleh pengguna informasi.
 Bebas dari kesalahan (free from error) ; bebas dari kesalahan tidak berarti bahwa informasi
keuangan akurat dari berbagai aspek. Yang dimaksudkan bebas dari kesalahan berarti tidak
ada kesalahan atau kelalaian dalam deskripsi fenomena, dan proses yang digunakan untuk
menghasilkan informasi yang dilaporkan telah dipilih dan diterapkan dengan tidak ada
kesalahan dalam proses.