Anda di halaman 1dari 5

Macam-Macam Kerajinan Bahan Lunak

Walaupun dinamakan bahan lunak, tapi ternyata bahan lunak yang digunakan untuk membuat kerajinan
ini dibagi menjadi dua, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan. Perbedaan antara bahan lunak
alami dan buatan, yaitu:

1. Bahan lunak alami merupakan bahan lunak yang didapat dari alam sekitar dan dengan proses
pengolahan yang juga secara alami tanpa sedikitpun dicampur dengan bahan- bahan buatan. Contoh
bahan alami yang digunakan untuk kerajinan ini,yaitu, tanah liat, serat alam, dan kulit.

2. Bahan lunak buatan merupakan bahan yang digunakan untuk suatu karya kerajinan yang dioalah
menjadi lunak. Adapun macam-macam karya kerajinan dari bahan lunak buatan didapat berdasarkan
bahan yang digunakannya, seperti bubur kertas, gips, sabun, lilin, dan lain sebagainya.

Contoh Produk Kerajinan dari Bahan Lunak

Ada banyak sekali ragam kerajinan dari bahan lunak, mulai dari barang yang digunakan untuk peralatan
sehari-hari hingga yang digunakan hanya untuk sebagai hiasan. Berikut ini merupakan contoh produk
kerajinan bahan lunak yang dibedakan berdasarkan jenisnya:

Contoh Kerajinan dari Bahan Lunak Alami:


1. Kerajinan dari Tanah Liat2

Sumber: Pixabay/sebadelval

Banyak sekali karya kerajinan yang dibuat dari tanah liat. Kerajinan dari bahan ini banyak dikenal dengan
nama kerajinan keramik, yang proses pembuatannya mulai dari tanah liat yang dipijit, dibutsir, dipilin,
dibakar, hingga diglatsir sampai menghasilkan barang yang indah. Indonesia sendiri memiliki berbagai
jenis kerajinan dengan teknik yang berbeda sesuai ciri khas daerah masing-masing. Umumnya, ciri khas
ini ada pada bentuknya yang unik, ragam hias yang ditampilkan, dan berbeda jika dibandingkan dengan
negara lain. Contoh kerajinan lain dari tanah liat yaitu, gerabah, vas bunga, guci, hingga piring.

2. Kerajinan dari Serat Alam


Sumber: pxhere

Serat alam juga banyak menghasilkan aneka ragam kerajinan. Umumnya teknik pembuatan kerajinan
dari bahan serat alam ini dibuat dengan cara dianyam. Hasil dari kerajinan ini di antaranya adalah tas,
dompet, alas meja, tempat lampu, topi, dan lain sebagainya.

3. Kerajinan dari Kulit

Sumber: Wikimedia Commons/Sentausa

Kerajinan ini menggunakan bahan baku kulit yang sebelumnya sudah disamak. Kulit yang digunakan bisa
berupa kulit mentah ataupun kulit sintetis. Kulit ini berasal dari hewan, seperti buaya, sapi, kambing,
kerbau sebagai bahan dasar kerajinan. Ker1ajinan kulit ini menghasilkan banyak barang atau benda
seperti tas, dompet, wayang, jaket, sepatu, dan lain sebagainya.
Kerajinan dari bahan lunak buatan:
1. Kerajinan Gips
Sumber: Pixabay/haidi2002

Gips merupakan bahan mineral yang sifatnya tidak larut air dalam jangka waktu yang lama jika sudah
menjadi padat. Gips mengandung beberapa jenis zat, seperti hidrat kalsium sulfat dan beberapa mineral
seperti karbonat, nitrat, sulfat, borat yang terlepas sehingga gips dalam proses pengerasannya akan
terasa panas. Untuk membuat benda dengan bentuk yang diinginkan, maka prosesnya harus dicairkan
terlebih dahulu dan kemudian dibuat cetakan.

Pembuatan model juga diperlukan jika gips akan diproduksi dalam jumlah yang banyak. Karena
umumnya pembuatan gips memerlukan cetakan, maka bahan utama pembuatan cetakannya
yaitu silicone rubber. Namun jika ingin membuat yang paling mudah dan tidak sulit dicari bisa
menggunakan plastisin atau tanah liat. Umumnya kerajinan dari gips berupa hiasan dinding atau mainan.
2. Kerajinan Lilin

Sumber: Pixabay/GregMontani

Jika diperhatikan, pembuatan kerajinan dari bahan lilin merupakan yang paling mudah dan sederhana
dibandingkan dengan yang lainnya. Kerajinan dari lilin juga bisa dilakukan oleh hampir semua orang.
Untuk membuatnya bisa dengan mengukir lilin secara langsung atau mencairkan terlebih dahulu. Jika
Anda ingin membuat lilin dengan bentuk yang unik dan sesuai keinginan maka Anda perlu
mencairkannya terlebih dahulu dengan memanaskannya di atas api atau kompor. Contoh kerajinan dari
bahan lilin ini yaitu bunga lilin atau berbagai hiasan lainnya.
3. Kerajinan Sabun

Sumber: pixabay/PublicDomainPictures

Untuk membuat kerajinan dari sabun tentunya menggunakan sabun batangan. Ada dua cara untuk
mengolah sabun menjadi kerajinan. Pertama, dengan mengukir sabun dengan gambar yang diinginkan
seperti binatang, buah, bunga, dan lain sebagainya. Yang kedua adalah membentuk sabun dengan
memarutnya hingga menjadi bubuk, kemudian dicampur dengan sagu dan sedikit air, dan dibuat adonan
baru seperti membuat bentuk dari bahan plastisin.

4. Kerajinan Bubur Kertas

Sumber: wikimedia commons/Ytrottier

Sisa kertas yang sudah tidak terpakai ternyata bisa dimanfaatkan dengan membentuk aneka ragam
karya kerajinan. Untuk membuat kerajinan dari bubur kertas ini umumnya membutuhkan koran bekas,
tepung kanji, air, lem, serta alat lain yang dibutuhkan tergantung dari bahan apa yang ingin dibuat. Anda
bisa membuat celengan, tempat pensil, bingkai, dan lain sebagainya dari bubur kertas ini.

Fungsi Kerajinan Bahan Lunak


Fungsi produk kerajinan bahan lunak ini dibedakan menjadi dua, yaitu berfungsi sebagai benda pakai
dan sebagai benda hias:

1. Fungsi Pakai
Benda atau barang dari bahan lunak yang memiliki fungsi pakai biasanya digunakan sebagai alat, wadah,
ataupun pelengkap busana. Sebagai benda pakai, tentu tujuan pembuatannya lebih mengutamakan
fungsinya, sementara unsur keindahan atau estetik hanya sebagai pendukung. Fungsi pakai dibedakan
lagi menjadi fungsi bahan bangunan, wadah, pembersih, dan fungsi hiburan. Fungsi sebagai bahan
bangunan bisa berupa gips dan batako, fungsi sebagai wadah bisa berupa kotak tisu, fungsi hiburan
seperti wayang kulit, dan sebagai pembersih bisa berupa keset.

2. Fungsi Hiasan
Kerajinan bahan lunak sebagai benda hias dibuat untuk dipajang sebagai hiasan atau elemen estetis
yang lebih mengutamakan aspek keindahan dibandingkan kegunaan. Contoh dari kerajinan bahan lunak
yang memiliki fungsi hias yaitu patung, guci, dan lain sebagainya.

Kerajinan bahan lunak memiliki nilai ekonomis serta nilai seni yang tinggi. Sebenarnya tidak sulit
membuat kerajinan dari bahan lunak ini. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga umumnya mudah
didapatkan. Terus berionvasi untuk menciptakan karya dari bahan lunak, terutama bagi wirausaha yang
bergelut dibidang ini. Jadi, teruslah berkarya!