Anda di halaman 1dari 25

GEOGRAFI – PAKET 1

DAFTAR ISI
VISI ALC INDONESIA DI OSN 2016 : ALC FOR INDONESIA

Mega Proyek “PortalOSN.com” ……………………………………………………………………………………………………..2

PELATIHAN ONLINE OSN 2016

FAQ (Frequently Asked Questions) …………………………………………………………………………………………………3

Timeline Pelatihan Online OSN 2016 .……………………………………………………………………………………………..4

Materi Paket ……………………………………………………………………………………………………..............................5

Soal Paket……………………………………………………………………………………………………..................................16

INSIGHTS

Kisah Perjalanan Mendapatkan Medali ………………………………………………………………………………………..22

Tips dan Sharing Pengalaman ……………………………………………………………………………………………………...24

1
VISI ALC INDONESIA DI OSN 2016 :

“ALC FOR INDONESIA”


Alhamdulillah, segala puja dan puji hanya milik Allah, pencipta alam semesta. Tahun 2012 adalah
awal dimana ALC Indonesia memulai perjuangan untuk menjadi bagian dari proyek pencerdasan
anak-anak bangsa.

Diawali dari sebuah komunitas sains di Kota Bandung bernama SCIENCITY, akhirnya saat ini ALC
Indonesia telah berkembang menjadi lembaga pelatihan olimpiade sains yang dikenal di seluruh
Indonesia.

Ribuan siswa dari ratusan sekolah di Indonesia dan juga beberapa Dinas Pendidikan telah menjadi
mitra ALC Indonesia. Suatu perkembangan yang bagi kami sangat pesat dan tidak kami duga.

Oleh karena itu, sebagai bentuk rasa syukur, kami bertekad pada OSN 2016 ini untuk
mendedikasikan upaya kami dalam membantu lebih banyak siswa, bahkan seluruh siswa calon
peserta OSN 2016 di Seluruh Nusantara!

Kami sadar materi OSN selama ini tidak mudah diakses apalagi dengan biaya yang umumnya sangat
mahal. Sementara di sisi lain, banyak sekali bibit-bibit siswa cerdas yang berasal dari daerah dan
memiliki potensi besar untuk sukses di Olimpiade Sains Nasional maupun tingkat Internasional.
Maka atas kondisi tersebut, segenap Tim ALC Indonesia dan SCIENCITY membulatkan tekad untuk
membantu seluruh siswa OSN di tanah air!

Pada OSN 2016 ini, ALC Indonesia telah mencanangkan program “ALC For Indonesia” dengan proyek
utama website pembelajaran OSN yang lengkap, berkualitas, dan GRATIS untuk semua pecinta sains
di tanah air. Website ini kami beri nama www.portalosn.com.

Di website ini kami akan menyediakan FREE COURSE yang berisi materi pembelajaran olimpiade
sains untuk 9 bidang olimpiade SMA, baik dari level basic hingga expert. Selain itu juga akan ada
kumpulan video pembahasan soal-soal OSN bersama dengan tutor-tutor ALC Indonesia (medalis
nasional dan internasional). Tidak kurang kami lengkapi juga website tersebut dengan informasi
event-event sains di Indonesia beserta forum diskusi yang memudahkan setiap orang untuk saling
berkenalan dan berkomunikasi.

Untuk saat ini ALC Indonesia bersama seluruh tim sedang mempersiapkan pembuatan segala materi
yg berkualitas untuk dishare di website tersebut. Mudah-mudahan website ini dapat segera kami
luncurkan sehingga segera bisa memberi manfaat. Target kami website ini dapat dilaunching pada
bulan September 2015.

Mohon doa semoga sedikit yang kami lakukan ini dapat berjalan lancar, bermanfaat bagi banyak
orang dan mendapatkan keridhoan dari Allah SWT.

Akhir kata kami ucapkan banyak terimakasih atas kepercayaan sahabat semua untuk bermitra
dengan ALC Indonesia, nantikan informasi launching www.portalosn.com di website
www.alcindonesia.com atau Fanspage FB “Pelatihan OSN ALC Indonesia”

2
FAQ (Frequently Asked Question)

Q: Apa Pelatihan Online ALC Indonesia (PO ALC) ?


A: Merupakan pelatihan Pra Olimpiade Sains yang diselenggarakan ALC Indonesia secara jarak jauh
melalui media online dengan jangkauan seluruh Indonesia

Q : Bagaimana cara kerjanya?


A : ALC Indonesia akan mengirimkan paket pelatihan online secara rutin setiap minggu ke email peserta.
Setiap paket berisi materi singkat, kumpulan soal, dan kunci pembahasan paket sebelumnya. Peserta wajib
mengerjakan soal setiap paket dan mengirimkan jawabannya ke ALC sebelum waktu deadline yang
ditentukan. Nilai peserta akan kami rekap secara nasional dan diumumkan ranking nya kepada peserta.

Q : Kapan paket dikirimkan ke email saya?


A : Paket akan dikirimkan setiap hari Sabtu pagi, Pukul 09.00 WIB setiap minggunya.

Q : Setelah menerima paket apa yang harus saya lakukan?


A : Mempelajari materi, mengerjakan soal-soal, mengumpulkan jawaban ke email ALC Indonesia
pelatihanonlinealc@gmail.com

Q : Kapan deadline pengiriman jawaban ke email ALC?


A : Jawaban paling lambat masuk ke email ALC setiap hari Kamis 23.59 WIB. Setelah waktu tersebut
jawaban tidak akan kami input ke ranking nasional.

Q: Siapa saja peserta yang Pelatihan Online ALC Indonesia?


A: Siswa SMP, siswa SMA dan atas juga guru mata pelajaran Olimpiade Sains

Q: Siapakah penyusun materi Pelatihan Online ALC Indonesia?


A: Mereka adalah orang-orang yang kompeten di bidangnya, yaitu Tutor ALC Indonesia peraih medali
tingkat Nasional dan Internasional yang masih aktif sebagai mahasiswa di ITB, Unpad, UI, dan UGM, ITS
dan lain-lain dengan pengawasan kualitas standar olimpiade nasional.

Q: Apa benefit yang didapatkan?


A: Konten yang lengkap disajikan dalam 15 paket selama ±4 bulan, persiapan OSK & OSP yang lebih
matang, jaminan kualitas tim penyusun (medalis), mengukur diri dari ranking nasional, serta motivasi dan
sharing perjalanan para medalis Nasional dan Internasional.

Q: Bagaimana bila ada kendala teknis (keterlambatan pengiriman, kesalahan pengiriman, perubahan
alamat email, atau migrasi sistem pelatihan online ke website pembelajaran online ALC) saat Pelatihan
Online ALC Indonesia?
A: Silahkan Hubungi Mr. Ramon Sabila 0852-7154-7177

Q: Jika teman saya ingin ikut serta, bagaimana cara mendaftar program ini ataupun program ALC lainnya?
A: Daftarkan data : Nama, Asal Sekolah, Bidang, dan Alamat Email teman kalian via sms ke nomor : 0852-
2327-3373 (Mr. Aan).

Informasi lainnya silahkan kunjungi website ALC Indonesia di www.alcindonesia.com atau Facebook
Fanspage “Pelatihan OSN ALC Indonesia”

3
TIMELINE PELATIHAN ONLINE GELOMBANG 1

4
Rangkuman : Meteorologi dan Klimatologi

CUACA DAN IKLIM

 Definisi
Cuaca : kondisi rerata atmosfer pada wilayah tertentu dan pada waktu tertentu.
Iklim : rerata kondisi atmosfer pada suatu wilayah pada jangka waktu yang cukup lama
(30 tahun)
 Komponen cuaca dan iklim : atmosfer,kriosfer, hidrosfer, biosfer, litosfer.

ATMOSFER
Atmos berarti uap, sphaira berarti bulatan. Atmosfer adalah gas yang relatif sangat
tipis yang menyelubungi bumi. Ketebalan atmosfer sekitar 100 km, sangat kecil jika
dibandingkan dengan radius bumi yang berkisar 6400 km. Atmosfer terdiri dari
campuran beberapa gas dan uap air. Campuran gas yang tidak mengandung uap air
dinamakan udara kering.

5
1
GERAK ATMOSFER
 Sirkulasi 3 sel :
o Sel Hadley
o Sel Ferrel
o Sel Kutub
 Sirkulasi Walker
 Angin-angin dunia

MASSA UDARA
Kumpulan udara dengan banyak/sedikit sifat fisis yg seragam pada jarak horizontal
ratusan km. Sifat & tingkat keseragaman bergantung pada:
1. Sumber massa udara
2. Riwayat – modifikasi massa udara
3. Waktu hidup massa udara

6
Jenis massa udara :
Kawasan Polar Tropis
maritim mP mT
dingin, lembab, tidak stabil hangat, lembab, tidak stabil

Continental cP cT
dingin, kering, stabil panas, kering

FRONT
Front adalah pertemuan dua massa udara yang berbeda. Jenis front

1. Front panas

2. Front dingin

3. Front Stasioner
- Tidak ada perbedaan yang signifikan antara massa
udara panas dan massa udara dingin, daerah front
ditentukan berdasarkan arah gerakan
- Ketika batas antara kedua massa udara tidak berubah,
maka disebut front stasioner
- Perlu diperhatikan bahwa kecepatan angin tidak nol,
udara itu sendiri tetap berpindah, tetapi batas diantara keduanya tidak Occluded
front/front macet

7
4. Front Oklusi

GLOSARIUM
- Gaya gradien tekanan : gaya yang dipengaruhi oleh perbedaan tekanan dua daerah
- Gaya coriolis : gaya fiktif akibat rotasi bumi yang membelokkan angin ke kanan di BBU
& ke kiri di BBS
- Angin Geostrofik : angin yang bertiup sejajar isobar (kesetimbangan gaya coriolis &
gradien tekanan)FI – PAKET 3
- Angin gradien : angin yang bertiup pada isobar lengkung (kesetimbangan gaya coriolis,
gradien tekanan & sentripetal. Ada 2 jenis yaitu siklon dan antisiklon
- Angin siklostrofik : kesetimbangan gaya sentripetal dan gradien tekanan (coriolis
diabaikan)

8
SKALA IKLIM

Iklim diterjemahkan secara bebas sebagai “rata-rata cuaca”


Perbedaan skala spasial iklim:
1. Iklim mikro – di dekat permukaan tanah di halaman/pekarangan rumah
2. Iklim meso – pada tanah lapang (beberapa kilometer persegi)
3. Iklim makro – mencakup satu negara atau satu negara bagian
4. Iklim global – mencakup seluruh bumi

KENDALI IKLIM (CLIMATE CONTROLS)

1. Intensitas radiasi matahari dan variasinya terhadap lintang tempat


2. Distribusi darat dan lautan
3. Arus laut
4. Prevailing winds
5. Posisi dari sistem tekanan tinggi dan tekanan rendah
6. Halangan pegunungan
7. Ketinggian tempat

CLIMATE CHANGE

Berubahnya kondisi rata-rata cuaca di suatu daerah tertentu, disebabkan pengaruh suhu
atmosfer yang semakin meningkat.
Penyebab

Menurut IPCC : iklim berubah karena manusia dan siklus iklim itu sendiri
Menurut UNFCC : iklim berubah karena manusia
Iklim Global berubah secara natural tanpa pengaruh manusia karena
1. Perubahan orbit bumi
2. Variasi output matahari
3. Dampak meteor
4. Erupsi vulkanik
Pengaruh manusia
1. Peningkatan emisi GRK
2. Pengurangan penyerap karbon

9
PETA SINOPTIK ( SIMBOL – SIMBOL METEOROLOGI )

AWAN DAN HIDROMETEOR

Awan merupakan kumpulan uap air yang ada di atmosfer. Jenis-jenis awan :
a. Cirrus : berserat atau seperti rambut
b. Cumulus : bergumpal
c. Stratus : berlapis lapis
d. Nimbus : pembawa hujan 10
Proses pembentukan awan dan hujan

Tetes kabut dan awan terbentuk oleh agregasi molekul uap air melalui proses kondensasi
pada inti kondensasi awan yang higroskopi. Awalnya, tetes kecil tumbuh dengan cepat
dalam suatu parsel udara yang mendingin, tetapi saat menjadi besar, laju
pertumbuhannya menurun dengan cepat sehingga proses pertumbuhan kondensasi ini
menjadi demikian lambat untuk menghasilkan tetes air berukuran tetes hujan (butuh
waktu berhari-hari). Dalam „awan panas‟, tetes hujan dapat tumbuh melalui proses
tumbukan dan tangkapan (collision and coalescence). Dalam proses ini, tetes besar yang
jatuh akan bertambah besar akibat tumbukan dengan tetes - tetes kecil dalam lintasan
jatuhnya. Mekanisme ini bekerja karena tetes besar jatuh lebih cepat daripada tetes
kecil.

BENCANA METEOROLOGIS
1. Siklon Tropis
4 tahap pertumbuhan siklon

Gangguan Tropis Depresi Tropis Badai Tropis Siklon Tropis


- Kumpulan - Kumpulan - Sistem berotasi - Mata siklon sudah
beberapa sistem Thunderstorm berlawanan jarum terbentuk
hujan badai lebih terorganisir jam di BBU dan - Ada minimal 3
(thunderstorms) - Ada satu isobar sebaliknya di BBS, isobar tertutup
dengan isobar tertutup tetapi belum ada - Kecepatan angin
sedikit - Kecapatan angin “mata” melebihi 64 knot (>
melengkung. antara 20-34 knot. - Ada 2 isobar 74 mph atau >
- Kecepatan angin tertutup 119 kmph)
<20 knot - Kecepatan Angin
antara 35-64 knot.

11
2. El Nino dan La Nina
o El Nino

o La Nina

12
3. Tornado

PEMANASAN GLOBAL DAN PERUBAHAN IKLIM

Perubahan iklim adalah berubahnya kondisi rata-rata cuaca di suatu daerah tertentu,
disebabkan pengaruh suhu atmosfer yang semakin meningkat.

Kontroversi pemanasan global dan perubahan ikim : Menurut IPCC iklim berubah karena
manusia dan siklus iklim itu sendiri sedangkan menurut UNFCC iklim berubah karena
manusia
Iklim Global berubah secara natural tanpa pengaruh manusia karena
1. Perubahan orbit bumi
2. Variasi output matahari
3. Dampak meteor
4. Erupsi vulkanik
Pengaruh manusia
1. Peningkatan emisi GRK 13
2. Pengurangan penyerap karbon
Penyebab dan akibat pemanasan global
Konsentrasi gas CO2, penyumbang terbesar terhadap efek rumah kaca di atmosfer,
diketahui telah meningkat secara sangat signifikan setelah revolusi industri (sumber
antropogenik)
Peningkatan konsentrasi gas rumah kaca dipercayai oleh para ilmuwan telah
menyebabkan pemanasan global dan memicu perubahan iklim yang terjadi sekarang ini
Kontribusi gas-gas terhadap pemanasan global

Dampak Perubahan Iklim

Kenaikan muka laut global


o Terganggunya Batas Wilayah Indonesia
o Gangguan terhadap Jaringan Jalan Lintas dan Kereta Api
o Menggenangnya Air Laut dan Rusaknya Ekosistem Pantai
Peningkatan Jumlah Pengungsi
Hilangnya Habitat dan Spesies
Hilangnya lahan-lahan budidaya
Berkurangnya Produktivitas Lahan
Berkurangnya Produktivitas Pertanian
Berkurangnya Produktivitas Perikanan
Masalah Sumber Daya Air
a. Dampak Perubahan Iklim pada Kesehatan :
- Cuaca yang lebih hangat akan mengubah habitat dan siklus hidup berbagai hama
penyebab penyakit.
- Air laut yang lebih hangat memperbesar peluang timbulnya penyakit tifus di sekitar
pantai.
- Cuaca yang hangat & lembab memperluas penyebaran nyamuk pembawa malaria.
- Cuaca yang hangat meningkatkan penyebaran penyakit demam.
b. Dampak Perubahan Iklim pada Pemukiman
- Wilayah yang paling rentan terhadap dampak kenaikan muka air laut adalah pulau –
pulau dan delta di muara sungai besar.
- Meningkatnya bencana tanah longsor.
- Badai di daerah pantai mengancam 200 juta orang pada 2080.
- Perkiraan kerugian akibat kerusakan infrastruktur di pantai mencapai 10 milyar dollar
tiap negara.

14
c. Dampak Perubahan Iklim pada Pengairan
- Dampak pada sektor pengairan akan bergantung pada perubahan curah hujan masing –
masing wilayah.
- Saat ini 1.7 milyar orang tinggal di daerah yang rawan bencana karena air dan akan
terus bertambah.
- Perubahan iklim akan menurunkan suplai air di beberapa wilayah dan meningkat pada
wilayah yang lain.
d. Dampak Perubahan Iklim di Bidang Energi & Industri
- Cuaca yang hangat dan musim panas yang panjang dapat mengurangi suplai air untuk
mesin-mesin yang menggunakan tenaga air. (Contoh : Berkurangnya pasokan listrik di
Indonesia)
- Kegiatan industri/ekonomi terhambat akibat kurangnya pasokan listrik.
e. Dampak Perubahan Iklim di Bidang Pertanian
- Dampak yang terjadi kompleks dan bervariasi terhadap wilayah dan tingkat perubahan
iklim.
- Faktor yang mempengaruhi adalah perubahan temperatur regional, curah hujan, dan
adaptasi oleh petani.
- Umumnya, peningkatan suhu akan mempengaruhi kondisi pertanian di wilayah lintang
tengah.
- Pemanasan beberapa derajat celcius akan memberikan dampak yang signifikan bagi
sektor pertanian (penurunan produktivitas pertanian).
f. Dampak Perubahan Iklim pada Bidang Kehutanan
- Perubahan pola cuaca dan ketersediaan air di kawasan hutan dapat mengancam
kelangsungan hidup pohon dan flora & fauna yang di hidup di dalamnya.
- Peningkatan temperatur akan menyebabkan timbulnya kebakaran hutan.

15
SOAL LATIHAN
1. Lapisan atmosfer yang paling berperan penting dalam membantu proses komunikasi
manusia dari satu tempat ke tempat lain menggunakan HP ataupun internet serta
membantu proses penentuan posisi oleh GPS adalah lapisan . . .
a. Troposfer
b. Stratosfer
c. Mesosfer
d. Thermosfer
e. Eksosfer

2. Angin siklon serta antisiklon arahnya berbeda-beda pada Belahan Bumi Utara maupun
Belahan Bumi Selatan. Penyebab utama perbedaan arah putaran angin tersebut adalah . ..
a. Adanya perbedaan komposisi benua dan lautan pada BBU dan BBS
b. Adanya gerakan rotasi bumi yang menyebabkan terjadinya gaya Coriolis
c. Perbedaan suhu udara yang signifikan antara BBU dan BBS
d. Perbedaan Prevailing wind
e. Pengaruh arus laut

3. Angin fohn yang berhembus di daerah Papua disebut angin


a. Gending
b. Kumbang
c. Grenggong
d. Bahorok
e. Wambrau

4. Puncak acara wisuda Suatu Universitas di Indonesia ditutup dengan menerbangkan


sekitar 3000 balon ke langit yang berisi tulisan impian-impian setelah kelulusan. Setelah
acara tersebut tidak ditemukan tumpukan balon di langit pada keesokan harinya di
Belahan Bumi manapun. Mengapa hal tersebut dapat terjadi?
a. Balon-balon jatuh kembali ke permukaan bumi pada malam hari karena suhu udara yang
turun
b. Semua balon pecah akibat tekanan yang tinggi pada atmosfer bagian atas
c. Balon sudah terbang melewati atmosfer bumi dan berada di luar angkasa
d. Semua balon pecah akibat tekanan yang rendah pada atmosfer bagian atas
e. Balon-balon tersebut ada di langit namun terhalang oleh awan sehingga tidak terlihat

16
5. Pita Daerah Konvergensi Intertropis (DKIT) di Indonesia pada bulan Desember-
Januari - Februari sebagian besar berada di ...
a. Selatan Ekuator
b. Utara Ekuator
c. Tepat di Tengah Ekuator
d. Tidak dapat ditentukan
e. Tidak ada Daerah Konvergensi di Indonesia

6. Perhatikan gambar fenomena di bawah ini :


Awan yang dapat membentuk fenomena tersebut
adalah awan . . .
a. Cumulonimbus
b. Altokumulus
c. Altostratus
d. Sirus
e. Sirostratus

7. Ketinggian tropopause berbeda beda pada tiap daerah. Tropopause yang paling tinggi
biasanya terletak pada daerah di sekitar lintang . . .
a. 0°
b. 30°
c. 45°
d. 60°
e. 90°

8. Hujan Orografis disebabkan oleh . . .


a. Pemanasan matahari yang kuat
b. Angin naik pegunungan
c. Angin naik siang hari
d. Angin darat malam hari
e. Angin musim

9. Dalam 1 m3 udara yang suhunya 20°C terdapat 18 g uap air, sedangkan uap air
maksimum yang dapat dikandung suhu tersebut 25 g. Maka kelembapan relatifnya adalah
a. 56%
b. 62%
c. 72%
d. 76%
e. 90% 17
10. Alat untuk mengukur banyaknya curah hujan adalah . . .
a. Anemometer dan windvine
b. Barograf
c. Raingauge
d. Hygrometer dan Phychrometer
e. Barometer aneroid

11. Penyebaran panas secara horizontal disebut ...


a. Konveksi
b. Adveksi
c. Turbulensi
d. Radiasi
e. Konduksi

12. Gambar manakah yang memberikan indikasi harga pengamatan angin barat laut
dengan kecepatan 25 knot dan tekanan atmosfer 1023,7 mb?
a. A
b. B
c. C
d. D
e. Tidak ada jawaban

13. Gaya coriolis yang membelokkan arah angin ke kanan di Belahan utara dan ke kiri di
belahan bumi selatan, terbesar terdapat di wilayah…
a. Indonesia
b. Afrika utara
c. Benua eropa
d. Amerika serikat
e. Antartika

14. Untuk menghindari gangguan cuaca, pesawat udara komersil umumnya terbang di
wilayah atmosfer bagian ...
a. troposfer
b. stratosfer
c. mesosfer
d. termosfer
e. eksosfer

18
15. Awan yang menjulang tinggi warnanya keabu-abuan yang biasanya menurunkan hujan
lebat adalah awan...
a. altostratus
b. cirrus
c. stratus
d. cirrustratus
e. cumulonimbus

16. Hujan yang terjadi akibat adanya pertemuan dua massa udara, yaitu massa udara
panas dengan dingin, disebut dengan hujan...
a. zenithal
b. konveksi
c. orografis
d. coriolla
e. frontal

17. Saat matahari berada pada titik Tropics of Capricornus, maka wilayah yang
mengalami siang lebih panjang dari malam hari adalah :
a. Darwin
b. Islandia
c. Kopenhagen
d. Berlin
e. Ottawa

18. Awan pada gambar termasuk ke dalam klasifikasi awan ....


yang berada di golongan ketinggian ....
a. stratus ; tinggi
b. cirrus ; menengah
c. altostratus ; menengah
d. nimbus ; rendah
e. cirrus ; tinggi

19. Nama badai tropis yang terjadi di sekitar negara filipina adalah salah satunya badai?
a. Catherina
b. Halley
c. Haiyan
d. Lisa
e. Nicholas
19
20. Dari gambar di samping kita dapat
mengintepretasikan jenis angin yang ada pada
gambar, yaitu angin?
a. pasat tenggara
b. muson timur
c. pasat barat laut
d. muson barat
e. sirkulasi global

21. Pada pertengahan tahun 2015, terjadi salah


satu bencana klimatik, yaitu gelombang panas yang
terjadi di salah satu negara. Akibat dari bencana
ini, ratusan warga sipil meninggal dunia. Negara
yang dimaksud adalah ....
a. India
b. Afghanistan
c. Bangladesh
d. Pakistan
e. Suriah

22.

Fenomena di atas disebut dengan ?


a. ENSO
b. Positive Dipole Mode
c. Negative Dipole Mode
d. Hindia Anomalie
e. Indo – Pacific osilation

20
23. Menurut klasifikasi Koppen, Indonesia termasuk dalam iklim . . .
a. Am-Af
b. Aw
c. BsH
d. BwH
e. H

24. Berikut ini yang tidak termasuk bahan untuk membuat hujan buatan adalah ...
a. Natrium Chlorida ( NaCl)
b. Perak Iodida (AgI)
c. Urea ( CaCl2)
d. Kristal Es
e. Karbon dioksida (CO2)

25. Suhu harian tertinggi yang pernah tercatat terjadi pada tanggal 13 September
1922, dimana saat itu suhunya mencapai 57,8o C terjadi di kota...
a. Kabul, Afghanistan
b. El Aziizia, Libya
c. Death Valley, California USA
d. Oodnadatta, Australia bagian Selatan
e. Catenanouva, Sisilia Italia

Selamat Mengerjakan 

21
INSIGHT

PROFIL PENGAJAR

I Made Gita Narendra Kumara – Bidang Fisika

Semua dimulai ketika aku masih duduk di kelas 5 SD. Hari itu aku
berangkat ke sekolah seperti biasa, sesaat akan bel tanda masuk kelas berbunyi,
tiba-tiba guruku datang menghampiriku. Beliau menawarkanku untuk mengikuti
sebuah kompetisi mata pelajaran IPA, tanpa pikir panjang pun aku berkata mau
meskipun sebelumnya aku belum pernah mengikuti kompetisi mata pelajaran.
Guruku pun langsung menuntunku menuju lokasi kompetisi tersebut. Setelah aku
membaca cover soal, aku menyadari bahwa itu adalah sebuah seleksi tingkat
kabupaten untuk memilih wakil ke provinsi. Singkat cerita, aku pun menjadi wakil
kabupatenku. Memang terdengar gampang mengingat kabupatenku tidak begitu
terkenal akan hebatnya di bidang pendidikan. Ketika meginjak ke seleksi provinsi,
aku dibina oleh para dosen untuk mempersiapkan seleksi nasional, akan diambil 3
orang terbaik di provinsi Bali untuk maju ke OSN 2007 di Surabaya,
beruntungnya aku tepat meraih juara ke 3 setelah melalui karantina selama
beberapa hari. Aku sangat bahagia karena itu pertama kalinya aku akan mengikuti
kompetisi setingkat nasional. Waktu pun berlalu, aku dan 2 temanku telah dibina
dan siap mengikuti OSN. Suasana olimpiade bagiku sangat berbeda dengan
suasana di kelas seperti biasanya, aku sangat gugup. Hari tes teori dan
eksperimen telah berlalu, aku mendapatkan medali perunggu, kurang puas bagiku.
Saat itu aku bertekad untuk kembali bisa mengikuti event ini saat SMP nanti.

Semester pertama duduk di bangku SMP aku telah mempersiapkan materi


untuk mengikuti OSN bidang fisika, kenapa fisika? Karena aku sangat suka
matematika, jadi saat itu aku berpikir agar ilmu IPA yang kudapat saat SD dan
kesukaanku akan matematika tetap bertahan, maka aku memilih ikut bidang
fisika. Alhasil aku kembali lolos mengikuti OSN 2009 di Jakarta, disana aku
mendapatkan medali perunggu kembali. Namun ada yang berbeda dengan OSN
kali ini, peraih semua medali akan diikutkan seleksi menuju olimpiade IPA tingkat
internasional (IJSO). 30 orang tersebut akan diseleksi kembali untuk diambil 6

22
besar menuju IJSO. Tidak lama kemudian, tibalah aku di Bandung untuk
mengikuti pembinaan dan seleksi selama satu bulan. Pada pengumuman, aku
dinyatakan berada pada peringkat 3 dan berhak mewakili Indonesia di IJSO
2010 di Nigeria. Konsekuensinya aku harus meninggalkan sekolahku yang saat itu
aku baru naik kelas 2 SMP selama delapan bulan untuk mengikuti karantina IJSO.
Masa pembinaan akhirnya berlalu, aku pun sudah siap untuk bertarung. Sepuluh
hari di Nigeria kulewati dengan penuh semangat yang membuahkan hasil medali
perak. Aku sangat bahagia dengan hasil tersebut. Sebagai kompensasi karena aku
masih SMP dan tidak bisa mengikuti OSN SMP di tahun ini, Kemendikbud
memberikan aku kesempatan mengikuti OSN tingkat SMA untuk tahun
berikutnya.

Tibalah aku dari Nigeria, disambut hangat oleh menteri pendidikan dan
jajarannya. Banyak wartawan yang meliput, pertama kalinya aku dihadapkan
suasana seperti ini (hahaha). Hari sekolah kembali tiba, aku disambut hangat oleh
teman-teman dan guru-guru atas keberhasilanku. Namun sambutan itu kujadikan
motivasi untuk mengikuti kembali OSN tingkat SMA berikutnya. Hari OSK pun
tiba, aku merupakan siswa SMP satu-satunya diruangan seleksi, sementara yang
lain berpakaian putih abu-abu, itu membuatku menjadi agak canggung. Namun
hasil berkata lain, dengan mudah aku mendapat juara 1 dengan selisih poin yang
sangat besar dengan sang juara 2. OSP kulewati kembali dengan memakai
seragam SMP, siswa-siswa SMA yang ada disana heran melihatku. Pada
pengumuman di website, aku dinyatakan lolos mengikuti OSN SMA 2011 di
Manado. Singkat cerita di OSN tersebut aku mendapatkan medali perak, dan
berhak mengikuti seleksi IPhO (International Physics Olympiad), karantina IPhO
dibagi menjadi tiga tahap. Pada tahap pertama, yaitu satu bulan di Yogyakarta,
dimana saat itu aku baru naik ke kelas 1 SMA, diambil 15 besar dari 30 orang
peraih medali di OSN, senangnya aku lolos. Pada pelatihan nasional tahap kedua,
yaitu satu bulan di Bandung, akan diambil 5 besar dari 15 orang yang lolos
ditahap satu. Aku sangat bersyukur saat itu aku masuk dalam 5 besar dan
mendapatkan peringkat kedua, dan berhak mengikuti IPhO 2012 di Estonia.
Selain di bidang fisika, saat pelatihan nasional aku juga mengikuti pelatihan untuk
mengikui ICYS (International Conference of Young Scientist) 2012 di Belanda
yang saat itu tepat juga dilaksanakan di Bandung, namun aku mengikuti kompetisi

23
tersebut di bidang matematika. Pelatnas tahap 3 pun tiba, pelatnas kali ini fokus
kepada latihan, latihan, dan latihan. Tidak ada lagi penyampaian materi, hanya
latihan mengerjakan soal-soal sejenis soal IPhO dan latihan eksperimen. Hari-
hari berlalu tidak disangka aku sudah berada di Estonia, di hari pengumuma aku
hanya mendapatkan Honorable Mention, kurang puas bagiku. Aku bertekad tahun
depan akan mendapatkan hasil yang lebih. Di samping itu, selang beberapa bulan,
tibalah aku di Belanda untuk mengikuti ICYS, disana aku mendapatkan Special
Prize dalam kategori “The Way of Presentation”.

Tahun berikutnya, aku sudah duduk di kelas 2 SMA, aku kembali mengikut
pelatnas dan lolos kembali sebagai wakil Indonesia dalam IPhO 2013 di Denmark.
Kali ini aku lebih berusaha. Alhasil aku mendapatkan medali perunggu. Tahun
depannya aku tidak lagi bisa mengikuti IPhO mengingat aku mengambil kelas
percepatan di SMA, sekarang aku sudah menjalani tahun ketigaku di ITB jurusan
Teknik Elektro. Namun kegiatan-kegiatan berbau kompetisi belum hilang
sepenuhnya dari hidupku. Tahun 2014 aku berhasil menjadi OSTW (Outstanding
Student for The World) sebagai kelanjutan dari presentasiku saat mengikuti
ICYS saat SMA. Dan sekarang aku juga menjadi pelatih di pelatnas IPhO tahap
ke 2 di Bandung.

“Keberhasilan diperoleh dari 80% usaha, 15% kecerdasan, dan 5%


keberuntungan”

24