Anda di halaman 1dari 66

BAB I

PENDAHULUAN

STIKes Kuningan yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Bhakti Husada Kuningan
(YPBHK) telah menetapkan visinya untuk menjadi institusi pendidikan kesehatan yang inovatif dan
bermutu pada tingkat nasional berdaya saing global tahun 2035. Dalam rangka mencapai visi dimaksud
maka penyelenggaraan pendidikan disesuaikan dengan standar kompetensi yang relevan dengan kemajuan
jaman dan standar kompetensi yang telah ditetapkan organisasi profesi dengan tetap mengacu pada
ketentuan peraturan perundang–undangan yang berlaku.
Dalam bab ini akan dijelaskan hal-hal yang berkaitan dengan pengertian Karya Tulis
llmiah (KTI), persyaratan akademik penyusunan proposal penelitian, seminar proposal
penelitian dan ujian sidang Karya Tulis llmiah, persyaratan akademik dan tugas
Pembimbing KTI serta aturan penyelesaian studi pada jenjang Diploma III secara
komprehensif.

1.1 Pengertian Karya Tulis llmiah (KTI)


Karya Tulis Ilmiah untuk selanjutnya disebut KTI merupakan bentuk karya ilmiah
yang disusun oleh mahasiswa setingkat Diploma III dengan mengikuti tata aturan
yang telah ditetapkan institusi setempat. Proses penyusunannya melibatkan dosen
pembimbing yang memiliki kualifikasi tertentu.
Sebagai hasil sebuah karya ilmiah, KTI harus memenuhi berbagai persyaratan
keilmuan yang meliputi logika berpikir, asumsi teoritik, prosedur dan metode baku
yang sahih dan dapat diandalkan, sistematika pelaporan, dan ditunjang dengan tata
penulisan berdasarkan kaidah berbahasa Indonesia yang baik dan benar. KTI
merupakan cerminan kualitas penguasaan keilmuan dan praktis mahasiswa dalam
suatu bidang kajian yang ditunjukkan dengan kemampuan mahasiswa yang
bersangkutan dalam mengusulkan topik/judul penelitian, menyusun proposal
penelitian, merancang model penelitian, melaksanakan prosedur penelitian, menulis
laporan penelitian, mempresentasikan dan mempertahankan laporan penelitian secara
internal di depan sidang penguji serta secara eksternal pada masyarakat ilmiah
lainnya.
Mengingat KTI merupakan kewajiban dan suatu hal yang sangat penting dalam
proses pembelajaran, maka agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai
dengan tujuan yang telah ditetapkan diperlukan suatu aturan-aturan tertentu.
Penyusunan buku pedoman ini dimaksudkan untuk menjelaskan tata cara atau
prosedur dan wewenang serta tanggung jawab dari setiap unsur atau pihak yang
terlibat dalam proses penyelesaian akhir masa studi, termasuk di dalamnya
penyusunan KTI. Diharapkan dengan berpegang pada buku pedoman ini, maka
semua unsur/pihak yang terlibat dalam penyusunan KTI dapat melaksanakan peran
dan fungsinya secara baik dan proporsional, sehingga berbagai kemungkinan
terjadinya kesalahan atau kekeliruan yang berpotensi untuk membiaskan kesahihan
KTI dapat dihindarkan. Adapun tujuan akhir dari penyusunan KTI ini adalah dapat
dihasilkannya suatu karya ilmiah yang berkualitas serta dapat
1
dipertanggungjawabkan secara ilmiah sebagai salah satu persyaratan kelulusan calon
Ahli Madya.

1.2 Persyaratan Akademik Penyusunan Proposal Karya Tulis llmiah (KTI)


Mahasiswa Program Studi Diploma III yang duduk di Semester V dapat mulai
mengajukan proposal KTI dengan beberapa persyaratan sebagai berikut:
1. Jumlah sks yang dicapai sekurang-kurangnya telah mencapai 107 sks.
2. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2,75 Untuk
persyaratan ini diperlukan KHS terakhir yang ditandatangani oleh Dosen
Pembimbing Akademik (dosen wali).
3. Telah mengikuti dan dinyatakan lulus (minimal nilai C) dalam mata kuliah
Metodologi Penelitian dan Statistik.
4. Terdaftar sebagai mahasiswa Semester Ganjil di STIKes Kuningan dan telah
melunasi segala administrasi keuangan yang berkaitan dengan KTI.

1.3 Persyaratan Akademik Dosen Pembimbing Karya Tulis llmiah (KTI)


Dosen Pembimbing KTI dipersyaratkan telah memenuhi salah satu kriteria yang
ditentukan sebagai berikut:
1.3.1 Pembimbing I atau Pembimbing Utama KTI
1. Merupakan Dosen Tetap pada Program Studi Diploma III yang ada di lingkungan
STIKes Kuningan, baik Dosen yang diangkat oleh Yayasan maupun Dosen PNS
yang dipekerjakan di STIKes Kuningan.
2. Memiliki jabatan akademik Lektor atau Asisten Ahli dengan kualifikasi pendidikan
sekurang-kurangnya Strata II (S2) dalam lingkup ilmu kesehatan atau D IV/S1 ilmu
kesehatan dengan pengalaman kerja lebih dari 3 tahun dan berpengalaman
membimbing KTI.
3. Memiliki pengalaman sebagai dosen pembimbing tugas akhir (KTI, Skripsi pada
program studi sejenis atau program studi lainnya dalam rumpun ilmu-ilmu
kesehatan).
1.3.2 Pembimbing II atau Pembimbing Pendamping KTI
1. Merupakan Dosen Tetap pada Program Studi Diploma yang ada di lingkungan
STIKes Kuningan, baik Dosen yang diangkat oleh Yayasan maupun Dosen PNS
yang diperbantukan di STIKes Kuningan dan memiliki jabatan akademik sekurang-
kurangnya Asisten Ahli dengan kualifikasi pendidikan sekurang-kurangnya
Diploma IV atau Strata I (S1) Ilmu Kesehatan.
2. Pembimbing dari luar STIKes Kuningan adalah dosen luar biasa yang berasal dari
lahan praktek, instansi lain di lingkungan Dinas Kesehatan dan institusi
penyelenggara pendidikan tinggi yang relevan, dengan kualifikasi pendidikan
minimal D IV atau Strata I (S1) Ilmu Kesehatan.
3. Memiliki pengalaman sebagai dosen pembimbing tugas akhir (KTI, Skripsi pada
program studi sejenis atau program studi lainnya dalam rumpun ilmu-ilmu
kesehatan) minimal 3 tahun.

2
1.4 Tugas Pembimbing Karya Tulis Ilmiah (KTI)
Secara garis besar tugas Pembimbing I dan Pembimbing II KTI pada hakikatnya
sama, yaitu memberikan bimbingan terkait esensi materi teknis kepada mahasiswa
yang dibimbingnya sehingga mereka mampu menyusun KTI sesuai dengan
ketentuan yang telah ditetapkan. Tugas dan kewenangan dari setiap Pembimbing KTI
dibuat dan ditetapkan oleh Dewan Bimbingan KTI (DB KTI) yang melibatkan semua
dosen program studi Diploma III dan pimpinan STIKes Kuningan yang memiliki
kriteria sebagaimana telah ditetapkan pada butir 1.3 ayat 2.
1.4.1 Tugas Pokok Pembimbing I
1. Memberikan arahan yang berkaitan dengan usulan rancangan (proposal) penelitian,
ruang lingkup materi yang akan diteliti, metodologi penelitian, serta tata cara dan
sistematika penyusunan/pelaporan KTI.
2. Memberikan telaah kritis terhadap instrumen pengumpulan data serta prosedur
pengolahan dan anailisis data hasil penelitian yang valid untuk digunakan.
3. Memberikan telaah kritis atas keseluruhan isi laporan penelitian agar dapat
dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
4. Memberikan persetujuan untuk mengikuti Seminar Proposal dan Ujian Sidang KTI.

1.4.2 Tugas Pokok Pembimbing II


1. Membantu Pembimbing I dalam menilai dan mengevaluasi kelayakan usulan
rancangan (proposal) penelitian sebelum melaksanakan seminar proposal.
2. Memberikan pertimbangan dan saran berkaitan dengan penyusunan instrumen
penelitian dan prosedur pengolahan serta analisis data yang akan digunakan.
3. Memberikan arahan dan bimbingan teknis terhadap sistematika pelaporan dan tata
cara penyusunan laporan penelitian berdasarkan kaidah berbahasa Indonesia yang
baik dan benar.
4. Memberikan persetujuan untuk mengikuti Seminar Proposal dan Ujian Sidang KTI.
5. Memberikan arahan dan bimbingan untuk presentasi seminar proposal dan sidang
KTI.

1.5 Ketentuan Pembimbingan KTI


Sebelum Ketua DB KTI menetapkan Pembimbing I dan Pembimbing II, setiap
dosen tetap dan dosen luar biasa yang ada pada Program Studi Diploma III
Kebidanan harus menyerahkan berbagai persyaratan yang telah ditetapkan. Setelah
itu dilakukan Rapat Pleno DB KTI dan Pimpinan STIKes Kuningan untuk
menetapkan Pembimbing I dan Pembimbing II yang ditetapkan berdasarkan Surat
Keputusan Ketua STIKes Kuningan.
Untuk mempermudah pengawasan kualitas pembimbingan, maka sejak awal DB
KTI akan mengeluarkan Buku Bimbingan KTI untuk masing-masing mahasiswa
yang disahkan oleh Ketua DB KTI. Bimbingan KTI dapat dimulai setelah mata
kuliah KTI tercantum dalam KRS dan ditandatangani Dosen Pembimbing Akademik.
Waktu dan tempat bimbingan KTI disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara dosen
pembimbing dan mahasiswa, namun secara normatif diusahakan proses bimbingan
3
KTI dapat dilaksanakan di lingkungan Kampus STIKes Kuningan. Batas
pembimbingan untuk setiap Tahapan Penyusunan KTI adalah:
1. Sejak penyusunan proposal sampai dengan seminar proposal sekurang-
kurang dilaksanakan 6 kali kepada masing-masing pembimbing baik
pembimbing 1 dan 2, yang dibuktikan dengan kartu Bimbingan KTI.
2. Sejak seminar proposal sampai Ujian Sidang KTI sekurang-kurangnya
dilaksanakan 4 kali kepada masing-masing pembimbing baik pembimbing 1
dan 2.
3. Jika terdapat mahasiswa yang belum atau tidak memenuhi syarat bimbingan di
atas, DB KTI berwenang untuk menolak pelaksanaan tahapan penyusunan KTI
selanjutnya.
4. Setiap kegiatan bimbingan didokumentasikan di lembar konsultasi/bimbingan.

4
BAB II
PROSEDUR PENYUSUNAN KTI

2.1 Pengajuan Outline


Pengajuan outline mahasiswa bertujuan untuk penentuan dosen pembimbing KTI
sesuai dengan ruang lingkup kajian yang akan diteliti. Outline diajukan kepada DB
KTI Program Studi D III Kebidanan.
Sistematika outline adalah sebagai berikut :
1. Judul, disesuaikan dengan mata kuliah yang diminati oleh calon peneliti
(mahasiswa) dengan mengajukan 5 judul.
2. Latar belakang, berisi hal-hal yang dapat mendukung masalah baik secara teoritis
maupun empiris.
3. Rumusan masalah, merupakan kalimat dalam bentuk pertanyaan yang berkaitan
dengan masalah penelitian, dibuat dengan menggunakan kalimat yang baik dan
benar, serta jelas dan benar secara alamiah.
4. Tujuan penelitian, terdiri dari tujuan umum dan khusus.
5. Manfaat penelitian, terdiri dari manfaat teoritis dan praktis.
Setelah mendapatkan persetujuan outline, maka mahasiswa memperoleh dosen
pembimbing yang ditentukan oleh DB KTI.

5.2 Pengajuan Proposal penelitian


Sistematika proposal penelitian adalah sebagai berikut:
1. Bagian awal, terdiri dari :
a. Halaman Judul
b. Halaman Persetujuan
2. Bab I : Pendahuluan terdiri dari:
a. Latar Belakang, menggambarkan tentang latar belakang masalah yang berisi:
masalah bidang kesehatan yang akan diteliti, dilengkapi dengan data atau kasus
dari masalah tersebut yang bersumber dari data penelitian sebelumnya atau
data dari institusi baik tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota dan data dari
lokasi penelitian yang akan diambil serta alasan mengapa penelitian tersebut
perlu dilakukan.
b. Rumusan Masalah, dilakukan untuk menjawab keingintahuan peneliti untuk
menjawab konsep/dugaan atau menerapkannya untuk suatu tujuan.
c. Tujuan Penelitian (umum dan khusus), penelitian dapat bertujuan menguraikan,
menerangkan, membuktikan atau menerapkan suatu konsep atau dugaan.
d. Manfaat Penelitian, manfaat secara teoritis bagi ilmu yang berkaitan dengan
penelitian dan manfaat praktis bagi pihak terkait sesuai dengan lingkup
penelitian.
3. Bab II : Tinjauan Pustaka, dalam bab ini memaparkan tentang teori-teori yang
berhubungan dengan variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian.
4. Bab III : kerangka konsep, definisi operasional, dan hipotesis (bila ada)

5
a. Kerangka Konsep merupakan asumsi dasar berdasarkan teori yang mendasari
atau berkaitan dengan masalah penelitian yang dikaji.
b. Definisi operasional
1) Pengertian variabel secara operasional
2) Alat ukur
3) Tata cara pengukuran
4) Kriteria/hasil ukur
5) Skala pengukuran
c. Hipotesis penelitian, merupakan jawaban sementara atas permasalahan yang
nantinya akan dibuktikan kebenarannya.
5. Bab IV : Metode Penelitian, terdiri dari :
a. Jenis dan rancangan penelitian, berhubungan dengan jenis penelitian yang akan
digunakan serta rancangan penelitian.
b. Populasi dan teknik pengambilan sampel
1) Populasi adalah keseluruhan unsur yang digunakan dalam penelitian
2) Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh
populasi, teknik pengambilan sampel dilakukan probabilitas dan non-
probabilitas (kuota, purpossive, snowball, dan total/jenuh)
c. Variabel penelitian, terdiri dari:
1) Variabel bebas
2) Variabel terikat
3) Variabel moderator
4) Variabel pengganggu
d. Instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan mengukur variabel yang
diteliti. Instrumen dapat berupa koesioner, alat tes, lembar observasi, daftar
tilik/check list, matrix tabel dan lain-lain. Selain itu, dicantumkan juga uji
instrument penelitian dilakukan uji reliabilitas dan validitas.
e. Teknik pengumpulan data
1) Sifat dan sumber data
a) Langsung (data primer), berupa: tes lapangan, interview, angket, atau
observasi.
b) Tidak langsung (data sekunder), diperoleh melalui data dokumentasi
dan arsip-arsip resmi.
2) Teknik pengumpulan data
a) Teknik persiapan pengumpulan data
b) Teknik pengumpulan data
c) Teknik pendokumentasian data
f. Rancangan pengolahan dan analisis data, dapat bersifat rancangan kualitatif
dan kuantitatif.
g. Waktu, lokasi penelitian dan jadwal penelitian.
6. Daftar pustaka.
Penyusunan daftar pustaka ini bertujuan untuk kemudahan bagi pembaca
mencari sumber asli dari kutipan yang ada pada penelitian. Daftar pustaka dibuat
6
berurutan sesuai abjad nama pengarang. Mengutamakan susunan untuk koleksi
buku, diikuti oleh jurnal dan baru boleh referensi lainnya seperti koleksi pustaka
yang tidak diterbitkan atau terbitan lokal yaitu skripsi, tesis, desertasi. (lihat
petunjuk penulisan).
7. Lampiran penelitian

5.3 Seminar proposal


Ujian tahap awal dari penulisan suatu karya ilmiah (dalam hal ini KTI), yang
menyatakan tentang rancangan penilitian yang benar-benar akan dilaksanakan.

1. Persyaratan
Seminar proposal dapat dilakukan jika telah mendapatkan persetujuan dari
kedua pembimbing yang dibuktikan dalam kartu bimbingan dan draft KTI di
halaman lembar persetujuan.

2. Tahapan seminar proposal


a. Tahap I
Peserta menyerahkan 3 (tiga) eksemplar draft KTI yang telah dijilid
plastik yang berwarna biru serta telah mendapatkan persetujuan dari kedua
pembimbing KTI kepada staf Program Studi Kebidanan paling lambat 1 (satu)
minggu sebelum seminar dan naskah proposal diserahkan paling lambat 2 hari
sebelum sidang proposal KTI.
b. Tahap II
Dalam waktu selambat-lambatnya 7 hari kerja, DB KTI akan
mengumumkan jadwal sidang, Tim Penguji dan tempat sidang. Mahasiswa
akan dihubungi untuk mengkonfirmasikan kesiapan untuk seminar proposal
dan media presentasi yang akan digunakan. Jika mahasiswa yang bersangkutan
tidak atau belum bisa untuk melakukan seminar proposal maka diberikan
kesempatan satu kali lagi untuk dijadwalkan ulang, namun jika kesempatan
tersebut masih tidak atau belum bisa dilaksanakan maka yang bersangkutan
tidak bisa melanjutkan penelitian (surat izin penelitian ditangguhkan). Penguji
seminar proposal terdiri atas 3 orang diantaranya terdiri dari :
1) Penguji I sekaligus sebagai Ketua Tim Penguji yaitu dosen tetap atau
dosen tidak tetap yang ditetapkan DB KTI yang relevan dengan bidang
keilmuannya atau berdasarkan pertimbangan kepakaran dan pengalaman
kerja dalam bidang ilmu yang relevan.
2) Penguji 2 sekaligus sebagai Anggota Tim Penguji yaitu Pembimbing I
3) Penguji 3 sebagai Anggota Tim Penguji yaitu pembimbing II atau
moderator adalah dosen tetap atau dosen tidak tetap yang ditetapkan DB
KTI yang relevan dengan bidang keilmuannya atau berdasarkan
pertimbangan kepakaran dan pengalaman kerja dalam bidang ilmu yang
relevan.
c. Tahap III
7
Seminar proposal dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :
1) Bagi Mahasiswa
a) Wajib mengenakan jas almamater dengan seragam yang telah
ditetapkan.
b) Wajib hadir pada acara pembukaan seminar proposal yang dibuka
secara langsung olah Ketua Tim Penguji.
c) Wajib hadir sekurang-kurangnya 30 menit sebelum waktu sidang
dimulai dan waktu tersebut digunakan untuk persentasi teknis
presentasi.
d) Wajib melakukan konfirmasi kepada Bagian BAUK untuk
menyiapkan media presentasi yang digunakan minimal 3 hari sebelum
waktu sidang.
e) Wajib bersikap santun dan menunjukkan sikap ilmiah selama sidang
berlangsung.
d. Penilaian
Seluruh nilai yang diberikan oleh penguji dicantumkan dalam lembar
penilaian yang disediakan oleh DB KTI dan harus ditandatangi oleh penguji.
Penilaian didapat dari proses bimbingan mulai dari Bab I sampai dengan Bab
IV dan penilaian yang didapat dari seminar proposal.

5.4 Ujian Sidang Karya Tulis llmiah (KTI)


Ujian Sidang KTI dapat dilakukan jika laporan penelitian telah mendapatkan
persetujuan dari kedua Pembimbing yang dibuktikan dalam Kartu Bimbingan dan
Draft KTI di halaman lembar persetujuan. Adapun Tahapan Ujian Sidang KTI
sebagai berikut:
1. Tahap I
Peserta menyerahkan 3 (tiga) eksemplar draft KTI yang telah dijilid
plastik yang berwarna biru serta telah mendapatkan persetujuan dari kedua
Pembimbing KTI kepada staf Program Studi Kebidanan dan kemudian staf
Program studi Kebidanan melaporkan kepada DB KTI. Draf KTI dikumpulkan ke
Staf Program Studi Kebidanan paling lambat 1 (satu) minggu sebelum sidang
KTI, dan naskah KTI diserahkan paling lambat 2 hari sebelum sidang KTI.
2. Tahap II
Dalam waktu selambat-lambatnya 7 hari kerja, DB KTI akan mengumumkan
jadwal sidang, Tim Penguji dan tempat sidang. Mahasiswa akan dihubungi untuk
mengkonfirmasikan kesiapan untuk seminar proposal dan media presentasi yang
akan digunakan. Jika mahasiswa yang bersangkutan tidak atau belum bisa untuk
melakukan sidang KTI maka diberikan kesempatan satu kali lagi untuk
dijadwalkan ulang, namun jika kesempatan tersebut masih tidak atau belum bisa
dilaksanakan maka yang bersangkutan tidak bisa mengikuti yudisium. Penguji
seminar proposal terdiri atas 3 orang diantaranya terdiri dari :
a. Penguji I sekaligus sebagai Ketua Tim Penguji yaitu dosen tetap atau dosen
tidak tetap yang ditetapkan DB KTI yang relevan dengan bidang keilmuannya
8
atau berdasarkan pertimbangan kepakaran dan pengalaman kerja dalam bidang
ilmu yang relevan.
b. Penguji 2 sekaligus sebagai Anggota Tim Penguji yaitu Pembimbing I.
c. Penguji 3 sebagai Anggota Tim Penguji yaitu pembimbing II atau moderator
adalah dosen tetap atau dosen tidak tetap yang ditetapkan DB KTI yang relevan
dengan bidang keilmuannya atau berdasarkan pertimbangan kepakaran dan
pengalaman kerja dalam bidang ilmu yang relevan.
Bila dalam penentuan waktu ujian terdapat kesulitan kesepakatan waktu antar
penguji, maka dengan alasan yang betul-betul sangat kuat, Uji Sidang KTI tetap
dapat dilaksanakan dengan komposisi 2 orang yaitu 1 orang Pembimbing I/II dan
1 orang penguji independen. Bila hal ini terjadi, maka mahasiswa wajib
melakukan ujian dengan penguji yang tidak bisa hadir pada saat Ujian Sidang KTI
selambat-lambatnya 7 hari sejak waktu Ujian Sidang. Nilai KTI belum bisa
ditetapkan oleh DB KTI, jika semua penguji belum menyerahkan nilainya.
3. Tahap III
Ujian Sidang KTI dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Bagi Mahasiswa
1) Wajib mengenakan jas almamater dengan seragam yang telah ditetapkan.
2) Wajib hadir pada acara pembukaan Sidang KTI yang dibuka secara
langsung oleh Ketua tim penguji.
3) Wajib hadir sekurang-kurangnya 30 menit sebelum waktu sidang dimulai
dan waktu tersebut digunakan untuk persentasi teknis presentasi.
4) Wajib melakukan konfirmasi kepada Bagian BAUK untuk menyiapkan
media presentasi yang digunakan minimal 3 hari sebelum waktu sidang.
5) Wajib bersikap santun dan menunjukkan sikap ilmiah selama sidang
berlangsung.
b. Bagi Tim Penguji
1) Bagi laki-laki, sekurang-kurangnya wajib mengenakan kemeja berdasi atau
menggunakan jas dengan setelan kemeja berdasi dan bagi perempuan,
busana sopan dan sesuai dengan ketentuan akademis dosen STIKKU.
2) Wajib hadir selambat-lambatnya 5 menit sebelum Sidang KTI dibuka oleh
Ketua Tim Penguji.
3) Wajib menyerahkan nilai Sidang KTI langsung kepada DB KTI melalui
Ketua tim penguji masing-masing.
Pelaksanaan Ujian Sidang KTI secara keseluruhan menjadi tanggungjawab
ketua DB KTI dan dikoordinir pelaksanaannya oleh ketua panitia ujian sidang
KTI.
Lama Ujian Sidang KTI adalah satu jam, dengan alokasi waktu :
Pembukaan Sidang oleh Ketua Tim Penguji : 5 menit
Presentasi Laporan KTI : 15 menit
Diskusi dan Tanya Jawab : 35 menit
Penutupan (pengumuman nilai ujian sidang) : 5 menit

9
Seluruh nilai yang diberikan oleh Penguji dicantumkan dalam lembar penilaian
KTI yang telah disediakan oleh DB KTI dan harus ditandatangani oleh Penguji.
Penguji wajib memberikan nilai sesuai dengan pembobotan yang ditetapkan oleh
DB KTI. Seluruh komponen penilaian harus disesuaikan dengan yang tercantum
dalam lembar penilaian.
Penilaian KTI terbagi menjadi 2, yaitu :
a. Penilaian yang didapat dari proses pembimbingan KTI mulai dari Bab I sampai
dengan Bab VI ;
b. Penilaian yang didapat dari Seminar Proposal dan Ujian Sidang KTI.
Adapun komponen penilaian laporan KTl oleh Tim Penguji adalah sebagai
berikut:
1) Sistematika penulisan KTI, ditinjau dari penyusunan yang logis seperti
dikemukakan pada Bab sebelumnya.
2) Isi KTI, yaitu penelitian terhadap masalah yang diajukan sebgai bahan
penelitian, penggunaan bahasa yang komunikatif dan baku, relevansi
masalah yang diteliti, cara menyampaikan dan pemberian saran, serta
manfaat KTI dalam pengembangan ilmu dan kegunaan praktisinya.
3) Analisis, yaitu pembahasan hasil penelitian pada Bab yang telah
ditentukan. Hal ini berkaitan dengan kemahiran memformulasikan
masalah secara jelas, cara mempertanggungjawabkan dalam pemecahan
masalah, penggunaan literatur, pengaitan antara teori (atau teori-teori yang
digunakan, pengalaman praktisi selama pengumpulan data, integrasi data
empirik dan teoritik serta mampu mengungkapkan secara jelas dengan cara
analisis yang mapan.
4) Penguasaan pengetahuan faktual, yang merupakan pengetahuan yang
mencakup topik KTI secara komprehensif.
5) Kelancaran dan penguasaan isi KTI, kemampuan menguasai hal-hal yang
pokok dalam KTI sehingga dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan
dengan benar, cepat dan tetap.
6) Penampilan penyajian, yang terdiri dari penampilan cara berpakaian dan
tingkah laku, serta media penyajian yang digunakan dalam persentasi.
7) Penggunaan waktu, kesesuaian antara lama penyajian dengan waktu yang
tersedia.
4. Tahap III
Cara Penilaian:
a. Skor akhir sidang KTI yang diperoleh dari hasil rata-rata angka mutu tim
pembimbing, dengan bobot sebagai berikut :
Tim Pembimbing : 60 %
Tim Penguji : 40 %
Untuk nilai akhir KTI adalah merupakan kumulatif nilai :
Nilai akhir = (seminar proposal (40%) + Ujian sidang KTI (60%)) + nilai
bimbingan

10
b. Skor akhir ini dialihkan menjadi huruf mutu sesuai cara penilaian sebagai
berikut :
4,00 : A
3,70 - 3,99 : A-
3,30 - 3,69 : B+
3,00 - 3,29 : B
2,70 - 2,99 : B-
2,30 - 2,69 : C+
2,00 - 2,29 : C
1,70 - 1,99 : C-
1,00 -1,69 : D
< 1,00 : E
c. Huruf mutu KTI adalah huruf mutu yang diperoleh oleh mahasiswa dalam
sidang ujian KTI.
d. Penguji memberikan penilaian pada masing-masing objek penilaian sidang KTI
dengan angka, sampai dua angka di belakang koma, kemudian angka tersebut
dikalikan dengan pembobotannya.
5. Tahap IV
Setelah melaksanakan revisi atau perbaikan berdasarkan saran atau
rekomendasi dari Tim Penguji pada Sidang KTI, mahasiswa harus menyerahkan
blanko lembar persetujuan dan lembar pengesahan kepada ketiga tim penguji
untuk ditandatangani. Setelah dijilid rapi dengan menggunakan hard copy dengan
warna biru, maka laporan KTI diserahkan kepada Staf Program Studi D III
Kebidanan sebanyak 2 eksemplar selambat-lambatnya 1 bulan sejak mendapatkan
pengesahan dari Tim Penguji. Setelah menerima laporan KTI dari Staf Program
Studi D III Kebidanan, DB KTI akan memberikan kartu bebas KTI kepada
mahasiswa yang bersangkutan sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran wisuda.

5.5 Etika Penyusunan Karya llmiah


Berkaitan dengan masalah pengawasan kelancaran pembimbingan diserahkan
kepada kedua Pembimbing KTI masing-masing. Apabila terjadi hambatan dalam
pembimbingan, baik yang disebabkan karena faktor mahasiswa maupun faktor
pembimbing, maka baik mahasiswa ataupun pembimbing berhak membuat
klasifikasi tertulis yang disyahkan kepada Ketua DB KTI. Atas dasar klarifikasi dari
berbagai pihak yang berkepentingan tersebut, DB KTI akan menindaklanjutinya
melalui prosedur yang telah disepakati, baik berupa peringatan, teguran, bahkan
pemberian sanksi. Setiap keluhan dan/atau pengaduan yang ditujukan kepada DB
KTI dapat disampaikan secara lisan maupun tertulis.
Selama proses penyusunan KTI, mahasiswa sebagai insan akademik diharapkan
memiliki integritas ilmiah dan menghindari berbagai praktik kecurangan-kecurangan
yang melanggar etika kehidupan ilmiah dalam bentuk apapun, diantaranya:

11
1. Plagiarisme/plagiat, mahasiswa dengan sengaja menggunakan kalimat karya
ilmiah orang lain tanpa merujuk sumber aslinya atau meniru dan menggandakan
tanpa mengubah isi laporan penelitian milik orang lain,
2. Penyuapan yaitu tindakan mempengaruhi atau mencoba mempengaruhi
Pembimbing KTI atau Penguji dengan cara membujuk, memberi hadiah atau
mengancam dengan maksud mempengaruhi penilaian laporan KTI.
3. Pemalsuan yaitu tindakan yang dilakukan secara sengaja atau tidak, atau tanpa ijin
mengganti atau mengubah dan memalsukan nilai, keterangan, data, atau tanda
tangan dalam ruang lingkup penyusunan KTI.
4. Pertukangan yaitu tindakan yang dilakukan secara sengaja menyuruh pihak ketiga
untuk membuatkan sebagian atau seluruh laporan KTI tanpa proses penelitian
dengan atau tanpa menjanjikan sejumlah imbalan.
Terhadap segala bentuk kecurangan di atas, DB KTI berwenang untuk
memberikan sanksi kepada mahasiswa maupun Pembimbing dan Penguji yang
terbukti terlibat dalam pelanggaran etika kehidupan ilmiah tersebut yang berupa:
1. Peringatan lisan maupun tertulis
2. Pengurangan nilai akhir KTI
3. Dinyatakan tidak lulus dalam mata kuliah KTI
4. Pencabutan ijin sementara atau tetap untuk melaksanakan tahapan KTI
selanjutnya
5. Pengusulan pemberian sanksi akademik kepada Ketua STIKes.

12
BAB III
SISTEMATIKA PENULISAN TUGAS AKHIR

Bagian ini menjelaskan panduan tentang teknis dan mekanisme penulisan serta
penyusunan Karya Tulis Ilmiah. Sistematika penulisan yang dapat digunakan oleh para
mahasiswa STIKes Kuningan adalah sebagai berikut:
3.1 Bagian Awal
1. Sampul depan
2. Halaman judul (yang harus ditulis adalah)
a. Judul KTI
b. Tujuan penulisan KTI
c. Data peneliti (Nama, NIM)
d. Logo Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan
e. Nama program studi dan Sekolah Tinggi
f. Tahun akademik penyelesaian KTI
3. Halaman Lembar Pengesahan Pembimbing
4. Lembar Pernyataan
5. Abstrak
6. Kata Pengantar
Pada bagian ini berisi ucapan syukur kepada Tuhan, rasa terimakasih peneliti
kepada orang-orang yang telah banyak memberikan masukan, tujuan penulisan KTI,
harapan peneliti atas kritik dan saran yang membangun bagi KTInya.
7. Daftar Isi
Halaman ini dapat dibutuhkan untuk memudahkan para pembaca KTI.
8. Daftar tabel
Halaman ini sangat dibutuhkan mengingat pada bab hasil penelitian banyak
ditampilkan data-data berbentuk tabel.
9. Daftar Gambar (bila ada)
10. Daftar Bagan (bila ada)
11. Daftar Lampiran
Halaman ini sangat dibutuhkan, untuk memudahkan dalam melihat isi lampiran-
lampiran.

3.2 Bagian Isi


3.2.1 BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Pada bagian ini harus diungkapkan tentang:
a. Alasan teoritik dan empirik yang mendukung topik itu layak untuk diteliti.
Biasanya berupa fakta empiris yang ada di lingkungan sekitar peneliti, dan fakta
teoritis yang berasal dari informasi, dan data dari lapangan yang akan diteliti.
b. Pentingnya masalah tersebut diteliti, dampaknya bagi dunia kesehatan,
khususnya kebidanan.

13
c. Keingintahuan peneliti untuk mengungkapkan suatu gejala, konsep/dugaan dan
mencari solusinya.
d. Kemampuan peneliti dalam melakukan penelitian sebagai salah satu solusi yang
dapat ditempuh untuk menyelesaikan masalah.
e. Belum ada peneliti yang mengangkat topik tersebut.

2. Rumusan Masalah
Diungkapkan dalam kalimat pertanyaan penelitian dilakukan dan dilakukan
untuk menjawab keingintahuan peneliti untuk mengungkapkan suatu
gejala/konsep/dugaan atau menerapkannya untuk suatu tujuan.
3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian adalah sesuatu yang hendak diketahui setelah penelitian
selesai dilaksanakan. Tujuan terdiri dari tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan
umum berkaitan dengan lingkup penelitian, sedangkan tujuan khusus
menggambarkan secara spesifik dan langkah operasional yang ingin dicapai dalam
penelitian.
4. Manfaat penelitian
Hal-hal yang harus diuraikan dalam manfaat penelitian adalah sebagai berikut :
a. Manfaat Teoritis
b. Manfaat Praktis
3.2.2 BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Bab ini memaparkan kajian tentang teori-teori yang berhubungan dengan
variabel penelitian (variabel bebas, variabel terikat, variabel antara, moderator) atau
variabel lainnya, yang dirujuk dari buku, makalah, teks, jurnal, koran, dll. Tinjauan
pustaka secara sistematis dan holistik sesuai dengan tata penulisan yang baku, serta
selanjutnya bisa diakhiri dengan suatu kerangka teori yang merupakan intisari dari
seluruh tinjauan pustaka.
3.2.3 BAB III KERANGKA KONSEP, DEFINISI OPERASIONAL DAN
HIPOTESIS
1. Kerangka Konsep
2. Definisi Operasional
3. Hipotesis (bila ada)
3.2.4 BAB IV METODE PENELITIAN
Pada Bab ini dideskripsikan secara sistematis tentang :
1. Jenis dan rancangan penelitian
2. Populasi, sampel dan teknik pengambilan sampel
3. Variabel penelitian
4. Instrumen Penelitian
Validitas dan Reliabilitas data
5. Teknik Pengumpulan Data :
a. Sifat dan sumber data
6. Pengolahan dan Rancangan Analisis Data
14
7. Waktu dan lokasi
3.2.5 BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
Bab ini berisi pemaparan hasil penelitian dan pemikiran peneliti. Bab ini dimulai
dengan tampilan data hasil penelitian (dalam bentuk tabel, diagram, atau grafik),
selanjutnya diuraikan tentang :
1. Teknik/prosedur sistematika yang digunakan dalam menganalisis data.
Hasil perhitungan akhir dari semua analisis statistik sampai univariat dan
bivariat ditulis dalam bentuk tabel dan diinterprestasikan.
2. Hasil penghitungan sistematika yang diperoleh kemudian dikaitkan dengan
hipotesis yang dikemukakan (hasil pengujian hipotesis dilampirkan).
3. Pola pembahasan univariat dan bivariat harus memaparkan hasil penelitian
yang diperoleh dengan teori yang relevan atau dengan hasil pendapat penelitian
lain. Selain itu perlu dikemukakan alasan terhadap hasil perbandingan di atas,
serta kelemahan-kelemahan dalam penelitian misalnya cara pengambilan
sampel, proses penelitian, referensi yang ada, dan lain-lain. Harus diingat bahwa
penulisan bahwa penulisan pembahasan tidak boleh hanya mengulang hasil
penelitian. Upayakan relevansi Rumusan Masalah, Hipotesis dan tahap analisis
data penelitian pada BAB I dan BAB III.
3.2.6 BAB VI SIMPULAN dan SARAN
Simpulan pada hakekatnya berisi uraian yang mengacu pada tujuan penelitian
dan menjawab hipotesis yang diajukan bila memiliki hipotesis. Secara makro,
informasi yang disampaikan dalam bab simpulan bisa berupa pendapat baru,
koreksi atas pendapat lama, pengukuhan pendapat lama, atau menumbangkan
pendapat lama.
Saran merupakan pendapat penelitian disesuaikan dengan manfaat dari
penelitian, dapat berupa anjuran yang didapat menyangkut aspek operasional,
kebijakan maupun konseptual. Saran hendaknya bersifak konkrit, realistis, bernilai
praktis dan terarah.

3.3 Bagian Akhir


Bagian akhir KTI meliputi daftar pustaka, lampiran-lampiran dan riwayat hidup.
Ketiga hal itu secara berturut-turut akan dibicarakan berikut ini :
1. Daftar Pustaka
Daftar pustaka merupakan daftar buku, majalah, artikel di dalam majalah atau
surat kabar, atau artikel di dalam kumpulan karangan (antologi) yang digunakan
sebagai acuan dalampengumpulan data, analisis/pembahasan, dan penyusunan
KTI. Daftar pustaka merupakan persyaratan yang harus ada dalam KTI dan tidak
perlu diberi nomor. Tata cara penulisan daftar pustaka disusun secara alfabetis
berdasarkan nama pengarang.
2. Lampiran-lampiran
Lampiran adalah bagian KTI yang merupakan keterangan atau informasi
tambahan yang dianggap perlu untuk menunjang kelengkapan KTI. Keterangan

15
yang dapat dilampirkan tergantung pada jenis, sifat, dan tujuan penelitian.
Informasi yang harus disertai pada lampiran adalah:
a. Jadwal kegiatan penyusunan KTI
b. Surat permohonan izin studi pendahuluan dari STIKes Kuningan dan instansi
(tempat penelitian)
c. Surat permohonan izin uji coba instrumen dari STIKes Kuningan dan instansi
(tempat penelitian) *bila ada
d. Surat permohonan izin penelitian dari STIKes Kuningan dan instansi (tempat
penelitian)
e. Instrumen penelitian : kuesioner (angket, wawancara, atau observasi) *bila ada
f. Hasil print-out perhitungan dalam pengolahan data untuk uji coba instrumen
*bila ada
g. Hasil print-out perhitungan dalam pengolahan data untuk hasil penelitian
h. Pernyataan keaslian penelitian
i. Kartu bimbingan KTI dan kegiatan bimbingan KTI
j. Riwayat Hidup
Pada halaman ini ditulis nama, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, agama,
alamat, motto hidup dan riwayat pendidikan penulis, apabila sudah bekerja
dapat menyertakan riwayat pekerjaan.

16
BAB IV
TEKNIK PENULISAN TUGAS AKHIR

4.1 Bahan yang Digunakan


1. Kertas yang digunakan untuk mengetik tugas akhir adalah HVS 80
gram ukuran A4 (21,5cm X 29,7cm) berwarna putih.
2. Sampul luar (kulit luar) ditetapkan sampul keras (hard cover),
dengan bahan karton buffalo atau linen. Program Studi D3 Kebidanan berwarna biru,
tinta hitam halaman pita (warna menyesuaikan hard cover).
3. Setiap bab diberi pembatas dengan kertas doorslag berwarna, warna
menyesuaikan hard cover berlogo STIKes Kuningan.
Untuk first draft s.d. final draft selama dalam bimbingan sampai dengan ujian
sidang, dapat menggunakan kertas HVS dengan kualitas lebih rendah, bundel draft
cukup dijepit menggunakan penjepit kertas saja.

4.2 Lay-out Kertas


Naskah tugas akhir diketik dengan aplikasi pengolah kata dengan ketentuan lay-
out kertas sebagai berikut:
1. Margin (tepi/pinggir kertas yang kosong) atas 4 cm;
2. Margin bawah 3 cm;
3. Margin kiri 4 cm, dan
4. Margin kanan 3 cm.
Pengetikan tugas akhir harus disesuaikan agar memenuhi ketentuan di atas serta
tidak diperkenankan mencantumkan header dan footer dalam bentuk apapun.

4.3 Cara Pengetikan


Pengetikan dilakukan pada satu muka kertas, tidak bolak-balik dan jenis huruf
yang digunakan adalah Times New Roman berukuran 12 pst atau Arial ukuran 11 pts dan tinta
yang digunakan adalah tinta hitam.
Ukuran huruf yang digunakan harus standar dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Judul dengan ukuran 14 dicetak tebal
2. Sub judul dengan ukuran 12 dicetak tebal
3. Isi naskah dengan ukuran 12 dicetak standar (tidak tebal)
4. Pengetikan bahasa asing menggunakan huruf miring (italic)
5. Pencetakan dapat menggunakan berbagai jenis printer.

4.4 Spasi
Beberapa ketentuan yang berkaitan dengan spasi antara lain:
1. Jarak antara baris yang satu dengan baris berikutnya adalah 2 (dua) spasi.
2. Jarak antara petunjuk bab (BAB I) dengan judul bab (PENDAHULUAN) adalah 2
(dua) spasi.
3. Jarak antara judul bab dengan subbab adalah 4 (empat) spasi.
4. Jarak antara subbab dengan baris pertama teks adalah dua spasi dan alinea teks
diketik menjorok ke dalam satu tabulasi (lima ketukan/karakter).
17
5. Jarak antara baris teks dengan subbab berikutnya adalah 3 (tiga) spasi.
6. Jarak antara teks dengan tabel, gambar grafik, diagram atau judulnya adalah 2
(dua) spasi.
7. Alinea baru diketik menjorok ke dalam satu tabulasi dari margin kiri teks dengan
jarak antar alinea adalah 2 (dua) spasi.
8. Petunjuk bab dan tajuk selalu mulai dengan halaman baru.

4.5 Kutipan
Kutipan langsung (bisa dalam bahasa aslinya atau terjemahannya) yang kurang
dari empat baris dimasukan dalam teks dengan jarak sama dengan teks, yaitu dua
spasi dan diapit oleh tanda kutip ganda ("......"), diikuti dengan nama penulis, tahun
terbit dan halaman. Contoh kutipan langsung berjumlah kurang dari empat baris:

"Struktur primer lisozim putih telur adalah rantai polipeptida tunggal yang
mengandung 129 asam amino" (Kimball, 1998:74).

Adapun kutipan langsung (bisa dalam bahasa aslinya atau terjemahannya) yang
lebih dari empat atau lebih diketik terpisah dari teks dengan jarak satu spasi dan
menjorok satu tabulasi dari margin kiri teks, diikuti dengan nama penulis, tahun
terbit dan halaman. Contoh kutipan langsung berjumlah lebih dari empat baris:
Sifat dari bakteri ini sama dengan Vibrio cholera hanya pada agar darah
bersifat haemolysis. Pada manusia menimbulkan penyakit muntah dan diare,
tetapi lebih ringan dibandingkan dengan Cholera asiatica dan sering disebut
paracholera (Entjang, 2003:103).

4.6 Tajuk
Tajuk diketik pada halaman baru dengan huruf besar yang ditempatkan di tengah,
tanpa diberi garis bawah namun diperbolehkan dicetak tebal. Adapun tajuk yang
dimaksud adalah:
ABSTRAK
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR (bila ada)
DAFTAR BAGAN (bila ada)
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I : PENDAHULUAN
BAB II : TINJAUAN PUSTAKA
BAB III : KERANGKA KONSEP, DEFINISI OPERASIONAL DAN HIPOTESIS
BAB IV : METODE PENELITIAN
BAB V : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB VI : SIMPULAN DAN SARAN
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
18
4.7 Penomoran Bab, anak Bab, Paragraf dan Rincian
1. Penomoran penunjuk bab menggunakan angka Romawi kapital (I, II, III, IV dan V)
dengan posisi di tengah (center).
2. Penomoran subbab menggunakan angka Arab (pola decimal) dan berurutan sesuai
nomor bab (2.1, 2.2, 2.3, dst.). Nomor dan judul sub-bab diketik di tepi kiri dengan
huruf kecil, dicetak tebal dan tanpa garis pemisah.

4.8 Abstrak
4.8.1 Pengetikan Abstrak
1. Jarak spasi dalam pengetikan abstrak adalah 1 spasi.
2. Jarak antara judul ABSTRAK dengan teks pertama abstrak adalah 2 spasi.
3. Jarak antara alinea yang satu dengan yang lain adalah 1 spasi.
4. Alinea baru diketik menjorok ke dalam 1 tab dari margin kiri teks.
5. Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia, format microsoft word, dengan
huruf Times New Roman dengan ukuran 12.
6. Panjang abstrak 200-250 kata.
7. Grafik atau gambar tidak diijinkan untuk dimuat dalam abstrak.
8. Penulisan judul abstrak:
a. Tuliskan program studi, institusi, dan karya tulis ilmiah serta titi mangsa.
Penulisan rata kiri, dalam huruf tebal (bold), huruf kapital.
b. Tuliskan nama dan NIM. Penulisan rata kiri, dalam huruf tebal (bold), huruf
kapital
c. Tipe rata kiri, dalam huruf tebal (bold), judul dibuat secara jelas, hindarilah
penggunaan sub judul jika memungkinkan.
d. Huruf kapital hanya digunakan untuk kata-kata utama.
e. Jangan gunakan singkatan atau akronim dalam judul abstrak.
f. Berikan lokasi geografis (provinsi, kabupaten) dan waktu pelaksanaan studi.
Lokasi geografi jangan disingkat; pisahkan dari judul dengan koma atau (-),
seperti ”Kejadian Hiperemesis pada Ibu Hamil di RSUD 45, Kuningan
2015”.
9. Penulisan badan abstrak:
a. Spasi 1 untuk teks dalam badan abstrak
b. Paragraf: rata kanan kiri
c. Struktur abstrak, menggunakan subjudul untuk identifikasi setiap bagian: Latar
belakang, Metode, Hasil, Simpulan dan Saran.
d. Latar belakang memuat latar belakang ilmiah dan tujuan.
e. Oleh karena abstrak merupakan dokumen kutipan, maka bagian ”Hasil” harus
mengandung data.
10. Penulisan kata kunci: tulislah 4-6 kata kunci.
4.8.2 Isi Abstrak
Abstrak yang dibuat harus memuat/mengandung bagian-bagian sebagai
berikut:
1. Latar belakang, tujuan
19
2. Metode
3. Hasil
4. Simpulan dan saran
5. Kata kunci
6. kepustakaan

4.9 Kata Pengantar


Kata Pengantar sebagai tajuk ditulis dengan huruf kapital semua (KATA
PENGANTAR), ditempatkan di tengah dan tidak diberi garis bawah. Isi kata
pengantar diketik dengan jarak empat spasi dari tajuk dan jarak antar kalimat dari isi
adalah dua spasi. Baris pertama tiap-tiap paragraf ditulis masuk lima ketukan mesin
tulis (inden 5 pada komputer) dari margin kiri, sedangkan baris-baris selanjutnya
dimulai tepat pada margin kiri, kecuali kutipan langsung yang terdiri dari empat baris
atau lebih. Jika judul KTI disebut di dalam kata pengantar, maka judul tersebut
diletakkan di antara tanda petik, ditulis dengan huruf kapital pada awal kata yang
bukan kata tugas.
Pada akhir isi kata pengantar ditulis nama kota (tempat), tanggal, bulan (ditulis
lengkap dengan huruf, bukan angka) dan tahun penyusunan KTI serta ditempatkan
disebelah kanan bawah dengan jarak empat spasi dari baris dengan jarak dua spasi.
Di belakang tajuk, tahun dan nama penulis tidak menggunakan tanda titik atau benda
baca lain. Namun di antara nama kota dan tanggal ditempatkan tanda koma.

4.10 Daftar Isi


Daftar isi sebagai tajuk ditulis dengan huruf kapital semua (DAFTAR ISI),
ditempatkan di tengah, dan tidak diberi garis bawah. Daftar isi berfungsi untuk
mempermudah para pembaca mencari judul atau subjudul isi yang ingin dibacanya.
Oleh karena itu judul atau subjudul yang ditulis dalam daftar isi harus langsung
ditunjukkan nomor halamannya.

4.11 Daftar Lambang, Singkatan, Tabel, Bagan, Grafik, Gambar dan Diagram
Daftar lambang dan singkatan perlu dicantumkan, jika di dalam KTI itu terdapat
lambang dan singkatan tertentu yang perlu dijelaskan pada bagian awal karya tulis.
Daftar tabel, bagan, grafik, gambar, dan diagram pun pencantumannya hanya jika
diperlukan. Pernyataan itu menyiratkan, bahwa beberapa daftar tersebut tidak perlu
dicantumkan, jika di dalam isi KTI tidak terdapat penggunaan lambang, singkatan,
tabel, bagan, grafik, gambar, ataupun diagram.
Pencantuman daftar dimaksudkan untuk memberikan petunjuk kepada pembaca,
bahwa di dalam KTI terdapat tabel, bagan, grafik, gambar, atau diagram yang lebih
dari satu. Jika hanya ada satu buah, baik tabel, bagan, grafik, gambar, maupun
diagram itu tidak perlu dibuatkan daftar.
Daftar lambang, singkatan, tabel, bagan, grafik, gambar, ataupun diagram
seluruhnya ditulis dengan huruf kapital, dan layaknya sejajar dengan penulisan judul-
judul bab tertentu. Halaman beberapa daftar dicantumkan setelah kata pengantar atau
sebelum daftar isi.

20
4.12 Penomoran Halaman
Setiap halaman KTI harus diberi nomor, penomoran itu dapat dilakukan dengan
angka Arab maupun angka Romawi. Dalam hal itu, penggunaan angka Arab dan
angka Romawi mempunyai kelaziman yang berbeda dan dapat diatur sebagai
berikut:
1. Penomoran halaman bagian awal, yaitu halaman judul bagian dalam sampai
dengan daftar lampiran diberi nomor dengan angka Romawi kecil (i), (ii), (iii),
dst., dengan ketentuan halaman judul yang berada di bagian dalam dan halaman
pengesahan tidak diberi nomor halaman namun tetap diperhitungkan. Nomor
halaman dituliskan di tengah-tengah antara tepi kiri dan tepi kanan dengan jarak
kira-kira 1,5 cm dari tepi bawah kertas.
2. Penomoran halaman bagian inti ditetapkan sebagai berikut:
a. Penomoran halaman mulai dari BAB I sampai dengan BAB IV, menggunakan
angka Arab (1,2,3, dst.).
b. Pada tiap halaman bertajuk, nomor halaman diletakkan pada lajur bawah persis
di tengah-tengah antara tepi kiri dan tepi kanan dengan jarak kira-kira 1,5 cm
dari tepi bawah kertas, sedangkan pada halaman-halaman lainnya nomor
halaman diletakkan pada lajur atas sebelah kanan, berjarak kira-kira 1,5 cm dari
tepi atas kertas.
c. Model sistematika penomoran dapat menggunakan cara-cara berikut:
BAB I

PENDAHULUAN
4 spasi

1.1 Latar Belakang (Sub judul) 2 spasi

(5-6 ketuk)...........................................................................

.......................................................................................................
3 spasi

1.2 Rumusan Masalah

1.3 Tujuan Penelitian

1.3.1 Tujuan umum

1.3.2 Tujuan khusus

1. ........................................................................................

2. ........................................................................................

21
1.4 ...........................................................................................

1.4.1 ............................................................................................

1.4.2 ............................................................................................

1. .............................................................................

...............

2. .............................................................................

...............

a. ........................................................................................

b. dst

d. Penomoran halaman bagian akhir ditetapkan sebagai berikut:


Penomoran halaman mulai dari DAFTAR PUSTAKA sampai dengan
DAFTAR RIWAYAT HIDUP (kalau ada), menggunakan angka Arab (1,2,3,
dst.), merupakan kelanjutan dari halaman-halaman bagian inti.
Pada tiap halaman bertajuk, nomor halaman diletakkan pada lajur bawah
persis di tengah-tengah antara tepi kiri dan tepi kanan dengan jarak kira-kira
1,5 cm dari tepi bawah kertas, sedangkan pada halaman-halaman lainnya
nomor halaman diletakkan pada lajur atas sebelah kanan, berjarak kira-kira 1,5
cm dari tepi atas kertas.

4.13 Sampul Luar dan Halaman Judul


Penulisan dan penempatan judul dan subjudul, tulisan TUGAS AKHIR, kalimat
yang menyatakan syarat pembuatan Tugas Akhir, Nama, NIM, Logo STIKes
Kuningan, Nama Sekolah Tinggi llmu Kesehatan Kuningan dan tahun
penyusunannya, pada sampul luar dan judul dalam, mengikuti ketentuan sebagai
berikut :
1. Penulisan JUDUL dan SUBJUDUL diatur sebagai:
a. Judul ditulis paling atas, seluruhnya menggunakan huruf kapital (tanpa garis
bawah), jarak dari tepi kertas atas kurang lebih 5 (lima) cm.
b. Jenis huruf yang digunakan adalah huruf "balok", tinggi dan lebar huruf
diperhatikan keseimbangan.
c. Judul ditulis lengkap tanpa ada bagian yang disingkat (kecuali akronim badan
hukum perusahaan yang sudah diterima oleh masyarakat PT. PERUM, dsb).
d. Judul yang panjang ditulis menjadi dua bagian atau lebih, dengan pemotongan
judul yang logis, sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia, judul diusahakan
disusun dalam bentuk piramida terbalik dengan jarak satu spasi.
e. Judul tidak diakhiri dengan tanda titik.
Contoh : (besar huruf dan jarak spasi sesuai dengan ketentuan)
22
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN
KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERAT PADA IBU HAMIL
DI RSUD 45 KUNINGAN
TAHUN 2016

2. Penulisan KARYA TULIS ILMIAH


a. Tulisan KARYA TULIS ILMIAH ditulis dengan huruf kapital, penempatan
diatur di tengah-tengah 2 (dua) spasi, di bawah judul, jenis huruf kecil daripada
huruf yang digunakan untuk judul.
b. Letak tulisan KARYA TULIS ILMIAH, sekitar 2,5 cm di bawah anak judul,
kalau tidak ada anak judul, letaknya 5 cm dari baris judul yang paling bawah.
c. Di bawah tulisan KARYA TULIS ILMIAH, dengan jarak sekitar 1,5 cm
dicantumkan kalimat penjelasan berikut: ” Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu
Syarat Memperoleh Gelar Ahli Madya Pada Program Studi Diploma III Kebidanan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan”.
Contoh:
KARYA TULIS ILMIAH
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh
Gelar Ahli Madya Pada Program Studi Diploma III Kebidanan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

3. Nama dan Nomor Induk Mahasiswa (NIM)


a. Nama mahasiswa ditulis dengan menggunakan huruf kapital dengan jenis dan
besar huruf sama dengan yang digunakan sesuai anak judul.
b. Penempatan di tengah-tengah kurang lebih 2,5 cm dari tulisan STIKes
Kuningan yang berada di atasnya. Di bawah nama diikuti berturut-turut oleh
Nomor Induk Mahasiswa.

Disusun oleh :
AJENG AZIZAH
NIM: 4003040444

4. Logo STIKes Kuningan


Logo STIKes Kuningan ukuran 3,8 cm x 4 cm. Titik tengah terletak kira-kira di
tengah di antara baris NIM dengan baris nama STIKes Kuningan.

23
5. Nama Program Studi, STIKes Kuningan dan tahun penyusunan diatur sebagai
berikut:
a. Nama Program Studi ditulis dengan huruf kapital, diketik kurang lebih 1 (satu)
cm di bawah logo dengan jenis dan huruf yang sama dengan tulisan "KARYA
TULIS ILMIAH ".
b. Nama STIKes Kuningan ditulis di bawah Program Studi.
c. Tahun penyusunan tugas akhir ditulis di tengah pada baris paling bawah.

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KUNINGAN
KUNINGAN
2016
4.14 Judul Bagian Dalam
Judul bagian dalam sama dengan sampul/kulit luar, hanya dicetak dalam kertas
HVS yang sesuai dengan ketentuan.

4.15 Halaman Pengesahan Dosen Pembimbing


Isi halaman persetujuan adalah sebagai berikut:
1. Judul laporan Tugas Akhir diketik dengan jarak 4 cm dari tepi kertas bagian atas.
Semua kalimat judul diketik dengan huruf kapitai, dengan jarak antar baris yang
rapat.
2. Baris subjudul diketik, di bawah judul, dengan jarak sekitar 1 cm dari baris
terakhir judul, semua ditulis dengan huruf kapital.
3. Nama mahasiswa diketik di bawah sub judul, dengan jarak sekitar 1 cm dari baris
terakhir subjudul, semua ditulis dengan huruf kapital.
a. NIM diketik di bawah nama mahasiswa, dengan jarak rapat.
b. Waktu pemberian persetujuan hanya ditulis bulan dan tahunnya, diketik di
belakang "Kuningan".
c. Lay out "mengesahkan" Dosen Pembimbing diatur dengan dengan
memperhatikan keseimbangan pada halaman ini. Nama Dosen Pembimbing
berjarak 4 cm dari tepi bagian bawah kertas.

4.16 Daftar Pustaka


Pengetikan buku, jurnal dan artikel yang digunakan sebagai bahan referensi dilakukan
seperti di bawah ini:
1. Sumber pustaka minimal terdiri dari : buku (10 buah), jurnal (3 buah), artikel (5).
2. Jarak spasi yang digunakan untuk pengetikan daftar pustaka adalah 1 (satu) spasi.
3. Baris kedua dari buku (jurnal, artikel, dan lain-lain) referensi diketik menjorok ke
dalam 1 tab.
4. Judul buku diketik miring (jika ada huruf miring italic) atau diberi garis bawah (jika
tidak ada huruf miring atau italic); selain huruf pertama dan subjudul seluruhnya
diketik dengan huruf miring.

24
5. Jika judul artikel yang digunakan merupakan bagian dari suatu buku (misalnya,
beberapa artikel dengan penulis berbeda diedit dalam satu buku) yang diketik miring
adalah judul bukunya (judul artikelnya tetap diketik dengan huruf tegak diapit dengan
tanda petik ganda).
6. Jarak spasi baris akhir suatu buku (jurnal, artikel lainnya) berikutnya adalah 1,5 spasi.
7. Urutan pengetikan adalah sebagai berikut:
a. Buku
1) Nama penulis, baik penulis Indonesia, maupun bukan Indonesia, dimuali
dengan nama belakang (diketik lengkap), diikuti nama depan (diketik
singkatannya), diakhiri dengan tanda titik (.).
2) Tahun terbit, diakhiri dengan tanda titik (.).
3) Judul buku diketik dengan huruf miring; semua diketik dengan huruf kecil
kecuali huruf pertama judul, diakhiri dengan tanda titik (.).
4) Kota tempat terbit, diakhiri dengan tanda titik dua (:).
5) Nama penerbit, diakhiri dengan tanda titik (.).
Contoh:
1) Jika buku ditulis oleh seorang saja:
Rachman, S. (2002). Menuju Kelahiran Yang Alami. Jakarta: Raja Grafindo
Persada.

2) Jika buku ditulis oleh dua orang:


Jones, S.R. dan Symon, A. (2002). Ethics In Midwifery. New York: Mosby
Year Book.

3) Jika buku ditulis lebih dari dua orang, nama ditulis semua:
Whitten, J.L., Bentley, L.D., Dittmann, K.C. (2004). Systems Analysis and
Design Methods. Indianapolis: McGraw-Hill Education.

4) Jika buku ditulis lebih dari tiga orang, nama ditulis semua:
Whitten, J.L., et al. (2004). Systems Analysis and Design Methods.
Indianapolis: McGraw-Hill Education.

5) Jika penulis sebagai penyunting:


Manuaba, I.B.G. (2002). Buku Saku llmu Kebidanan. Jakarta : Hipokrates.

b. Artikel yang diedit dalam suatu buku


1) Nama penulis, baik penulis Indonesia, maupun bukan Indonesia, dimuali
dengan nama belakang (diketik lengkap), diikuti nama depan (diketik
singkatannya), diakhiri dengan tanda titik (.).
2) Tahun terbit, diakhiri dengan tanda titik (.).
3) Judul artikel, diketik dengan huruf miring; semua diketik dengan huruf kecil
kecuali huruf pertama judul, diakhiri dengan tanda titik (.).
4) Judul buku diketik dengan huruf miring; semua diketik dengan huruf kecil
kecuali huruf pertama judul, diakhiri dengan tanda titik (.).

25
5) Kota tempat terbit, diakhiri dengan tanda titik dua (:).
6) Nama penerbit, diakhiri dengan tanda titik (.).

Contoh:
Lewin, K. (1968). Group Decision and Social Change. Dalam E. E. Maccoby,
T.M. New Comb, E. L. Hartley (Eds), Reading in Social
Psychology.3th edition. New York: Holt, Rinenead, & Wiston.

c. Jurnal
1) Nama penulis, baik penulis Indonesia, maupun bukan Indonesia, dimulai
dengan nama belakang (diketik lengkap), diikuti nama depan (diketik
singkatannya), diakhiri dengan tanda titik (.).
2) Tahun terbit, diakhiri dengan tanda titik (.).
3) Judul artikel, tidak diketik dengan huruf miring; semua diketik dengan huruf
kecil kecuali huruf pertama judul, diakhiri dengan tanda titik (.).
4) Nama jurnal, diketik dengan huruf miring (italic); diakhiri dengan tanda
koma (,).
5) Nomor halaman tidak diketik dengan huruf miring (italic), nomor halaman ini
diketik mulai dari halaman awal sampai dengan akhir artikel.

Contoh:
Daley, A.J., Mc Arthur, C., Winter, H. (2007). The Role of Exercise in Treating
Postpartum depression: A Review of The Literature. Journal of
Midwifery and Women’s Health. 52(1), PP.56-62.
d. Artikel lain
1) Jika sumber itu merupakan karya tulis seseorang dalam suatu kumpulan:
Dachroni (1998) : Health Promotion The Work Place dalam (1998). Dari
Alma Ata Ke Ottawa Sampai Jakarta. Jakarta : Departemen Kesehatan
Republik Indonesia.

2) Jika buku akan dicantumkan edisi:


Varney, H. (1997). Varney's Midwifery, Third. Edition. London: Jones and
Barlett Publishers.

3) Jika sumbernya di luar jurnal dan buku:


a) Berupa skripsi, Tesis, Desertasi
Kartika, A. (2007). Hubungan Sikap Bidan terhadap ASI Ekslusif dengan
Perilaku Bidan terhadap Pemberian Susu Formula Di Kabupaten
Semarang. Skripsi.Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudi Waluyo
Ungaran: Tidakterbitkan.

b) Berupa publikasi departemen


Departemen Kesehatan. (1991). Profil Kesehatan Indonesia 1991.
Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

26
c) Berupa Dokumen
Maternal And Neonatal Health Program. (2003). Report Of The Bidan
Di Desa Program; A Literature And Policy Review. Jakarta :
Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

d) Berupa Makalah
Suardi, A. (2004). Perkembangan Terkini Di Bidang Obstetri dan
Ginekologi Makalah Pada Pra Pertemuan llmiah Tahunan XIV
Perkumpulan Obtetri dan Ginekologi Indonesia.Bandung: Fakultas
Kedokteran Universitas Padjadjaran

e) Berupa surat kabar


Sayoeti, Yorva. (2004). “Diare Akibat Alergi Susu Sapi". Media
Indonesia. (31 Januari 2004)

f) Berupa website
Khomsan, A. (2006). Kita Semua Butuh Omega-3.
http://www.depkes.go.id/index.php?
option=articles&task=viewarticle&artid=4ii&ltemid=3., diunduh
tanggal 21 maret 2011

4.17 Gambar
1. Gambar dimuat kira-kira di tengah halaman.
2. Sumber gambar ditulis di bawah gambar.
3. Judul diketik di bawah gambar setelah sumber, mengikuti lebar gambar dengan
memperhatikan keseimbangan halaman.
4. Nomor gambar terdiri dari dua bagian yaitu:
5. Angka pertama menunjukan nomor bab dimana bagian itu dimuat.
6. Angka kedua menunjukan nomor urut gambar pada bab itu.
7. Kalimat pertama judul gambar ditulis sesudah nomor gambar dengan jarak dua
ketukan.
8. Awal baris kedua judul gambar berada di bawah judul gambar (bukan di bawah
nomor gambar).

4.18 Grafik
1. Grafik dimuat kira-kira di tengah halaman.
2. Sumber grafik ditulis di bawah gambar.
3. Judul diketik di atas grafik setelah sumber, mengikuti grafik dengan memperhatikan
keseimbangan halaman
4. Nomor grafik terdiri dari dua bagian yaitu:
a. Angka pertama menunjukkan nomor bab dimana grafik itu dimuat.
b. Angka kedua menunjukkan nomor urut grafik pada bab itu.
5. Kalimat pertama judul grafik ditulis sesudah nomor grafik dengan jarak dua ketukan.
6. Awal baris kedua judul grafik berada di bawah judul grafik (bukan dibawah nomor
grafik).

27
4.19 Diagram
1. Diagram dimuat kira-kira di tengah halaman.
2. Sumber grafik ditulis di bawah gambar.
3. Judul diketik di bawah diagram setelah sumber, mengikuti lebar diagram dengan
memperhatikan keseimbangan halaman.
4. Nomor gambar terdiri dari dua bagian yaitu:
a. Angka pertama menunjukkan nomor bab dimana bagian itu dimuat.
b. Angka kedua menunjukkan nomor urut gambar pada bab itu.
5. Kalimat pertama judul gambar ditulis sesudah nomor diagram dengan jarak dua
ketukan.
6. Awal baris kedua judul gambar berada di bawah judul gambar (bukan dibawah
nomor gambar).

28
LAMPIRAN

Lampiran 1. Ukuran Margin Pengetikan

4 cm

4 cm
3 Cm

3 cm

29
Lampiran 2. Contoh Penulisan Halaman Depan
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN
KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERAT PADA IBU HAMIL
DI RSUD 45 KUNINGAN
TAHUN 2016

KARYA TULIS ILMIAH


Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Ahli Madya
Kebidanan Pada Program Studi Diploma III Kebidanan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Disusun oleh :
AJENG AZIZAH
NIM: 4003040444

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN


SEKOLAH TINGGIILMU KESEHATAN KUNINGAN
KUNINGAN
2016

30
Lampiran 3. Contoh Halaman Persetujuan Pembimbing

LEMBAR PERSETUJUAN

JUDUL : FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN


KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERAT PADA IBU HAMIL DI
RSUD 45 KUNINGAN TAHUN 2016
PENULIS : AJENG AZIZAH
NIM : 4003040444

Kuningan, 25 September 2016

Menyetujui,

Pembimbing I Pembimbing II

Cecep Heriana, SKM., MPH Siti Nunung Nurjannah, S.ST., MKM


NIDN. 0430078501 NIDN. 0423058701

31
Lampiran 4. Contoh Halaman Pengesahan Penguji

LEMBAR PENGESAHAN

JUDUL : FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN


KEJADIAN PREEKLAMPSIA BERAT PADA IBU HAMIL DI
RSUD 45 KUNINGAN TAHUN 2017
PENULIS : AJENG AZIZAH
NIM : 4003040444

Kuningan, 25 September 2017

Mengesahkan,

Penguji I Penguji II Penguji III

Abdal Rohim, S.Kp., M.H Cecep Heriana, SKM., MPH Siti Nunung N, SST., MKM
NIDN. 405087003 NIDN. 0430078501 NIDN. 0423058701

Ketua STIKes Kuningan Ketua Program Studi Diploma III Kebidanan


STIKes Kuningan

Asep Sufyan Ramadhy, S.Ked Ai Nurasiah, S.ST., MKM


NIK. 730917.200701.001 NIDN. 0410128601

32
Lampiran 5. Contoh Lembar Pernyataan

PERNYATAAN KEASLIAN PENELITIAN

Yang bertandatangan di bawah ini:

Nama : Ajeng Azizah

NIM : 4003040444

Alamat : Jalan Lingkar Kadugede no. 2 Kabupaten Kuningan Jawa Barat

Dengan ini menyatakan bahwa:

a. Karya tulis saya, karya tulis ilmiah ini adalah asli dan belum pernah diajukan untuk
mendapatkan gelar akademik (ahli madya), baik di STIKes Kuningan maupun perguruan
tinggi lain.

b. Karya tulis ini adalah murni gagasan, rumusan dan penelitian saya sendiri, tanpa bantuan
orang lain, kecuali Tim pembimbing dan para narasumber.

c. Dalam karya tulis ini tidak terdapat karya atau pendapat yang telah ditulis atau dipublikasikan
orang lain, kecuali secara tertulis jelas dicantumkan sebagai acuan dalam naskah dengan
disebutkan nama pengarang judul buku aslinya serta dicantumkan dalam daftar pustaka.

d. Pernyataan saya ini saya buat dengan sesungguhnya dan apabila di kemudian hari terdapat
penyimpangan dan ketidak-benaran dalam pernyataan ini maka saya bersedia menerima
sanksi akademik berupa pencabutan gelar yang telah saya peroleh, dan sanksi lain sesuai
dengan norma yang berlaku di STIKes Kuningan.

Kuningan, 20 Nopember 2016


Materai
6000
Ajeng Azizah

33
Lampiran 6. Contoh Abstrak

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KUNINGAN
Karya Tulis Ilmiah, Kuningan, November 2016

AJENG AZIZAH
4003040444
ABSTRAK

Faktor-faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia Berat pada


Ibu Hamil di RSUD 45 Kuningan Tahun 2016

6 Bab+82Halaman+12Tabel+2Gambar+7Lampiran

Preeklampsia dan eklampsia merupakan kumpulan gejala yang timbul pada ibu
hamil, bersalin, dan nifas, terdiri atas hipertensi, proteinuria dan oedema, kadang disertai
konvulsi sampai koma. Menurut WHO sekitar 585.000 ibu meninggal per tahun saat hamil
atau bersalin dan 58,1% diantaranya dikarenakan oleh preeklampsia dan eklampsia.
Preeklampsia merupakan masalah keracunan kehamilan yang belum diketahui
penyebabnya, tetapi preeklampsia berat dapat terjadi pada faktor umur berisiko, primipara,
diabetes melitus, kehamilan gemelli, riwayat hipertensi, dan faktor lainnya.Tujuan
penelitian untuk menganalisis hubungan faktor risiko (Umur, paritas, diabetes melitus,
kehamilan ganda, dan riwayat hipertensi) dengan preeklampsia berat di RSUD 45
Kuningan tahun 2015.
Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan kohort
retrosfektif, diambil dari data sekunder Januari-Desember tahun 2015, jumlah populasi
2775 responden, jumlah sampel total sampling dengan kriteria inklusi seluruh responden
yang memiliki salah satu atau lebih dari faktor risiko sebanyak 1862 responden. Analisis
data menggunakan Chi Square.
Hasil analisis univariat, kasus PEB 13,2%, umur berisiko 43,5%, Primigravida
60,3%, diabetes melitus 0,2%, gemelli 3,2% dan riwayat hipertensi 20,2%. Analisis
bivariat hasilnya, umur p=0,00 (RR 0,33 CI 95% 0,25-0,42), paritas p=0,721 (RR 0,96 CI
95% 0,76-1,21), diabetes melitus p=0,002 (RR 7,68 CI 95% 6,83-8,64), gemelli p=0,381
(RR 1,3 CI 95% 0,73-2,32) dan riwayat hipertensi p=0,00 (RR 7,55 CI 95% 5,95-
9,58).Variabel yang mempunyai hubungan dengan kejadian preeklampsia berat adalah
umur (p=0,00), diabetes melitus (p=0,002) dan riwayat hipertensi (p=0,00).
Saran bagi tenaga kesehatan khususnya bidan harus mengoptimalkan pengawasan
dan deteksi dini pada ibu hamil, terutama yang berisiko, dan mengoptimalkan promosi
kesehatan dan bagi institusi pendidikan digunakan untuk penelitian lanjutan.

Kata Kunci : Faktor risiko, preeklampsia berat.


Kepustakaan : 26 buku (2008-2015), 6 website (2001-2012) dan 2 jurnal (2008)

34
35
Lampiran 7. Susunan Sistematika Penulisan KTI

1. Sampul depan
2. Halaman Judul : sama dengan halaman sampul, tetapi warna dasar putih dengan tulisan
hitam
3. Halaman Lembar Persetujuan Pembimbing
4. Halaman Lembar Pengesahan Penguji
5. Abstrak
6. Kata Pengantar
7. Daftar Isi
8. Daftar Tabel
9. Daftar Gambar
10. Daftar Bagan
11. Daftar Lampiran
12. BAB I : PENDAHULUAN
13. BAB II : TINJAUAN PUSTAKA
14. BAB III : KERANGKA KONSEP, DEFINISI OPERASIONAL DAN HIPOTESIS
15. BAB IV : METODE PENELITIAN
16. BAB V : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
17. BAB VI : SIMPULAN DAN SARAN
18. DAFTAR PUSTAKA
19. LAMPIRAN

36
Lampiran 8. Jadwal Kegiatan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah

Contoh
Jadwal Kegiatan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah
Bulan
No Kegiatan Oktober November Desember Januari Februari
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Persiapan :
1.
Konsultasi awal
2. Studi Pendahuluan
Pelaksanaan :
3.
Penyusunan Proposal
4. Seminar Proposal
5. Uji Coba Kuesioner
6. Persiapan penelitian
7. Penelitian
Analisa Data &
8.
Pembahasan
9. Sidang KTI
Pendokumentasian :
10.
Revisi dan Penggandaan

37
Lampiran 9. Contoh Penomoran Tabel

1. Gambaran Distribusi Frekuensi Partisipasi Lansia dalam Pelaksanaan Posbindu Lansia

Sejahtera di Desa Cipasung Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Tahun 2016

Tabel 5.1 Distribusi Frekuensi Partisipasi Lansia dalam Pelaksanaan Posbindu Lansia Sejahtera di
Desa Cipasung Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Tahun 2016 Spasi 1
Partisipasi Lansia dalam
Frekuensi (f) Persentase (%)
Pelaksanaan Posbindu Lansia
Tidak aktif 28 56
Spasi 1
Aktif 22 44
Jumlah 50 100
Sumber : Hasil Penelitian Tahun 2016 Huruf 11

Spasi 3
Berdasarkan tabel 5.1 dapat diketahui bahwa menurut partisipasi lansia pelaksanaan posbindu

lansia dari 50 responden sebagian besar responden termasuk dalam kategori tidak aktif sebanyak 28

responden (56%).

38
Lampiran 10. Contoh Gambar

Sumber : Media Imunisasi, 2014

Gambar 5.1 Cara Pemberian Imunisasi Polio

39
Lampiran 11. Contoh Grafik

Partisipasi lansia
30

25

20

Partisipasi lansia
15

10

0
Tidak aktif Aktif

Sumber : Hasil Penelitian Tahun 2016

Grafik 5.2 Distribusi Frekuensi Partisipasi Lansia dalam Pelaksanaan Posbindu Lansia Sejahtera di
Desa Cipasung Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Tahun 2016

40
Lampiran 12. JADWAL PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH

Bulan
No Kegiatan September Oktober November Desember Januari Februari Maret April Mei
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Persiapan :
1.
Konsultasi awal
2. Studi Pendahuluan
Pelaksanaan :
3.
Penyusunan Proposal
4. Seminar Proposal
5. Revisi proposal
6. Uji Coba Kuesioner
7. Persiapan penelitian
8. Penelitian
Analisa Data &
9.
Pembahasan
10. Sidang KTI
Pendokumentasian :
Revisi dan Penggandaan
JADWAL PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH TAHUN AJARAN 2017-2018
Pembekalan KTI : 25-29 September 2017

Penyusunan Proposal : 2 Oktober-19 Januari 2018 Penyusunan Hasil Penelitian : 1 Maret- 11 Mei 2018

Sidang Proposal : 19-23 Februari 2018 Sidang KTI : 21-31 Mei 2018

41
42
Lampiran 13. Alur Penyusunan Karya Tulis Ilmiah

ALUR PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH (KTI)


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KUNINGAN

Mengajukan surat izin studi


pendahuluan dengan
Mahasiswa bertemu Bimbingan penyusunan
Pembagian ACC tema atau judul menggunakan form
dengan pembimbing proposal KTI BAB I-IV dan
dari pembimbing dan penghubung untuk
Pembimbing KTI untuk konsul tema instrumen uji coba (jika
DB KTI pengambilan data awal,
atau judul KTI ada)
yang sudah di TTD
pembimbing ke BAAK

Pelaksanaan sidang Mengajukan surat izin uji coba instrumen


Daftar sidang Pembimbing menyetujui
proposal KTI sesuai dengan menggunakan form penghubung
proposal KTI untuk
dengan jadwal yang proposal KTI untuk uji validitas dan reabilitas, yang
disidangkan
telah ditetapkan sudah di TTD pembimbing ke BAAK

Mengajukan surat izin dengan


Revisi proposal KTI sesuai Pelaksanaan
Bertemu penguji dan pembimbing menggunakan form penghubung,
dengan saran penguji dan
untuk persetujuan revisi dan TTD yang sudah di TTD pembimbing ke Penelitian
pembimbing
BAAK

Revisi dan bimbingan KTI


Pelaksanaan sidang KTI Daftar sidang
sesuai dengan saran penguji sesuai dengan jadwal yang
Bimbingan KTI BAB V-VI
dan pembimbing untuk TTD KTI untuk disetujui sidang KTI
telah ditetapkan
di lembar pengesahan

43
Lampiran 14. Macam-macam form isian

FORM PENGAJUAN JUDUL KTI FORM 01

Yang terhormat
Ketua DB KTI Program Studi Diploma III Kebidanan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Yang bertanda tangan di bawah ini :


Nama : ...................................................................................................
Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Program Studi : ...................................................................................................
Semester : ...................................................................................................
Telepon : Rumah................................. HP ..............................................

Memohon untuk mengajukan judul KTI yang sudah di sepakati oleh pembimbing :
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
............
1. Pembimbing I :........................................................................... TTD ............................................

2. Pembimbing II :........................................................................... TTD ............................................

Demikian permohonan ini saya sampaikan. Atas perkenan Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.

Wabillahitaufik Walhidayah
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kuningan,...................................
Mahasiswa Ybs,

.....................................................

44
FORM PERMOHONAN SURAT STUDI PENDAHULUAN FORM 02

Yang terhormat
Ketua/Sekretaris Program Studi...................................................................................................
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : ...................................................................................................
Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Program Studi : ...................................................................................................
Semester : ...................................................................................................
Telepon : Rumah................................. HP ..............................................

Memohon untuk diterbitkan surat studi pendahuluan dengan judul :


................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................
Hal tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan data awal yang dibutuhkan oleh saya terkait dengan penelitian
yang akan dilakukan.
Dengan tempat studi pendahuluan :
Nama Instansi :...................................................................................................................................................
Alamat Instansi
:....................................................................................................................................................

Penerbitan surat izin studi pendahuluan ini telah mendapatkan persetujuan dari pembimbing sebagai berikut :
Pembimbing I :........................................................................... TTD .....................................................
Pembimbing II :........................................................................... TTD .....................................................

Demikian permohonan ini saya sampaikan. Atas perkenan Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.

Wabillahitaufik Walhidayah
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kuningan,...................................
Mahasiswa Ybs,

.....................................................

45
FORM PERMOHONAN SURAT IZIN FORM 03
UJI COBA INSTRUMEN

Yang terhormat
Ketua/Sekretaris Program Studi...................................................................................................
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : ...................................................................................................
Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Program Studi : ...................................................................................................
Semester : ...................................................................................................
Telepon : Rumah................................. HP ..............................................

Memohon untuk diterbitkan surat izin uji coba Instrumen dengan judul :
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................
Dengan tempat uji coba instrumen :
Nama Instansi :...................................................................................................................................................
Alamat Instansi
:....................................................................................................................................................

Penerbitan surat izin uji coba instrumen ini telah mendapatkan persetujuan dari penguji dan pembimbing
sebagai berikut :
Penguji I :........................................................................... TTD .....................................................
Pembimbing I :........................................................................... TTD .....................................................
Pembimbing II :........................................................................... TTD .....................................................
Demikian permohonan ini saya sampaikan. Atas perkenan Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.

Wabillahitaufik Walhidayah
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kuningan,...................................
Mahasiswa Ybs,

.....................................................

46
FORM PENILAIAN DAN SARAN
SIDANG PROPOSAL KTI FORM 04a

Nama Mahasiswa : ...................................................................................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Program Studi : D3 Kebidanan
Hari dan Tanggal Sidang : ...................................................................................................
Nama Penguji : ...................................................................................................

SARAN-SARAN:
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
............................................................

Kuningan,....................................
Penguji,

.....................................................

*Form ini harus dibawa pada saat konsul revisian

47
FORM PENILAIAN DAN SARAN SIDANG KTI FORM 04b

Nama Mahasiswa : ...................................................................................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Program Studi : D3 Kebidanan
Hari dan Tanggal Sidang : ...................................................................................................
Nama Penguji : ...................................................................................................

SARAN-SARAN:
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
............................................................

Kuningan,....................................
Penguji,

.....................................................

*Form ini harus dibawa pada saat konsul revisian

48
FORM SIDANG PROPOSAL KTI FORM 5a

Kepada Yth.
Ketua/Sekretaris Program Studi...................................................................................................
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama Lengkap : ...................................................................................................
Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Tempat Tanggal Lahir : ...................................................................................................
Semester : ...................................................................................................
Alamat Lengkap : ...................................................................................................
...................................................................................................
Telepon : Rumah................................. HP ..............................................

Bersama ini mengajukan proposal KTI untuk disidangkan, dengan judul :


................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
...................................................................................................................................................................
Dengan Dosen Pembimbing :
1...................................................................................................................................................
2....................................................................................................................................................
Untuk memenuhi persyaratan, berikut saya lampirkan :
1. Foto copy Kartu Mahasiswa sebanyak 1 (satu) eksemplar.
2. Foto copy Bukti Pembayaran biaya KTI minimal 50% sebanyak 1 (satu) eksemplar.
3. Proposal KTI sebanyak 3 (tiga) eksemplar yang lembar persetujuannya sudah ditanda tangani oleh
pembimbing yang asli sebanyak 3 (tiga) dengan jilid plastik warna biru.
4. Foto copy Kartu Bimbingan KTI sebanyak 1 (satu) eksemplar dengan syarat minimal bimbingan
pembimbing I dan II masing-masing 6 (anam) kali.
5. Foto copy Sertifikat kegiatan kemahasiswaan/seminar/workshop tentang kesehatan selama
menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan.
Demikian, atas perhatian dan perkenan Bapak/Ibu, diucapkan terima kasih.
Wabillahitaufik Walhidayah
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kuningan,...................................
Menyetujui,
Ketua/Sekretaris Prodi, Mahasiswa Ybs,

..................................................... .....................................................

49
FORM SIDANG KTI FORM 5b

Kepada Yth.
Ketua/Sekretaris Program Studi...................................................................................................
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama Lengkap : ...................................................................................................
Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Tempat Tanggal Lahir : ...................................................................................................
Semester : ...................................................................................................
Alamat Lengkap : ...................................................................................................
...................................................................................................
Telepon : Rumah................................. HP ..............................................

Bersama ini mengajukan KTI untuk disidangkan, dengan judul :


................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
...................................................................................................................................................................
Dengan Dosen Pembimbing :
1...................................................................................................................................................
2....................................................................................................................................................
Untuk memenuhi persyaratan, berikut saya lampirkan :
1. Foto copy Kartu Mahasiswa sebanyak 1 (satu) eksemplar.
2. Foto copy Bukti Pelunasan Biaya KTI seluruhnya sebanyak 1 (satu) eksemplar.
3. Proposal KTI sebanyak 3 (tiga) eksemplar yang lembar persetujuannya sudah ditandatangani oleh
pembimbing yang asli sebanyak 3 (tiga) dengan jilid plastik warna biru.
4. Foto copy Kartu Bimbingan KTI sebanyak 1 (satu) eksemplar dengan syarat minimal bimbingan
pembimbing I dan II masing-masing 4 (empat) kali.
5. Foto copy Sertifikat kegiatan kemahasiswaan/seminar/workshop tentang kesehatan selama
menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan.
Demikian, atas perhatian dan perkenan Bapak/Ibu, diucapkan terima kasih.
Wabillahitaufik Walhidayah
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kuningan,....................................
Menyetujui,
Ketua/Sekretaris Prodi, Mahasiswa Ybs,

50
..................................................... .....................................................

51
FORM KONTROL SIDANG PROPOSAL KTI FORM 06a

Nama Mahasiswa : ...................................................................................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Program Studi : ...................................................................................................
Semester : ...................................................................................................
Tanggal Penerimaan : ...................................................................................................

KELENGKAPAN
No. DESKRIPSI KETERANGAN*
ADA TIDAK
1 COVER
2 LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING
3 KATA PENGANTAR
4 DAFTAR ISI
5 DAFTAR TABEL
6 DAFTAR GAMBAR
7 DAFTAR BAGAN
8 BAB I
9 BAB II
10 BAB III
11 BAB IV
12 DAFTAR PUSTAKA
13 LAMPIRAN 1 : JADWAL KEGIATAN
PENYUSUNAN KTI
14 LAMPIRAN 2 : SURAT IZIN STUDI
PENDAHULUAN DARI STIKKU
DAN TEMPAT PENELITIAN
15 LAMPIRAN 3 : INSTRUMEN Bila ada
16 LAMPIRAN 4 : HASIL UJI COBA INSTRUMEN Bila ada
17 LAMPIRAN 5 : KARTU BIMBINGAN KTI
18 LAMPIRAN 6 : RIWAYAT HIDUP
19 3 DRAF PROPOSAL YANG TERKUMPUL

Kuningan, ...................................
Yang menyerahkan, Yang menerima,

................................................. .............................................
(nama lengkap dan tanda tangan) (nama lengkap dan tanda tangan)

52
FORM KONTROL SIDANG KTI FORM 06b

Nama Mahasiswa : ...................................................................................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Program Studi/ Semester : ...................................................................................................
Tanggal Penerimaan : ...................................................................................................

KELENGKAPAN
No DESKRIPSI KETERANGAN
ADA TIDAK
1 COVER
2 LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING
3 LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI
4 ABSTRAK
5 PERNYATAAN KEASLIAN PENELITIAN
6 KATA PENGANTAR
7 DAFTAR ISI
8 DAFTAR TABEL
9 DAFTAR GAMBAR
10 DAFTAR BAGAN
11 DAFTAR LAMPIRAN
12 BAB I
13 BAB II
14 BAB III
15 BAB IV
16 BAB V
17 BAB VI
18 DAFTAR PUSTAKA
19 LAMPIRAN 1 : JADWAL KEGIATAN PENYUSUNAN
KTI
20 LAMPIRAN 2 : SURAT IZIN STUDI PENDAHULUAN
DARI STIKKU DAN TEMPAT
PENELITIAN
21 LAMPIRAN 3 : SURAT IZIN UJI COBA INSTRUMEN Bila ada
DARI STIKKU DAN TEMPAT
PENELITIAN
22 LAMPIRAN 4 : SURAT IZIN PENELITIAN DARI
STIKKU DAN TEMPAT PENELITIAN
23 LAMPIRAN 5 : INSTRUMEN Bila ada
24 LAMPIRAN 6 : HASIL UJI COBA INSTRUMEN Bila ada
25 LAMPIRAN 7 : HASIL PENELITIAN
26 LAMPIRAN 8 : KARTU BIMBINGAN KTI

53
27 LAMPIRAN 9 : RIWAYAT HIDUP
28 3 DRAFT KTI YANG TERKUMPUL
Kuningan,................................
Yang menyerahkan, Yang menerima,

................................................. .............................................

FORM PERMOHONAN SURAT IZIN PENELITIAN FORM 07

Yang terhormat
Ketua/Sekretaris Program Studi...................................................................................................
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : ...................................................................................................
Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Program Studi : ...................................................................................................
Semester : ...................................................................................................
Telepon : Rumah................................. HP ..............................................

Memohon untuk diterbitkan surat izin penelitian KTI dengan judul :


................................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
....................................................................................................................................................................
Dengan tempat penelitian :
Nama Instansi :................................................................................................................................................
Alamat Instansi :.................................................................................................................................................
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :
1. Surat Keterangan dari tempat uji coba instrumen
2. Laporan Hasil Uji Coba Instrumen
Penerbitan surat izin penelitian ini telah mendapatkan persetujuan dari pembimbing dan penguji sebagai
berikut :
1. Penguji :........................................................................... TTD ...........................................
2. Pembimbing I :........................................................................... TTD ............................................
3. Pembimbing II :........................................................................... TTD ............................................

Demikian permohonan ini saya sampaikan. Atas perkenan Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.

Wabillahitaufik Walhidayah

54
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kuningan,...................................
Mahasiswa Ybs,

.....................................................

55
Lampiran 15. Lembar Revisi Sidang Proposal KTI dan Sidang KTI

CONTOH LEMBAR REVISI SIDANG PROPOSAL KTI

LEMBAR REVISI SIDANG PROPOSAL KTI

Nama Mahasiswa : ...................................................................................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Semester : ...................................................................................................
Program Studi : ...................................................................................................
Judul KTI : ...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
Tanggal Sidang : ...................................................................................................

Saran Pembimbing/
No. Pembimbing/Penguji Halaman Paraf
Penguji
1
2
3

Kuningan, ....................................
Mengetahui,
Kaprodi D3 Kebidanan, DB KTI ,

Ai Nurasiah, SST., M.KM Siti Nunung Nurjannah, S.ST.,MKM

CONTOH LEMBAR REVISI SIDANG KTI

56
LEMBAR REVISI SIDANG KTI

Nama Mahasiswa : ...................................................................................................


Nomor Induk Mahasiswa : ...................................................................................................
Semester : ...................................................................................................
Program Studi : ...................................................................................................
Judul KTI : ...................................................................................................
...................................................................................................
...................................................................................................
Tanggal Sidang : ...................................................................................................

Saran Pembimbing/
No. Pembimbing/Penguji Halaman Paraf
Penguji
1
2
3

Kuningan, ....................................
Mengetahui,
Kaprodi D3 Kebidanan, DB KTI ,

Ai Nurasiah, SST., M.KM Siti Nunung Nurjannah, S.ST.,MKM

57
YAYASAN PENDIDIKAN BHAKTI HUSADA KUNINGAN
Lampiran 16. Daftar NIDN, NUPN dan NIK Dosen Pembimbing

NIDN NIK NAMA No.Telp GELAR


(NIP) Prof.Dr......,
DEWI LAELATUL BADRIAH 081324937342
196503241990022001 M.Kes. AIFO
730.917.200.701.001 ASEP SUFYAN RAMADHY 082130825129 S.Ked
700.805.200.908.026 ABDAL ROHIM 081395954743 S.Kp., M.H
630.217.200.701.017 ADE SAPRUDIN 081214030130 S.KM., M.KM
850.730.200.809.016 C. HERIANA 085227271885 S.KM., MPH
831.102.200.904.024 HERI HERMANSYAH 081320622883 S.Kep., MKM
(NIP)
195408301979042001 ADE SITI MAEMUNAH 08122129914 S.Pd, S.ST, M.Kes
861.210.200.811.021 AI NURASIAH 081323196957 S.ST., M.KM
860.716.200.809.018 ANGGIT KARTIKASARI 081914587084 S.SiT.,M.Kes
891.011.201.105.051 EUIS SUSANTI 085724569856 S.ST., M.KM
730.915.201.310.085 EVI SOVIYATI 087847484111 S.ST., M.KM
880.203.201.411.096 FERA RISWIDAUTAMI H 085864643288 S.ST.,M.Kes
850.329.200.711.010 MALA TRI MARLIANA 08156254789 S.ST, M.Kes
880.706.201.204.072 RUSSISKA 085777678807 S.ST., M.KM
870.523.200.811.022 SITI NUNUNG NURJANNAH 085223378821 S.ST., M.KM
770.114.200.811.020 S.Kep., Ners.,
LIA MULYATI 081313028500 M.Kep
910.121.201.301.080 MERRISA LAORA H 085323499111 Amd.Keb., SKM
890.720.201.111.068 INDRAYANI 089602847144 SKM.,MKM.
930.817.201.604.10
8 DERA SUKMANAWATI 08579511193 S.Tr.Keb.

Catatan :
1. Untuk pembimbing yang belum memiliki NIDN menggunakan NUPN/NIK dan
jika tidak ada dikosongkan saja
2. Untuk pendaftaran/administrasi ke Ibu Dera Sukmanawati, S.Tr.Keb
(085795111193)

58
FORMAT PENULISAN
DOKUMEN NASKAH RINGKAS

Dokumen naskah ringkas yang dimaksud pada pedoman ini merupakan ringkasan tugas akhir yang
diubah bentuknya ke dalam format artikel jurnal. Penulisan artikel jurnal umumnya mempunyai
format berstandar internasional yang dikenal dengan AIMRaD, singkatan dari Abstract,
Introduction, Material and Methods, Results, and Discussion atau Abstrak, Pendahuluan, Bahan
dan Metode, Hasil dan Pembahasan. Format penulisan artikel ini dapat bervariasi berdasarkan
rumpun ilmu namun secara umum tetap mengacu kepada format tersebut.

1. Ketentuan Umum Penulisan Dokumen Naskah Ringkas


Ketentuan untuk penulisan naskah ringkas adalah sebagai berikut:
- Naskah ringkas diketik menggunakan tipe Times New Roman 12 poin dengan spasi 1,5 (line spacing
= 1.5 lines)
- Ukuran kertas A4
- Menggunakan format satu kolom, dan margins: last costum setting ( top 2,5 cm; left 2,5 cm; bottom 2,5
cm; right 2,5 cm)
- Panjang naskah adalah 15 – 20 halaman, termasuk gambar, grafik atau tabel ( jika ada) yang
menyertainya

2. Struktur Dokumen Naskah Ringkas


Naskah ringkas terdiri dari bagian-bagian berikut ini:

a. Judul Artikel
Judul ditulis dengan menggunakan huruf Times New Roman 14 point (pt), cetak tebal, dengan spasi 1
dan ditempatkan simetris di tengah.

b. Nama Penulis
- Nama penulis, ditulis di bawah judul. Jarak antara judul dan nama penulis diberi satu spasi
kosong, dengan ukuran huruf 14 pt
- Nama penulis terdiri dari nama mahasiswa (sebagai penulis pertama) dan pembimbing
(sebagai penulis kedua, dst) ditulis tanpa menggunakan gelar dengan huruf 12 pt
- Nama program studi dan fakultas (nama lembaga) ditulis di bawah nama penulis. Jarak
antara nama penulis dan lembaga diberi satu spasi kosong, dengan ukuran huruf 12 pt
- Email penulis pertama ditulis di bawah nama lembaga. Email ditulis dengan ukuran huruf 10
pt dan dicetak miring (italics). Jarak antara nama lembaga dan email diberi satu spasi
kosong, dengan ukuran huruf 12 pt

59
c. Abstrak
- Abstrak merupakan ikhtisar suatu tugas akhir yang memuat latar belakang atau
permasalahan, tujuan, metode penelitian, hasil, dan kesimpulan
- Abstrak ditulis dalam dua bahasa (bahasa Indonesia dan bahasa Inggris)
- Diantara teks abstrak bahasa Indonesia dan bahasa Inggris tertulis judul artikel dalam bahasa
Inggris
- Kata “Abstrak” dicetak tebal dengan ukuran huruf 12 pt dan diletakkan simetris. Jarak
antara email dan kata “Abstrak” diberi dua spasi kosong, dengan ukuran huruf 12 pt
- Teks abstrak bahasa Indonesia ditulis setelah kata “Abstrak” dengan jarak satu spasi kosong,
dengan ukuran huruf 12 pt
- Abstrak bahasa Inggris diletakkan setelah abstrak bahasa Indonesia. Kata “Abstract” sebagai
penanda abstrak bahasa Inggris dicetak tebal dengan ukuran huruf 12 pt dan diletakkan
simetris dengan jarak satu spasi kosong ukuran huruf 12 pt.
- Teks abstrak bahasa Inggris ditulis setelah kata “Abstract” dengan jarak dua spasi kosong,
dengan ukuran huruf 12 pt
- Teks abstrak ditulis dalam satu paragraf yang terdiri dari 150 – 200 kata dengan
menggunakan huruf Times New Roman 10 pt dengan spasi satu
- Di bawah teks abstrak dicantumkan kata kunci (keyword) yang terdiri atas 3 sampai 5 kata
dan/atau kelompok kata yang ditulis sesuai urutan abjad. Antara kata kunci dipisahkan oleh
titik koma (;)
- Keyword ditulis dalam bahasa Inggris dengan ukuran huruf 10 pt dan dicetak miring
(italics). Jarak antara abstrak bahasa Inggris dan keyword adalah satu spasi kosong dengan
ukuran huruf 12 pt

d. Pendahuluan / Latar Belakang


- Isi bagian pendahuluan ditulis ringkas umumnya terdiri atas latar belakang masalah,
permasalahan dan tujuanpenelitian
- Pendahuluan ditulis setelah keyword, dengan jarak tiga spasi kosong dan ukuran huruf 12 pt
- Tulisan “Pendahuluan” menggunakan huruf 12pt dengan cetak tebal
- Ada jarak satu spasi kosong dengan ukuran huruf 10 pt sebelum menulis isi pendahuluan

e. Tinjauan Teoritis
- Isi bagian tinjauan teoritis ditulis ringkas, dan hanya teori yang benar-benar digunakan
sebagai dasar penelitian
- Tinjauan teoritis ditulis setelah pendahuluan, dengan jarak dua spasi kosong dan ukuran
huruf 12 pt
- Tulisan “Tinjauan Teoritis” menggunakan huruf 12pt dengan cetak tebal
- Ada jarak satu spasi kosong dengan ukuran huruf 10 pt sebelum menulis isi Tinjauan
Teoritis
- Pembahasan berikutnya seperti Metode Penelitian, Hasil Penelitian, Pembahasan,
Kesimpulan, Saran dan Kepustakaan cara penulisan sama dengan Tinjauan Teoritis dan
Pendahuluan

60
f. Metode Penelitian
Informasikan secara ringkas mengenai materi dan metode yang digunakan dalam penelitian, meliputi
subyek/bahan yang diteliti, alat yang digunakan, rancangan percobaan atau desain yang digunakan,
teknik pengambilan sampel, variabel yang akan diukur, teknik pengambilan data, analisis dan model
statistik yang digunakan.

g. Hasil Penelitian
Isi bagian hasil penelitian ditulis ringkas. Hasil penelitian dapat disajikan dengan dukungan tabel,
grafik atau gambar sesuai kebutuhan, untuk memperjelas penyajian hasil secara verbal.

h. Pembahasan
Isi bagian pembahasan ditulis ringkas , dikaitkan dengan teori yang digunakan

i. Kesimpulan
Isi bagian kesimpulan ditulis ringkas dan harus menjawab masalah penelitian

j. Saran
Isi bagian saran ditulis ringkas. Berisi saran yang dapat dilakukan untuk penelitian selanjutnya dan
saran-saran aplikatif (bila ada)

k. Daftar Referensi
Isi bagian kepustakaan, hanya pustaka yang digunakan yang tertulis pada naskah ringkas

Format Artikel

Judul Artikel (14 pt, bold, centered)


(kosong satu spasi tunggal, 14 point font)
Penulis Pertama, Penulis Kedua, dan Penulis Ketiga (12 pt)
(kosong satu spasi tunggal, 12 pt)
1. Department, Faculty, University, Address, City, Zip Code, Country (10 pt)
2. Departement, Faculty, University, Address, City, Zip Code, Country (10
pt) (kosong satu spasi tunggal, 12 pt)
E-mail: author@address.com (10 pt, italics)
(kosong dua spasi tunggal, 12 pt)
Abstrak (12 pt, bold)
(kosong satu spasi tunggal, 12 pt)
Abstrak pada bagian ini berbahasa Indonesia. Ditulis dengan menggunakan huruf Times New
Roman dengan ukuran huruf 10 dan spasi tunggal. Abstrak merupakan ikhtisar suatu tugas akhir
yang memuat latar belakang atau permasalahan, tujuan, metode penelitian, hasil , dan kesimpulan.
Abstrak ditulis dalam satu paragraf dan tidak melebihi dari 200 kata.
(kosong dua spasi tunggal, 12 pt)

61
Title in English (12 pt, bold)
(kosong satu spasi tunggal, 12 pt)
Abstract (12 pt, bold)
(kosong satu spasi tunggal, 12 pt)
Abstract should be written in English. The abstract is written with Times New Roman font size 10,
and single spacing. The abstract should summarize the content of the paper, including the aim of the
research, research method, and the results, and the conclusions of the paper. It should not contain any
references or displayed equations. The abstract should be no more than 200 words.
(kosong satu spasi tunggal, 12 pt)
Keywords: up to 5 keywords in English (10 pt, italics)
(three blank single space lines, 12 pt, bold)

Pendahuluan (12 pt, bold)


(kosong satu spasi tunggal, 10 pt)
Naskah ringkas ditulis menggunakan tipe huruf Times New Roman ukuran 12 pt, dengan spasi 1,5
(line spacing = 1.5 lines). Ukuran kertas yang digunakan adalah A4 (210 mm x 297 mm) dengan
menggunakan format satu kolom, dan margins: last costum (top 2,5 cm; left 2,5 cm; bottom 2,5 cm;
right 2,5 cm). Panjang naskah adalah 15 – 20 halaman, termasuk gambar, grafik atau tabel (jika ada)
yang menyertainya

Naskah ringkas yang dimaksud pada pedoman ini merupakan ringkasan tugas akhir yang diubah
bentuknya ke dalam format artikel jurnal. Penulisan artikel jurnal umumnya mempunyai format
berstandar internasional yang dikenal dengan AIMRaD, singkatan dari Abstract, Introduction,
Material and Methods, Results, and Discussion atau Abstrak, Pendahuluan, Bahan dan Metode, Hasil
dan Pembahasan. Format penulisan artikel ini dapat bervariasi berdasarkan rumpun ilmu namun
secara umum tetap mengacu kepada format tersebut.

Dalam petunjuk teknis ini, setelah Pendahuluan diikuti dengan pembahasan mengenai Tinjauan
Teoritis, Metode Penelitian, Hasil Penelitian, Pembahasan, Kesimpulan, Saran dan Kepustakaan.
Cara penulisan untuk tiap pembahasan adalah sama.

Tabel (12 pt, bold)


(kosong satu spasi tunggal, 10 pt)
Jika dalam suatu pembahasan ada format dalam bentuk tabel, cara penulisan tabel dengan
menggunakan huruf Times New Roman 10 pt spasi tunggal. Demikian pula halnya dengan judul
tabel tersebut, menggunakan huruf Times New Roman 10 pt dengan cetak tebal dan spasi tunggal.
Nomor tabel menggunakan angka Arab. Jarak

62
antara teks dengan judul tabel adalah satu spasi dengan ukuran huruf 10 pt sama
dengan jarak antara judul tabel dan tabelnya. Sedangkan jarak setelah tabel ke teks
berikutnya adalah dua spasi dengan ukuran huruf 10 pt. Seperti contoh di bawah ini.

(kosong satu spasi tunggal, 10 point font)

Table 1. Number of Testing of WFF Triple NA=15 or NA=8

(kosong satu spasi tunggal, 10 pt)

NP
NC 3 4 8 10
3 1200 2000 2500 3000
5 2000 2200 2700 3400
8 2500 2700 16000 22000
10 3000 3400 22000 28000

(kosong dua spasi tunggal, 10 pt)

Gambar (12 pt, bold)


(kosong satu spasi tunggal, 10 pt)
Gambar diletakkan di tengah halaman dan diberi jarak satu spasi antara gambar dan teks di atasnya.
Keterangan gambar (caption) terletak di bawah gambar dengan menggunakan ukuran huruf 9 pt
cetak tebal. Sedangkan jarak antara gambar dan keterangannya adalah satu spasi dengan ukuran huruf
10 pt. Jarak antara keterangan gambar dengan teks berikutnya adalah dua spasi ukuran huruf 10 pt.
Berikut adalah contohnya:
(kosong satu spasi tunggal, 10 point font)

Figure 1. The labeling of I tree is according to the order of the appearance

(kosong dua spasi tunggal, 10 pt)

Jika gambar yang digunakan adalah karya orang lain, penulis harus sudah mendapat ijin untuk
diterbitkan dari pemiliknya.

Daftar Referensi
(kosong satu spasi tunggal, 10 pt)

Daftar referensi atau daftar acuan berisi daftar pustaka yang digunakan untuk menulis naskah ringkas
atau artikel ini. Penulisan referensi harus sesuai dengan APA

63
(American Psychological Association) format. Di bawah ini adalah contoh penulisan referensi
dengan format APA :
Books:

Creswell, J.W. (2008). Educational research: Planning, conductiong, and evaluating quantitative and

qualitative research (3rd ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson Education, Inc.
Book chapter:

Markus, H.R., Kitayama, S., & Heiman, R.J. (1996). Culture and basic psychological principles.
Dalam E.T. Higgins & A.W. Kruglanski (Eds.), Social psychology: Handbook of basic
principles. New York: The Guilford Press.
Online document:

Van Wagner, K. (2006). Guide to APA format. Abou Psychology. Accessed on November 16,
2006 from http://psychology.about.com/od/ apastyle/guide.
Journal Article:

Wassman, J., & Dasen, P.R. (1998). Balinese spatial orientation. Journal of Royal
Anthropological Institute, 4, 689-731.
Online journal:

Jenet, B.L. (2006). A meta-analysis on online social behavior. Journal of Internet Psychology, 4.
Accessed on November 16, 2006 from http://www.
Journalofinternetpsychology.com/archives/volume4/ 3924.html.
Article from a Database:

Henriques, J.B., & Davidson, R.J. (1991) Left frontal hypoactivation in depression. Journal of Abnormal
Psychology, 100, 535-545. Diambil 16 November 2006 dari PsychINFO database.

Online Forums, Discussion Lists, or Newsgroups:

Leptkin, J.L. (2006, November 16). Study tips for psychology students [Msg. 11]. Message were
rely on http://groups.psychelp.com/forums/messages/48382.html.
Magazine:

Santamaria, J.O. (September 1991). How the 21st century will impact on human resource
development (HRD) professionals and practitioners in organizations. Paper was presented on
International Conference on Education, Bandung, Indonesia.
Theses, Dissertation:

Santoso, G.A. (1993). Faktor-faktor sosial-psikologis yang berpengaruh terhadap tindakan orang-
tua untuk melanjutkan pendidikan anak ke sekolah lanjutan tingkat pertama (Studi lapangan di
pedesaan Jawa Barat dengan analisis model persamaan struktural). Disertasi doktoral, Program
PascasarjanaUniversitas Indonesia, Jakarta.
Research Report:

Villegas, M., & Tinsley, J. (2003). Does education play a role in body image
dissatisfaction? Laporan Penelitian, Buena Vista University. Pusat Penelitian Kesehatan
Universitas Indonesia. (2006). Survei nasional penyalahgunaan dan peredaran gelap
narkoba pada kelompok rumah tangga di Indonesia, 2005. Depok: Pusat Penelitian UI dan
Badan Narkotika Nasional.
Encyclopedia, dictionary:

Sadie, S. (Ed.). (1980). The new Grove dictionary of music and musicians (6th ed., Vols. 1-20).
London: Macmillan.