Anda di halaman 1dari 14

1. Pengertian Komunikasi Data Komunikasi Data merupakan bentuk komunikasi yang secara khusus berkaitan dengan transmisi atau pemindahan data antara komputer-komputer, komputer dengan piranti-piranti yang lain dalam bentuk data digital yang dikirimkan melalui media Komunikasi Data.

data digital yang dikirimkan melalui media Komunikasi Data. Gambar. Komunikasi data Komunikasi Data saat ini menjadi

Gambar. Komunikasi data

Komunikasi Data saat ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, karena telah diterapkan dalam berbagai bentuk aplikasi misal: komunikasi antar komputer yang populer dengan istilah internet, Handphone ke komputer, Handphone ke Handphone, komputer atau handphone ke perangkat lain misal:

printer, fax, telpon, camera video dll.

Model Komunikasi data:

a. Komunikasi data Simplex: satu arah

Model Komunikasi data: a. Komunikasi data Simplex: satu arah b. Komunikasi data Half Duplex: Dua arah

b. Komunikasi data Half Duplex: Dua arah bergantian

satu arah b. Komunikasi data Half Duplex: Dua arah bergantian c. Komunikasi data Full Duplex :

c. Komunikasi data Full Duplex : Dua arah bisa bersamaan

satu arah b. Komunikasi data Half Duplex: Dua arah bergantian c. Komunikasi data Full Duplex :

1

Komponen Komunikasi Data Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data, berupa komputer, alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis. Penerima, adalah piranti yang menerima data, juga bisa berupa komputer, alat lainnya seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis.

seperti handphone, video kamera, dan lainnya yang sejenis. Pesan / Data, adalah informasi yang akan dipindahkan

Pesan / Data, adalah informasi yang akan dipindahkan bisa berupa apa saja, teks, angka, gambar, suara, video, atau kombinasi dari semuanya. Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data, bisa berupa kabel, cahaya maupun gelombang magnetik. Protokol, adalah aturan-aturan yang harus disepakati oleh dua atau lebih alat untuk dapat saling berkomunikasi. Tanpa protocol, dua alat atau lebih mungkin saja bisa saling terhubung tetapi tidak dapat saling berkomunikasi, sehingga message yang dikirim tidak dapat diterima oleh alat yang dituju.

2. Model komunikasi data Komunikasi data adalah hubungan atau interaksi (pengiriman dan peneriman) antar device yang terhubung dalam sebuah jaringan, baik yang dengan jangkauan sempit maupun dengan jangkauan yang lebih luas. Kegunaan dasar dari system komunikasi ini adalah menjalankan pertukaran data antara kedua belah pihak gambar dibawah ini ditampilkan satu contoh komunikasi antara workstation dan server yang

dihubungkan dengan suata jaringan telepon umum. Contoh lainnya adalah pertukaran sinyal-sinyal suara antara dua telepon pada satu jaringan yang sama. Berikut ini elemen-elemen model komunikasi data

tersebut.

a. Source (Sumber) : Alat ini membangkitkan data sehingga dapat ditrasmisikan, contoh: telepon dan PC (Personal Computer).

b. Transmitter (Pengirim) : Biasanya data yang dibangkitkan dari system sumber tidak ditansmisikan secara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmitter cukup memindah dan menandai informasi dengan cara yang sama seperti menghasilkan sinyal-sinyal elektro-magnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa system transmisi berurutan. Sebagai conoh, sebuah modem tugasnya menyalurkan suatu digital bit stream dari suatu alat yang sebelumnya sudah dipersiapkan misalnya PC dan mentransformasikan bit stream tersebut menjadi suatu sinyal analog yang dapat melintasi melalui jaringan telepon.

c. Transission System (Sistem Transmisi): Berupa jalur transmisi tunggal (single transmission line) atau jaringan kompleks (complex network) yang menghubungkan antara sumber dengan destination (tujuan).

d. Receiver (Penerima): Receiver menerima sinyal dari system transmisi dan menggabungkan ke dalam bentuk tertentu yang dapat ditangkap oleh tujuan. Sebagai contoh, sebuah modem akan menerima suatu sinyal analog yang datang dari jaringan atau jalur transmisi dan mengubahnya menjadi suatu digital bit stream.

e. Distination (Tujuan) Menangkap data yang dihasilkan oleh receiver.

2

3. Berbagai standar komunikasi data Standar Organisasi a. IEEE

Berbagai standar komunikasi data Standar Organisasi a. IEEE IEEE adalah organisasi nirlaba internasional, yang merupakan

IEEE adalah organisasi nirlaba internasional, yang merupakan asosiasi profesional utama untuk peningkatan teknologi. Sebelumnya, IEEE merupakan kepanjangan dari Institute of Electrical and Electronics Engineers. Namun berkembangnya cakupan bidang ilmu dan aplikasi yang diperdalam organisasi ini membuat nama-nama kelektroan dianggap tidak relevan lagi, sehingga IEEE tidak dianggap memiliki kepanjangan lagi, selain sebuah nama yang dieja sebagai Eye-triple-E. Di samping

society, IEEE memiliki badan standard (Standard ssociation,IEEE-SA). IEEE-SA memiliki wibawa cukup besar untuk bisa mempersatukan substandard industri membentuk standardisasi internasional yang diakui seluruh industri. Berikut ini adalah contoh unit kerja dan bidang yang mereka tangani :

802.1

Higher Layer LAN Protocols Working Group

802.3

Ethernet Working Group

802.11

Wireless LAN Working Group

802.15

Wireless Personal Area Network (WPAN) Working Group

802.16

Broadband Wireless Access Working Group

802.17

Resilent Packet Ring Working Group

802.18

Radio Regulator TAG

802.19

Coexistence TAG

802.20

Mobile Broadband Wireless Access (MBWA) Working Group

802.21

Media Independent Handoftt Working Group

802.22

Wireless Regional Area Network

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah sebuah tanda sertifikasi untuk produk- produk yang lulus tes cocok dan sesuai dengan standar IEEE 802.16. WiMAX merupakan teknologi nirkabel yang menyediakan hubungan jalur lebar dalam jarak jauh. WiMAX merupakan teknologi broadband yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga membawa isu open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX layak diaplikasikan untuk ‘last mile’ broadband connections, ackhaul,dan highspeed enterprise.

3

b. ANSI

b. ANSI ANSI (American National Standards Institute adalah sebuah kelompok yang mendefinisikan standar Amerika Serikat

ANSI (American National Standards Institute adalah sebuah kelompok yang mendefinisikan standar

Amerika Serikat untuk industri pemrosesan informasi. ANSI berpartisipasi dalam mendefinisikan standar protokol jaringan dan merepresentasikan Amerika Serikat dalam hubungannya dengan badan-badan penentu standar International lain, misalnya ISO , Ansi adalah organisasi sukarela yang terdiri atas anggota dari sektor usaha, pemerintah, dan lain-lain yang mengkoordinasikan aktivitas yang berhubungan dengan standar, dan memperkuat posisi Amerika Serikat dalam organisasi standar nasional.ANSI membantu dengan komunikasi dan jaringan (selain banyak hal lainnya). ANSI adalah anggota IEC dan ISO. ANSI adalah lembaga amerika yang mengeluarkan standard ASCII (American Standard Code for Information Interchange).ASCII (American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter “|”. Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner sebanyak 8 bit. Dimulai dari 00000000 hingga 11111111. Total kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255 dalam sistem bilangan Desimal. SQL adalah standar ANSI (American National Standards Institute) bahasa pemrograman untuk mengakses dan memanipulasi database. Statemen SQL digunakan untuk menerima, mengubah dan menghapus data. SQL bekerja dengan berbagai sistem database antara lain MS Access, DB2, Informix, MS SQL Server, Oracle, Sybase, dll. Sesuai kegunaan dan perkembangannya, SQL memiliki beberapa versi, tetapi agar tidak terjadi kekeliruan dibuat standar oleh ANSI, mereka harus memiliki keywords utama yang dipakai secara umum yaitu (SELECT, UPDATE, DELETE, INSERT, WHERE, dan sebagainya). ANSI : ASCII, SQL.

a. ATS (ARCNET Trade Association) = ARCNET mendesaian standard high-speed local area network (LAN) yang disesuaikan untuk aplikasi controlreal time antara industri dangan commercial marketplace. ARCNET juga suskes dipakai dalam mentransmisikan dan menerima paket data antara 2 network node. Node memakai ARCNET kontroler chip dan kabel transceiver dan dihubungkan dalam network.

b. CEN/CENELEC (European Committee for Electrotechnical Standardization/ European Committee for Standardization) = badan standardisasi teknologi informasi.

c. CGATS (Committee for Graphic Arts Technologies Standard) = diakreditasi ANSI, membangun standar Amerika yang berkaitan dengan percetakan presses, peralatan cetak dan seni grafis.

4

d. CIE (International Commission on Illumination) = CIE adalah organisasi non-profit yang independent dalam melayani memberi Negara. Sebuah organisasi internasional yang membuat dan serta bergerak dalam teknologi eletronik yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan seni dalam cahaya dan pencahayaan, warna dan visual efek, serta teknoologi citra. Sejak dikembangkan pada 1913, CIE menjadi organisasi professional dan telah disetujui atas peresentasinya yang terbaik dalam suatu subjek sama halnya dengan dengan disertifikasi oleh ISO sebagao body standard internasional

4. Pengenalan Proses Komunikasi Data Komputer Proses komunikasi data komputer adalah perpindahan data suatu komputer sumber (transmiter) ke komputer tujuan (receiver) yang melewati suatu media penghantar dalam bentuk bit-bit. Salah satu

contoh dari proses komunikasi data komputer adalah video conference pada komputer, dimana suara dan video yang dihantar harus terlebih dahulu dirubah dalam bentuk kumpulan bit-bit sebelum memasuki media penghantaran untuk dikomunikasikan.Dunia dewasa ini lebih dikuasai oleh mereka yang menguasai informasi (‘The Third Wave’-Alvin Toffler, 1991). Negara atau individu yang menguasai informasi akan dapat membuat kerja dengan lebih produktif, baik, tepat dan membuka inovasi-inovasi baru. Penggunaan internet misalnya telah meningkatkan atau membawa perubahan kepada kemampuan komunikasi manusia dan meningkatkan untuk mendapatkan begitu banyak informasi.Contoh aplikasi komunikasi data, antara lain :

a. Mengeluarkan uang dari mesin ATM di tempat yang jauh dan telebanking

b. Pembayaran rekening air, listrik dan telepon (telebanking)

c. Pembayaran gaji karyawan

d. Internet (surat elektronik/e-mail, informasi/www, pertukaran file/ftp)

Keterangan :

1. Dasar utama komunikasi data adalah pertukaran bit-bit data (yang diwakili oleh signal eletronik antara dua peranti).

2. Data ditukar kedalam kumpulan rangkaian bit dengan menggunakan metoda tertentu seperti : ASCII, EBCDIC atau MORSE.

3. Kumpulan rangkaian bit dipindahkan secara paralel (beberapa bit serentak) dalam komputer.

4. Biasanya media penghantaran memindahkan data secara serial (satu bit demi satu bit).

5. Pemindahan data serial akan menggunakan aturan asynchoronous atau synchoronous. Aturan ini juga adalah satu synchoronization – peraturan yang perlu ada agar penerima dapat menentukan bila signal akan diterima dan kapan signal akan berakhir.

6. Ukuran kecepatan penghantaran adalah berapa banyak bit yang dapat dihantar dalam waktu tertentu (detik). Unit yang digunakan adalah bps (contohnya adalah kecepatan modem dengan 28.8 Kbps dan kecepatan backbone Indosatnet adalah 2 Mbps – mega bit per second).

7. Data dalam komputer diwakili dalam bentuk digital (tegangan listrik yang tetap) dan media penghantaran biasanya diwakili dalam bentuk analog (tegangan listrik yang berubah-ubah).

8. Penghantaran secara digital mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan analog. Banyak rangkaian saat ini telah beralih kepada digital (contohnya diproduksi televisi digital). Data yang

5

berbentuk analog harus ditukar kepada digital untuk penghantaran secara digital dapat dilakukan. Salah satu metoda pendigitalan yang sangat popular adalah PCM (Pulse Code Modulation).

9. Pergerakan kumpulan bit (menggunakan signal tegangan listrik) melalui media penghantaran tidak menjamin data akan sampai dengan selamat, terdapat banyak gangguan terhadap tegangan listrik yang menyebabkannya menjadi lemah.

10.Penguat signal digunakan untuk menguatkan kembali signal, nama alatnya adalah amplifier (untuk signal analog) dan repeater (untuk signal digital).

11.Bit yang rusak perlu ditandai dan bila perlu dibetulkan. Cara-cara menentukan kerusakan bit atau yang perlu diperbaiki menggunakan cara: bit pariti, CRC dan kode Hamming (untuk membetulkan kerusakan bit).

12.Penandaan bit yang diralat sangat penting dalam komunikasi data.

13.Jika bit yang diralat ditandai, penerima akan meminta penerima menghantar kembali data (tergantung pada protokol yang dibuat dalam komputer) .

14.Protokol sangat penting untuk keseragaman dalam komunikasi, komunikasi data yangmelibatkan banyak protokol perlu disepakati oleh sistem komunikasi.

15.Terdapat banyak badan yang membuat protokol seperti ISO, IEEE, CCITT, EIA, ANSI dan lain-lain.

16.Kontrol aliran (flow control) diperlukan untuk penghantar agar tidak menghantar terlalu cepat sehingga penerima tidak sempat memproses data yang diterima.

17.Komunikasi pada jarak yang jauh memerlukan peralatan komunikasi data tambahan, seperti cara AM (Amplitudo Modulation) yang dikenal dengan DCE (Data Communication Equipment).

18.Jalur (kawat) telepon menggunakan signal analog – komunikasi data yang menggunakan jalur telefon memerlukan MODEM untuk menukar signal digital dari komputer ke signal analog dan ditukar kembali ke signal digital sebelum memasuki sistem komputer.

19.Modem digunakan untuk memodulasi gelombang : terdapat beberapa jenis pemodulatan gelombang ; AM, FM, PM dan kombinasi diantaranya.

20.Modem harus ada pada dua ujung komunikasi; faktor kesamaan, kecepatan dan jenis jenisnya perlulah dipahami cara kerjanya.

21.Bila banyak piranti yang ingin berhubungan dengan peranti lain, menghubungkan setiap peranti tersebut (satu demi satu) dengan peranti yang ingin dihubungkan adalah tidak mudah / praktis terutama jika jaraknya sangat jauh.

22.Cara pe-multiplekseran (multiplexing) digunakan untuk menambah kemampuan penggunaan media komunikasi. Cara ini dapat menggunakan beberapa media komunikasi yang dapat dilalui oleh banyak jenis signal (satu kawat untuk signal RCTI, SCTV dan TVRI pada saluran antena telavisi) atau HUB (untuk jaringan komputer).

23.Apabila banyak piranti yang akan dihubungkan antara satu dengan lain, cara yang efektif adalah menghubungkan peranti tersebut kepada rangkaian komunikasi, seperti kalau tidak memakai rangkaian komunikasi maka jalur / kabel telepon untuk setiap pelanggan akan dipasang satu per satu untuk banyak orang yang akan dihubungi (one to many).

6

24.Terdapat tiga rangkaian komunikasi yang utama; WAN (Wide Area Network) – untuk jarak yang jauh, MAN (Metropolitan Area Network) – untuk rangkaian kawasan antar kota dan LAN (Local Area Network) – untuk rangkaian lokal dan dalam satu bangunan atau menghubungkan satu-dua bangunan yang dekat.

25.Rangkaian WAN biasanya menggunakan cara komunikasi data yang disediakan oleh penyedia komunikasi data (common carrier). Terdapat banyak penyedia komunikasi data di Indonesia dengan perbagai aturan komunikasi seprti IndosatNet, Indonet, MegaNet, WasantaraNet.

26.Cara komunikasi dalam WAN dikelompokkan dalam 4 cara, yaitu; dial-up, leased line (sewa jalur khusus), jalur switched (circuit-switched) dan paket switched (packet-switched).

27.LAN menggunakan kabel sendiri dengan aturan susunan pemasangan kabel (topologi), aturan yang popular dalam LAN adalah IEEE 802.3 (Ethernet), IEEE 802.5 (token-ring) dan FDDI (Fiber Optik).

5. Perkembangan Komunikasi Data

1. Tahun 1837, Samuel Morse mempatenkan sistem telegraph

2. Tahun 1860, Pony Express mambuat sistem yang lebih murah biaya dibanding telegraph dan yang dihantarkan hanya huruf dan angka

3. Tahun 1876, Alexander Graham Bell mempatenkan sistem telefon

4. Tahun 1919, dunia menyetujui pemakaian telefon secara automatik

5. Tahun 1800-an, signal yang dihantar menggunakan media kawat tembaga, menimbulkan masalah dalam pemasangan kawat, sehingga dipikirkan cara untuk mengurangi penggunaan kawat.

6. Penelitian awal dalam masalah ini dilakukan, seperti Joseph Henry dengan penelitian ‘oscillations’ berfrekuensi tinggi dan Heinrich Hertz dengan gelombang eletromagnetik.

7. Tahun 1962, USA telah melancarkan Telstar (satelit komunikasi)

8. Tahun 1970, percobaan wireless oleh IBM

9. Tahun 1983, Telkom memperkenalkan Datel (Data Over Telephone Line), pengguna dapat menggunakan PSTN (Public Switched Telephone Network) untuk komunikasi data.

10.Tahun 1990, penyebaran internet ke seluruh dunia 11.Tahun 1990, pemasaran produk wireless 12.Tahun 1993, pemakaian ISDN (Integrated Services Digital Network) diperkenalkan. 13.Tahun 1994, Telkom mulai memasang ATM dan menyatukan dengan teknologi SDH (Synchronous Digital Hierarchy) untuk video conference seperti multimedia interaktif.

14.Tahun

dan beberapa tahun kemudian (sekitar tahun 1997)

1994,

pemasyarakatan

Internet

dibangunnya Backbone Indosatnet untuk melayani pengguna

6. Media Komunikasi Dan Penghantar Data

Media komunikasi yaitu alat tempat jalur jalannya data. Media komunikasi terdiri atas 2, yaitu :

1. Guided (dipandu), yaitu media yang membawa data melalui saluran yang fisiknya dapat dilihat, seperti kabel telpon, kabel koaxial dan kabel serat optik.

2. Unguided (tidak dipandu), yaitu yang membawa data yang saluran fisiknya tidak dapat dilihat, seperti melalui udara, satelit dan infra merah.

7

Media Guided Media jenis guided yang digunakan dalam komunikasi data terdiri atas :

a) Twisted-Pair (2 kabel yang dijalin) Spesifikasi kabel ini adalah :

Harganya paling murah dibandingkan dengan media komunikasi yang lain.

Mengandung dua kabel tembaga yang dijalin (twist), dimana jalinan ini berfungsi untuk mengurangi gangguan

Sesuai untuk jarak jauh dengan frekuensi yang rendah. Bandwidth 3100 Hz (300 3400 Hz) dengan kecepatan penghantaran data antara 2400 bps – 28.8 Kbps (kilo bit per second) yang tergantung terhadap modulasi, kerapatan media dan teknologi interface yang digunakan.

Dapat membawa data pada kecepatan 64 Kbps sampai 100 Mbps.

Dapat digunakan untuk membawa data dan suara, yang biasanya digunakan pada telepon

b) Kabel Coaxial Spesifikasi kabel ini adalah :

Satu jenis kabel tembaga yang mengandung tiga lapisan pelindung untuk menghalangi gangguan.

Inteference dari luar akan diserap oleh konduktor luar dan dibumikan (ground)

Jenis kabel ini mempunyai beberapa jenis berdasarkan besar diameternya.

Digunakan untuk frekuensi yang tinggi sampai 400 MHz, dan dapat membawa data sampai ratusan Mbps.

Media ini sering digunakan untuk kabel antena TV.

Wayar tembaga (konduktor dalam) Penebat Konduktor luar (Jalinan Wayar Tembaga) Penebat Luar

c) Kabel Fiber Optic Spesifikasi kabel ini adalah :

Ukurannya sangat kecil (seperti sebesar rambut).

Terbuat dari kaca atau plastik, karena kaca dapat membawa data lebih jauh.

Mempunyai bandwidth dan kecepatan yang sangat tinggi (dalam LAN dapat membawa data dengan kecepatan rata-rata 100 Mbps).

Menggunakan cahaya untuk membawa data, dengan metoda mehidupkan (switch on) atau mematikan (switch off) cahaya.

Datanya tidak dapat terganggu oleh bunyi.

Data yang sedang dihantar tidak dapat di sabotase dari luar karena pengkodean sangat rumit.

Harga kabel dan interfacenya (FDDI – Fiber Distributed Data Interface) lebih mahal dibandingkan dengan kabel coaxial.

Lebih tahan terhadap karat, kebakaran dan kilat, dan bahan kimia yang dapat merusaknya hanya asam hydroflourik.

8

Media Unguided Media jenis unguided yang digunakan dalam komunikasi data terdiri atas :

a) Satelit Kelas frekuensi yang dapat dihantar oleh satelit terdiri atas :

C-Band : dengan frekwensi 4-6 GHz (Giga Hertz)

Ku-Band: dengan frekwensi 12-14 GHz

Ku-Band: dengan frekwensi 20-30 GHz Kemampuan satelit, terdiri atas :

a. Membawa data dengan kadar yang sangat cepat.

b. Biaya yang murah

c. Dapat menjangkau kawasan yang luas

d. Penyampaian data tidak bergantung terhadap jarak. Untuk menerima data di bumi menggunakan VSAT (Very Small Aperture Terminal), tetapi sangat bermasalah dalam keselamatan data dan gangguan hujan.

b) Gelombang Mikro Spesifikasi media ini adalah :

Menggunakan cakram parabola untuk menerima atau menghantar data

Penghantaran data harus dalam bentuk ‘line of sight’ (tidak boleh ada penghalang).

Sangat cocok untuk kawasan yang susah untuk pasang kabel

Datanya mudah terganggu oleh hujan yang lebat dan asap

Setiap jarak 25 – 30 meter harus menggunakan repeater.

Tidak begitu cocok untuk kawasan bandar udara karena akan dapat bercampur dengan gelombang yang lain. Penghantaran data melalui media penghantar terdiri atas 2 (dua) cara, yaitu :

a. Baseband, yaitu penghantaran data yang dilakukan oleh signal digital, sehingga data yang dihantar melalui media penghantar digital tidak perlu terjadi pertukaran signal (hanya menggunakan signal digital).

b. Broadband, yaitu penghantaran data dilakukan oleh signal analog, sehingga data digital yang dihantar harus terlebih dahulu ditukar ke signal analog sebelum memasuki media penghantar. Media yang digunakan untuk menukar signal dinamakan dengan MODEM (Modulator Demudulator). Kelemahan penghantaran broadband adalah karena kompleknya data dan biaya yang lebih tinggi (kabel & modem).

7. Meningkatkan Kemampuan Proses Komunikasi Data Komunikasi data yang baik adalah meningkatkan kemampuan komunikasi dan mengurangkan biaya dalam melakukan komunikasi data. Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi data dapat dilakukan dengan cara menggunakan alat tertentu atau teknik-teknik tertentu seperti alat yang dapat dipakai bersama dalam komunikasi, memberikan kerja-kerja komunikasi kepada alat tambahan dan sebagainya. Terdapat beberapa piranti komunikasi yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi seperti pemakaian bersama-sama kabel atau jalur komunikasi seperti :

9

FEP (Front End Processor) Host adalah suatu mesin yang sangat cepat dan sesuai digunakan untuk mengontrol penyajian,

penyimpanan dan pengambilan data dengan baik, dan tidak sesuai untuk melayani terminal yang lambat (akan menyebabkan host tidak maksimal menggunakan kemampuannya, sebab akan dibebani oleh terminal-terminal yang lambat) dan FEP biasanya mempunyai buffer untuk melayani terminal yang

lambat.

Jenis FEP terdiri atas 2, yaitu :

a. Peralatan yang khusus diprogram.

b. Komputer mini atau mikro yang sudah mempunyai peralatan yang dikhususkan untuk bertindak sebagai FEP.

Bentuk pengontrol yang dilakukan oleh FEP adalah seperti :

Pengontrol data mencapai media penghantar (seperti polling dan selecting),

Pembentukan pesan dan menyajikannya,

Pengontrol memperbaiki kesalahan data (ralat),

Log (historical logging atau statistical logging) Jenis-jenis FEP, terdiri atas :

a. Channel Extender, yaitu FEP yang mempunyai harga rendah dan mempunyai fungsi yang kurang. Alat ini dapat digunakan untuk menyambungkan secara terus-menerus menambah kecepatan pita penyimpanan, pencetak dengan kecepatan tinggi, komputer mikro atau komputer mini.

b. Line Splitter, yaitu hampir sama dengan piranti pemakaian bersama port, kecuali untuk jarak yang jauh dari FEP (dekat dengan lokasi terminal-terminal).

c. (Remote) Intelligent Controller, yaitu hampir sama dengan line splitter, tetapi juga dapat melakukan

kerja sebagian dari tugas FEP. Contohnya pemakain bersama terhadap satu modem dengan menggunakan satu jalur saja. Multiplexer yaitu suatu piranti yang dapat dilalui oleh beberapa channel melalui satu kabel secara transparan untuk host atau terminal, dengan multiplexing akan dapat dilalui oleh kabel untuk terminal atau piranti secara penggandaan, seperti 4, 8, 16 atau 32 secara serentak. Multiplexer diletakan pada ujung piranti komunikasi yang mempunyai kecepatan tinggi dengan menggunakan konfigurasi Multidrop.

1. Protocol converters, yaitu menghubungkan rangkaian-rangkaian yang menggunakan protokol yang berbeda.

2. Line splitter, yaitu suatu piranti yang dapat dipakai bersama-sama oleh banyak terminal berkongsi menjadi satu port FEP.

8. Aspek-aspek teknologi komunikasi data dan suara

Macam-macam komunikasi yang ada : Komunikasi suara, Komunikasi Berita dan Gambar serta Komunikasi Data

1. Komunikasi Suara Merupakan jenis komunikasi yang paling umum digunakan berupa informasi yang disampaikan melalui perantara suara untuk didengarkan. Contoh dari komunikasi suara adalah :

10

a.

Komunikasi siaran radio / radio broadcasting Informasi dipancarkan ke segala arah dan siapapun diperbolehkan menerima informasi tersebut dan informasi yang dikirimkan bersifat umum. Contoh :

Radio RRI

b.

Komunikasi radio terbatas, kerahasian terjaga, jarak jangkauannya paling luas. Menggunakan manajemen pertukaran. Contoh : Telephone dial, Handphone.

2.

Komunikasi Berita dan Gambar Merupakan komunikasi berupa informasi berita tertulis ataupun gambar. Gambar yang dikirim berupa gambar hidup (video) ataupun gambar diam (statis). Contoh dari komunikasi berita dan gambar adalah :

Komunikasi telegraf

Komunikasi telex

Komunikasi Faximile

Komunikasi Siaran T Komponen Sistem Komunikasi 3. Komponen sistem komunikasi yang utama

a. Pengirim (Tranceiver) Pihak yang mengirimkan informasi, misalnya pesawat telepon, telex, terminal, dan lain-lain. Tugasnya adalah membangkitkan berita atau informasi dan menempatkannya pada media transmisi.

b. Media Transmisi Media yang digunakan untuk menyalurkan (mengirimkan) ketempat tujuan (penerima), misalnya saluran fisik (kabel), udara dan cahaya.

c. Penerima (Receiver) Pihak yang menerima informasi, misalnya pesawat telepon, telex, terminal, dan lain-lain. Tugasnya

adalah menerima berita atau informasi yang dikirimkan oleh pengirim berita. Tujuan utama dari komunikasi : menyampaikan informasi dari 1 sumber ke sumber lain secara tepat dan cepat. Berdasarkan cara penyampaian informasinya, bentuk komunikasi terbagai atas 2 macam, yaitu :

1. Komunikasi dari titik ke titik (point to point communications) Informasi yang disampaikan oleh pengirim hanya diberikan kepada penerima saja. Contohnya :

2.

telepon, telex, faxcimile, pager.

Komunikasi dari 1 titik ke segala arah (broadcast communications) Informasi yang disampaikan oleh pengirim dapat diterima olehsiapa saja yang membutuhkan informasi tersebut. Contohnya :

komunikasi siaran radio dan televisi

Cara kerja sistem komunikasi data sederhana :

a. Berdasarkan gbr yg ada, sistem komunikasi data meliputi komputeratau terminal yg bertindak sebagai

pengirim, modem, kabel penghubung, peralatan pengubah telepon, fasilitas saluran pertukaran, penerima (komputer host dan terminal).

b. Komputer dan terminal digunakan untuk memasukkan informasi. Alat tersebut berupa terminal yg ditempelkan ke mikrokomputer ataumainframe atau mikrokomputer dgn keyboard and printer atau mesin fax atau alat masukan yg lain.

c. Kabel penghubung in the picture menghubungkan pengirim ke modem. Kabel tsb dpt berupa coaxial cable, fiber optics, dan lainnya.

11

d. Modem mengubah digital signal dari komputer atau fax ke analog signal sehingga peralatan pengubah telepon dpt menerimanya. Sinyal ini kemudian diteruskan kefasilitas pengubah dan pengendali dari perusahaan telepon. e. Dari fasilitas pengubah dan pengendali, modem pada receiver akan mengubah kembali analog signal ke digital signal untuk diteruskan ke komputer host atau terminal untuk memproses pesan/informasi yg dikirimkan.

9. Jaringan komunikasi data

Jaringan adalah seri dari beberapa point yang dihubungkan oleh beberapa jenis saluran komunikasi. Jaringan komunikasi data merupakan kumpulan sirkuit komunikasi data yg dikelola sebagai kesatuan tunggal. Kumpulan jaringan komunikasi data, orang yg memasukkan data, yg menerima data dan yg mengelola dan mengendalikan jaringan, membentuk sistem komunikasi. Kriteria utama dari jaringan komunikasi data untuk dapat berjalan dengan baik:

a. Performance : jaringan komunikasi data dpt menghantarkan data dengan tepat waktu, di mana performance diukur dengan waktu respon jaringan. Waktu respon jaringan hrs sesuai dengan apa yg dikehendaki oleh user. Faktor yg mempengaruhi waktu respon adalah jumlah pemakai dlm sistem tsb, kecepatan transmisi, jenis media transmisi dan jenis hardware/software yg digunakan.

b. Consistency & Reliability : Data yg ditransmisikan hrs tepat, konsisten dan dpt diandalkan sehingga user yakin akan informasi yg dihasilkan.

c. Recovery : Jika mengalami kegagalan, jaringan hrs dapat segera dipulihkan kembali ke tingkat operasi yg ditentukan sehingga kerusakan yg ditimbulkan seminim mugkin.

d. Security : Pengaksesan data harus dilindungi dr pihak-pihak yg tidak berkepentingan olehnya keamanan jaringan perlu dilakukan dengan sebaiknya.

e. Contoh jaringan komunikasi yg sering digunakan adalahe. Contoh jaringan komunikasi yg sering digunakan adalah jaringan komputer atau computer networks. Sebuah jaringan komputer dapatmenyediakan media komunikasi yang sangat kuat di antara orangorang yang terpisah jauh.

f. Videotext : kemampuan terjadinya transmisi dua arah antara televisi atau komputer dalam rumah dengan perusahaan di luar rumah. Contoh : online banking, email, online video game

g. Satelit : dengan menggunakan receiver and transmitter TV satelit rumah, kita dapat berkomunikasi dengan orang lain melalui disk satelit yg ditempatkan pada propertinya. Antena ini dapat menerima dan mengirimkan suara atau data ke bagian dunia lain dengan merelaynya ke satelit lain yg mengorbit bumi. For example, GPS, televisi

Komunikasi Data Komunikasi data merupakan gabungan dari teknik telekomunikasi dengan teknik pengolahan data. Telekomunikasi adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan penyaluran informasi dari titik ke titik yang lain. Pengolahan data adalah segala kegiatan yangberhubungan dengan pengolahan data; Gabungan kedua tehnik ini selain disebut dengan komunikasi data juga disebut dengan teleprocessing (pengolahan jarak jauh); Secara umum komunikasi data dapat dikatakan sebagai proses pengiriman informasi (data) yang telah diubah dalam suatu kode tertentu yang telah disepakati melalui media listrik atau elektrooptik dari titik ke titik yang lain; Sistem komunikasi data adalah jaringan fisik dan fungsi yang dapat mengakses komputer untuk mendapatkan fasilitas seperti menjalankan program,

12

mengakses basis data, melakukan komunikasi dengan operator lain, sedemikian rupa sehingga semua fasilitas berada pada terminalnya walaupun secara fisik berada pada lokasi

yang terpisah. Pemikiran Dalam Mengintegrasikan semua jenis komunikasi menjadi satu sistem, yaitu ISDN (Integrated Service Digital Network ) atau Jaringan Digital Pelayanan Terpadu. Keuntungan Komunikasi Data :

1. Pengumpulan dan persiapan data > Bila pada saat pengumpulan data digunakan suatu terminal cerdas maka waktu untuk pengumpulan data dapat dikurangi sehingga dapat mempercepat proses.

2. Pengolahan data > Karena komputer langsung mengolah data yang masuk dari saluran transmisi

3. Distribusi > Dengan adanya saluran transmisi hasil dapat langsung dikirim kepada pemakai yang memerlukannya.

Tujuan Komunikasi Data :

1. Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah besar lebih efesien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari suatu tempat ketempat yang lain;

2. Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukung dari jarak jauh (remote computer use).

3. Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol, baik desentralisasi maupun sentralisasi;

4. Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem computer.

5. Mengurangi waktu untuk pengolahan data;

6. Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan).

7. Mempercepat penyebarluasan informasi.

Faktor - faktor pertimbangan Komunikasi Data

1. Pengsinyalan Pengsinyalan (signalling) adalah suatu prosedur atau protokol yang harus dilaksanakan

terlebih dahulu sebelum pengiriman informasi dimulai.

2. Media transmisi harus efesien dan dapat melayani berbagai jenis alat. Karakteristik transmisi :

lebar frekwensi yang dapat ditampung

redaman

daya yang dapat ditampung

waktu yang dibutuhkan

3. Cara Penomoran harus unik dan mengikuti rekomendasi atau persetujuan dari pihak tertentu.

4. Cara menyalurkan hubungan (routing) Menentukan policy ( kebijaksanaan ) bagaimana suatu

hubungan akan dilaksanakan.

5. Cara menghitung biaya (tarif) Menentukan struktur harga bagi jasa pelayanan yang harus dibayarkan.

13

Bidang-bidang Operasi Komunikasi Data

1. Bidang Data Collection. Data dapat dikumpulkan dari beberapa tempat (remote station) disimpan dalam memori dan pada waktu - waktu tertentu data tersebut akan diolah.Contoh : aplikasi inventori, penggajian.

2. Bidang Inquiry and Response. Pemakai dapatmengakses langsung ke file atau program. Data yang didikirimkan ke sistem Komputer dapat langsung diproses dan hasilnya dapat segera diberikan. Bila pemakai melakukan dialog dengan komputer maka sistem semacam ini disebut interaktif. Contoh : aplikasi perbankan, pembayaran dipertokoan.

3. Bidang Storage and Retrival. Data yang sebelumnya disimpan dalam komputer dapat diambil sewaktu - waktu oleh pihak yang berkepentingan. Contoh : aplikasi Message Switcing dan E-Mail.

4. Bidang Time Sharing. Sejumlah pemakai dapat mengerjakan programnya secara bersama-sama. Setiap pemakai diberikan kesempatan untuk bekerja selama jangka waktu tertentu yang tetap besarnya, setelah itu pemakai lain akan mendapatkan kesempatan. Kalau terlalu banyak data yang harus dikerjakan dalam satu satuan waktu fasilitas roll in-roll out harus dipergunakan. Contoh : aplikasi pemakai sistem komputer secara bersama untuk pengembangan perangkat lunak (software), perhitungan, rekayasa, pengolah kata (word processing), CAD (computer aided design), dan sebagainya.

5. Bidang Remote Job Entry. Remote Job terminal mengirimkan program atau data (teks) untuk disimpan ke komputer pusat tempat data diproses. Program itu akan dikerjakan secara batch, yaitu diolah setelah gilirannya tiba. Contoh : aplikasi yang menggunakan peralatan sistem komputer yang tempatnya berjauhan.

6. Bidang Real Time Data Processing and Process Control. Hasil proses dikehendaki dalam waktu yang sesuai dengan kepentingan proses tersebut (real time). Contoh : aplikasi pengaturan peralatan industri, sistem kendali proses, sistem telekomunikasi, dsb.

7. Bidang Data Exchange Among Computer. Pertukaran databerupa program, file dan sebagainya antar sistem komputer. Pada aplikasi ni data yang dipertukarkan jumlahnya banyak dan waktu yang dikehendaki singkat sekali.

Aktivitas Pembelajaran

Dalam

kegiatan

ini

peserta

diklat

akan

melakukan

analisis

terhadap

ragam

pemodelan

struktur

basis

data

dan

arsitektur

aplikasi

basis

data.

Bentuk

kelompok

diskusi

setiap

kelompok

terdiri

dari

3-4

orang.

Bacalah

seluruh

langkah dibawah ini kemudian lakukan dengan cermat dan teliti.

1. Baca dan amati uraian materi diatas dan carilah sumber bacaan lain yang relevan melalui media internet.

2. Analisalah aspek-aspek komunikasi data yang meliputi antara lain Komunikasi Suara ,Komunikasi

Berita dan Gambar , Jaringan komunikasi data tentukan contoh aspek komunikasi data tersebut.

3. Diskusi dan komunikasikan hasilnya dalam kelompok dan buatlah kesimpulan.

4. Buatlah Laporan dan komunikasikan hasil laporan dan pembahasan dengan guru.

14