Anda di halaman 1dari 2

Brand Association

Asosiasi dari merek adalah segala sesuatu yang terhubung kepada ingatan seseorang terhadap

suatu brand. Suatu asosiasi dapat terkait dengan pandangan terhadap perceived quality dan

positioning dari brand tersebut.

Sebelas tipe dari asosiasi terhadap suatu merek adalah atribut produk tersebut intangible,

benefit, untuk pelanggan, harga yang relative terhadap pesaing, pemakai produk tersebut,

celebrity, gaya hidup dan kepribadian, kelas dari produk, pesaing dan Negara atau area

geografis

Asosiasi ini menjadi dasar dari keputusan beli dan loyalitas terhadap suatu brand.

Asosiasi ini menciptakan nilai tersendiri pada perusahaan melalui:

1. Membantu proses atau memanggil suatu informasi

Asosiasi yang tinggi akan membantu terutama pada saat pengambilan keputusan untuk

membeli. Melalui asosiasi yang tinggi maka pelanggan dapat dengan mudah mengingat dan

mengasosiasikan brand tersebut pada suatu kebutuhannya.

2. Membuat brand tersebut terdiferensiasikan.

Suatu asosiasi yang terdiferensiasikan akan menjadi suatu keunggulan kompetitif yang

utama. Asosiasi yang tinggi akan menjadi suatu penghalang bagi pesaing untuk menyerang

brand tersebut.

3. Membangun alasan untuk membeli.

Hadirnya brand association akan memberikan alasan yang kuat bagi pelanggan untuk

mengkonsumsi produk tersebut.


4. Menciptakan perasaan atau emosi yang positif.

Asosiasi akan menstimulasi emosi yang positif antara pelanggan dengan

brand tersebut. Melalui pengalaman yang diberikan setelah mengkonsumsi brand tersebut

akan menambah kuat jalinan loyalitas pelanggan.

5. Menyediakan basis untuk melakukan eksistensi brand.

Melalui asosiasi yang kuat serta perceived quality yang kuat maka brand eksistensi dapat

diakukan untuk memperkuat portfolio suatu perusahaan tanpa harus membuat dari awal.

Brand Association
Menurut Darmadi, dkk (2001:4) brand association adalah:
Mencerminkan pencitraan suatu merek terhadap suatu kesan tertentu dalam kaitannya dengan
kebiasaan, gaya hidup, manfaat, atribut produk, geografis, harga, pesaing, dan lain-lain.

Pengertian asosiasi merek yang dikemukakan oleh Aaker (1996:106) dalam buku The
Power of Brand, Freddy Rangkuti (2002:43) adalah “segala hal yang berkaitan dengan ingatan
mengenai merek”. Asosiasi akan menjadi faktor yang penting, jika merek yang produsen miliki
mirip dalam hal atribut dengan merek lainnya atau jika perusahaan merupakan hal penting untuk
dilihat. Suatu merek akan lebih kuat apabila dilandasi pada banyak pengalaman untuk
mengkomunikasikannya. Berbagai asosiasi yang diingat konsumen dapat dirangkai sehingga
membentuk citra tentang merek atau brand image didalam benak konsumen. Secara sederhana,
pengertian brand image adalah sekumpulan asosiasi merek yang terbentuk dibenak konsumen.
Konsumen yang terbiasa menggunakan merek tertentu cenderung memiliki konsistensi
terhadapbrand image atau hal ini disebut juga dengan kepribadian merek (brand personality).