Anda di halaman 1dari 34

BAB I

PENDAHULUAN

Perkembangan pelayanan kesehatan selalu bergerak dinamis mengikuti


perkembangan teknologi. Ukuran kemajuan suatu negara sebagai salah satu para
meternya adalah derajat kesehatan rakyatnya dengan kata lain adalah pelayanan
kesehatan rakyatnya dengan kata lain adalah pelayanan kesehatannya.
Pelayanan Gawat Darurat sebagai bagian integral pelayanan kesehatan
intra rumah sakit juga selalu berusaha mengikuti perkembangan kemajuan
tersebut. Perkembangan pelayanan Gawat Darurat di RSUD LANDAK diawali
tahun 2002. ketika itu puskesmas Ngabang berkembang menjadi Rumah Sakit
Umum Dareah Landak, dengan persyaratan dari Kabupaten yang baru yang
mengharuskan adanya rumah sakit umum daerah yang memiliki Unit Gawat
Darurat (UGD).
Melalui buku ini kami harapkan pembaca bisa melihat sekilas gambaran
tentang RSUD LANDAK dan lebih spesifik lagi tentang tata organisasi di unit
gawat darurat.

1
BAB II
GAMBARAN UMUM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANDAK

A. Riwayat RSUD Landak


Pada mulanya bangunan RSUD Landak adalah merupakan Puskesmas
Ngabang. Pada tahun 2002 Puskesmas Ngabang beralih fungsi menjadi
RSUD Landak yang merupakan Lembaga Teknis yang setara dengan bentuk
kantor dan merupakan unsur penunjang Pemerintah Daerahyang berada
dibawah sertavtanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
Dasar Hukum pembentukan RSUD Landak adalah Peraturan Daerah
Kabupaten Landak No.63 tahun 2002 tentang Organisasi dan Tata Kerja
RSUD Landak.
RSUD Landak berlokasidi jalan raya Ngabang – sanggau Dsn.Dengoan
Ds.Tebedak Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak tenteang penetapan
kelas dan izin Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Landak Nomor
445/474/HK/III-2015 pada tanggal 12 November 2015.

B. Rencana Strategis/RENSTRA
Upaya pembangunan kesehatan di RSUD Landak telah dilakukan
secara bertahap dan berkesinambungan melalui arah kenijakan pembangunan
kesehatan dijabarkan dalam pola operasional serta terkendali yaitu :
1. Program Upaya Kesehatan Perorangan
a. Peningkatan Pelayanan Kesehatan
b. Peningkatan menejemen Pelayanan
c. Pemantapan sebagai rumah sakit rujukan
d. Peningkatan Sarana dan Prasarana
2. Program menejemen dan kebijakan pembangunan kesehatan
a. Penataan Sistem
b. Penataan keuangan dan Akuntansi
c. Dilat SDM

2
d. Evaluasi Pelaksanaan / Implementasi ISO dan Akreditasi
e.
C. Kinerja Yang Telah Dicapai
1. Program Peningkatan pelayanan Kesehatan
 Adapun pelayan yang diberikan meliputi Tindakan Operasi, Rawat
Darurat, Rawat Jalan, Rawat Inap, pelayanan menunjang medis obat-
obatan/ bahan habis pakai, bantuan transpot antar jemput pasien.
 Pelaksanaan stok opname peralatan medis, obat dan alat habis pakai
yang dilaksanakan pada setiap unit pelayanan untuk mengontrol
penggunaan peralatan tersebut agar lebih efisien.
 Penambahan kotak saran, setiap bulan dan dievaluasi dan dibahas
dalam rapat pertemuan bulanan sekali untuk menampung masukan,
saran kritik dari masyarakat dalam upaya mencari solusi dalam
peningkatan pelayanan.
 Peningkatan pelayanan di instalasi farmasi dengan pemakaian obat
rasional di semua jenis pelayan.
 Upaya peningkatan gizi untuk mendukung menejemen gizi dirumah
sakit.
 Penataan dan pengembangan di instalasi Sterilisasi dan Ruang
Tindakan.
 Penataan pengembangan di rawat Inap.

2. Program Peningkatan Menejemen Pelayanan


 Penyempurnaan Standart Operasional Prosedur
 Penyempurnaan alur pelayanan rumah sakit
 Penataan sistem keuangan
 Penataan sumber daya manusia

3. Program Pemantapan Sebagai Rumah Sakit Rujukan


 Pelatihan perawat/bidan untuk meningkatkan pelayanan.

4. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana :

3
 Pembangunan instalasi genset .

5. Program Rutin
a. Pemeliharaan dan Pengadaan alat
 Pemeliharaan Fisik gedung untuk meningkatkan penampilan fisik
dan meningkatkan fungsi sarana dan prasarana rumah sakit
 Pemenuhan bahan dan alat operasional rumah sakit.
 Pemantauan dan pemeliharaan peralatan medis, non medis serta
taman dan lingkungan.
c. Pelayanan rutin setiap instalasi.
 Instalasi Rawat Jalan
 Peningkatan profesionalisme petugas dirawat jalan dan
meningkatkan budaya” Senyum, Sapa, Salam” dalam
melayani pasien.
 Biling sistem dan rekam medik dengan kompeterisasi.
 Adanya rawat darurat serta pelayanan informasi.
 Inastalasi Rawat Inap
 Peningkatan BOR ( BOR ideal 60-85%), dengan terus
mensosialisasikan dan meningkatkan pelayanan rumah sakit
pada masyarakat .
 Pelayanan Penunjang medis
Pelayanan farmasi, pelayanan gizi, pelayanan laundry, dan
laboratorium klinik.
1. Penataan sistem
a. Penataan Administrasi / keuangan dan akutansi
 Penataan sistem keuangan yang accountable.
 Adanya sistem akuntansi & biling sistem yang computerized
 Penataan Administrasi.
b. Relokasi tenaga medis, para medis dan Administrasi.

4
BAB III
VISI, MISI DAN TUJUAN RSUD LANDAK.

A. Visi
Visi merupakan cara pandang jauh ke depan kemana Instansi Rumah
Sakit Umum Daerah Kabupaten Landak harus dibawa dan berkarya agar
tetap konsisten dan dapat eksis, antisipatif,inovatif dan produktif.
Visi Rumah Sakit Umum Daerah Landak telah ditetapkan dengan
mempertimbangkan nilai-nilai sebagai berikut:
1. Etos kerja
2. Kerjasama tim (team work)
3. Semangat lokal
4. Pemberdayaan masyarakat
5. Perbaikan disemua line secara berkesinambungan
Dari kelima nilai tersebut, maka perumusan visi Rumah sakit
Umum Daerah Kabupaten Landak sebagai berikut
“TERWUJUDNYA PELAYANAN RUMAH SAKIT YANG
BERMUTU DAN TERJANGKAU SERTA BERDAYA SAING”
B. Misi

Misi merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan agar tujuan organisasi


dapat terlaksana dan berhasil dengan baik sesuai dengan visi yang telah
ditetapkan.
Misi Instansi RSUD Landak Kabupaten Landak adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit.
2. Meningkatkan kwalitas dan kuantitas profesionaloisme Sumber Daya
Manusia Rumah sakit
3. Meningkatkan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit.
Misi tersebut disusun dengan mempertimbangkan adanya kebutuhan
maupun tuntutan pada masyarakat yang menginginkan adanya akuntabilitas
penyelenggara pemerintah, adanya aparatur bersih, adanya terselenggaranya
manajemen pemerintah.

5
C. Falsafah RSUD Landak
1. Pasien dan pelanggan lainnya adalah manusia yang mempunyairasa
menyukai dan tidak menyukai,sehingga kewajiban rumah sakit adalah
memberikan pelayanan terbaik
2 . Kehadiran pasien dan pelanggan lain adalah kepercayaan yang
diberikan kepada rumah sakit
3. Keluhan pasien dan pelanggan lain merupakan wujud kecintaan kepada
rumah sakit untuk meningkatkan mutu pelayanan sesuai dengan yang
diharapkan.
4. Kepedulian rumah sakit terhadap linkungan merupakan bagian dari
kepedulian terhadap kelestarian ekosistem;dan
5. Karyawan dan manajemen selalu berusaha meningkatkan ilmu
pengetahuan sesuai dengan perkembangan teknologi, dan memandang
pengalaman sebagai guru terbaik.
D. Tujuan RSUD Landak
1. Tujuan dan sasaran strategis jangka menengah RSUD Landak.
Tujuan strategis merupakan penjabaran atgau implementasidari
pernyataan misi yang akan dicapai atau dihasilkan dalam kueun waktu I
(satu) sampai dengan 5 (lima) tahun
Sasaran strategis RSUD Landak merupakan penjabaran dari misi dan
misi yang telah ditetapkan, menggambarkan sesuatu yang akan
dihasilkan setiap tahun melalui serangkaian strategi.sasaran strategis ini
merupakan bagian integral dalam proses perencanaan strategis dan
merupakan dasar yang kuat untuk mengendalikan dan memantau
pencapaian kinerja RSUD Landak swerta lebih menjaamin suksesnya
pelaksanaan rencana jangka panjang yang sifatnya menyeluruh, dengan
demikian apabila sasaran yang ditatapkan telah dicapai maka diharapkan
tujuan strategis.

6
2. Strategi dan kebijakan jangka menegah RSUD Landak
Strategi adalah suatu pernyataan mengenai arah dan tindakan yang
diinginkan oleh organisasi diwaktu yang akan datang. Strategi yang
dilakukan RSUD Landak adalah melakukan evaluasi pelaksanaan visi,
misi, dan tupoksi organisasai yang telah dilaksanakan selama ini dan
melakukan penyususnan rencana kerja organisasi serta melakukan
perencanaan yang streategik meliputi penetapan kebijakan, program
operasional dan kegiatan atau aktivitas dengan memperhatikan sumber
daya yang ada serta keadaan lingkungan yang dihadapi.

7
BAB IV
STRUTUR ORGANISASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANDAK

RSUD Landak adalah rumah sakit milik Pemerintah Daerah Kabupaten


Landak yang diklasifikasikan sebagai rumah sakit umum kelas C non pendidikan
yang mempunyai fasilitas dan kemampuan medis spesialistik dan merupakan
rumah sakit rujukan untuk wilayah kabupaten Landak dan sekitarnya.
Dalam peraturan Bupati Landak no.12 tahun 2016 pasal 4 ayat (1)
Susunan Organisasi RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LANDAK terdiri dari :
 Direktur
 Ka.Bag Tata Usaha
1. Sub Bag Umum Dan Kepegawaian
2. Sub Bag Perencanaan, Evaluasi Dan Pelaporan
3. Sub Bag Keuangan Dan Aset
 Satuan Pengawas Internal
 Komite Medik
 Komite Keperawatan
 Bidang Pelayanan Medik
1. Seksi Pelayanan Medik
2. Seksi Pelayanan Keperawatan Dan Pengendalian Mutu
 Bidang Penunjang Medik
1. Seksi Penunjang Medik
2. Seksi Penunjang Non Medik

8
V
STRUKTUR ORGANISASI UGD
RSUD LANDAK

Unit Gawat Darurat merupakan salah satu unit pelayanan yang dalam
struktur organisasi merupakan bagian dari UGD dikepalai oleh seorang Kepala
Instalasi. Kepala Instalasi dalam menjalankan tugas dibantu oleh Kepala Ruangan
dan didukung oleh tiga orang seksi. Sedangkan TIM UGD dipimpin oleh seorang
perawat sebagai kepala TIM. Dalam menjalankan tugasnya TIM UGD
bertanggung jawab kepada Kepala Ruangan UGD. Keberadaan Organisasi UGD
dituangkan dalam SK Direktur No. RSBAMN/SK/07/004.

9
DIREKTUR
Dr.Pius Edwin Wiwin

KEPALA INSTALASI UGD


Dr. H.S.Wahyu Purnomo,Sp.B

Karu UGD
Puji Astuti, A.Md.Kep

TIM II
TIM I

Staf non Medis

10
DIREKTUR RSUD LANDAK

Dr. PIUS EDWIN WIWIN

Keterangan :
Garis Komando
Garis Koordinasi

11
BAB VI
Uraian Jabatan

URAIAN JABATAN Uraian Jabatan 1


NAMA JABATAN : Kepala Instalasi
UNIT KERJA : UGD
KOMPETENSI JABATAN : Dokter Spesialis.
PENGALAMAN KERJA : 2 Tahun / 3 Tahun
HASIL KERJA :
 Kinerja Unit
 Mutu Pelayanan
 Laporan Tahunan
 Usulan SOP

Uraian Tugas :
1. Melakukan Supervisi berupa bimbingan, arahan, pengawasan dan evaluasi
pada staf di bawah.
2. Membuat usulan/revisi
3. Menyusun rencana Pengembangan unit
4. Memimpin rapat koordinasi di Unit
5. Memimpin kegiatan audit internal unit
6. Menyusun buku laporan tahunan
7. Membuat laporan yang bersifat insidentil
8. Membuat usulan penilaian kinerja staf
9. Memimpin koordinasi di UGD dalam keadaan KLB
10. Mengusulkan/merencanakan pengembangan SDM
11. Menghadiri rapat mewakili unit
12. Menjalankan tugas yang diberikan pimpinan di atasnya.

12
Tanggung Jawab :
1. Kelancaran kegiatan Pelayanan
 Alur
 Kecepatan respon time
2. Menjamin mutu pelayanan
 Ketepatan terapi
 Ketepatan diagnosa
 Ketertiban menjalankan prosedur
 Menanggapi komplain
3. Komunikasi
 Tersampaikannya kebijakan menejemen kepada staf
 Menjawab komplain baik intern maupun extern
 Akomodir terhadap masukan
4. Menjamin Kesiapan dan ketersediaan sarana dan prasarana
5. Menjaga suasana kerja yang harmonis
6. Mengupayakan kesejahteraan staf

Wewenang
1. Menilai, menegur, memberi sanksi dan motivasi bawahan di bagian rekam
medis.
2. Meminta arahan dari atasan
3. Menjalankan tugas untuk mewakili atasan langsung
4. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
5. Memaraf surat, nota dinas dan laporan
6. Menandatangani surat nota dinas

13
Uraian Jabatan 2
NAMA JABATAN : Kepala Ruagan
UNIT KERJA : UGD
KOMPETENSI JABATAN :
PENDIDIKAN : DIII KEPERAWATAN
PENGALAMAN KERJA : 3 Tahun
PELATIHAN : PPGD/Manajemen Keperawatan/CI
HASIL KERJA :
 Kinerja pelayanan keperawatan
 Usulan penilaian Kinerja Staf keperawatan
 Usulan pengembangan staf keperawatan

Uraian Tugas :
1. Melakukan supervisi kepada Ketua TIM
2. Supervisi terhadap pelaksanaan Protap bidang keperawatan dan
administrasi
3. Menyiapkan bahan dalam bentuk pembuatan laporan tahunan
4. Mebuat usulan penilaian kinerja staf
5. Mengusulkan/merencanakan pengembangan SDM khususnya staf
keperawatan.
6. Menghadiri rapat koordinasi bidang perawatan
7. Mengajukan surat perintah kerja perbaikan sarana dan prasarana
8. Mengajukan permintaan barang kebutuhan rutin/cito.
9. Menjalankan tugas yang diberikan pimpinan di atasanya

Tanggung Jawab :
1. Kelancaran kegiatan pelayanan keperawatan di UGD
2. Menjaga mutu Pelayanan
 Penampilan TIM
 Etika TIM
 Keterampilan Tindakan
3. Menjamin kedisiplinan pelaksanaan Protap

14
Wewenang :
1. Mengarahkan, membimbing, mengevaluasi, menegur, dan memotivasi staf
yang berada di bawahnya.
2. Menyusun formasi TIM
3. Membagi tugas yang bersifat insidentil
4. Meminta arahan dari atasan
5. Meminta masukan dari bawahan dan unit kerja lain yang terkait
6. Memberi saran dan pertimbangan kepada atasan
7. Menandatangani Surat-Surat

15
Uraian Jabatan 3
NAMA JABATAN : KETUA TIM
UNIT KERJA : UGD
KOMPETENSI JABATAN :
PENDIDIKAN : DIII Kep
PENGALAMAN KERJA : 3 Tahun
PELATIHAN : BTCLS
HASIL KERJA :
 Kinerja TIM
 Pelayanan Keperawatan

Uraian Tugas :
1. Melaksanakan Asuhan Keperawatan
2. Melaksanakan tugas limpah
3. Mengatur dan membagi tugas anggota TIM
4. Melaporkan kerusakan sarana dan prasana pada unit terkait ataupun
kepada penanggung jawab seksi.
5. Melaporkan kepada koordinator keperawatan apabila ada kejadian
luarbiasa
6. Menghadiri rapat koordinasi
7. Membuat laporan jaga dan melakukan serah terima jaga

Tanggung Jawab :
1. Menjaga kekompakan TIM
2. Menjaga kedisiplinan pelaksanaan kegiatan anggota TIM agar
selalu sesuai protap
3. Menjamin kelancaran alur pelayanan
4. Menjaga kedisiplinan anggota TIM
5. Menjalin Komunikasi yang efektif antar anggota TIM maupun
dengan TIM lain
6. Jembatan komunikasi antara konsumen dan rumah sakit

16
Wewenang :
1. Memberi tugas kepada anggota TIM
2. Menegur, memberikan saran nasehat kepada anggota TIM
3. Meminta saran ataupun memberikan masukan kepada Koordinator
Keperawatan
4. Memberikan usulan kepada dokter jaga dalam hal teknis pelayanan

17
Uraian Jabatan
NAMA JABATAN : ANGGOTA TIM
UNIT KERJA : UGD
KOMPETENSI JABATAN
PENDIDIKAN : DIII KEPERAWATAN
PENGALAMAN KERJA : 0 Tahun
PELATIHAN : BLS/PPGD/BTCLS
HASIL KERJA :
 Pelayanan Keperawatan

Uraian Tugas :
1. Melaksanakan Tindakan Keperawatan
2. Melaksanakan tugas limpah
3. Mengatur dan membagi tugas anggota TIM
4. Melakukan pendokumentasian rekam medis
5. Melakukan pengkajian pada pasien
6. Melakukan entry data
7. Mengirim pasien ke IRNA/unit lain
8. Melakukan serah terima jaga

Tanggung Jawab :
1. Menjaga pelaksanaan tindakan sesuai protap
2. Menggunakan, menjaga dan merawat inventaris ruangan
3. Selalu menjaga penampilan, profesional dalam menjalankan tugas serta
menjunjung tinggi etika

Wewenang :
1. Meminta bimbingan kepada Ka.TIM
2. Memberikan usulan kepada Ka.TIM

18
Uraian Jabatan 4
NAMA JABATAN : STAF NON MEDIS
UNIT KERJA : UGD
KOMPETENSI JABATAN
PENDIDIKAN : SMA/D III
PENGALAMAN KERJA : 0 Tahun
PELATIHAN :
- Kebersihan kamar mandi
- Kesiapan alat tenun
- Kesiapan makan staf

Uraian Tugas :
1. Melaksanakan tugas dari pimpinan
2. Membersihkan ruangan dan kamar mandi
3. Mengelola dan menginventarisasi alat tenun
4. Mencuci instrumen dan mensterikanya
5. Mengirim dan mengambil barang ke CSSD
6. Merawat, mengepak dan mensterilkan handschoen
7. Membuat dressing
8. Membersihkan dan merawat brancart
9. Membantu transportasi pasien
10. Mengantarkan permintaan bon barang
11. Mengambil permintaan barang
12. Mengantar surat permintaan perbaikan alat
13. Mengantar surat ke bagian lain
Tanggung Jawab :
1. Menjamin ketersediaan alat tenun
2. Menjamin ketersediaan handschoen
3. Menjamin ketersediaan instrumen
Wewenang :
1. Mengatur stok dressing
2. Mengatur penyiapan handschoen
3. Mengusulkan kebutuhan alat tenun dan rumah tangga.

19
BAB VII
TATA HUBUNGAN KERJA

Laboratoriu Ranap Rajal KAMAR RUANG USG


m OPERASI

FARMASI RUMAH
UGD TANGGA

 Dengan Laboraturium
 Permintaan Pemeriksaan

 Dengan Rawat Jalan


 Mengirimkan pasien yang memerlukan follow up rawat jalan
 Konsul ke spesialis

 Dengan Kamar Operasi (IBS)


 Mengirim pasien yang memerlukan pembedahan/tindakan ke kamar
operasi

20
 Dengan Rawat Inap
 Mengirim Pasien
 Menerima konsulan pasien yang memerlukan penanganan gawat
darurat

 Dengan Farmasi
 Mengajukan Bon permintaan kebutuhan obat rutin
 Mengajukan Bon obat isidentil
 Menerima kunjungan pengawasan penyediaan

 Dengan Rumah Tangga


 Mengajukan Bon Alat Tulis Kantor
 Mengajukan Bon kebutuhan Alat Rumah Tangga rutin/insidentil
 Mengajukan usulan perbaikan sarana/prasarana
 Kontrol inventarisasi barang

21
BAB VIII
POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL UGD

Pola Ketenagaan dan Kualifikasi SDM Unit Gawat Darurat mengacu pada
buku Pedoman Pelayanan Gawat Darurat Departemen Kesehatan RI tahun 1995,
secara rinci disajikan pada tabel dibawah ini :

NAMA JUMLAH YANG


PENDIDIKAN SERTIFIKASI KET
JABATAN K.BUTUH ADA
Dokter
ACLS/BTLS/
Ka.Instalasi Spesialis /
GELS/PPGD
dokter umum
BTLS/GLS/PP
Dokter Jaga Dokter umum
GD
PPGD/Manaj
Ka.Ruangan S1/DIII kep
Kep.
Ketua Tim DIII kep PPGD
Anggota TIM DIII kep PPGD
Staf Non
SMP/SMA -
Medis

Contoh perhitungan Kebutuhan tenaga di UGD


a. Kebutuhan tenaga perawat berdasarkan perhitungan Dirjen Yanmed Depkes
RI
 Kunjungan tahun 2011 =

22
 Jumlah jam perawatan = 4 Jam
 Rata-rata pasien perhari = Pasien
 Jam efektif/hari = 7 Jam

Rumus
= Juml pasien rata-rata perhari x jumlah jam perawatan + (Loss day X kebutuhan
tenaga)
Jam efektif

65x 4 (78 x37)


= +
7 286
= 37 + 10
= 47

b. Berdasarkan tugas pokok dan waktu pelayanan

RERATA WAKTU YANG


N TUGAS
URAIAN TUGAS VOLUME DIBUTUHKAN
O POKOK
KERJA SATUAN JUMLAH
1 Dokter Memeriksa pasien
Menulis resep
Menulis rekam medis
Melakukan konsultasi
Memberikan info Concent
Menulis pengantar kontrol

Total bahan kerja


Jumlah jam kerja (6x60
mnt)
Tenaga yang dibutuhkan Dihitung per sif

2 Perawat Mengkaji pasien


Mengukur tanda vital
Timbang terima
Mengirim ke rawat inap
Inform content
Hisap lendir
Jahit luka
Memasang DC
NGT
23
RERATA WAKTU YANG
N TUGAS
URAIAN TUGAS VOLUME DIBUTUHKAN
O POKOK
SATUAN JUMLAH
KERJA
Ventilator
Memasang oksigen
Memasang infus
Rawat luka
Reposisi
Scuren
Reositasi
Mencuci alat
Membuat bill
Membuat rujukan
Peyuluhan Pasien pulang
Total bahan kerja
Jumlah jam kerja (6x60
mnt)
Tenaga yang dibutuhkan Dihitung per sif

3 Non medis Mencuci instrumen


Mengepak handschoen
Membersihkan kamar mandi
Memberihkan alat
Mencuci tenun
Membuat dressing
Membuat spalk
Membuat tupres
Mengambil Bon Obat
Membuat Bon makan
Mengambil jatah makan
Mencuci alat dapur
Mengirim surat

Total bahan kerja


Jumlah jam kerja (7x60
mnt)
Tenaga yang dibutuhkan

Mencatat rekam medis


Entry data tindakan

Menyiapkan blanko-blanko

Total bahan kerja


Jumlah jam kerja (7x60
24
RERATA WAKTU YANG
N TUGAS
URAIAN TUGAS VOLUME DIBUTUHKAN
O POKOK
SATUAN JUMLAH
KERJA
mnt)
Tenaga yang dibutuhkan

Menyiapkan peralatan
Menerima pasien baru
Membersihkan informasi

Total bahan kerja


Jumlah jam kerja (7x60
mnt)
Tenaga yang dibutuhkan Dihitung per sif
Contoh perhitungan Kebutuhan tenaga di UGD
(Penerapan di RSB Amanah sesuai contoh)

25
BAB IX
KEGIATAN ORIENTASI

Dalam melaksanakan tugasnya karyawan UGD harus mampu bekerja


secara cepat, tepat dan tanggap dalam memberikan pelayanan terhadap kasus-
kasus kegawat daruratan di UGD. Untuk itu sebelum melaksanakan tugas di UGD
karyawan yang ditugaskan harus mengetahui sarana dan prasarana yang ada dan
memahami tata laksana dan teori dasar pelayanan gawat darurat.

A. Sasaran
1. Tenaga baru rumah sakit yang melakukan orientasi di UGD
2. Tenaga baru yang ditempatkan di UGD baik yang sudah maupun belum
mempunyai sertifikat PPGD
3. Tenaga baru yang dipindah tugaskan dari unit lain

B. Tujuan dan Manfaat


Tujuan Umum
- Setelah orientasi dilakukan tenaga baru dapat melakukan kegiatan sesuai
tugas dan fungsinya.

Tujuan Khusus
Setelah dilakukan orientasi pada petugas baru di UGD diharapkan dapat:
1. Mengetahui alur pelayanan di UGD
2. Mengetahui struktur organisasi di UGD
3. Mengetahui manajemen kepegawaian di UGD
4. Mengetahui pengelolaan obat dan alat
5. Mengetahui tata laksana dan kerja TIM di UGD

26
C. Pelaksanaan dan Alokasi waktu
Orientasi dilaksanakan untuk petugas yang tidak ditempatkan di UGD
menyesuaikan dari RS atau instansi terkait berapa lama bertugas di UGD,
sedangkan untuk tenaga baru yang ditempatkan di UGD secara efektif selama
1 bulan. Mengetahui shift pagi, dengan jadual sebagai berikut :
Waktu Materi Metode Penanggung jawab
Hari 1  Pengenalan Struktur Ceramah dan Ka.Ruangan
organisasi dan uraian praktek
tugas lapangan
 Pengenalan ruangan
dan Alur
 Pengisian kartu Ceramah dan Ka.Ruangan
rekam medis, praktek
formulir dll lapangan
 Pengenalan
administrasi
keuangan
Hari 2 Pengenalan obat-obatan Tinjauan Ketua Tim
dan alkes lapangan
Pengenalan kebijakan, Ceramah dan Ka.Ruangan
protap dll praktek
lapangan
Pengenalan mekanisme Ceramah Ka.Ruangan
pengadaan barang/obat
dll
Hari 3 Operasional Ceramah dan Ka.Ruangan
sarana/prasarana praktek
lapangan
Minggu II Pemantapan skill Praktek Ka.Ruangan /
lapangan Ka.TIM
Minggu III Pemantapan skill Praktek Ka.Ruangan/
lapangan Ka.TIM
Minggu IV Evaluasi - Ka. Kep

BAB X
PERTEMUAN/RAPAT

27
Pertemuan/Rapat di UGD ada dua macam yaitu :
A. Rapat rutin
B. Rapat insidentil

Rapat rutin :
Waktu : Setiap hari kamis
Jam : 12.00 – 14.00 Wib
Tempat : Ruang Pertemuan
Pimpinan : Ka. Instalasi
Peserta : Seluruh Staf
Materi : Penyampaian kebijakan
Evaluasi kinerja Unit
Penyampaian hal baru ataupun penyegaran dibidang
kegawatdaruratan
Menerima, membahas ataupun merekomendasikan aspirasi

Rapat Insidentil
Waktu : Sewaktu-waktu
Jam : Jam kerja
Tempat : Ruang Pertemuan
Pimpinan : Ka.Rawat Jalan/Ka.UGD/Ka.Rawat Inap
Peserta : Terbatas sesuai undangan
Materi : Pembahasan masalah urgen
Penyampaian kebijakan urgen

28
Form notulen UGD
NOTULEN RAPAT UGD

Tanggal : ……………………………………………………………….
Perihal : ……………………………………………………………….
……………………………………………………………….
……………………………………………………………….
Pimpinan Rapat :

Pembicara : ………………………………………………………………
………………………………………………………………
………………………………………………………………

Pembahasan : ………………………………………………………………

Kesimpulan/Rekomendasi : ……………………………………………………….

Penulis

………………

29
BAB XI
PELAPORAN

A. Laporan Harian, meliputi :


 Jumlah kunjungan pasien
 Inventaris obat dan alat

B. Laporan Bulanan, meliputi :


 Jumlah Kunjungan
 Angka kematian
 Data Sepuluh Besar Penyakit
 NAPZA
 Kasus Traumatik
 Data Rujukan (penerimaan dan pengiriman)
 Indikator Mutu

C. Laporan Tahunan
Berisi data tentang
 Data SDM
 Data Inventaris alat
 Data hasil kegiatan
 Evaluasi Pelayanan

D. Laporan Insidentil
 Laporan pelayanan Hari Besar
 Laporan pelayanan KLB
 Dll

30
Contoh-contoh form Pelaporan

LAPORAN JAGA UGD

TANGGAL : …………..
SHIFT/DINAS : …………..
DOKTER JAGA : …………..
KUNJUNGAN PASIEN
OBGIN : ………….. MRS : …………..
PL : …………..
OBSTETRI : ………….. MRS :
………….. PL : …………..
JUMLAH

OBAT-OBATAN
LEMARI 1 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………
LEMARI 2 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………
LEMARI 3 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………
LEMARI 4 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………
LEMARI 5 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………
LEMARI 6 : Lengkap/Kurang Keterangan :
…………………

31
ALAT-ALAT
NAMA NAMA
NO JML L K KET NO JML L K KET
ALAMAT ALAT
Bengkok Lampu 4
3
1 23 tindakan
Standat infus Pijakan 5
5
2 24 kaki
Standat infus Collar 5
4
3 brancat 25 brace
4 Bancart 10 26 Wash lap 1
5 Kursi roda 4 27 Tabung O2 3
Termometer Lampu 1
1
6 axila 28 EMG
Termometer Lurup 1
1
7 rectul 29 Jenazah
8 Ambu bag 1 30 Selimut 2
9 Mayo tube 2
10 Tensimeter 2
11 EKG 1
12 Stetoscope 2
13 Suction 2
14 WSD 1
15 DC Shock 1
16 Ventilator 1
17 Nebulizer 1
18 Senter 1
19 Head lamp 1
20 Otoscope 1
21 Mini THT set 1
22 Optivision 1
ISI KETERANGAN
NAMA ALAT
JML L K STERIL ON
HECTING SET 1
HECTING SET 2
HECTING SET 3
HECTING SET 4
HECTING SET 5
HECTING SET 6
HECTING SET 7
VENA SECTIVE 13

32
Yang Menerima Yang Menyerahkan
Dinas pagi/sore/malam Dinas pagi/sore/malam

(………………………..) (………………………..)

2. Laporan Harian

Kasus : …………………….. (OBGIN/OBSTETRI)


Bulan : ……………………..
RUJUK K.
NA
TG BAR LAM MR AN M AP TER INSI
PK R B M K H P-
L U A S D S LAMB DEN
M S ZA
T
…..
…..

JM ……
L
33
3. Laporan Bulanan
Kunjungan Bulan : ………………………………

RUJUKA
JENIS JUMLAH
MR RAWAT PULAN MENIN N
PENYAK KUNJUNG KET
S JALAN G APS GGAL PK
IT AN RS
M

JUMLAH

34

Anda mungkin juga menyukai